Your browser does not support JavaScript!
Gangguan Mental Bisa Memicu Sleep Talking
Gangguan Mental Bisa Memicu Sleep Talking

Kamu mungkin pernah mendengar istilah Sleep talking atau kerap dikenal dengan sebutan mengigau. Sleep talking merupakan kondisi di saat seseorang secara tidak sadar berbicara di dalam tidurnya. Dalam bahasa medis, sleep talking disebut dengan Somniloquy. 

Dilansir dari laman Sleep Foundation, sleep talking termasuk ke dalam kategori gangguan tidur atau sleep disorder. Sleep Talking ini melibatkan adanya dialog atau monolog yang sulit dimengerti. Kabar baiknya, kondisi ini menjadi kondisi yang jarang terjadi dan biasanya hanya terjadi sebentar. 

Tak termasuk ke dalam masalah medis, namun berdasarkan penelitian yang berjudul Sleeptalking in Twins: Epidemiology and Psychiatric Comorbidity, ditemukan bahwa sleep Talking lebih sering terjadi pada orang yang memiliki masalah mental, dan paling sering terjadi pada orang yang mengidap Post-traumatic stress disorder (PTSD). 

Tingkat keparahan Sleep Talking

  • Mild: Ketika sleep talking terjadi kurang dari sekali dalam sebulan

  • Moderate: Sleep talking terjadi paling tidak seminggu sekali, namun tidak tiap malamnya. Sleep talking dalam tingkat ini biasanya tidak mengganggu orang lain yang ada di ruangan yang sama. 

  • Severe: Sleep talking terjadi setiap hari dan mengganggu orang lain yang ada di ruangan yang sama. 

Apakah sleep talking berbahaya?

Dalam kebanyakan kasus, sleep talking sama sekali tak membahayakan dan tidak menyebabkan masalah yang serius. Meskipun demikian, beberapa situasi sleep talking dapat menyebabkan masalah seperti:

  • Mengganggu orang lain di kamar yang sama dan membuat mereka kurang tidur

  • Ketika sleep talking berisikan ucapan yang memalukan, dan hal tersebut mungkin akan menimbulkan adanya rasa canggung di antara seseorang yang mengigau dengan teman tidurnya. 

  • Ketika sleep talking terjadi disertai dengan adanya mimpi buruk atau Sleepwalking. 

Sleep talking dapat dipicu dengan: Meminum alkohol, demam, stres, dan kondisi mental seperti depresi.

Konsultasikan masalah kesehatan kamu melalui layanan Telekonsultasi by Telemedico sekarang!

Digital Dokterid
Dec 10  -  3 min read