Your browser does not support JavaScript!
Kenali Bermacam-macam Perbedaan Warna Dan Bau Cairan Miss V
Kenali Bermacam-macam Perbedaan Warna Dan Bau Cairan Miss V

Keluarnya cairan vagina adalah normal, cairan ini berguna untuk menjaga keseimbangan pH vagina. Namun keluarnya cairan vagina yang berbeda dari cairan vagina yang normal juga dapat mengindikasikan kondisi tubuh yang tidak sehat.

Keluarnya cairan yang lain bisa menjadi gejala masalah yang lebih serius sehingga perlu segera ditangani.

  • Cairan vagina berwarna abu-abu, putih atau kuning, baunya juga amis kemungkinan disebabkan bakteri vaginosis
  • Jika seseorang menderita gonore, maka akan keluar cairan vagina yang keruh atau kekuningan.
  • Untuk infeksi jamur akan keluar cairan putih yang tebal. Cairan yang ini sering digambarkan memiliki konsistensi seperti keju cottage. Cairan seperti ini juga merupakan karakteristik klamidia, IMS (Infeksi Menular Seksual) pada umumnya.
  • Jika seseorang mengalami menstruasi yang tidak teratur, kanker endometrium atau kanker serviks, maka mungkin akan mengeluarkan cairan vagina yang berdarah atau berwarna coklat.
  • Jika seseorang menderita trikomoniasis, maka akan mengeluarkan cairan vagina yang berwarna kuning hijau berbusa dan berbau busuk.

Semua keadaan yang menyebabkan perubahan pada cairan vagina harus ditangani dengan baik karena setiap infeksi yang terjadi dapat menyebabkan terjadinya komplikasi seperti Gonore atau klamidia yang tidak diobati dapat menyebar ke atas dan menyebabkan penyakit radang panggul, infeksi serius rahim, saluran tuba atau ovarium.

Baca juga: Cara Mencegah Jamur Di Kulit

Sumber: wikihow

Dipo Hartono
Mar 12  -  2 min read