Your browser does not support JavaScript!
Pembalut Yang Aman Untuk Organ Intim
Pembalut yang Aman Untuk Organ Intim

Saat sedang datang bulan wanita pasti perlu menggunakan pembalut, pembalut merupakan hal yang sangat wajib dimiliki oleh perempuan. Tetapi tahukah kamu bahwa sekarang sudah banyak pembalut yang berbahaya untuk organ intim.

Nah jadi bagaimana cara agar kita dapat mengetahui bahwa pembalut itu aman atau tidak untuk organ intim kita? Simak tips berikut ini agar dapat mengetahui pembalut yang aman untuk digunakan!

1.     Tidak memiliki aroma

Disarankan agar jangan memilih pembalut yang memiliki aroma, pembalut yang berbau kimia sangat berbahaya untuk kesehatan organ intim. Biasanya wanita suka untuk memakai pembalut yang memiliki aroma agar menghilangkan aroma yang tidak sedap, tetapi sebenarnya pembalut yang memiliki aroma lebih beresiko untuk terkena infeksi jamur dan juga dapat mempengaruhi kesuburan. Biasanya pembalut kesehatan harganya lebih tinggi dibandingkan dengan pembalut biasa.

 

2.     Tekstur

Tekstur dari pembalut juga dapat memperngaruhi Kesehatan organ intim loh. Cobalah untuk memilih pembalut yang bertekstur lembut dan halus, sehingga nyaman digunakan. Jika tekstur dari pembalut kasar,bisa membuat kulit menjadi sensitif, banyak pembalut yang kasar membuat kulit menjadi iritasi.

 

3.     Daya serap

Pilihlah pembalut yang memiliki daya serap yang tinggi, karena bisa membuat kita lebih nyaman. Pembalut yang memiliki daya serap yang tinggi bisa mencegah menstruasi tembus ke pakaian. Darah haid yang dikeluarkan setiap wanita berbeda- beda, ada yang banyak dan ada yang sedikit. Disarankan wanita yang memiliki darah menstruasi banyak untuk menggunakan pembalut yang lebih Panjang.

 

4.     Bahan pembalut

Pilihlah pembalut yang terbuat dari bahan yang aman dan sehat untuk kesehatan organ intim. Jangan menggunakan pembalut yang terbuat dari bahan kertas daur ulang, karena bahan ini bisa menggangu kesehatan organ intim wanita.

 

Baca juga: Hati-hati, Ada Bahan Beracun Dalam Pembalut/ Tampon Anda!

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang

 

 

Apr 30  -  3 min read