Your browser does not support JavaScript!
 30 Aug 2019    16:00 WIB
Cara Gunakan Lidah Buaya Untuk berbagai Jenis Kulit
Lidah buaya memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah mampu merawat kulit. Berikut adalah cara menggunakan lidah buaya pada wajah Anda sesuai dengan jenis kulit Anda: 1. Untuk Kulit Berminyak  Masker wajah ini sangat bagus untuk membantu mengontrol kulit berminyak dan mencegah terjadinya bintik-bintik dan jerawat.  Bahan yang digunakan  Lidah buaya, madu Cara: Rebus daun lidah buaya di dalam air dan kemudian digiling sampai seperti gel. Campur lidah buaya tersebut dengan madu. Kemudian oleskan di wajah Anda. Diamkan selama 20 menit dan kemudian bilas dengan air dingin. Anda akan merasa kulit Anda lebih kencang dan minyak di wajah Anda akan berkurang.  2. Untuk Kulit Sensitif  Ini merupakan cara yang sangat lembut untuk membersihkan kulit Anda yang sensitif yang berguna menghilangkan minyak, sel kulit mati, dan kotoran yang tertinggal di kulit Anda.  Bahan yang digunakan Lidah buaya, yogurt, mentimun dan minyak zaitun Cara: Setelah membuat gel dari lidah buaya campurkan dengan yogurt, mentimun dan beberapa tetes minyak zaitun. Kemudian oleskan di wajah Anda. Diamkan selama 15 menit sebelum dibilas dengan air dingin.  3. Untuk Kulit Kering  Kegunaan dari masker wajah ini adalah membantu mengatasi kulit kering, melembabkan dan membuat kulit lebih lembut dan lentur.  Bahan yang digunakan Lidah buaya dan kacang almond Cara: Hancurkan beberapa kacang almond dan campurkan dengan gel lidah buaya kemudian dicampur dengan baik. Setelahnya oleskan pada wajah dan leher Anda. Diamkan selama 15 menit dan bilas dengan air dingin.     Sumber: newhealthguide
 09 Sep 2018    08:00 WIB
Vaksin Jerawat Lebih Efektif dan Ampuh Dari Yang Lainnya
Jerawat adalah hal yang mungkin banyak orang telah alami. Setidaknya ketika seorang menginjak masa remaja atau mengalami pubertas. Jerawat tidak hanya membuat seorang tidak nyaman namun juga bisa berdapka pada kondisi psikologis seorang. Merasa tidak percaya diri karena adanya jerawat yang menggangu penampilan. Lebih-lebih lagi jerawat kadangkala meninggalkan bekas pada wajah yang bisa bertahan untuk waktu yang lama. Beberapa perawatan yang paling umum untuk jerawat antara lain di dalmnya adalah antibiotik dan retinoid, yang merupakan jenis senyawa kimia yang membantu menjaga kesehatan dan penampilan kulit. Namun perawatan ini tidak selalu efektif dan terkadang bisa menyebabkan efek samping lainnya seperti kulit kering dan iritasi. Menurut Chun-Ming Huang, salah seorang peneliti dari Universitas California di San Diego, pengobatan saat ini tidak efektif bagi 85 persen remaja dan 40 juta orang dewasa di Amerika. Karena kebutuhan ini maka Huang dan timnya sedang mengembangkan vaksin yang efektif dan aman untuk jerawat seperti yang ditampilkan dalam  the Journal of Investigative Dermatology. Untuk pertama kalinya para peneliti berhasil melawan racun yang disekresikan oleh bakteri. Bakteri yang disebut Propionibacterium acnes (biasa disebut sebagai Cutibacterium acnes) menghasilkan racun yang disebut faktor Christie-Atkins-Munch-Peterson (CAMP). Peradangan luka jerawat sebagian besar disebabkan oleh faktor CAMP ini. Dan kabar baiknya sobat sekalian, sejauh ini usaha para peneliti ini menunjukan hasil yang menjanjikan  dan antibodi terbukti efektif melawan sifat-sifat peradangan yang memicu toksin. Emannuel Contassot dari Universitas Zürich di Swiss menjelaskan bagaimana vaksin untuk jerawat bisa lebih aman dan lebih efektif daripada perawatan yang ada dalam sebuah editorial makalah. Namun di sana dia juga mengingatkan vaksin harus memastikan bahwa keseimbangan bakteri pada kulit tidak terpengaruh. Ini dikarenakan ada beberapa bakteri yang juga membantu melindungi kesehatan kulit. Jadi sobat semoga vaksin ini benar-benar terealisasi. Sehingga permasalahan jerawat yang mengganggu kita baik wanita, pria, remaja dan dewasa bisa teratasi. Sobat juga bisa tampil lebih percaya diri. Jika saat ini sobat mengalami peradangan yang disebabkan oleh jerawat dan sangat mengganggu, lebih baik sejak dini segera dikonsultasikan dengan dokter. Tetaplah sehat, tetap semangat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.  Sumber : www.medicalnewstoday.com
