Your browser does not support JavaScript!
Cek Sakit Anda
Dengan menekan button Cek Sekarang maka Anda menyetujui Syarat & Ketentuan serta Kebijakan Privasi.
 
Dokter Indonesia
Dok kulit kering dan iritasi pada pinggiran hidung saya cara mengatasi nya bgaimana dan obat apa yang akan bisa dibeli?
Dok, mau tanya. Gimana ya ciri" nya orang hamil?? Soalnya saya blm haid selama 2bulan dok
Dok saya ingin tanya ada benjolan kecil dan warna merah serta ada putihnya itu kenapa ya
Dokter, tgl 1-7 pasangan sya haid kemudian berhubungan intim pada tgl 9 dan keluar mani di luar. Namun saya khwatir karna kami berhubungan sampai 4 kali dini hari itu. Tgl 11 minum postinor2 dan dia merasa kram ringan tidak sesakit haid beberapa kali dan tgl 17 siang mengalami pendarahan seperti haid dengan awalan darah bergumpal dan di truskan dengan darah seperti haid biasa namun tidak sebanyak haid, pada hari pertama keluar drah bergumpal, di lanjutkan darah segar sampai tgl 20, tgl 21 intensitasnya turun dan tgl 22 pagi spoting terakhir tgl 23 bersih. Tgl 24 kami melakukan lari sore hari dan jam 11 mlm keluar lgi flek/spoting. Menurut pasangan saya dia juga tambah bergairah pada tgl" tsb. Apakah ini adalah haid yang di percepat mengingat bru seminggu setelah mens atau ada hal lainnya?dan spoting tgl 24 karena apa? Terimakasih dokter
Assalamualaikum
Dokter bulan november 2019 kemarin saya telat haid,terus pas bulan Desember 2019 saya melakukan tespek dan hasilnya dua garis tpai yang satunya samar,terus pas tanggal 11 Januari kemarin saya haid,tapi haid saya tidak seperti haid sebelumnya darah tidak terlalu banyak,setelah 4 hari,haid sy suduah berhenti setelah itu saya keputihan campur darah dan baunya tidak sedap sampai sekarang belum hilang hilang
Bagaimana caranya dok hentikan keputihan dan bercak darahnya dok dan apakah itu berbahaya?
26 Jan 2020 18:00 WIB
Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa seorang pria sering sekali memegang kemaluannya? Anda mungkin bukan orang pertama yang pernah bertanya mengenai hal tersebut. Di bawah ini Anda dapat melihat 6 alasan mengapa seorang pria memegang Mr. P nya. Baca juga: Gejala dan Pencegahan Gangguan Seksual Pada Pria  1.      GatalSeperti halnya bagian tubuhnya yang lain, daerah kemaluan juga dapat terasa gatal. Dan karena ia tidak dapat secara terang-terangan menggaruk daerah tersebut, maka ia mungkin akan merasa lebih tersiksa, apalagi bila rasa gatal ini disebabkan oleh infeksi jamur. 2.      Keluar dari "Tempatnya"Bila si dia menggunakan boxer sebagai pakaian dalamnya, maka ia mungkin sering mengalami hal yang satu ini, yaitu Mr. P nya keluar dari "tempatnya" sehingga harus segera dibetulkan. 3.      BerkeringatTahukah Anda bahwa ketiak dan kemaluan merupakan daerah terpanas pada tubuh Anda? Jadi bila si dia menggunakan pakaian dalam dan celana, apalagi celana jeans, maka hal ini tentu saja akan membuat daerah kemaluannya mudah berkeringat. Untuk mengurangi rasa pengap dan panas di bawah sana, maka si dia pun perlu membetulkan letak Mr. P nya tersebut. 4.      Sedang EreksiApa yang harus dilakukan oleh seorang pria bila ia mengalami ereksi sedangkan banyak orang di sekitarnya? Pria biasanya hanya memiliki 2 pilihan, yaitu membiarkannya dengan resiko akan ketahuan oleh semua orang di sekitarnya atau memperbaiki letak penisnya tersebut. Ia biasanya akan menaikkan penisnya ke arah perut sehingga daerah kemaluannya tidak tampak terlalu besar. Hal ini tentu saja tidak nyaman baginya, tetapi diperlukan. 5.      