Your browser does not support JavaScript!
5 Kesalahan Perempuan Saat Buang Air Kecil
5 Kesalahan Perempuan Saat Buang Air Kecil

Buang air kecil merupakan hal normal dilakukan manusia, dan kerap dilakukan beberapa kali dalam sehari. Kebanyakan dari kita diajarkan untuk selalu menyiram atau flush toilet setelah membuang air kecil.

Tak hanya itu, kita pun diajarkan bagaimana cara buang air besar maupun buang air kecil. Meski demikian, ada beberapa kesalahan yang wanita lakukan dalam membuang air kecil. Kesalahan ini dapat menimbulkan masalah pada kesehatan pelvik wanita. 

  • Pipis sambil mandi
    Kamu mungkin pernah atau bahkan sering membuang air kecil saat tengah mandi. Namun perlu diketahui, membuang air kecil sambil mandi memiliki dampak yang tak sehat bagi pelvik kamu.

    Alicia Jeffrey-Thomas DPT, Pelvic Floor Physical Therapist mengungkapkan, ada dua alasan untuk tidak membuang air kecil sambil mandi. Yang pertama, buang air kecil saat mandi dapat menyambungkan suara air mengalir dengan keinginan untuk pipis terus.

    Alasan kedua, wanita tidak ditakdirkan untuk buang air kecil sambil berdiri. Dengan posisi ini, kamu tidak membiarkan lantai pelvik kamu untuk rileks. Dan dorongan di akhir kamu membuang air kecil pun menyebabkan timbulnya masalah kesehatan.
     
  • Membersihkan dari belakang ke depan
    Membersihkan dari belakang ke depan meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih, kata dr. Aaron B. Grotas, MD, Urologist asal New York.

    Grotas menganjurkan, tiap kamu selesai buang air kecil, bersihkan dari depan ke belakang untuk menghindari adanya infeksi yang mungkin terjadi. 

  • Terburu-buru
    Jangan pernah terburu-buru membuang air kecil, sekalipun kamu hanya memiliki waktu sedikit. Menurut dr. Grotas, ketika kamu tergesa-gesa membuang air kecil, kamu mungkin tidak mengosongkan kantung kemih secara keseluruhan, dan hal tersebut dapat menyebabkan kebocoran tanpa sengaja. 

  • Menahan buang air kecil
    Membiarkan dan menahan rasa ingin membuang air kecil dapat membahayakan kesehatan kantung kemih dan akan mengacaukan fungsi normal dari pembuangan air kecil itu sendiri.

    Bila dibiarkan, hal tersebut bukan tidak mungkin akan menyebabkan adanya infeksi saluran kemih. Ahli Rehabilitasi Pelvic Floor, dr. Simons, menyarankan untuk buang air kecil tiap dua hingga empat jam sekali untuk menghindari infeksi saluran kemih.

  • Buang air walaupun tidak ingin
    Pernahkah kamu ke toilet untuk buang air kecil, padahal belum ingin pipis? Ternyata hal itu punya dampak buruk bagi kesehatan tubuh, khususnya kesehatan kantung kemih.

    Dr. Simons menjelaskan, kalau kamu pergi buang air kecil sebelum kamu ingin, maka secara tidak langsung kamu telah membuat kantung kemih kamu menjadi sensitif dan mencoba mengeluarkan urin secara terpaksa. Jika kamu memiliki kebiasaan seperti itu, maka ada baiknya kamu mengkonsultasikan ke ahlinya. 

 

Konsultasikan masalalah kesehatan kamu melalui layanan Telekonsultasi by Telemedico sekarang!

 

Digital Dokterid
Dec 02  -  3 min read