Your browser does not support JavaScript!
Kasus Cacar Monyet Langka Terdeteksi Di Inggris, Pasien Diisolasi
Kasus Cacar Monyet Langka Terdeteksi di Inggris, Pasien Diisolasi

Inggris kembali melaporkan kasus masalah kesehatan setelah hepatitis pada anak, yakni cacar monyet langka. Warga Inggris baru saja terdeteksi mengalami cacar monyet yang langka setelah pulang dari Nigeria.

Melansir dari Daily Mail, Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) meyakini bahwa pasien tersebut dipercaya telah memiliki kontak erat dengan warga Nigeria yang terpapar cacar monyet langka.

Warga Inggris yang terpapar cacar monyet kini tengah dirawat di ruang isolasi pada unit penyakit infeksi di rumah sakit Guy’s and St Thomas.

Pelayanan Kesehatan Nasional (NHS) mengatakan infeksi dapat ditangkap dari hewan liar yang terinfeksi di beberapa bagian Afrika barat dan tengah dan diyakini disebarkan oleh hewan pengerat, sebagaimana dilansir dari The Guardian.

Cacar monyet adalah infeksi virus langka yang tidak mudah menyebar di antara orang-orang, kata badan tersebut, dengan kualifikasi risiko keseluruhan untuk masyarakat umum "sangat rendah."

"Infeksi dapat menyebar ketika seseorang melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi, namun ada risiko penularan yang sangat rendah ke populasi umum," kata pernyataan UKHSA dikutip dari CNN.

Sebagai tindakan pencegahan, UKHSA mengatakan para ahlinya bekerja sama dengan NHS dan akan menghubungi mereka yang mungkin memiliki kontak dekat dengan orang tersebut, termasuk beberapa penumpang yang berada di penerbangan yang sama.

Apa itu cacar monyet?

Berdasarkan informasi dari Public Health England (badan yang digantikan oleh UKHSA tahun lalu), cacar monyet atau monkeypox pertama kali ditemukan pada tahun 1958 ketika wabah penyakit mirip cacar ditemukan pada monyet di penangkaran untuk penelitian. Kasus manusia pertama tercatat pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo (DRC).

Virus dapat masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang rusak, saluran pernapasan, atau mata, hidung, atau mulut.

Ini dapat menular antar manusia melalui tetesan di udara atau droplet, dan dengan menyentuh kulit orang yang terinfeksi, atau menyentuh benda yang terkontaminasi oleh mereka.

Gejala cacar monyet biasanya muncul dalam waktu lima hingga 21 hari setelah terinfeksi. Gejalanya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, kedinginan dan kelelahan.

Gejala yang paling jelas adalah ruam, yang biasanya muncul di wajah sebelum menyebar ke bagian tubuh lainnya. Ini kemudian membentuk lesi kulit yang berkeropeng dan melupas.

Digital Dokterid
May 09  -  2 min read