KebiasaanKadangkala, seorang pria memegang kemaluannya karena ia telah terbiasa untuk memegangnya. Ia melakukannya secara otomatis tanpa disadarinya. Para pria yang memiliki kebiasaan ini seringkali mengalaminya karena mereka merasa harus selalu memeriksa keadaan Mr. P nya tersebut untuk memastikan bahwa Mr. P nya masih ada pada tempatnya dan baik-baik saja atau memang karena ia suka melakukannya di saat bosan atau santai. 6.      Hanya MemeriksaKarena penis merupakan bagian tubuh terpenting bagi seorang pria, maka kadangkala mereka memegang kemaluannya untuk memastikan bahwa ia masih berada di tempatnya dan baik-baik saja.  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: womenshealthmag
26 Jan 2020 16:00 WIB
Asma merupakan suatu inflamasi atau peradangan kronik pada saluran pernapasan. Penyebab asma dapat berbeda-beda bagi setiap orang. Akan tetapi, satu hal yang pasti adalah asma terjadi apabila saluran pernapasan yang memang sudah meradang dan sensitif pada penderita asma terpapar oleh suatu bahan pemicu, maka dapat menyebabkan saluran napas tersebut meradang, menyempit, dan dipenuhi oleh lendir sehingga terjadilah serangan asma. Pada saat serangan asma, maka terjadi beberapa hal di bawah ini, yaitu: Spasme otot di sekitar saluran napas Peradangan dan pembengkakan dinding saluran napas Produksi lendir berlebihan yang juga menyebabkan penyempitan saluran napas Berbagai hal di atas menyebabkan peningkatan resistensi dan bertambah sulitnya kerja pernapasan sehingga menyebabkan sesak napas, batuk, dan mengi (suara napas berbunyi ngik-ngik). Batuk pada asma terjadi akibat iritasi saluran napas dan usaha tubuh untuk mengeluarkan kelebihan lendir di dalam saluran napas. Salah satu cara pencegahan serangan asma yang terbaik adalah dengan menghindari paparan terhadap alergen (bila asma disebabkan oleh reaksi alergi) atau makanan atau keadaan tertentu yang memicu terjadinya serangan asma.   1.      Alergi Alergi merupakan penyebab tersering asma. Sekitar 80% penderita asma memiliki alergi terhadap bahan-bahan tertentu, seperti rumput, serbuk sari, lumut, bulu binatang, debu tungau, dan kecoa. Berdasarkan suatu penelitian, anak-anak yang lebih sering terpapar oleh kecoa di rumahnya memiliki resiko asma yang empat kali lebih tinggi daripada anak-anak yang jarang terpapar oleh kecoa. Terjadinya serangan asma setelah paparan debu biasanya disebabkan oleh alergi terhadap debu tungau.   2.      Makanan Alergi makanan dapat menyebabkan suatu reaksi alergi ringan hingga berat bahkan mengancam nyawa. Beberapa jenis makanan yang seringkali menyebabkan timbulnya reaksi alergi adalah: Telur Susu sapi Kacang Kedelai Gandum Ikan Udang dan kerang-kerangan lainnya Sayur dan buah-buahan Pengawet makanan juga dapat memicu terjadinya serangan asma.   3.      Olahraga Olahraga berat dapat menyebabkan penyempitan saluran napas pada sekitar 80% penderita asma. Pada beberapa orang, olahraga merupakan pemicu utama terjadinya serangan asma. Bila anda mempunyai asma akibat olahraga, maka anda akan merasa sesak napas, dada terasa berat, batuk, dan kesulitan bernapas dalam waktu 5-8 menit pertama sejak olahraga dimulai. Gejala ini biasanya akan mereda dalam waktu 20-30 menit setelah olahraga dimulai, akan tetapi sekitar 50% penderita akan kembali mengalami serangan asma 6-10 jam kemudian. Untuk mencegah serangan asma, mulailah berolahraga dengan melakukan pemanasan ringan kemudian tingkatkan secara perlahan.   4.      