Your browser does not support JavaScript!
Diet Rendah Kalori Memperpanjang Umur, Benarkah?
Diet Rendah Kalori Memperpanjang Umur, Benarkah?

Sebuah penelitian baru yang dilakukan di Amerika menemukan bahwa dengan mengurangi porsi makannya, seseorang dapat hidup lebih lama. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa mengkonsumsi diet rendah kalori dapat berdampak positif bagi hampir 900 gen yang berhubungan dengan penuaan, usia, dan daya ingat.

Para peneliti menemukan bahwa diet rendah kalori dapat menghentikan peningkatan dan penurunan aktivitas normal gen yang berhubungan dengan panjangnya usia pada tikus betina.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diet rendah kalori (rendah karbohidrat) dapat menghambat beberapa proses penuaan dan terjadinya penyakit kronik pada mamalia, termasuk manusia.

Penelitian ini menunjukkan bagaimana pembatasan konsumsi kalori dapat menghentikan ekspresi gen pada tingkatan tertentu yang berhubungan dengan proses penuaan, termasuk gen yang menentukan bagaimana perilaku tikus, manusia, dan mamalia lainnya seiring dengan semakin bertambahnya usia mereka.

Akan tetapi, para peneliti mengingatkan bahwa pembatasan konsumsi kalori tidak akan membuat seseorang terus muda (tidak mengalami proses penuaan). Pembatasan konsumsi kalori harian hanya akan memperlambat proses penuaan dan terjadinya berbagai penyakit yang berhubungan dengan proses penuaan.

Selain itu, beberapa penelitian yang telah dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa diet rendah kalori juga dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan stroke.

 

 

Sumber: newsmaxhealth

Dipo Hartono
Jan 30  -  2 min read