Your browser does not support JavaScript!
Alasan Make-up Seks Tidak Baik Untuk Dilakukan
Alasan Make-up Seks Tidak Baik Untuk Dilakukan

Sebuah hubungan asmara yang kuat biasanya diikuti dengan adanya sejumlah argumen yang terlibat di dalamnya. Dalam menyelesaikan masalah, sejumlah pasangan memilih untuk melakukan make-up seks sebagai solusi.

Make-up seks merupakan seks yang dilakukan pasca terjadinya sebuah pertengkaran  dengan pasangan. Meski kerap disebut sebagai seks yang nikmat, namun nyatanya make-up seks tidak baik untuk dilakukan.

Melansir dari Psychology Today, make-up seks dapat berujung pada hubungan yang tak sehat, mengingat pasangan cenderung sengaja bertengkar atau melakukan perdebatan yang hebat guna mendapatkan seks yang nikmat.

Menggunakan seks sebagai cara untuk menghindari masalah yang konstan dan berulang sama halnya dengan beralih ke jalur lain untuk menghindar perbaiki lubang yang ada di jalan. Berikut sejumlah alasan untuk tidak melakukan make-up seks setelah pertengkaran disadur dari Women’s Health Magazine.

-          Make-up seks tidak sama dengan baikan

Bertengkar merupakan hal yang wajar dialami di dalam sebuah hubungan, namun melakukan make-up seks bukanlah solusi dari pertengkaran yang telah terjadi. Ya, mencari tahu akar penyebab dari terjadinya pertengkaran memang menakutkan dan tidak nyaman, namun itu merupakan hal yang penting.

Jika kamu tidak menggunakan make-up seks untuk menjalin hubungan kembali sambil mencoba menyelesaikan masalah bersama, maka hal tersebut sama saja dengan menghindar dari permasalahan dan akan menyebabkan hubungan yang tak sehat.

-          Make-up seks dapat menciptakan perasaan yang buruk

Untuk sejumlah orang, make-up seks dapat menciptakan perasaan yang luar biasa namun tidak untuk setiap orang. Jika kamu merasa tidak nyaman dan resah setelah melakukan make-up seks, maka kemungkinan itu menjadi tanda bahwa masalah yang terjadi sebelumnya tidak dapat diselesaikan hanya dengan seks. 

-          Make-up seks hanya ciptakan kedekatan sementara

Seks usai pertengkaran dapat membuat kamu dan pasangan lebih dekat, namun hal tersebut tidak berlaku secara hubungan. "Make-up seks lebih sehat ketika disertai dengan adanya komunikasi secara verbal dan yang paling penting adalah terdapat solusi untuk menyelesaikan masalah," ucap psikolog klinis dan terapis seks Elizabeth Perri.

Konsultasikan masalah seksual kamu melalui layanan Telekonsultasi by Telemedico sekarang!

 

Digital Dokterid
Feb 11  -  3 min read