Asam Lambung Refluks gastroesofageal (GERD) merupakan suatu penyakit yang juga sering memicu terjadinya serangan asma. Keadaan ini sering terjadi di malam hari saat penderitanya berbaring. Pada keadaan normal, sebuah katup di antara lambung dan kerongkongan mencegah naiknya asam lambung ke dalam kerongkongan. Akan tetapi, pada GERD katup ini tidak dapat berfungsi dengan normal dan menyebabkan naiknya asam lambung ke dalam kerongkongan. Hal ini dapat memicu terjadinya iritasi dan peradangan pada saluran napas dan memicu terjadinya serangan asma. Anda diduga menderita asma akibat GERD bila anda menderita asma pada usia dewasa, tidak ada anggota keluarga lain yang memiliki riwayat asma, tidak ada riwayat alergi atau bronkitis, asma yang sulit dikendalikan, atau timbulnya batuk saat berbaring.   5.      Merokok Merokok dapat meningkatkan resiko terjadinya asma. Bila anda menderita asma dan merokok, maka hal ini dapat memperburuk batuk dan mengi yang terjadi saat serangan asma. Wanita yang merokok saat hamil dapat meningkatkan resiko terjadinya mengi pada bayinya. Selain itu, ibu hamil yang merokok juga dapat mengganggu fungsi paru-paru bayinya. Berhenti merokok merupakan salah satu langkah pencegahan terbaik bila anda menderita asma.   6.      Sinusitis dan Infeksi Saluran Napas Atas Lainnya Sinusitis merupakan peradangan pada saluran lendir sinus. Hal ini menyebabkan produksi lendir yang berlebihan di dalam sinus. Saat sinus meradang, maka saluran napas juga ikut meradang dan menyebabkan timbulnya gejala asma. Pencegahan dan pengobatan yang tepat pada infeksi sinus dapat mencegah dan mengatasi serangan asma akibat infeksi ini. Selain itu, flu dan bronkitis juga dapat memicu terjadinya serangan asma. Penyebabnya dapat bakteri atau virus dan merupakan salah satu penyebab asma tersering pada anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun. Peningkatan sensitivitas saluran napas atas yang membuat saluran napas lebih mudah menyempit dapat berlangsung selama 2 bulan setelah infeksi saluran napas atas.   7.      Obat-obatan Sebagian besar penderita asma memiliki alergi terhadap aspirin dan juga obat-obatan lainnya. Obat-obatan lainnya adalah obat anti inflamasi seperti ibuprofen, naproxen, dan beta blocker. Bila anda memiliki alergi terhadap obat apapun, beritahu dokter anda setiap kali anda berobat.   8.      Penyebab Lainnya Iritan Berbagai iritan yang dapat memicu terjadinya serangan asma adalah asap rokok, asap perapian, asap pembakaran sampah atau kayu, bau-bauan kuat seperti parfum atau zat pembersih lantai. Selain itu, polusi udara lainnya dan debu atau uap pabrik juga dapat memicu terjadinya serangan asma. Cuaca Udara dingin, perubahan suhu, dan perubahan kelembaban udara juga dapat menyebabkan terjadinya serangan asma. Emosi Stress, cemas, sedih, berteriak, marah, atau tertawa terbahak-bahak juga dapat memicu terjadinya serangan asma.   Sumber: webmd
26 Jan 2020 11:00 WIB
Menjadi seorang vegetarian adalah sebuah pilihan. Pada awal proses menjadi vegetarian memang berat. Dimana Anda harus mengubah pola makan Anda yang biasa menjadi tidak sama lagi. Namun disaat Anda sudah memutuskan untuk menjadi seorang vegetarian sebaiknya Anda mencoba konsisten dengan pilihan Anda. Agar Anda bisa sukses menjadi seorang vegetarian tentu ada masa transisi yang akan Anda alami. Agar Anda dapat sukses menjadi seorang vegetarian, berikut adalah tips yang dapat Anda ikuti: Tujuan Tujuan yang pasti akan membuat Anda yakin dalam menjalankan sebuah pilihan. Tetapkan tujuan Anda, tanyakan pada