Your browser does not support JavaScript!
Kanker Rahim Tidak Hanya Satu Jenis
Kanker Rahim Tidak Hanya Satu Jenis

Berdasarkan data dari National Cancer Institute (NCI), kanker rahim menjadi kanker yang paling umum terjadi pada sistem reproduksi wanita. Meski demikian, nyatanya tidak semua kanker rahim bersifat sama.

Terdapat perbedaan tipe pada kanker rahim melansir dari Health. Perbedaan tipe ini juga memengaruhi prognosis serta opsi untuk perawatannya. Lantas apa saja kah tipe kanker rahim tersebut?

  • Kanker endometrial

Kanker endometrial menjadi tipe kanker rahim yang paling umum terjadi berdasarkan NCI. "Mayoritas dari pengidap kanker rahim adalah kanker endometrial," ungkap Alison Schram, MD, dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center.

Pada kanker endometrial, sel kanker terbentuk di jaringan endometrium (lapisan rahim bagian dalam). Sebagaimana dilaporkan oleh American Cancer Society, kasus dari kanker endometrial biasanya terjadi pada wanita yang telah menopause dengan rata-rata usia 60 tahun.

Tanda dan gejala dari kanker endometrial berdasarkan NCI meliputi:

Pendarahan vagina (bukan menstruasi), pendarahan vagina setelah menopause, sulit hingga sakit saat buang air kecil, rasa sakit ketika berhubungan intim, dan rasa sakit di area pelvis.

Terdapat sejumlah perawatan yang dapat dilakukan untuk pengidap kanker tipe ini, yakni terapi radiasi, kemoterapi, terapi hormon, terapi target, dan operasi untuk mengangkat kanker. Dari sejumlah perawatan tersebut, operasi menjadi perawatan yang paling umum dilakukan oleh pasien kanker endometrial.

  • Uterine sarcoma

Uterine sarcoma menjadi tipe kanker rahim yang jarang terjadi. Setidaknya ada 10% dari kasus kanker rahim yang digoolongkan ke dalam tipe sarcoma. Tipe kanker ini terbentuk di dalam otot atau jaringan pendukung pada rahim. Sama seperti kanker endometrial, penyakit ini menyerang wanita yang telah menopause.

Tanda dan gejala kanker tipe uterine sarcoma berdasarkan NCI meliputi:

Pendarahan yang tidak berkaitan dengan menstruasi, pendarahan setelah menopause, gumpalan di vagina, rasa sakit atau seperti tertekan di bagian perut, hingga sering buang air kecil.

Hampir sama dengan kanker endometrial, namun perawatan untuk tipe ini cenderung lebih sedikit, yakni operasi, terapi radiasi, kemoterapi, dan terapi hormon.

 

Selamat hari kanker sedunia. Semangat untuk para pejuang kanker!

 

Digital Dokterid
Feb 04  -  2 min read