Your browser does not support JavaScript!
Demi Kesehatan, Sekte Ini Wajibkan Anggotanya Makan Kotoran Manusia
Demi Kesehatan, Sekte Ini Wajibkan Anggotanya Makan Kotoran Manusia

Belum lama, seorang pria di Chaiyaphum, Thailand diciduk oleh polisi. Bukan soal peredaran narkoba, namun pria bernama Thawee Nanra ini diketahui memimpin sebuah sekte yang dianggap meresahkan masyarakat setempat.

Thawee yang berusia 75 tahun itu merupakan pemimpin sekte yang menyembah mayat manusia serta mengonsumsi cairan seperti kotoran manusia alih-alih menyembuhkan penyakit.

Melansir laman The Sydney Morning Herald, 11 mayat yang diyakini sebagai mayat dari pengikut sekte tersebut serta sekitar 12 orang pengikutnya yang masih hidup ditemukan saat sedang diciduk.

"Ini cukup mengganggu untuk melihat bahwa ada orang yang percaya takhayul, tetapi ini bukan hanya tentang kepercayaan pribadi lagi. Kami memiliki mayat, dan kami harus bekerja dengan semua lembaga untuk menetapkan fakta seputar orang-orang ini, " kata gubernur provinsi Chaiyaphum, Kraisorn Kongchalard dikutip dari The Independent.

Saat penangkapannya, Thawee dilaporkan dikelilingi oleh 30 pengikutnya yang paruh baya dan lansia yang diketahui meminum air kencing serta memakan kulit matinya di depan para pejabat.

Pihak berwenang percaya kelompok sekte itu telah ada selama lebih dari empat tahun, menikmati anonimitas karena terpencilnya lokasi rumah Thawee.

Tak hanya sekadar sekte, Thawee pun diketahui menjual sebuah obat herbal yang di dalamnya terkandung rambut hewan dan tulang serta batok kelapa. Selain obat, Thawee pun menjual makanan yang juga berisiko untuk kesehatan lantaran mengandung jamur berbahaya sebagaimana dilansir dari Detik.

Dengan mengonsumsi kotoran manusia, seseorang dapat terpapar E.coli dan koliform yang dapat sangat membahayakan kesehatan tubuh. 

 

Digital Dokterid
May 31  -  2 min read