diri Anda sendiri apa yang menjadi tujuan awal sampai Anda memutuskan untuk menjadi seorang vegetarian. Dengan begitu Anda akan lebih yakin dalam menjalankannya dan tidak mudah berubah nantinya dalam menjalankan pilihan tersebut. Jenis vegetarian Vegetarian adalah istilah bagi orang yang mengkonsumsi jenis makanan dari tumbuh-tumbuhan (nabati) dan menghindari memakan produk hewani. Seperti kita ketahui vegetarian mempunyai beberapa jenis. Lacto Vegetarian, kelompok ini banyak mengkonsumsi sayur dan buah tetapi masih bisa mengkonsumi susu hewan dan olahannya seperti yogurt atau keju. Lacto-Ovo-Vegetarian, kelompok initidak memakan daging dan unggas tetapi masih mengkonsumsi telur, susu dan turunannya. Pesca Vegetarian, kelompok ini tidak memakan daging dan unggas tetapi masih memakan ikan. Vegan, kelompok ini vegetarian murni yang  sama sekali tidak mengkonsumsi produk hewani  maupun olahan atau turunannya, termasuk susu hewan, keju atau madu. Dari awal sebaiknya Anda tentu Anda akan menjalani jenis diet vegetarian yang mana. Karena proses transisi yang dihadapi tentunya juga akan berbeda untuk setiap jenis vegetarian tersebut. Kurangi konsumsi daging secara bertahap Tubuh juga membutuhkan daging, dalam daging terdapat mineral yang dibutuhkan tubuh seperti protein yang membantu tubuh menjaga fungsi organ-organ vital di dalamnya. Daging juga mengandung vitamin, khususnya vitamin B. Seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B6, dan juga B12 yang sangat baik untuk menjaga fungsi saraf dan menjaga kesehatan hati, mata, kulit dan juga rambut. Kekurangan vitamin B juga bisa menyebabkan Anda mudah letih karena kekurangan darah merah atau biasa dikenal dengan Anemia. Mundurnya kemampuan mengingat hingga rentannya kekebalan tubuh. Daging juga mengandung mineral seperti zat besi, zinc, potasium, dan juga selenium. Zat besi membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh, sedangkan zinc berperan penting untuk regenerasi sel-sel dalam tubuh. Agar tubuh Anda tidak "kaget" karena tiba-tiba berhenti mengkonsumsi daging, sebaiknya kurangi konsumsi daging secara bertahap. Misalnya dimulai dari dalam satu hari tanpa daging dalam seminggu, kemudian dua hari tanpa daging dalam seminggu dan seterusnya. Sumber referensi Menjadi vegetarian bukan berarti tidak bisa lagi menikmati makanan yang enak. Untuk itu Anda bisa mulai mencari menu-menu diet vegetarian yang tetap dapat menggugah selera.  Anda dapat membeli buku resep diet vegetarian, mencari informasi melalui internet dan bergabung dengan perkumpulan orang-orang yang menjalani diet vegetarian. Konsultasi dengan dokter Sebaiknya sebelum Anda melakukan diet vegetarian ada baiknya Anda melakukan pengecekan kesehatan Anda. Apakah kondisi tubuh Anda memang memungkinkan untuk mejadi seorang vegetarian. Nantinya dokter akan memberikan petunjuk-petunjuk awal bagaimana menjadi seorang vegetarian. Makan-makanan yang bervariasi Untuk mencukupi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan tubuh sebaiknya Anda konsumsi makanan yang bervariasi seperti polong-polongan, buah-buahan, sayuran dan serat untuk diet Anda. Kacang kedelai Tambahkan produk kacang kedelai di menu Anda, kecuali Anda alergi terhadap kedelai. Kedelai adalah sumber yang bagus untuk protein. Baca juga: Manfaat Kedelai Bagi Kesehatan Makan makanan yang segar Makanan yang segar memiliki nutrisi yang lebih "penuh" dibandingkan yang sudah dimasak. Namun tentu saja Anda harus mencuci bersih sayur dan buah-buahan. Semoga cara diatas dapat membantu Anda menjalani diet vegetarian dengan baik dan selalu sehat. Baca juga: 7 Alasan Mengapa Vegetarian Hidup Lebih Lama Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: wonderhowto
