Your browser does not support JavaScript!
Pandemi Berikan Efek Hepatitis Akut, Ini Kata Pihak Rscm
Pandemi Berikan Efek Hepatitis Akut, Ini Kata Pihak RSCM

Hampir genap dua bulan semenjak munculnya hepatitis akut misterius di dunia, namun hingga kini nyatanya belum dapat kepastian akan penyebab dari hepatitis yang menyerang kelompok anak di bawah usia 16 tahun.

Meski belum diketahui penyebab pastinya, banyak yang mengaitkan hepatitis misterius dengan long covid atau covid berkepanjangan. Menurut Dirut RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo dr Lies Dina Liastuti, SpJP, (K), MARS mengungkapkan bahwa belum jelas benarnya akan keterkaitan pandemi covid dengan hepatitis.

Sebagaimana dilansir Detik, pernyataan tersebut diperkuat dengan adanya bukti bahwa tak semua pasien yang mengidap hepatitis akut misterius pernah terpapar covid maupun telah menerima vaksin Covid-19.

Dalam acara konferensi pers RSCM yang sama, dokter spesialis anak pun menambahkan bahwa adanya hipotesis terkait hubungan antara long covid dengan hepatitis.

"Ada hipotesis, ini mungkin berhubungan dengan covid atau long covid. Dugaan ini muncul di Inggris, dan sedang dicari tahu. Sampai saat ini belum selesai, apakah itu berhubungan atau tidak," kata dr Hanifah Oswari, SpA(K) dikutip dari Detik.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, terdapat penyakit misterius yang turut serang hati anak di bawah usia 15 tahun pada tahun 1918, tepatnya pada saat maraknya pandemi influenza.

"Mungkin berhubungan dengan pandemi secara umum, bukan hanya covid. Seperti dulu pandemi influenza, yang kemudian ternyata ada kondisi seperti ini, menyerang hari secara misterius," kata dr Hanifah.

 

 

 

Digital Dokterid
May 18  -  2 min read