Your browser does not support JavaScript!
Seseorang
Seseorang
 30 Nov 2019  20:04 WIB  1 komentar
Malam dokter.
Saya perempuan, 23 tahun, belum pernah berhubungan seks. Sekitar 30 menit setelah masturbasi, saya merasa perut agak sakit sebentar, mungkin 1-2 menit. Lalu saya merasa ada cairan keluar dari vagina. Saya pikir itu sisa orgasme. Saat saya cek, saya temukan cairan bening kental bercampur darah merah segar. Darahnya sedikit, tapi membuat saya takut & cemas.

Saya pernah baca, darah bisa keluar karena gesekan terlalu keras. Tapi saya tidak masturbasi dengan kasar karena hanya mengapit bantal di antara paha tanpa menekannya, dan hanya menggesek beberapa kali. Saat orgasme, baru saya memasukan jari dalam keadaan jongkok tetapi pelan, tidak dalam, dan hanya 4x gerakan. Sebelumnya saya pernah sekali mengalami ini tapi sudah lama. Waktu itu saya bahkan tidak memasukan apapun ke dalam vagina.

Yang ingin saya tanyakan:
1. Apa yang menyebabkan keluarnya darah dari vagina? Saya sudah berhenti haid beberapa hari yang lalu.
2. Apakah darah itu berkaitan dengan robeknya selaput dara? Jika iya, mengapa tidak langsung keluar saat saya memasukan jari?
3. Apakah selaput dara bisa robek dan mengeluarkan darah lebih dari satu kali? Karena saya sudah pernah mengalami ini satu kali.
4. Apa yang menyebabkan perut sakit setelah masturbasi? Saya beberapa kali mengalaminya.
5. Apakah yang saya alami normal ataukah membahayakan bagi saya?
6. Apakah hal ini berkaitan dengan penyakit tertentu?
7. Apakah hal ini akan mempengaruhi aktivitas seksual saya bersama pasangan kelak?
8. Apa yang perlu saya lakukan agar hal ini tidak terulang dan organ reproduksi saya tetap sehat?

Saya berharap Dokter berkenan menjelaskan kondisi yang saya alami. Terima kasih banyak atas penjelasan dari Dokter.
Tags : #Masturbasi
 02 Dec 2019  17:07 WIB

Selamat Sore

Terimakasih telah berkonsultasi dengan layanan dokter.id

 

Masturbasi adalah tindakan merangsang diri sendiri atau orang lain dengan cara menyentuh, meraba, atau memijat organ kelamin sendiri, untuk mencapai kesenangan dan sensasi seperti yang dirasakan seperti saat mencapai orgasme atau klimaks pada hubungan seksual. Bila yang anda lakukan hanya perangsangan dari luar terhadap klitoris, umumnya tidak akan terjadi perdarahan/flek. Namun bila memasukkan benda/alat/jari ke dalam vagina, terutama dengan intensitas dan frekuensi yang tinggi dapat menyebabkan iritasi hingga luka pada dinding vagina. Namun, yang perlu diketahui apakah keluar darah setiap kali melakukan masturbasi, atau pada saat tidak masturbasi pun keluar darah. Beberapa hal yang dapat menyebabkan perdarahan saat masturbasi ialah:

  • Luka akibat gesekan (saat masturbasi)
  • Ektropion serviks -- yaitu mulut rahim terlipat keluar, sehingga lapisan dalamnya yang lebih lembut terpapar
  • Polip serviks
  • dll

Beberapa hal yang dapat Shonia lakukan untuk mencegah perdarahan akibat perilaku seksual :

  • Gunakan produk lubrikasi seks jika perlu
  • Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah masturbasi
  • Gunakan alat bantu seks yang sesuai dan bersih untuk mencegah luka dan infeksi
  • Pada saat masturbasi, jangan melakukan dengan tekanan yang keras atau menggunakan alat-alat bantu yang lain untuk mencegah terjadinya cedera dan infeksi.

 

Jika keluhan tetap berlanjut, sebaiknya anda berkonsultasi langsung ke dokter spesialis kandungan untuk diagnosis dan pemeriksaan lebih lanjut.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat