Your browser does not support JavaScript!
5 Cara Menghadapi Putus Cinta Dari Psikolog
5 Cara Menghadapi Putus Cinta dari Psikolog

Putus cinta mungkin merupakan hal wajar dialami sebagian orang yang menjalani hubungan romantis. Namun, ada pula sejumlah orang yang merasa menyakitkan ketika sedang putus cinta.

Dalam situasi putus cinta, mungkin kamu akan kesulitan menjalani hari-hari tanpa pasangan. Untuk itu, ada sejumlah cara terbaik dari psikolog untuk kamu yang sedang putus cinta, disadur dari laman Prevention. 

  • Fokus kepada diri sendiri

    Banyak orang sulit memfokuskan perhatian mereka kepada diri sendiri pasca putusnya suatu hubungan. Untuk memberikan fokus pada diri sendiri, kamu bisa meluangkan waktu meditasi. Kegiatan ini berguna untuk menolak dorongan kembali memikirkan mantan pasangan. 

  • Unfollow media sosial

    Menyingkirkan mantan pacar dari media sosial menjadi salah satu cara terbaik untuk kamu dapat melupakannya. Secara tidak langsung, mungkin kamu akan terus nge-stalk mantan pacar kamu melalui media sosial mereka.

    Maka demikian, ada baiknya untuk kamu tidak mempedulikan hidupnya lagi dan menghapus kontaknya dari seluruh media sosial yang kamu miliki. 
  • Berolahraga

    Berolahraga menjadi salah satu hal yang kerap dianjurkan oleh psikolog untuk melakukan pemulihan secara mental. Aktivitas fisik menjadi salah satu cara yang membantu untuk menjadi solusi ketika kamu merasa sedang muram.

    Pada umumnya, berolahraga dapat meningkatkan mood, membantu menenangkan pikiran, juga membantu dalam memberikan tidur yang lebih baik. 

  • Luangkan waktu bersama teman

    Menyibukan diri bersama dengan orang-orang terdekat menjadi cara terbaik lainnya dalam menghadapi putus cinta. Kamu bisa menghabiskan waktu bersama teman-teman terdekatmu untuk pergi ke suatu tempat atau melakukan suatu aktivitas yang menyenangkan bersama.

    Selain itu, sebuah jurnal Social Psychological and Personality Science menemukan bahwa mencurahkan isi hati di dalam lingkup pertemanan dapat membantu proses pemulihan mental. 

  • Berikan waktu untuk closure

    Secara umum, closure yang bila diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia memiliki arti sebagai penutupan. Melansir dari laman Kompasiana, closure dalam hubungan artinya sebuah penutupan dalam hubungan yang harus diselesaikan dengan baik.

    Untuk mengatasi putus cinta, kamu bisa memberikan waktu untuk penutupan tersebut. Sebuah penelitian dari The Journal of Positive Psychology mengungkapkan bahwa dengan menuliskan hal-hal positif nyatanya memiliki dampak yang baik secara mental bagi pelakunya. 

 

Konsultasikan masalah hubungan kamu melalui layanan Telekonsultasi by Telemedico sekarang!

Digital Dokterid
Dec 20  -  3 min read