Your browser does not support JavaScript!
Seks Saat Menstruasi, Apakah Bisa Hamil?
Seks Saat Menstruasi, Apakah Bisa Hamil?

Banyak yang menganggap bahwa berhubungan seks saat menstruasi dapat mencegah kehamilan. Padahal, kenyataannya tidak demikian.

Meski kemungkinannya kecil, Anda bisa saja hamil apabila hubungan seks dilakukan saat sedang haid. Risiko kehamilan akan lebih besar bila hubungan seks dilakukan selama ovulasi, yang terjadi sekitar 14 hari sebelum menstruasi. Namun durasi siklus menstruasi setiap wanita berbeda-beda, dan dapat berubah setiap bulannya. Pertimbangkan pula bahwa sperma yang telah masuk ke rahim dapat bertahan hidup hingga sekitar lima hari. 

Jika Anda memiliki siklus haid yang pendek (misalnya, 21-24 hari) dan mengalami ovulasi segera setelah selesai haid, kemungkinan hamil akan lebih tinggi. Apa alasannya? Pasalnya, ada kemungkinan sel telur akan keluar saat sperma masih bertahan dalam saluran reproduksi Anda. Lalu, pembuahan pun bisa berlangsung.

Selain masih berpeluang hamil, berhubungan seks saat menstruasi juga dapat menimbulkan risiko, apa saja itu?

TERTULAR PENYAKIT MENULAR SEKSUAL

Berhubungan seks saat haid membuat Anda lebih berisiko terkena penyakit menular seksual. Infeksi menular seksual yang berkaitan dengan haid adalah jenis yang ditularkan melalui darah, seperti HIV dan hepastitis. Wanita berisiko terkena penyakit menular seksual apabila pasangannya positif mengidap infeksi menular seksual, kemudian mereka melakukan hubungan seks tanpa menggunakan kondom. Pasalnya, leher rahim akan sedikit terbuka selama masa haid. Kondisi ini memungkinkan kuman lebih mudah untuk memasukinya.

Baca juga: Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan!

TERKENA INFEKSI JAMUR

Vagina memiliki kadar pH (indikator tingkat asam atau basa) antara 3,8 hingga 4,5 setiap bulannya. Namun selama menstruasi, kadar pH dapat meningkat akibat pH darah menjadi lebih tinggi. Inilah yang dapat menyebabkan jamur atau ragi berkembang lebih cepat di vagina.

Gejala infeksi jamur pada vagina cenderung terjadi seminggu sebelum menstruasi. Jadi, apabila hubungan seksual dilakukan selama waktu tersebut, gejala bisa saja bertambah parah. Meski begitu, infeksi jamur ketika bercinta saat haid masih memerlukan penelitian yang lebih luas agar hasilnya akurat.

Berikut ini adalah tips aman berhubungan seks ketika sedang menstruasi:

  • Lakukan saat volume darah menstruasi berkurang
  • Bercinta di kamar mandi
  • Pastikan pasangan menggunakan kondom

Meski begitu, Anda sebaiknya tetap berhati-hati agar penetrasi tidak terlalu dalam. Hal ini karena Penetrasi yang terlalu dalam dapat menyentuh leher rahim (serviks). Pasalnya, posisi serviks akan lebih rendah dan lebih sensitif saat wanita datang bulan sehingga rasa nyeri bisa saja muncul. Beri tahu pasangan Anda apabila seks mulai memicu rasa sakit atau tidak nyaman. Kemudian, Anda dan pasangan bisa melanjutkan bercinta dengan lebih perlahan-lahan.

Baca juga: Selain Mencegah Kehamilan, Ini Manfaat Lain dari Pil KB

 

Konsultasikan masalah seksual kamu dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan di layanan Telekonsultasi by Telemedico sekarang!

Digital Dokterid
Jan 09  -  3 min read