Your browser does not support JavaScript!
Anugrah Mh
Anugrah Mh
 24 May 2019  20:22 WIB  1 komentar
Assalamualaikum dok,
Saya perempuan, usia saya sekarang sudah masuk 18 tahun. Begini dok, saya sudah periksa ke praktek. Pas di periksa di bagian belakang, tepatnya di bagian punggung dokternya bertanya apakah saya punya riwayat penyakit asma? Tapi kata orang tua saya tidak ada.tetapi saya memiliki sepupu yang juga menderita asma. Keluhan saya adalah saya sering batuk tak henti, batuknya lama. Seperti ada dahak di tenggorokan saya, tapi tidak bisa dikeluarkan. Entahlah dok, terkadang juga kering. Kalau mau batuk tenggorokan saya terkadang sakit sekali, kadang juga terasa gatal. Dada saya juga kadang terasa sakit. Kemudian dokter memberikan resep obat SIMUCIL 200gr. Dapatkah dokter menganalisa penyakit yang saya alami?

Mohon bantuannya dokter.. terima kasih banyak

Wassalamu'alaikum..
 25 May 2019  15:59 WIB

Selamat Sore

Terimakasih telah berkonsultasi dengan layanan dokter.id

 

Batuk adalah mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan reaksi dari tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap, dan sebagainya. Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di hidung, saluran pernafasan, telinga. Bila lebih dari 2 minggu maka batuk yang anda alami termasuk di dalam batuk kronis. Penyebab batuk kronis bermacam-macam, diantaranya adalah:

1. Post nasal drip atau sekresi dari hidung yang turun ke tenggorokan. Sekeresi ini dapat mengiritasi tenggorokan dan menyebabkan batuk dan sering ditemukan pada orang dengan alergi, rinitis, dan sinusitis. Beberapa gejala post nasal drip antara lain keluar cairan terus menerus dari hidung, hidung tersumbat, serta sensasi cairan mengalir di belakang tenggorokan.

2. Asma

3. Infeksi misalnya Tuberkulosis (TBC)

4. Bronkitis (radang pada bronkus-saluran udara ke paru-paru). Bronkitis adalah suatu kondisi disebabkan dinding bagian dalam saluran pernapasan utama paru terinfeksi dan meradang. Jika saluran pernapasan tersebut mengalami iritasi, maka dapat terbentuk lendir yang tebal di dalamnya. Lendir tersebut dapat menyumbat sehingga menghalangi udara mencapai paru-paru. Sehingga gejala yang dapat terjadi berupa batuk berdahak yang banyak mengandung lendir, kesulitan bernapas dan sesak. Batuk darah paling sering disebabkan oleh bronkitis, namun pada kasus batuk darah yang disebabkan oleh bronkitis biasanya batuk darah dapat hilang sendiri atau sembuh sendiri dan jarang sampai dapat mengancam nyawa.

5. GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease) : Gejala utama GERD adalah rasa terbakar di dada serta rasa pahit dan asam di mulut dan dapat disertai juga dengan batuk. Pada beberapa orang, batuk adalah satu-satunya gejala dari GERD. Namun bisa juga disertai keluhan terbakar di daerah ulu hati, mual, muntah ataupun kembung. 

8.dll

 

Kami sarankan anda berkonsultasi langsung ke dokter spesialis paru sehingga dokter dapat melakukan pemeriksaan secara langsung bahkan jika perlu dilakukan pemeriksaan tambahan seperti foto rontgen thorax sehingga dokter dapat mendiagnosis dengan tepat dan memberi terapi yang tepat untuk anda.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat