Your browser does not support JavaScript!
Hamil 2 Bulan? Berikut Makanan Yang Perlu Anda Konsumsi
Hamil 2 Bulan? Berikut Makanan yang Perlu Anda Konsumsi

Bulan kedua kehamilan dimulai saat usia kehamilan Anda mencapai 5 minggu. Banyak wanita melewati 1 bulan pertama kehamilannya tanpa tahu bahwa dirinya sedang hamil. Pada masa ini, asupan nutrisi merupakan salah satu hal yang sangat penting karena nutrisi dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Pada bulan kedua kehamilan, Anda mungkin akan mulai mengalami morning sickness, yang akan membuat Anda takut makan. Akan tetapi, Anda tetap harus makan dengan baik karena pada masa ini, sedang terjadi perkembangan saraf, otak, dan saraf tulang belakang. Selain itu, pada usia kehamilan 2 bulan, sistem sirkulasi darah akan mulai berjalan dan jantung bayi Anda akan mulai berdetak.

Di bawah ini Anda dapat melihat nutrisi apa saja yang Anda perlukan untuk menjaga agar kehamilan Anda tetap sehat dan bayi Anda dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik.

 

Asam Folat

Asam folat merupakan vitamin yang sangat penting yang harus dikonsumsi sejak beberapa minggu pertama kehamilan. Hal ini dikarenakan vitamin ini diperlukan untuk perkembangan normal dari tabung saraf bayi. Jika Anda tidak mengkonsumsi suplemen asam folat, maka resiko bayi Anda menderita kelainan saraf atau mengalami kelahiran prematur akan meningkat.

Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak asam folat adalah bayam, sereal yang sudah diperkaya oleh asam folat, dan kacang-kacangan. Idealnya, Anda harus mengkonsumsi sekitar 400 mcg asam folat setiap harinya pada bulan kedua kehamilan Anda.

 

Zat Besi

Pada masa ini, suplai darah Anda akan meningkat untuk mendukung perkembangan bayi Anda. Bila Anda tidak mengkonsumsi cukup zat besi dari makanan Anda, maka Anda akan selalu merasa lelah dan juga akan mengalami anemia.

Dianjurkan agar Anda mengkonsumsi 27 mg zat besi setiap harinya sejak saat Anda tahu bahwa Anda sedang hamil. Walaupun Anda dapat memperoleh zat besi dari makanan, akan tetapi jumlahnya biasanya tidak mencukupi. Oleh karena itu, biasanya diperlukan pemberian suplemen zat besi. Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda sebelum mulai mengkonsumsi suplemen apapun selama hamil.

 

Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu ke 1-4)

 

Kalsium

Pada bulan kedua kehamilan, tulang bayi Anda akan mulai memadat. Hal ini membutuhkan kalsium. Oleh karena itu, Anda harus mengkonsumsi sekitar 1.000 mg kalsium setiap harinya. Anda dapat dengan mudah mencukupi kebutuhan kalsium Anda ini melalui makanan. Beberapa makanan yang merupakan sumber kalsium adalah susu dan produknya serta sayuran berdaun hijau. Jika Anda tidak mencukupi kebutuhan kalsium Anda melalui makanan, maka tubuh Anda akan mengambil kalsium dari tulang dan gigi Anda, yang akan membuat keduanya menjadi lemah dan rapuh.

 

Protein

Berbeda dengan anggapan banyak wanita, Anda harus mulai mengkonsumsi protein tambahan sejak Anda tahu bahwa Anda sedang hamil. Protein akan membantu memastikan tubuh Anda memberikan suplai darah yang mencukupi pada bayi Anda dan juga membantu proses perkembangan otot bayi Anda. Anda dapat mencukupi kebutuhan protein Anda dengan mengkonsumsi keju cottage rendah lemak dan ikan. Akan tetapi, pastikan Anda mengkonsumsi ikan air tawar yang tidak mengandung merkuri. Dianjurkan untuk mengkonsumsi sekitar 75-100 gram protein setiap harinya.

 

Memasuki bulan kedua, konsumsilah berbagai jenis makanan segar seperti buah dan sayuran segar. Jangan mengkonsumsi makanan beku. Pastikan Anda mengkonsumsi banyak protein untuk membantu perkembangan otot bayi Anda. Selain itu, tingkatkan konsumsi kalori Anda dengan mengkonsumsi makanan bertepung daripada makanan manis.

Selalu awasi makanan yang Anda makan. Jangan mengkonsumsi terlalu banyak makanan asin, berlemak, dan manis. Jika Anda mengalami morning sickness, mengkonsumsi air jahe yang terbuat dari jahe asli atau teh camomile biasanya dapat membantu.

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: momjunction

Eko Siswanto
Jan 15  -  4 min read