Your browser does not support JavaScript!
Juara Satu! Jakarta Dinobatkan Sebagai Pemilik Kualitas Udara Terburuk Di Dunia
Juara Satu! Jakarta Dinobatkan Sebagai Pemilik Kualitas Udara Terburuk di Dunia

Jakarta menjadi juara pertama di dunia, namun kali ini peringkat yang dinobatkan kepada Jakarta bukanlah dalam bentuk yang positif. Ya, Jakarta duduki peringkat pertama dengan kategori kualitas udara terburuk di dunia.

Ini bukan kali pertamanya Jakarta duduki peringkat pertama soal kualitas udara terburuk, pada Maret lalu pun Jakarta disebut sebagai kualitas udara terburuk se-Indonesia. Namun Jumat pagi ini, Jakarta mendapatkan posisi tersebut kembali.

Sebagaimana dilansir dari Detik, kualitas udara di Jakarta tercatat berada di 181 US AQI pada situs AQ Air. Angka tersebut menunjukkan bahwa kualitas udara di daerah tersebut terbilang tidak sehat.

Dalam situs tersebut, Jakarta memimpin kualitas udara yang tak sehat dan diikuti oleh Dubai, Riyadh, Johannesburg, dan Santiago. Polutan di Jakarta pun menunjukkan angka 2.5PM yang artinya amat berbahaya untuk kesehatan pernapasan menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan buruknya kualitas udara di Jakarta. Melansir Suara, hal ini didorong dengan adanya faktor yang menyebutkan bahwa suhu udara yang rendah dengan tingkat kelembapan yang tinggi berujung pada satuan polutan yang memicu polusi udara di Jakarta.

Melansir Liputan6, terdapat sejumlah dampak yang dapat terjadi akibat dari kualitas udara yang buruk, yakni risiko kematian anak, turunkan kecerdasan anak, kecerdasan manusia menurun, picu kematian, dan mudah berhalusinasi.

Dalam menanggapi masalah tersebut, Pemerintah DKI Jakarta pun memberikan upaya dan mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Pemprov DKI pun menggiatkan untuk mengganti bus TransJakarta menjadi bus berbasis bahan bakar listrik secara bertahap.

Digital Dokterid
Jun 17  -  2 min read