Your browser does not support JavaScript!
Kesalahan Yang Membuat Anda Lebih Mudah Tertular Oleh Hpv
Kesalahan yang Membuat Anda Lebih Mudah Tertular Oleh HPV

Berdasarkan sebuah penelitian baru di Amerika, sekitar 10% wanita yang mulai menerima vaksin HPV ternyata tidak pernah menyelesaikan rangkaian vaksinasi tersebut, yang tentu saja akan membuat vaksin menjadi kurang efektif.

Pada penelitian ini, para peneliti menganalisa data dari sebuah survei kesehatan di Amerika, yang terdiri dari 27.000 orang dewasa di Amerika. Para peneliti kemudian menemukan bahwa mulai dari tahun 2010, sekitar 75% wanita yang berusia antara 18-26 tahun tidak melakukan vaksinasi HPV.

Selain itu, sekitar 10% wanita yang menerima setidaknya 1 dosis vaksin HPV tidak kembali melanjutkan penyuntikkan vaksin hingga selesai (vaksinasi HPV terdiri dari 3 dosis).

Karena para ahli sampai saat ini masih tidak mengetahui seberapa baik perlindungan yang diperoleh para wanita ini dengan hanya menerima 1 atau 2 dosis vaksin, maka para peneliti menganjurkan agar para wanita menerima keseluruhan vaksin HPV untuk memperoleh manfaat yang optimal dari penyuntikan vaksin.

Vaksin HPV yang telah diluncurkan sejak 7 tahun lalu diharapkan dapat membantu mencegah terjadinya infeksi dari 4 jenis HPV yang paling sering menyebabkan terjadinya kanker serviks (kanker leher rahim) dan kutil kemaluan.

Vaksin HPV ini juga berfungsi untuk membantu mencegah terjadinya kanker vulva dan vagina serta mencegah terjadinya kanker anus baik pada pria maupun wanita.

HPV sebenarnya merupakan penyakit menular seksual yang paling sering ditemukan di Amerika. Menurut CDC, setidaknya setengah dari seluruh pria dan wanita yang aktif berhubungan seksual pernah tertular oleh HPV di sepanjang hidupnya.

Akan tetapi, karena pemberian vaksin HPV dibagi menjadi 3 dosis, maka banyak wanita yang tidak berhasil menyelesaikan rangkaian vaksin HPV ini. Dosis vaksin kedua biasanya diberikan 1-2 bulan setelah pemberian dosis pertama. Dosis ketiga biasanya diberikan 6 bulan setelah pemberian dosis pertama.

Jika Anda telah melewatkan waktu pemberian dosis kedua dari vaksin HPV, maka bukan berarti Anda tidak lagi dapat menerima dosis kedua dan ketiga. Menurut sebuah penelitian lainnya yang juga dilakukan di Amerika, menunda pemberian dosis lanjutan dari vaksin HPV tidak akan menghilangkan keefektifan pemberian vaksin HPV lengkap. Efektivitas vaksin hanya akan berkurang bila Anda sama sekali tidak menerima dosis kedua dan ketiga dari rangkaian vaksin HPV.

Para ahli menganjurkan agar pemberian vaksin HPV kembali dilakukan saat wanita telah berusia 26 tahun, baik bagi para wanita yang belum pernah menerima vaksin sebelumnya atau bagi para wanita yang hanya menerima 1 dosis vaksin saat mereka berusia lebih muda.

Saat yang terbaik untuk menerima vaksin HPV adalah saat seorang perempuan masih berusia antara 11-12 tahun, akan tetapi bukan berarti Anda tidak boleh menerima vaksin bila Anda telah melewati usia tersebut.

 

 

Sumber: womenshealthmag

Editor Dokter.id
Jan 30  -  3 min read