Your browser does not support JavaScript!
Kenalan Dengan Abus, Teknologi Deteksi Dini Kanker Payudara
Kenalan dengan ABUS, Teknologi Deteksi Dini Kanker Payudara

Deteksi dini kanker payudara dapat  dilakukan dengan bantuan alat kesehatan, salah satu yang sedang banyak dibicarakan adalah 3D Automated Breast Ultrasound (ABUS). American Journal of Roentgenology pada tahun 2016 pernah mengungkapkan bahwa teknologi ABUS lebih akurat dibanding mammografi. 

Teknologi ABUS ini mampu mendeteksi payudara padat yang jaringan payudaranya sulit untuk dideteksi oleh dokter maupun alat mammografi. Payudara padat sendiri memiliki risiko hingga 6 kali lebih rentan mengidap kanker payudara dibandingkan perempuan tanpa payudara padat. 

Payudara padat adalah payudara yang besar dan kencang. Dengan kondisi seperti ini, akan sangat sulit untuk melakukan deteksi sendiri maupun deteksi dengan menggunakan mammografi.

"Jika Anda mempunyai payudara yang padat, semua yang tampak dihasil mamografi adalah putih. Ini sebabnya mengapa dokter tidak bisa melihat adanya tumor dengan jelas," ujar Edith Perez dari Mayo Clinic Cancer Center.

Manfaat penggunaan ABUS untuk pasien antara lain:

 

  • Mendeteksi dini kanker dengan cepat.
  • Dapat meminimalisir tindakan kemoterapi (khusus yang sudah berada di Stadium 1 dan atau 2)
  • Tidak memakan banyak waktu dalam pemeriksaannya.
  • Dapat mendeteksi kanker dengan peningkatan 35,7% dibandingkan mammografi.
  • Penelitian klinis membuahkan hasil bahwa teknologi ABUS mampu mendeteksi sel kanker kecil yang tak dapat dideteksi oleh mammografi. 

Menurut dr. Bayu Brahma, Sp.B (K) Onk, Dokter Spesialis Bedah - Konsultan Onkologi dari Mayapada Hospital, pemeriksaan dengan ABUS hampir mirip seperti pemeriksaan USG, tapi dilakukan dengan mesin yang bekerja mendeteksi secara otomatis di area payudara, sehingga hasilnya diharapkan lebih akurat.

"Jadi ABUS bisa membantu ketajaman dari diagnostik mamografi dan USG konvensional," ujar dr. Bayu Brahma, dr. Bayu Brahma, Sp.B (K) Onk.

Deteksi dini kanker payudara menggunakan ABUS tersedia di Mayapada Hospital. 

Edwin Suryana
Oct 08  -  2 min read