Your browser does not support JavaScript!
Posisi Tidur Yang Dapat Meredakan Rasa Kram Saat Pms
Posisi Tidur yang Dapat Meredakan Rasa Kram saat PMS

Rasa kram saat sindrom pra menstruasi atau PMS memang kerap mengganggu aktivitas sehari-hari, terlebih jika terjadi malam hari, saat tubuh hendak beristirahat.  

Ketika PMS, kamu tidak hanya merasakan kram, terkadang muncul gejala rasa kembung, lebih sensitif, memiliki selera makan yang tinggi, sakit kepala, hingga ketidaknyamanan dan kesulitan untuk tidur.

Rasa kram ketika hendak tidur jelas menjadi sebuah masalah yang harus diatasi. Untuk itu, ada sejumlah posisi tidur yang dapat kamu terapkan saat kram menghampiri berdasarkan laman Scary Mommy. 

Posisi fetal

Posisi fetal dikabarkan dapat meredakan rasa kram PMS, melansir dari laman Avogel. Posisi fetal adalah posisi di saat lutut ditekuk ke atas dada atau seperti orang meringkuk. Posisi ini dapat mengurangi tekanan pada perut sekaligus menghindari adanya kebocoran lantaran kedua kaki yang ditekan bersamaan.

Posisi pemulihan

Posisi pemulihan atau juga biasa dikenal dengan recovery position menjadi opsi lain untuk diterapkan dalam tidur malammu. Posisi tidur pemulihan ini dapat dilakukan dengan berbaring ke satu sisi dengan meletakkan tangan di bawah kepala dan satu lutut diangkat ke arah perut. 

Tak hanya dapat mengurangi tekanan pada perut, namun posisi ini juga dapat meningkatkan aliran oksigen pada dalam tubuh, sehingga membuat tidur semakin berkualitas. 

Posisi telentang

Posisi terlentang merupakan posisi yang umum untuk diterapkan saat sedang tidur. Sama seperti posisi tidur sebelumnya, pada posisi ini kamu juga akan melepaskan tekanan pada perut kamu. 

Tidak dianjurkan untuk tidur telungkup ketika kamu sedang datang bulan. Hal ini tak hanya menambah tekanan pada perut, namun juga meningkatkan risiko bocornya darah menstruasi sekalipun kamu mengenakan pembalut di malam hari. 

 

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dengan expert melalui layanan Telekonsultasi by Telemedico sekarang!

Digital Dokterid
Nov 19  -  2 min read