Your browser does not support JavaScript!
Berbagai Hal Yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Omega 3
Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Omega 3

Tahukah Anda bahwa tidak semua jenis lemak tidak sehat? Omega 3 merupakan salah satu jenis lemak sehat yang memiliki banyak manfaat positif bagi kesehatan seseorang, seperti menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung, depresi, pikun (demensia), dan radang sendi.

Akan tetapi, karena tubuh manusia tidak dapat membentuk lemak sehat ini, maka setiap orang harus memperoleh lemak sehat ini dari luar tubuh seperti melalui makanan atau suplemen omega 3.

Terdapat 3 jenis asam lemak omega 3. Kedua jenis asam lemak omega 3 dapat ditemukan pada ikan, yaitu DHA dan EPA, yang memiliki paling banyak manfaat positif bagi kesehatan manusia. Sementara itu, jenis asam lemak omega 3 yang lainnya adalah ALA, yang dapat ditemukan pada minyak sayur, flaxseed, kacang walnut, dan sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam. Tubuh dapat mengubah sedikit ALA menjadi EPA dan DHA, walaupun tidak terlalu baik.

Asam lemak omega 3 dapat menjaga kesehatan jantung Anda dengan beberapa cara seperti mengurangi prosese peradangan di dalam pembuluh darah dan seluruh tubuh, menurunkan resiko terjadinya denyut jantung abnormal (dosis tinggi), menurunkan kadar trigliserida, dan memperlambat pembentukan plak di dalam pembuluh darah.

Jika Anda menderita penyakit atau gangguan jantung, American Heart Association (AHA) menyarankan untuk mengkonsumsi 1 gram EPA dan DHA. Jika Anda pernah mengalami serangan jantung, maka mengkonsumsi suplemen omega 3 dapat membantu melindungi jantung Anda.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian serangan jantung dan penyakit jantung ulangan pun menurun di antara para penderita yang meningkatkan konsumsi asam lemak omega 3.

Karena omega 3 dapat mencegah pembentukan plak di dalam pembuluh darah dan membuat aliran darah menjadi lebih lancar, maka omega 3 pun dapat membantu mencegah terjadinya stroke yang disebabkan oleh bekuan darah atau tersumbatnya pembuluh darah (stroke iskemik).

Akan tetapi, perlu diingat bahwa mengkonsumsi asam lemak omega 3 dalam dosis tinggi dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke hemoragik. Oleh karena itu, berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum mulai mengkonsumsi atau mengubah dosis omega 3 yang biasa Anda konsumsi.

Beberapa jenis ikan yang mengandung DHA dan EPA adalah ikan salmon, mackerel, hering, forel (trout), sarden, teri, dan tuna. AHA menganjurkan setiap orang untuk mengkonsumsi setidaknya 2 porsi ikan setiap minggunya.

Walaupun bagi sebagian besar orang adanya merkuri di dalam ikan tidak akan menimbulkan gangguan kesehatan apapun, akan tetapi terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan bila Anda ingin memberikan ikan pada anak kecil, wanita yang sedang berusaha untuk hamil, wanita hamil, atau sedang menyusui. Beberapa hal yang perlu diperhatikan tersebut adalah:

  • Batasi konsumsi tuna putih (tuna albacore) yaitu hanya sebanyak 6 ons setiap minggunya
  • Batasi konsumsi ikan lainnya yang tidak mengandung terlalu banyak merkuri yaitu hanya sebanyak 12 ons setiap minggunya
  • Hindari konsumsi ikan hiu, ikan pedang, dan king mackerel
  • Buanglah kulit dan lemak ikan sebelum dimasak

Jika Anda tidak menyukai ikan, maka Anda tetap dapat memperoleh asam lemak omega 3 melalui suplemen, baik suplemen omega 3 atau suplemen rumput laut.

Bila Anda merupakan seorang vegetarian, terdapat beberapa jenis sayur yang mengandung omega 3 seperti minyak canola, flaxseed, kacang walnut, brokoli, bayam, dan berbagai jenis makanan yang telah diperkaya oleh asam lemak omega 3.

 

 

Sumber: webmd

Editor Dokter.id
Jan 02  -  3 min read