 05 Sep 2018    08:00 WIB
Kesehatan Kita Bisa Dilihat Dari Kondisi Wajah
Tahukah Anda bahwa wajah Anda dapat menunjukkan bagaimana keadaan kesehatan Anda yang sesungguhnya? Bagian wajah yang berbeda akan menunjukkan status kesehatan yang berbeda. Hal inilah yang membuat dokter memeriksa berbagai bagian wajah Anda saat memeriksa keadaan kesehatan Anda. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan adanya perubahan pada wajah Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat diberitahu oleh wajah Anda mengenai keadaan kesehatan Anda.   Mata dan Kulit Tampak Kuning Jika Anda menyadari bahwa kulit dan bagian putih mata Anda tampak kekuningan, maka hal ini dapat merupakan gejala dari jaundice. Jaundice terjadi akibat penumpukkan bilirubin di dalam darah dan jaringan tubuh. Bilirubin merupakan pigmen kuning yang terbentuk akibat pemecahan sel darah merah yang sudah mati di dalam hati. Jaundice juga dapat merupakan gejala dari gangguan hati, seperti hepatitis atau sirosis hati. Kulit tampak kekuningan juga dapat merupakan gejala dari adanya gangguan pada kandung empedu atau pankreas. Gejala jaundice lainnya yang mungkin ditemukan adalah fatigue (rasa amat sangat lelah), sakit kepala, demam, hilangnya nafsu makan, mual, muntah, penurunan berat badan, nyeri perut, kulit gatal, dan tinja serta air kemih berwarna pucat. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila mengalami berbagai gejala di atas.   Bercak Merah Berbentuk Seperti Kupu-kupu Pada Pipi Bercak kemerahan apapun pada wajah Anda merupakan tanda pasti bahwa ada yang salah di dalam tubuh Anda. Jika bercak kemerahan ini timbul pada kedua pipi dan melintasi hidung Anda, maka Anda mungkin menderita lupus. Lupus merupakan gangguan sistem kekebalan tubuh yang dapat mengenai kulit, sendi, darah, paru-paru, jantung, dan ginjal. Selain bercak kemerahan yang berbentuk seperti kupu-kupu ini, gejala lupus lainnya yang dapat ditemukan adalah rasa amat sangat lelah, nyeri sendi, pembengkakan, nyeri otot, demam ringan, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri dada, sesak napas, retensi cairan, dan sering sakit kepala.   Rambut Wajah Berlebihan Tumbuhnya rambut yang tidak diinginkan pada rahang, dagu, dan bagian atas bibir dapat sangat memalukan bagi seorang wanita. Keadaan ini disebut dengan hirsutisme. Hirsutisme dapat merupakan gejala dari sindrom ovarium polikistik (PCOS). PCOS menyebabkan gangguan keseimbangan kadar hormonal di dalam tubuh, yang menyebabkan kadar hormon testosteron meningkat di dalam tubuh wanita. Selain itu, hirsutisme juga sering ditemukan pada wanita yang telah memasuki masa menopause karena perubahan kadar hormonal di dalam tubuh secara mendadak. Hirsutisme juga dapat disebabkan oleh efek samping obat-obatan atau gangguan kelenjar adrenal. Pada kasus yang jarang, hirsutisme dapat disebabkan oleh tumor atau kanker kelenjar adrenal atau indung telur.   Kulit Tampak Pucat Jika kulit Anda yang biasanya terlihat sehat mendadak tampak pucat, maka segera periksa kadar zat besi di dalam darah Anda. Anemia defisiensi besi merupakan hal yang sering ditemukan dan penyebab tersering dari memucatnya kulit seseorang. Karena kadar zat besi yang rendah, maka tubuh pun tidak dapat memproduksi cukup banyak hemoglobin, yang diperlukan untuk menghantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Pada kasus yang berat, kulit dapat tampak sangat pucat; hingga bagian dalam bibir, gusi, dan kelopak mata tampak pucat (merah muda, bukan merah seperti pada umumnya). Selain kulit pucat, anemia juga akan menyebabkan penderitanya merasa amat sangat lelah, sesak napas, sakit kepala, kaki dan tangan terasa dingin, dan kuku menjadi rapuh. Untuk mengatasinya, dianjurkan agar Anda mengkonsumsi berbagai jenis makanan tinggi zat besi seperti daging merah, bit, buah delimah, kacang polong, dan kacang-kacangan. Untuk membantu meningkatkan penyerapan zat besi, dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan tinggi vitamin C juga.   