Your browser does not support JavaScript!
Seseorang
Seseorang
 24 May 2019  15:06 WIB  1 komentar
Selamat sore dok,
Umur saya 20 tahun, saya seorang mahasiswa semester 4.
Awalnya saya mengira ini terjadi karena saya memiliki tekanan darah rendah. Tapi beberapa hari lalu saya ikut pengecekan tensi, dan dinyatakan tensi saya normal. Jadi saya bingung dan berusaha mencari tahu. Saya berpikir apakah saya memiliki daydreaming yang berlebih ?

Karena terkadang saat saya berjalan saya merasa saya tidak sedang berjalan disana, saat saya mengendarai dijalan saya merasa kalau saya tidak ada disana, saya kadang merasa kalau sebenarnya saya bisa saja ada di suatu tempat lain sedang berbaring dan saat ini saya sedang dalam mimpi entah karena saya sakit atau mengalami kecelakaan. Tapi beberapa saat kemudian jika saya berhasil membuat diri saya tenang, saya akan merasa normal kembali. Selain itu, sejak kecil saya juga sudah terbiasa berbicara sendiri awalnya saya rasa semua itu normal tapi setelah saya pikirkan kembali sepertinya yang saya lakukan agak berlebihan, karena kadang saat saya bicara sendiri saya membuat beberapa kemungkinan situasi dan bagaimana respon orang dan bagaimana saya harus merespon yang biasanya membuat saya tertawa atau menangis hanya karena hal itu. Saya membaca mengenai MDD, tapi saya tidak ingin menyatakan bahwa saya mengalami hal ini karena saya tidak berwenang untuk itu. Tapi apakah benar saya mengalami gejala MDD? Terimakasih dok.
 25 May 2019  16:09 WIB

Selamat Sore

Terimakasih telah berkonsultasi dengan layanan dokter.id

 

Maladaptive daydream(MDD) adalah gangguan psikologis dalam bentuk kebiasaan melamun/ berkhayal yang berlebihan sehingga dapat menarik seseorang dari kehidupan yang nyata. Kondisi ini dari luar terlihat seperti melamun, namun dari sisi penderita, lamunannya yang baginya sangat nyata, gambaran situasi yang sangat jelas, suasana yang sangat terasa hingga bisa terlihat di raut wajahnya; menjadi sedih bila isi lamunannya sedih, senang bila isi lamunannya menyenangkan. Hal yang dapat memicu hal ini antara lain stres atau kecemasan, kesendirian, kebosanan,  bahan pembicaraan tertentu yang dibicarakan bersama, kebisingan atau bau tertentu (rangsngan sensori), dll. Yang menjadi masalah utama dari MDD adalah kondisi melamunnya yang mengganggu fungsi keseharian dan sosial orang tersebut. Bila anda merasakan keluhan ini semakin mengganggu maka sebaiknya anda segera berkonsultasi dengan psikiater agar dokter dapat mengadakan pemeriksaan langsung pada anda dan menentukan diagnosis dan terapi yang tepat untuk anda.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat