Your browser does not support JavaScript!
Bukan Tertular, Ini Penyebab Anak Di Indonesia Menderita Hepatitis Misterius
Bukan Tertular, Ini Penyebab Anak di Indonesia Menderita Hepatitis Misterius

Kasus Covid-19 dapat dikatakan sudah jauh lebih tenang dibandingkan beberapa bulan yang lalu. Sejumlah aktivitas yang dilarang pun mulai kembali diperbolehkan. Meski kasus Covid-19 di Indonesia sudah landai, namun RI kembali diberikan penyakit yang juga mematikan.

Kabar terkait kasus hepatitis misterius pada anak di Indonesia terus meningkat seiring berjalannya waktu. Hingga kini, telah tercatat sebanyak 6 nyawa anak di Indonesia direnggut yang diduga disebabkan oleh hepatitis misterius.

Bermula di Eropa, lalu Amerika, dan kini menyebar di sejumlah negara Asia. Dianggap menular dari kasus pertama di Inggris, nyatanya korban dari hepatitis misterius di Indonesia ungkapkan tak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri.

"Berdasarkan investigasi kontak, tidak ada penderita hepatitis akut misterius yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri atau ke luar kota," ungkap Jubir Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi dikutip dari Detik.

Lantas bagaimana bisa muncul kasus hepatitis akut misterius pada anak di Indonesia?

Menurut penjelasan dari dr Nadia, spekulasi saat ini terkait kasus hepatitis misterius disebabkan oleh kemungkinan adanya mutasi dua jenis virus, yakni Adenovirus dan hepatitis itu sendiri.

Sebagaimana diketahui, virus hepatitis bukanlah virus yang baru muncul melainkan sudah ada sejak dulu. Hepatitis sendiri terbagi menjadi hepatitis A, B, C, D, dan E. Dengan kata lain, tak menutup kemungkinan bahwa adanya jenis hepatitis di luar dari jenis yang sudah ada itu yang menyebabkan hepatitis misterius ini.

Sedangkan Adenovirus, merupakan salah satu virus yang terindikasi di dalam penyakit hepatitis. Selain itu, Adenovirus sendiri pun diketahui terkandung di dalam salah satu jenis vaksin Covid-19.

Penyebab dari hepatitis akut misterius pada anak ini terbilang masih samar, namun terdapat sejumlah cara untuk menghindari sang buah hati dari paparan hepatitis akut menurut dokter spesialis anak konsultan gastro hepatologi RSCM, Prof Dr dr Hanifah Oswari, Sp. A.

Menurutnya, menjaga kebersihan menjadi salah satu cara pencegahan hepatitis akut, mengingat penyakit hepatitis merupakan penyakit pada sistem pencernaan yang menyerang hati. "Pastikan cuci tangan dengan sabun, konsumsi makanan dan minuman yang matang, tidak menggunakan alat-alat makan bersama dengan orang lain serta hindari kontak anak-anak kita dari orang yang sakit agar anak-anak tetap sehat," jelas Hanifah.

 

Digital Dokterid
May 12  -  2 min read