Bibir Kering dan Mengelupas Semua orang pasti pernah mengalami kulit kering dari waktu ke waktu. Hal ini dapat terjadi akibat kesalahan kecil seperti udara kering atau terlalu lama mandi air panas. Namun, pada beberapa keadaan, kulit kering dan bibir pecah-pecah dapat merupakan gejala dari dehidrasi. Kulit terdiri dari 30% air, yang membantu membuatnya tampak kenyal dan elastis. Jadi, saat tubuh Anda kekurangan air, maka hal ini dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Dehidrasi  juga dapat membuat bibir menjadi kering dan pecah-pecah. Selain itu, kurangnya air di dalam tubuh juga berarti bahwa tubuh tidak akan berkeringat sebagaimana mestinya. Hal ini akan membuat kotoran dan minyak terkumpul pada permukaan kulit, yang akan memicu terbentuknya jerawat, eksim, dan psoriasis. Oleh karena itu, pastikan kebutuhan cairan tubuh Anda terpenuhi dan selalu oleskan minyak zaitun atau minyak kelapa pada permukaan kulit dan bibir Anda. Selain dehidrasi, beberapa hal lain yang juga dapat menyebabkan kulit menjadi kering adalah kekurangan vitamin B, hipotiroidisme, atau diabetes.   Warna Kulit Tidak Merata Wanita yang menderita PCOS mungkin menyadari adanya bercak kecokelatan atau kehitaman tebal pada lipatan leher, dahi, pusar, ketiak, dan payudara. Warna kulit yang tidak rata ini dikenal dengan nama akantosis nigrikans. Resistensi insulin atau kadar insulin yang tinggi pada penderita PCOS biasanya akan membuat kulit tampak tebal dan warna kulit tidak merata pada berbagai batian tubuh.   Garis dan Kerutan Halus Pada Wajah Kerutan merupakan hal yang tidak terhindarkan seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda. Namun tetap saja kerutan ini, terutama yang terletak di sekitar mulut dan dahi, dapat mengurangi kecantikan Anda. Kerutan halus ini dapat terbentuk akibat terlalu sering terpapar oleh asap rokok. Hal ini dikarenakan nikotin yang terdapat di dalam rokok akan mengecilkan pembuluh darah pada permukaan luar kulit Anda dan mengurangi suplai darah pada kulit. Keadaan ini akan membuat kulit kekurangan oksigen dan nutrisi yang diperlukannya untuk tetap sehat dan indah. Selain itu, lebih dari 4.000 bahan kimia yang terdapat di dalam rokok juga dapat merusak kolagen dan elastin, yang berfungsi untuk menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Berhenti merokok merupakan salah satu cara untuk memperlambat pembentukan kerutan pada wajah dan menjaga kulit Anda tetap sehat.   Sudut Bibir Pecah-pecah Sudut bibir pecah-pecah atau yang dalam dunia kedokteran dikenal dengan nama angular cheilitis seringkali berhubungan dengan kekurangan vitamin B2 atau riboflavin. Kekurangan vitamin B ini akan menyebabkan peradangan pada membran mukosa mulut, kulit, mata, dan saluran pencernaan. Selain sudut bibir pecah-pecah, penderita biasanya juga akan mengalami pembengkakan membran mukosa, kelopak mata membengkak, sariawan pada mulut atau bibir, dan kulit tampak kemerahan. Untuk mengatasinya, perbanyaklah konsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin B dalam menu makanan Anda, seperti daging unggas, ikan salmon, ikan tuna, telur, tiram, kerang, tomat kering, dan kacang-kacangan. Bila tidak memungkinkan, dianjurkan agar Anda mengkonsumsi suplemen vitamin B kompleks. Selain defisiensi vitamin B, sudut bibir pecah-pecah juga dapat disebabkan oleh kekurangan zat besi dan seng.   