Your browser does not support JavaScript!
6 Tanda Tersembunyi Bahwa Anda Mengalami Gangguan Pencernaan
6 Tanda Tersembunyi Bahwa Anda Mengalami Gangguan Pencernaan

Karena terdiri dari banyak organ, maka bukanlah hal yang aneh bila Anda beberapa kali mengalami gangguan saluran cerna. Akan tetapi, bila gejalanya tidak jelas, maka Anda mungkin tidak menyadari bahwa Anda sebenarnya sedang mengalami gangguan cerna. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tanda tersembunyi yang sebenarnya merupakan gejala dari gangguan saluran cerna.

 

Nyeri Saat Menelan

Saat Anda mulai mengalami kesulitan menelan, segera periksakan diri Anda, apalagi bila Anda merasa gejalanya semakin memburuk. Kadangkala, Anda bahkan akan sulit menelan air. Nyeri saat minum air dapat merupakan gejala gangguan saluran cerna yang berat. Bila kesulitan menelan juga disertai oleh batuk, suara serak, cegukan, atau perut terasa kenyang setelah hanya makan sedikit, maka hal ini dapat merupakan gejala dari kanker esofagus.

 

Gas (Kentut) yang Anda Keluarkan Sangat Berbau

Buang gas atau kentut merupakan hal yang normal. Tahukah Anda bahwa rata-rata setiap orang akan mengeluarkan 2 liter gas setiap harinya? Akan tetapi, berhati-hatilah bila sering buang gas juga disertai oleh rasa tidak nyaman pada perut, perubahan pola BAB, atau penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas.

Selain itu, bila kentut Anda berbau tidak sedap, maka hal ini dapat merupakan gejala dari infeksi giardia, sejenis parasit, pada usus Anda.

 

Celana Anda Mendadak Terasa Sempit

Jika celana Anda tiba-tiba menjadi lebih sempit daripada biasanya, maka penyebabnya mungkin bukanlah peningkatan lapisan lemak pada perut Anda. Perut kembung akibat terlalu banyak gas di dalam perutlah yang menjadi penyebabnya. Hal ini dapat terjadi akibat makan berlebihan atau menelan terlalu banyak udara.

Akan tetapi, bila perut kembung terjadi tanpa penyebab yang jelas dan disertai oleh nyeri perut atau adanya darah di dalam tinja, maka hal ini dapat merupakan gejala dari intoleransi laktosa atau refluks asam lambung (GERD), irritable bowel syndrome (IBS), batu empedu, sembelit, dan penyakit seliak.

 

Baca juga: Ulu Hati Terasa Nyeri? Mungkin Ini Penyebabnya…

 

Celana Anda Mendadak Terasa Longgar

Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas dapat merupakan gejala dari suatu gangguan kesehatan yang lebih serius. Bila demikian, maka gangguan saluran cerna adalah hal pertama yang perlu Anda khawatirkan. Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas dapat merupakan gejala dari kanker usus besar, kanker pankreas, dan kanker lambung.

Penyebab lainnya adalah penyakit seliak atau penyakit crohn, karena keduanya dapat menyebabkan gangguan pada kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi.

 

Ada Darah Pada Tinja

Anda mungkin akan segera memeriksakan diri ke dokter bila menemukan adanya darah pada tinja Anda, akan tetapi tahukah Anda bahwa adanya darah di dalam tinja juga dapat membuat tinja menjadi berwarna hitam?

Bila darah yang keluar berwarna merah segar, maka penyebabnya mungkin adalah wasir (hemoroid), di mana terjadi pembengkakan pada pembuluh darah bokong yang akan membuat bokong terasa gatal atau nyeri.

Akan tetapi, bila perdarahan terus saja terjadi dan disertai oleh gejala lain atau Anda sudah berusia lebih dari 40 tahun, maka segera periksakan diri Anda ke seorang dokter.

 

Badan Terasa Lemah

Zat besi merupakan mineral penting yang berfungsi untuk membantu sel darah merah menghantarkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Jadi, saat tubuh Anda kekurangan zat besi, maka tubuh Anda akan merasa sangat lelah, sakit kepala, kulit menjadi kuning, kuku rapuh, rambut rontok, dan badan terasa lemah.

Melalui pemeriksaan darah, dokter dapat mengetahui berapa kadar zat besi di dalam darah Anda dan mencari tahu apakah Anda menderita anemia. Anemia defisiensi zat besi seringkali terjadi akibat perdarahan kronik pada saluran cerna yang tidak diketahui, misalnya akibat kanker usus besar, kanker lambung, ulkus lambung, inflammatory bowel disease, atau angiodisplasia.

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: womenshealthmag

Eko Siswanto
Jan 29  -  4 min read