Your browser does not support JavaScript!
Suka Seks Bebas? Hati-hati Kena Cacar Monyet
Suka Seks Bebas? Hati-hati Kena Cacar Monyet

Beberapa bulan lalu, kabar pertama seorang warga Inggris yang terpapar cacar monyet atau monkeypox berhasil membuat heboh publik. Tak hanya di Inggris, penyakit cacar monyet ini pun kini kian marak di berbagai belahan dunia.

Banyak spekulasi yang muncul terkait penyebaran cacar monyet ini, seperti sebelumnya Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) menduga bahwa monkeypox dapat menular melalui udara (airborne) dan banyak dugaan penyebaran lainnya. Hingga kini, CDC kembali memberikan imbauan terkait penularan cacar monyet.

Kali ini CDC mengimbau untuk para individu yang aktif berhubungan seksual untuk lebih berhati-hati. Sebagaimana dilansir dari Detik, cacar monyet memiliki gejala yang serupa dengan penyakit seksual menular. Cacar monyet kini disebut dapat menular dari kontak kulit ke kulit.

Selain CDC, seorang ilmuwan asal Italia baru saja menemukan bagian dari cacar monyet di dalam air mani pasien cacar monyet. Bukti lain ditemukan di Roma dengan adanya bagian dari cacar monyet di dalam air mani pada empat pasien.

Sejak itu mereka telah mengidentifikasi enam dari tujuh pasien di fasilitas tersebut dengan air mani yang mengandung materi genetik virus. Secara khusus, sampel yang diuji di laboratorium dari satu pasien menunjukkan bahwa virus yang ditemukan dalam air maninya mampu menginfeksi orang lain dan bereplikasi.

Data ini, yang sedang diajukan untuk publikasi, tidak cukup bukti untuk membuktikan bahwa sifat biologis virus telah berubah, sehingga cara penularannya telah berkembang. "Namun, memiliki virus menular dalam air mani adalah faktor yang sangat mendukung hipotesis bahwa penularan seksual adalah salah satu cara penularan virus ini," kata Francesco Vaia, direktur umum institut Spallanzani dikutip dari Reuters.

 

Digital Dokterid
Jun 14  -  2 min read