Your browser does not support JavaScript!
Apakah Penderita Gangguan Bipolar Boleh Mengkonsumsi Minuman Beralkohol?
Apakah Penderita Gangguan Bipolar Boleh Mengkonsumsi Minuman Beralkohol?

Sebagian besar pengobatan kejiwaan tidak menganjurkan para penderita untuk mengkonsumsi minuman beralkohol, akan tetapi para penderita gangguan bipolar justru seringkali mengalami penyalahgunaan minuman beralkohol dan obat-obatan lainnya.

Penyalahgunaan yang terjadi ini mungkin terjadi karena penderita berusaha untuk mengobati dirinya sendiri atau untuk mengatasi mood yang terus berubah-ubah. Penyalahgunaan minuman beralkohol dan obat-obatan juga dapat menyebabkan timbulnya berbagai gejala yang menyerupai gangguan bipolar.

Alkohol merupakan suatu depresan. Hal inilah yang membuat banyak orang menggunakannya sebagai pengganti obat penenang saat sedang mengalami hari yang sangat buruk atau untuk membantu mengurangi rasa tertekan yang dirasakan.

Walaupun beberapa penderita gangguan bipolar berhenti mengkonsumsi minuman beralkohol saat mereka mengalami depresi, akan tetapi sebagian besar penderita gangguan bipolar justru akan mengkonsumsi minuman beralkohol lebih banyak saat mereka sedang mengalami depresi.

Menurut the National Institute of Mental Health, seorang penderita gangguan bipolar memiliki resiko 5 kali lipat lebih tinggi untuk menyalahgunakan minuman beralkohol yang akan berakibat pada ketergantungan dibandingkan dengan populasi umum.

Hubungan antara gangguan bipolar dan penyalahgunaan zat seperti minuman beralkohol dan obat-obatan sangatlah luar biasa. Alkohol merupakan salah satu zat yang dapat memicu terjadinya episode depresi pada sebagian besar orang yang memang rentan terhadap gangguan depresi atau gangguan bipolar. Ketergantungan dan penyalahgunaan zat ini dapat sangat mengganggu pengobatan gangguan bipolar.

 

Sumber: webmd

Editor Dokter.id
Mar 18  -  2 min read