Your browser does not support JavaScript!
Joget Di Tiktok Saat Bantu Persalinan, Bidan Diprotes Hingga Dilacak
Joget di TikTok Saat Bantu Persalinan, Bidan Diprotes Hingga Dilacak

Lagi-lagi tenaga kesehatan di Indonesia membuat ulah. Kali ini, sejumlah bidan memperlihatkan sisi kedangkalannya dalam membuat sebuah konten di TikTok.

Pada akun TikTok @bidanpraktekmandiri, terlihat beberapa bidan yang hendak melakukan persalinan berjoget ria di depan pasien. Dalam caption yang tertera, bidan-bidan tersebut diketahui sedang menunggu ketuban pasien pecah.

"Sambil menunggu ketuban pecah. Bidannya goyang dulu," tulisnya dalam konten yang telah dihapus tersebut.

Melansir laman Suara, tertangkap sejumlah warganet yang mengomentari tindakan bidan tersebut yang dianggap kurang empati. "Emang boleh yak buat merekam pasien dan menjadikannya konten? Apa tidak ada kode etik meski praktik mandiri? Apalagi tidak ada sensor ke pasien," komentar salah satu warganet.

Tak hanya itu, ada pula warganet yang meminta untuk diberikan sanksi atas perbuatan yang dilakukan oleh bidan tersebut. "Tolong nakes-nakes kaya gini diberi teguran tegas. Malu sekaligus emosi lihatnya," komentar lainnya dikutip dari Detik.

Bukan kali pertamanya akun tersebut mengunggah konten seputar pesalinan, nyatanya praktik bidan yang berlokasi di Palu, Sulawesi Tengah itu kerap mengunggah konten serupa. Parahnya lagi, tak  ada satupun pasien yang disensor olehnya. Tak hanya aktif di TikTok, bidan tersebut pun aktif di YouTube dengan nama Bidan Wy. Agustini.

Dalam salah satu komentar di konten YouTube-nya, bidan tersebut diingatkan oleh salah satu warganet untuk lebih berhati-hati akan membuat konten dan dapat membedakan mana yang mengedukasi dan mana yang melanggar privasi. Tak hanya diam, bidan tersebut pun membalas komentar tersebut.

"Ok sip. Ibu bidan sudah hapus. Maklum tidak paham… Sekarang bidan sangat berhati-hati lagi. Maaf yaaa… Dan terima kasih sudah mengingatkan ibu bidan… Semoga Tuhan membalas kebaikan mu. Amin," balas Bidan Wy. Agustini.

Melihat viralnya konten bidan tersebut, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) pun turun tangan. Ketua Umum IBI ungkapkan akan menindaklanjuti kasus tersebut. "Coba saya akan cari tahu lebih dulu informasi ini," kata Emi Nurjasimi kepada Detik.

Meski dalam penyelidikan, Emi masih belum dapat memastikan apakah akan tidaknya untuk memberikan sanksi kepada bidan tersebut.  

Digital Dokterid
Jun 17  -  2 min read