Bercak Kuning di Sekitar Mata Bercak kuning pada kulit di sekitar mata Anda atau yang dikenal dengan nama xantelasma, dapat merupakan gejala dari gangguan jantung. Xantelasma palpebrum merupakan bercak kuning yang paling sering terjadi pada kelopak mata bagian atas, dekat batang hidung. Bercak kekuningan ini biasanya teraba halus, tidak nyeri, dan tidak mengganggu penglihatan. Namun, gangguan kulit yang satu ini seringkali berhubungan dengan terjadinya aterosklerosis, dyslipidemia, dan penyakit jantung koroner.   Mata Bengkak Mata bengkak atau adanya lingkaran hitam di bagian bawah mata biasanya terjadi karena Anda terlalu sering bergadang atau kurang tidur. Hal ini juga dapat terjadi akibat terlalu banyak menangis. Akan tetapi, bila mata bengkak tetap saja tidak membaik walaupun Anda sudah cukup tidur, maka hal ini dapat merupakan gejala dari suatu gangguan kesehatan tertentu, misalnya gangguan kelenjar tiroid. Mata yang tampak menonjol pada penderita gangguan tiroid terjadi karena sistem kekebalan tubuh menyerang bagian belakang mata dan menyebabkan peradangan. Selain mata tampak menonjol atau bengkak, gejala lain yang dapat ditemukan pada mata adalah mata terasa mengganjal, berair, penglihatan kabur, dan bahkan nyeri di dalam atau di belakang mata; terutama saat melihat ke atas, bawah, atau ke samping.   Baca juga: Bentuk Wajah Beritahu Kepribadian Anda, Masa Sih?   Sumber: top10homeremedies
 19 Aug 2018    16:00 WIB
10 Menit Ritual Malam Yang Bisa Bikin Kulit Cerah
Kita semua sudah tahu bahwa tubuh kita mengalami proses detoksifikasi dan proses perbaikan saat kita tidur di malam hari. Artinya kulit kita juga mengalami perbaikan, sehingga penting untuk kita melakukan perawatan kulit di malam hari agar memaksimalkan proses perbaikan yang berlangsung. Jika Anda belum pernah melakukannya, ikutilah perawatan-perawatan berikut yang bisa dilakukan dalam waktu 10 menit untuk mendapatkan kulit mulus dan bercahaya saat Anda tidur. Pembersihan wajahSemua perawatan kulit yang efektif selalu didahului oleh pembersihan kulit. Pilihnya pembersih wajah yang cocok untuk kulit Anda atau gunakan pemberih wajah buatan Anda sendiri. Proses pembersihan ini akan memastikan pori-pori Anda terbuka dan bersih dari kotoran dan debu yang menempel di wajah Anda sepanjang hari. Dengan membersihkan wajah, pori-pori Anda akan bernafas lebih baik saat Anda tidur. PelembabSetelah membersihkan wajah, gunakan pelembab yang bagus untuk melembabkan dan melembutkan kulit Anda. Dengan mengaplikasikan pelembab pada wajah Anda di malam hari akan membantu proses peremajaan dan regenerasi sel kulit. Selain itu pelembab akan membantu mempertahankan kulit halus juga  menghindari timbulnya bintik-bintik  dan garis-garis halus dari waktu ke waktu. Petroleum JellyPetroleum jelly banyak digunakan dalam banyak produk kecantikan dan perawatan kulit. Anda bisa mengaplikasikan petroleum jelly disekitar kelopak mata dan bulu mata agar tetap lembab. Lip BalmJangan lupa rawatlah bibir Anda seperti Anda merawat wajah Anda. Seperti wajah, bibir juga memerlukan perawatan khusus agar tetap sehat. lakukan exfoliasi pada bibir Anda kemudian aplikasikan lip balm sebelum Anda pergi tidur. Dengan mengoleskan lip balm pada malam hari akan menjaga kadar air pada bibir sehingga bibir tetap sehat dan lembab.Sumber: healthmeup
 14 Jul 2018    08:00 WIB
7 Cara Jitu Menjaga Keindahan Kulit Wajah
