Your browser does not support JavaScript!
Dampak Korban Pelecehan Seksual
Dampak Korban Pelecehan Seksual

Berita mengenai pelecehan seksual yang dilakukan Kapolsek Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terhadap anak gadis tersangka baru-baru ini ramai diperbincangkan. Kapolsek Iptu IDGN menjadi terduga atas pelaku pelecehan seksual terhadap anak gadis dari tersangka kasus pencurian. 

Kasus pelecehan seksual ini bukanlah sebuah pemerkosaan, melainkan menggunakan iming-iming terhadap korban. IDGN memberikan imingan kepada korban, perempuan berusia 20 tahun, untuk melakukan hubungan intim dengannya. Ia menjanjikan pembebasan sang ayah. 

Gadis yang kini berkepala dua itu menuruti kesepakatan tersebut. Walau demikian, nyatanya kesepakatan tersebut hanyalah bualan semata dan ayah sang korban tak kunjung dibebaskan. 

Lantas, apa dampak yang mungkin dialami oleh korban pelecehan seksual tersebut?

  • Kehamilan
    Kehamilan menjadi salah satu akibat yang dapat dibuahkan dari adanya pelecehan seksual, seperti pemerkosaan. Kehamilan dapat terjadi apabila korban telah menginjak masa subur atau sudah menstruasi. 

  • Penyakit menular
    Ada banyak jenis penyakit menular yang dapat menyebar melalui berhubungan intim. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

    -  Trikomoniasis adalah infeksi menular yang disebabkan oleh parasit. Tak hanya merasa gatal, Trikomoniasis pun berikan gejala lain seperti keluarnya cairan dengan bau yang tak sedap.

    -  Klamidia atau Chlamydia merupakan infeksi seksual menular yang paling umum menyerang wanita muda. Meski banyak menyerang wanita muda, pria pun dapat terjangkit infeksi ini.

    -  Gonore atau kerap dikenal dengan istilah kencing nanah menjadi penyakit seksual menular yang cukup populer lantaran memiliki gejala yang cukup menyeramkan.

    -  Herpes Genital, biasanya memiliki gejala mulai dari gatal hingga munculnya luka pada area kelamin. 
  • PTSD (Post-traumatic stress disorder)
    PTSD merupakan sebuah gangguan pada mental yang disebabkan oleh adanya sebuah peristiwa yang traumatik. PTSD umumnya berlangsung selama berbulan-bulan, hingga bertahun-tahun, sesuai dengan tingkat trauma dan bagaimana penanganannya.

    Pengidap PTSD biasanya akan memiliki gejala sebagai berikut:
    -  Flashback dan merasa kejadian traumatik tersebut terjadi kembali
    -  Gangguan pikiran
    -  Mimpi buruk
    -  Sensasi fisik (berkeringat, mual, gemetar)
  • Gangguan kecemasan
    Gangguan kecemasan atau biasa disebut dengan Anxiety disorder merupakan gangguan cemas yang tingkat cemasnya terjadi secara terus menerus atau intens. Dilansir dari laman Healthline, gangguan kecemasan terbagi menjadi berbagai tipe:

    -  Serangan panik
    -  Fobia
    -  Gangguan obsesif kompulsif
    -  Gangguan kecemasan sosial

  • Depresi
    Depresi merupakan suatu kondisi di saat seseorang merasakan sedih berkepanjangan dan kehilangan keinginan untuk melakukan aktivitas yang biasa disukai. Depresi mempengaruhi bagaimana kamu berpikir dan bagaimana kamu merasakan terhadap suatu hal.

    Depresi sendiri memiliki beragam tipe atau jenis, antara lain:
    -  Depresi mayor
    -  Gangguan bipolar
    -  Depresi premenstrual
    -  Gangguan suasana hati musiman
    -  Depresi situasional
    -  Distimia
    -  Depresi postpartum

    Foto hanya ilustrasi

Kamu punya masalah lain tentang seksual dan relationship? Konsultasikan dengan expert kami melalui layanan Telekonsultasi sekarang!

Digital Dokterid
Oct 21  -  3 min read