Your browser does not support JavaScript!
Lakukan Tips Ini Di Tahun Pertama Pernikahan
Lakukan Tips Ini di Tahun Pertama Pernikahan

Pernikahan merupakan sebuah tahap pertama membentuk keluarga baru. Tahun pertama pernikahan menjadi masa-masa krusial dalam membentuk sebuah fondasi pernikahan yang kokoh. 

Tahun pertama juga kerap disebut dengan perumpamaan "adonan basah". Dalam tahun pertama tersebutlah kamu dan pasangan kamu akan membentuk sebuah cetakan dari adonan basah tersebut sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam oven. 

Tak hanya itu, di tahun pertama pun bukan tidak mungkin kamu akan menemukan berbagai kesulitan dalam mempertahankan pernikahanmu tersebut. Untuk itu, ada sejumlah tips untuk membuat pernikahan langgeng pada tahun pertama dan seterusnya. 

  • Sisihkan waktu berkencan
    Kamu mungkin akan berpikir bahwa berkencan tak lagi diperlukan ketika kamu sudah menikah, namun nyatanya hal tersebut salah. Meski kamu bertemu tiap hari, kamu tetap harus luangkan waktu berdua untuk kencan yang romantis.

    Kamu bisa pergi makan malam ke suatu tempat dengan menggunakan pakaian yang formal seperti layaknya kamu sedang berkencan. Kamu juga bisa pergi ke suatu acara yang romantis serta memanjakan pasanganmu.
     
  • Tidak apa-apa untuk tidak sempurna
    Kamu mungkin selalu ingin melakukan yang terbaik untuk pasangan kamu. Namun, terkadang ada kalanya kamu atau pasangan kamu tidak bisa menjadi sosok yang sempurna. Untuk itu, ada baiknya tidak menyalahkan atas kesalahan apa yang dilakukan oleh pasangan.

  • Andalkan pasangan kamu 
    Mengandalkan pasangan dapat dilakukan sebagai cara untuk memperlanggeng pernikahan. Pekerjaan rumah tak selalu menjadi kewajiban seorang istri, melainkan menjadi kewajiban bersama.

    Bagilah pekerjaan rumah tangga sebisa mungkin. Hal tersebut dapat memperkuat pernikahan ketimbang bersikap saling menyalahkan. 

  • Berikan apresiasi
    Dalam pernikahan ada baiknya kamu tetap memberikan apresiasi kepada pasangan kamu untuk membangun fondasi yang kuat dalam pernikahan.

    Jangan lupa ucapkan "terima kasih" tiap kamu diberikan sesuatu, baik dalam aksi maupun afeksi. Kamu juga perlu mengucapkan syukur atas segala yang dilakukan oleh pasangan kamu.

  • Tetap harus miliki sifat petualang
    Rasa semangat bukan tidak mungkin akan menurun seiring berjalannya waktu. Untuk mengatasinya, kamu harus tetap konsisten terhadap sifat petualang yang kamu miliki.

    Kamu bisa melakukan hal-hal baru bersama pasangan untuk mengurangi rasa bosan dan meningkatkan rasa semangat dalam pernikahan. 

  • Luangkan waktu untuk me-time
    Meskipun kamu sudah terikat dalam suatu pernikahan, kamu nyatanya masih boleh membutuhkan waktu me-time untuk melepas penat keseharian. Tidak semua akhir pekan harus dihabiskan bersama atau dengan keluarga besar. Kamu bisa memberikan porsi untuk kamu mengambil waktu istirahat. 

  • Kesetaraan tidak harus 50:50
    Tiap orang memiliki kelemahannya masing-masing, baik pada perempuan maupun laki-laki. Ada baiknya untuk membagi waktu, tugas dan tanggung jawab pernikahan sesuai dengan kelebihan masing-masing.

    Gunakan tahun pertama untuk membentuk "adonan basah" menjadi indah, unik dan sesuai dengan harapan kamu. Semoga tips di atas membantu, ya!

Ditulis oleh Cory Elisabeth, Expert dalam Marriage Counseling. 

Digital Dokterid
Nov 18  -  3 min read