Your browser does not support JavaScript!
Sering Suntik Putih, Wanita Jombang Idap Autoimun
Sering Suntik Putih, Wanita Jombang Idap Autoimun

Tren suntik putih kini telah menjadi hal yang lumrah untuk dilakukan, khususnya kelompok wanita. Tanpa memandang status sosial, suntik putih dapat dilakukan oleh siapapun tanpa terkecuali.

Seperti salah satu pengguna TikTok asal Jombang, ia diketahui kerap melakukan suntik putih guna mencerahkan kulit tubuhnya. Meski tujuan awalnya untuk penampilan, namun pemilik akun bernama Vira itu justru tuai musibah.

Sebelum memeriksakan diri, Vira aku mengalami gejala seperti muncul ruam pada kulit tubuhnya, sesak napas hingga rambut yang mudah rontok. Gejala kian memburuk ketika memasuki bulan ke-5 suntik putih, ia pun pergi ke rumah sakit dan dinyatakan mengidap autoimun. "Lari ke rumah sakit, eh gejala autoimun," katanya dalam video TikTok-nya.

Melansir dari Detik, Vira mengaku tak punya riwayat penyakit lain sebelum rutin suntik putih hingga didiagnosis idap autoimun. "Gejala nyeri, pusing, sakit kepala, mudah capek, nyeri tenggorokan itu mulai terasa 5 bulan. Waktu merah-merah kambuh terus disertai sesak," pungkas Vira.

Dr. Irma Noor Budianti pun menjelaskan terkait hubungan antara suntik putih dengan penyakit autoimun. Sebagaimana dilansir dari Alo Dokter, belum ada penjelasan pasti terkait terpaparnya seseorang terhadap autoimun. Meski demikian, ia menjelaskan bahwa penggunaan bahan ataupun dosis yang tak tepat dalam suntik putih jelas akan memberikan efek samping pada tubuh.

Dr. Irma pun menambahkan bahwa suntik putih harus dilakukan atas indikasi medis atau dengan adanya pengawasan dokter. Memastikan kandungan dalam suntik putih pun penting guna mengetahui kemungkinan munculnya alergi terhadap bahan tertentu. 

Digital Dokterid
Jun 22  -  2 min read