26 Jan 2020 08:00 WIB
Apa itu Glutathione? Glutathione, atau GSH, adalah protein alami yang melindungi setiap sel, jaringan, dan organ tubuh dari radikal bebas, racun dan penyakit. Suplemen ini mengandung tiga asam amino yaitu: glisin, glutamat (asam glutamat) dan sistein. Suplemen GSH mengandung konsentrasi tinggi sistein dan memiliki banyak protein yang sama seperti ditemukan dalam ASI yang akan meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Glutathione dapat membantu memperbaiki sel-sel yang rusak disebabkan oleh stres, radiasi, polusi, infeksi dan sejumlah penyakit lainnya. Sepanjang tahap penuaan, sel mulai kehilangan kemampuan mereka untuk memperbaiki diri dan menghasilkan antioksidan yang kuat. suplemen glutathione memberi manfaat untuk tubuh Anda karena akan meningkatkan kadar antioksidan secara alami. Glutathione bersifat Antioksidan Sementara vitamin C dan E adalah suplemen antioksidan yang paling terkenal, karena mereka menetralisir radikal bebas, glutation memiliki manfaat tambahan menjadi antioksidan yang kuat karena glutathione ada dalam sel. Glutathione ditemukan dalam setiap jenis sel, termasuk sel-sel dalam sistem kekebalan tubuh. Glutathione membantu untuk melawan penyakit, itulah sebabnya suplemen ini disarankan untuk melawan kanker dan penyakit lainnya. Sumber: livestrong
25 Jan 2020 18:00 WIB
Seringkali seorang pria berpikir bahwa ukuran penis adalah hal yang begitu penting. Namun harus Anda ketahui bahwa ukuran bukan segalanya. Coba simak pernyataan dibawah ini Ukuran penis kecil mudah terjadi disfungsi ereksi? Banyak pria yang mengeluhkan karena ukuran penisnya yang kecil maka mudah terjadi disfungsi ereksi. Harus Anda ketahui bahwa ketidakmampuan untuk mempertahankan ereksi saat berhubungan seks bukan dikarenakan ukuran penis yang kecil. Ini semua tentang persepsi Saat Anda berpikir mengenai ukuran penis adalah segalanya maka ini akan membuat hal itu seolah penting. Padahal yang perlu Anda ketahui saat Anda merasa memiliki penis yang kecil hal ini dapat dipengaruhi dari cara Anda melihat ke arahnya. Lemak perut juga berpengaruh dan menutupi daerah penis Anda, sehingga penis terlihat begitu kecil.   Ukuran tidak penting bagi perempuan Bagi wanita, seks tidak hanya tentang penis. Sebaliknya, beberapa wanita justru mengaku takut dengan penis 'panjang'. Jika kita benar-benar peduli tentang ukuran, sebagian besar wanita mengaku lebih terkesan dengan ketebalan daripada panjang penis. Bahkan ketika terangsang, daerah liang vagina perempuan hanya sekitar 10 cm (4 inci).Jadi untuk seorang wanita berharap memiliki pasangan dengan penis yang kecil namun dapat mengisi liang vagina wanita sepenuhnya. Dan untuk seorang wanita ada hal yang lain yang dapat membuatnya merasakan orgasme selain penetrasi seperti foreplay, seks oral. Sumber: thehealthsite
25 Jan 2020 16:00 WIB
