Your browser does not support JavaScript!
Tak Semangat Usai Pernikahan?
Tak Semangat Usai Pernikahan?

Apakah kamu kerap merasa tidak bersemangat pasca usainya pernikahan? Mungkin kamu mengalami Post-Wedding Blues! Post-Wedding Blues nyatanya merupakan hal yang nyata dan kabarnya banyak dialami oleh banyak pasangan.

Post-Wedding Blues merupakan sebuah perasaan di saat satu atau kedua orang yang baru menikah merasa tidak lagi bersemangat, sedih, hingga merasa kecewa akan usainya masa perencanaan pernikahan mereka.

Pada umumnya, kamu akan mengalami Post-Wedding Blues setelah kamu merasakan puncak dari kehidupan kamu, yakni pernikahan. Perasaan ini kerap diikuti dengan perasaan bingung lantaran rasa kegembiraan tersebut telah usai.

Mengapa muncul perasaan Post-Wedding Blues?

Ada banyak alasan mengapa seseorang merasakan adanya penurunan rasa semangat setelah usainya acara pernikahan. Tidak menutup kemungkinan bahwa seseorang yang merasakan hal tersebut disebabkan dengan adanya pergeseran pusat perhatian

Biasanya, orang-orang yang cenderung merasa adanya pergeseran pusat perhatian adalah orang yang merasa senang dengan perhatian yang didapatkan, khususnya pada saat pernikahan. Mungkin juga, mereka merasa semangat merencanakan hal-hal baru pada acara pernikahan.

Apa saja gejala yang timbul saat sedang merasakan Post-Wedding Blues?

  • Merasa bosan
  • Sedih
  • Tidak bersemangat
  • Kesepian
  • Perasaan bersalah karena tidak terus berbahagia.

Lantas bagaimanakah cara mengatasi Post-Wedding Blues?

  • Ketahui bahwa perasaan ini normal dan banyak dialami oleh pasangan lain
  • Belajar untuk menggeser fokus kepada permulaan hidup baru dengan pasangan
  • Fokus pada hal baru untuk mengurangi rasa depresi

Apa yang dinantikan setelah pernikahan?

Pertanyaan di atas merupakan salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan kepada pasangan yang mengalami Post-Wedding Blues. Kamu bisa merencanakan hal-hal yang kecil namun menyenangkan untuk membangkitkan kembali rasa semangat yang mulai memudar.

Kamu bisa melakukan langkah kecil, seperti merapikan foto album usai acara pernikahan, merencanakan acara honeymoon jika belum direncanakan, merencanakan kelahiran anak pertama, dan lain sebagainya. Momen-momen kecil seperti yang telah disebutkan juga merupakan soal pernikahan.

Jika kamu merasakan sedih berlebihan setelah pernikahan dan cenderung ke arah depresi, jangan sungkan untuk mencari bantuan konseling profesional ya.

Ditulis oleh Cory Elisabeth, Expert dalam Marriage Counseling

Digital Dokterid
Nov 23  -  2 min read