Your browser does not support JavaScript!
5 Hal Yang Mungkin Terjadi Pada Vagina Saat Seorang Wanita Menua
5 Hal yang Mungkin Terjadi Pada Vagina Saat Seorang Wanita Menua

Anda mungkin sudah mengetahui dan mencegah berbagai proses penuaan yang terjadi seperti pembentukan keriput dan berkurangnya daya ingat. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa organ intim Anda juga akan terkena dampak dari proses penuaan ini?

Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja hal yang mungkin terjadi pada organ kewanitaan Anda seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda.

 

Rahim Keluar dari Vagina

Salah satu masalah penuaan yang dapat terjadi pada vagina adalah prolapsus (keluarnya rahim, kandung kemih, atau rektum ke dalam vagina). Bagi wanita yang mengalami prolapsus ringan, senam Kegel dapat membantu. Selain itu, dapat pula dipasangkan suatu alat penyanggah pada vagina untuk mencegah keluarnya rahim atau kandung kemih atau rektum ke dalam liang vagina.

Namun, pada keadaan yang lebih berat, mungkin perlu dilakukantindakan pembedahan untuk memperbaiki prolapsus yang terjadi.

 

Vagina Terlihat Lebih "Tua"

Seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda, maka kulit Anda pun akan kehilangan elastisitasnya dan kerutan mulai lebih terlihat. Hal yang sama juga akan terjadi pada vagina Anda.

Hormon estrogen berfungsi untuk menjaga kulit tetap kencang dan elastis. Akibatnya, saat kadar hormon ini menurun, maka elastisitas pada kulit, termasuk kulit vagina juga akan berkurang. Keadaan ini disebut dengan atrofi vulvo-vaginal.

Dinding vagina akan menipis, menjadi kering, dan meradang. Senam Kegel tidak dapat membantu, tetapi stimulasi seksual bisa. Untuk mengatasi vagina yang kering ini, dapat digunakan pelembab khusus vagina atau estrogen topikal atau oral.

 

Baca juga: Cara Mencegah Terjadinya Infeksi Vagina

 

Rahim dan Lubang Vagina Mengecil

Akibat dari penurunan kadar estrogen, maka rahim Anda juga dapat mengalami perubahan ukuran. Seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda, maka ukuran rahim cenderung semakin mengecil.

Hal yang sama juga akan terjadi pada lubang vagina Anda. Seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda, maka lubang vagina akan semakin menyempit. Hal ini dikarenakan jaringan di sekitarnya cenderung berkonstriksi, terutama bila lubang vagina jarang digunakan (jarang berhubungan intim).

Penyempitan ini dapat menyebabkan vagina menjadi teriritasi, mengering, dan kadangkala meradang. Keadaan ini disebut dengan atrofik vaginitis. Bila dibiarkan tanpa pengobatan, atrofik vaginitis dapat menyebabkan terjadinya perdarahan dan nyeri saat berhubungan intim dan pemeriksaan panggul.

Untuk mencegah atau memperlambat penyempitan lubang vagina ini, maka penting untuk menjaga aktivitas seksual Anda, walaupun tidak ada standar tertentu mengenai berapa kali Anda harus berhubungan intim. Pengobatan estrogen juga dapat membantu mengatasi hal ini.

 

Sulit Menahan Keinginan BAK

Seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda, maka otot dan ligamen (jaringan ikat) yang menyanggah dasar panggul akan mulai mengendur. Pada beberapa kasus, pengenduran ini juga mengenai kandung kemih, yang membuat seorang wanita sering mengompol atau menjadi lebih sering BAK.

Untuk mengatasi inkontinensia stress, misalnya keluarnya air kemih saat batuk atau bersin, tindakan pembedahan mungkin perlu dilakukan. Untuk jenis lainnya, senam Kegel dapat membantu.

 

Lebih Sering Mengalami Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih  juga akan lebih sering terjadi saat seorang wanita bertambah tua karena rentannya jaringan di daerah organ intim. Untuk membantu mencegah terjadinya infeksi saluran kemih, jus cranberi atau probiotik vaginal serta pemberian estrogen pada vagina dapat membantu. Kadangkala, wanita juga dapat mengalami berbagai gejala infeksi saluran kemih (seperti iritasi, peningkatan frekuensi BAK, dan rasa panas saat BAK) karena penurunan kadar hormon dan elastisitas vagina, tanpa benar-benar mengalami infeksi. Pada kasus ini, pemberian terapi estrogen dapat membantu.

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: womenshealthmag

Aug 12  -  4 min read