1.      Bersihkan Wajah Anda Sebelum Tidur Bersihkanlah wajah anda sebelum tidur setiap harinya untuk mengangkat dan membersihkan sisa-sisa riasan atau kotoran yang dapat mengiritasi kulit anda, terutama pada kulit di sekitar mata anda yang merupakan area kulit yang paling sensitif.   2.      Jangan Terlalu Sering Membersihkan Wajah Jangan terlalu sering membersihkan wajah anda setiap harinya. Hal ini justru dapat membuat kulit wajah anda menjadi kering. Bersihkanlah wajah anda dengan menggunakan air hangat dan pembersih wajah ringan. Jangan menggunakan air dingin atau panas karena hal ini juga dapat membuat kulit anda kering.   3.      Pilihlah Pembersih Wajah Dengan Benar Pilihlah pembersih wajah yang ringan yang sesuai dengan jenis kulit anda (berminyak, kering, kombinasi, atau normal). Pembersih wajah yang ringan dan sesuai dengan jenis kulit anda akan membuat kulit anda terasa lembut dan bersih serta tidak membuat kulit terasa kering.   4.      Selalu Gunakan Pelembab Gunakanlah pelembab setiap harinya untuk menjaga kelembaban kulit anda. Selain itu, gunakanlah pelembab yang juga mengandung tabir surya dengan SPF minimal 30 untuk melindungi kulit anda dari sinar matahari.   5.      Gunakan Serum Gunakanlah serum sebelum pelembab pada wajah anda bila kulit anda terasa sangat kering. Serum dapat melembabkan kulit anda dan lebih cepat terserap serta tidak menimbulkan rasa lengket pada kulit.   6.      Krim Mata Untuk Menjaga Kelembaban Gunakanlah krim mata untuk menjaga kelembaban kulit di sekitar mata anda. Gunakanlah jari manis anda saat meratakan krim untuk mengurangi tekanan pada mata.   7.      Gunakan Scrub Gunakanlah scrub seminggu sekali untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan mencerahkan kulit yang kusam
 08 Jun 2018    11:00 WIB
Mengenal Penyebab dan Pengobatan Jerawat Batu (Acne Vulgaris)
Apa itu jerawat batu/acne vulgaris?Acne Vulgaris adalah suatu kelainan kulit yang ditandai dengan erupsi komedo yang terbuka (blackhead), komedo yang tertutup (whitehead) dan jerawat, diikuti dengan daerah kulit kemerahan yang bersisik. Jaringan parut dengan berbagai macam intensitas dapat muncul, tergantung seberapa parah kelainan tersebut. Biasanya hal ini terjadi selama masa remaja (tetapi dapat terjadi pada semua usia), umumnya berlanjut sampai masa dewasa. Ini merupakan bentuk akne yang paling umum, dan dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, seperti kulit yang berminyak, perubahan hormonal, produk kosmetik, kulit mati yang tidak lepas dengan semestinya. Tidak ada pengobatan yang permanen, dengan perawatan yang ditujukan untuk mengurangi efek atau insidensi penimbulannya, dengan cara menghilangkan bakteri, mengendalikan pembentukan minyak pada kulit atau dengan meningkatkan pergantian sel kulit. Akne yang ringan biasanya membaik seiring dengan waktu dan tanpa intervensi apapun, tetapi kebanyakan kasus yang parah dapat menimbulkan kerusakan dan membutuhkan saran dari seorang ahli dermatologi. Bertentangan dengan kepercayaan yang beredar, akne tidaklah menular, juga tidak disebabkan oleh bakteri, dan dapat disembuhkan. Apa gejala acne vulganis?Tanda dan gejala Akne Vulgaris yang mungkin timbul:•  Benjolan atau gumpalan berisi nanah•  Kulit berwarna merah dan bersisik•  Menunjukkan gejala-gejala Blackhead Apakah pengobatan yang bisa dilakukan untuk acne vulgaris?Penanganan dan pengobatan Akne Vulgaris dapat berbeda tergantung pada kondisi pasien dan penyakit yang dideritanya. Pilihan pengobatan adalah:•  Antibiotik•  Cairan Pemutih Oles•  Dermabrasi•  Fototerapi•  Pengelupasan Dengan Bahan Kimia•  Retinoid•  Terapi Fotodinamis•  Terapi Hormon•  Terapi Laser Fraksional Pencegahan yang bisa dilakukan agar tidak terkena acne vulgarisAcne Vulgaris dapat dicegah bila Anda:•  Berhenti merokok•  Hindari faktor pemicu yang dapat menyebabkan kambuhnya kondisi medis ini•  Hindari lingkungan yang lembab•  Hindari paparan sinar ultraviolet terlalu lama•  Hindari penggunaan Kortikosteroid•  Hindari penggunaan kosmetik pada daerah kulit yang terkena•  Membasuh wajah secara rutin jika anda memiliki kulit berminyak•  Mencuci rambut secara rutin jika anda memiliki rambut berminyak•  Mengelola stres anda dengan baik Ingin mengetahui tentang acne vulgaris lebih lagi? Silahkan baca disiniSumber: cek gejala penyakit