Sebuah penelitian di Skotlandia menemukan bahwa menonton televisi selama 3 jam atau lebih setiap harinya dapat meningkatkan resiko anak untuk memiliki perilaku antisosial, walaupun bermain video games tampaknya tidak menimbulkan efek yang sama. Walaupun demikian, sebuah penelitian lainnya yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa resiko tersebut sangatlah kecil. Pada penelitian di Skotlandia ini, para peneliti mengamati sekitar 11.000 orang anak dan menganalisa apa sebenarnya dampak menonton televisi dan bermain video game pada anak yang berusia antara 5-7 tahun. Setelah memasukkan berbagai faktor lain yang juga dapat mempengaruhi perilaku anak seperti keadaan keluarga dan peran orang tua, para peneliti menemukan bahwa sekitar 15% anak yang menonton televise selama lebih dari 3 jam setiap harinya, memiliki resiko yang sedikit lebih tinggi untuk memiliki perilaku antisosial pada saat mereka berusia 7 tahun. Para peneliti menekankan bahwa hubungan antara banyaknya waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi dan resiko terjadinya gangguan perilaku pada anak mungkin hanya merupakan suatu hubungan tidak langsung. Peningkatan resiko terjadinya perilaku antisosial dapat dipengaruhi oleh berapa lama waktu yang dihabiskan oleh seorang anak untuk duduk diam tanpa melakukan aktivitas fisik apapun atau apakah anak mengalami kesulitan tidur setelah menonton televisi. Pada penelitian ini, para peneliti tidak mencatat jenis film atau acara televisi apa yang ditonton oleh anak. Para peneliti menyatakan bahwa menonton televisi tidak memiliki efek langsung pada keadaan emosional anak atau kemampuan anak untuk mempertahankan konsentrasinya. Selain itu, para peneliti juga tidak menemukan adanya hubungan antara bermain video game dengan perilaku antisosial atau gangguan kesehatan lainnya. Walaupun para peneliti tidak menemukan adanya hubungan langsung antara menonton televisi dan kemungkinan timbulnya perilaku antiososial, para peneliti tetap menganjurkan agar para orang tua membatasi waktu menonton televisi pada anak karena hal ini dapat menyebabkan gangguan pada prestasi akademik dan kesehatan fisik anak. Sebuah penelitian lainnya yang dilakukan di New Zealand yang juga meneliti hubungan antara terlalu banyak menonton televisi dengan perilaku antisosial menemukan hal yang berbeda. Pada penelitian ini, para peneliti menganalisa data dari 1.037 penduduk New Zealand yang diamati sejak mereka lahir hingga mereka berusia 26 tahun. Para peneliti kemudian membandingkan antara berapa banyak waktu yang dihabiskan mereka untuk menonton televisi semasa kanak-kanak dengan aktivitas criminal, kepribadian agresif, atau gangguan mental, terutama gangguan kepribadian antisosial saat mereka telah dewasa. Para peneliti juga memperhitungkan berbagai faktor lainnya yang mungkin mempengaruhi perilaku dan kepribadian anak seperti perilaku orang tua, status sosial ekonomi, dan berbagai faktor lainnya. Para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang menghabiskan lebih banyak waktu menonton televisi semasa kanak-kanak dan dewasa cenderung lebih banyak terlibat dengan tindakan kriminal, memiliki gangguan kepribadian antisosial, dan cenderung memiliki kepribadian agresif dibandingkan dengan anak yang lebih jarang menonton televisi. Berdasarkan hasil penelitian ini, para peneliti pun mengajurkan agar anak-anak tidak menghabiskan lebih dari 1-2 jam untuk menonton televisi setiap harinya. Sebuah penelitian lainnya menemukan bahwa karena anak-anak balita akan meniru setiap perilaku agresif atau perilaku baik yang mereka lihat di televisi dan film, maka pengawasan orang tua sangatlah penting karena hal ini dapat mempengaruhi perilaku anak di masa mendatang. Sebuah penelitian lainnya di tahun 1999 juga menganjurkan para orang tua untuk membatasi lama waktu menonton televisi dan bermain video game pada anak sebagai salah satu cara untuk mencegah terjadinya obesitas pada anak.   Sumber: healthline