Your browser does not support JavaScript!
Rus Diana
Rus Diana
 31 Aug 2019  15:17 WIB  1 komentar
Halo dok, saya perempuan umur 19 th bulan depan mau 20th.
Sejak SMP saya sering banget sakit kepala dok bagian belakang rasanya cenut cenut sampai ke bagian depan sampai mata terasa mau copot. Apakah itu pertanda saya punya penyakit yg serius ya dok?
 31 Aug 2019  16:26 WIB

Selamat Sore

Terimakasih telah berkonsultasi dengan layanan dokter.id

 

Sakit kepala bukanlah suatu diagnosis akhir, tetapi gejala umum yang merupakan salah satu pertanda dari banyak penyakit. Selain dapat disebabkan oleh berbagai keadaan, jenis sakit kepala yang dialami setiap orang bisa berbeda-beda. Beda jenis kepala, beda pula penanganannya. Oleh karena itu kita perlu mengetahui jenis-jenis sakit kepala.

  • Sakit kepala primer: sakit kepala yang disebabkan karena gangguan pada bagian dari kepala, seperti otot, pembuluh darah, atau saraf, atau terjadi tanpa ada penyakit yang mendasari.
  • Sakit kepala sekunder: sakit kepala yang terjadi karena ada penyakit yang mendasari, misalnya akibat cedera leher atau kepala atau tulang belakang, peradangan atau gangguan pada pembuluh darah di dalam dan sekitar otak, termasuk stroke, infeksi (meningitis), tekanan dalam otak yang terlalu tinggi atau rendah, tumor otak, atau cedera kepala. 

 

Sebagian besar keluhan sakit kepala yang dialami seseorang merupakan sakit kepala primer. Jenis-jenis sakit kepala primer:

1. Sakit kepala tipe tegang (tension-type headache) adalah jenis sakit kepala yang sering dialami. Rasa sakit kepala terutama di bagian dahi dan tengkuk, seperti ditekan/diperas, berat/pegal, dan dirasakan di kedua sisi (kiri dan kanan). Sakit kepala jenis ini bisa disebabkan oleh karena stres, hipertensi, pola makan yang kurang tepat, kurang tidur, dan posisi tubuh yang salah. Sakit kepala tipe ini memiliki durasi yang lebih singkat dibandingkan dengan sakit kepala tipe lainnya. Oleh karena itu, sakit kepala tipe ini relatif lebih mudah diobati sendiri dengan obat yang dijual bebas.

2. Sakit kepala migrain. Sakit kepala jenis ini sering dipengaruhi oleh hormon estrogen yang dimiliki perempuan, maka migrain pun lebih sering dirasakan wanita ketimbang laki-laki. Ciri khas jenis sakit kepala ini adalah sakit kepala yang berdenyut yang hanya dialami oleh satu sisi kepala (kiri atau kanan). Sebagian kasus migrain juga diawali dengan aura yang menandai seseorang akan terserang migrain. Aura dapat berupa gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura (migrain klasik). Migrain juga dapat dibarengi dengan mual dan muntah, intensitas sedang-berat. Migrain memiliki durasi yang lebih lama dan disebabkan oleh banyak faktor.  Sebaiknya hindari pula faktor-faktor pencetus migrain seperti merokok, bahan makanan yang mengandung MSG, alkohol, keju, kacang-kacangan.

3. Sakit kepala tipe cluster adalah jenis sakit kepala yang paling jarang dialami. Ciri khas adalah sakit kepala tiba-tiba dengan intensitas yang cukup berat (seperti ditusuk-tusuk) dan terjadi melingkar di sekitar mata dan hanya dirasakan di salah satu sisi kepala, dapat juga disertai dengan mata merah dan berair. Umumnya dialami oleh perokok dan mereka yang mengkonsumsi alkohol secara berlebihan.  Apabila Anda mengalami sakit kepala tipe ini, segeralah memeriksakan diri ke dokter.

 

Bila nyeri tidak kunjung membaik setelah mengonsumsi obat-obatan anti nyeri, sebaiknya segera datang ke dokter spesialis saraf untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang lainnya sehingga dapat diketahui penyebab sakit kepala anda dan diberikan terapi yang optimal.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat