Your browser does not support JavaScript!
 08 Oct 2019    16:00 WIB
Interaksi Vitamin E Dengan Berbagai Jenis Obat
1.  SiklosporinMengkonsumsi vitamin E dosis tinggi bersamaan dengan siklosporin dapat meningkatkan jumlah siklosporin yang diserap oleh tubuh sehingga dapat meningkatkan efek siklosporin dan meningkatkan resiko terjadinya efek samping siklosporin. 2.  Berbagai Obat yang Dimetabolisme Oleh HatiBeberapa jenis obat-obatan dimetabolisme oleh hati. Vitamin E diduga dapat meningkatkan metabolisme obat-obatan tersebut. Oleh karena itu, kombinasi vitamin E dan obat-obatan tersebut dapat menurunkan keefektivan obat-obatan tersebut.Beberapa jenis obat-obatan yang dimetabolime di dalam hati adalah obat penurun kolesterol golongan statin (lovastatin), obat anti jamur (ketoconazole dan itraconazole), obat penenang (triazolam), dan sebagainya.3.  Obat KemoterapiKarena vitamin E merupakan antioksidan, maka dikhawatirkan dapat menurunkan keefektivan obat kemoterapi. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.4.  Obat AntikoagulanVitamin E diduga dapat memperlambat proses pembekuan darah. Oleh karena itu, mengkonsumsi vitamin E bersamaan dengan obat anti koagulan (obat pengencer darah) diduga dapat meningkatkan resiko terjadinya memar dan perdarahan.Beberapa jenis obat antikoagulan adalah aspirin, klopidogrel, natrium diklofenak, ibuprofen, naproksen, heparin, warfarin, dan sebagainya.5.  Obat Penurun Kolesterol (Obat Golongan Statin)Kombinasi vitamin E, beta karoten, vitamin C, dan selenium diduga dapat menurunkan keefektivan beberapa jenis obat penurun kolesterol. Akan tetapi, belum diketahui apakah mengkonsumsi vitamin E saja juga dapat menurunkan keefektivan obat penurun kolesterol ini. Beberapa jenis obat-obatan yang sering digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol adalah atorvastatin, fluvastatin, lovastatin, dan pravastatin.6.  Niasin (Vitamin B3)Kombinasi vitamin E, beta karotein, vitamin C, dan selenium diduga dapat menurunkan beberapa efek niasin. Niasin dapat meningkatkan kadar kolesterol "baik" (HDL). Mengkonsumsi vitamin E bersamaan dengan vitamin B3 ini diduga dapat menurunkan kadar kolesterol HDL.Sumber: webmd
 27 Jun 2019    16:00 WIB
Perlu Dicoba Nih Relaksasi Aromaterapi Pada Masa Kehamilan
Penggunaan aromaterapi saat kehamilan dipercaya mampu membantu menghilangkan stres, meningkatkan energi, dan meringankan ketidaknyamanan fisik terkait dengan kehamilan, namun amankah? Pertanyaan ini kerap kali muncul dikarenakan kekhawatiran sang ibu terhadap pengaruh negatif aromaterapi terhadap janin.   Namun  perlu diketahui, Penggunaan aromaterapi  ternyata dianggap aman setelah trimester pertama kehamilan. Masa ini dinilai aman karena beberapa minyak esensial yang digunakan dapat menimbulkan efek emmenagoguic (merangsang kontraksi). Pijat menggunakan minyak esensial aromaterapi yang dicampur dengan minyak pembawa (carrier oil) seperti minyak almond dapat membantu meredakan nyeri dan kekakuan otot. Pijat dan aromaterapi juga sering dikombinasikan untuk meningkatkan kesehatan dan mood. Menggunakan aromaterapi saat kehamilan akan membantu meningkatkan relaksasi sekaligus melatih pernapasan yang bermanfaat dalam persalinan. Minyak esensial (atsiri) yang digunakan dalam aromaterapi juga mampu memelihara kulit serta menghaluskan jaringan parut yang umum timbul pada masa kehamilan. Berbagai wangi lainnya juga dipercaya memiliki berbagai khasiat masing-masing, seperti dibawah ini: Lavender Geranium Efektif menenangkan fluktuasi emosi yang lazim menyertai kehamilan. Manfaat menggunakan aromaterapi saat kehamilan juga mencakup menurunkan tekanan darah dan kecemasan, menyenyakan tidur, dan mengurangi kebengkakan pada tubuh. Lemon Sama seperti Anggur, Jeruk, dan Jeruk Limau, Lemon bermanfaat untuk mengatasi morning sick, melawan bakteri dan ampuh mengatasi selulit selama kehamilan. Bergamot Ibu hamil yang merasa stres dan depresi selama kehamilan bisa mencoba memakai aromaterapi yang satu ini, karena Bergamot merupakan salah satu aromaterapi yang dipercaya ampuh mengatasi mood ibu hamil yang mudah terpancing akibat berubahnya hormon mereka. Camomile Beberapa ibu hamil mengakui rasa sakit pada otot dapat diredakan dengan camomile. Tidak hanya menghilangkan ketegangan, Chamomile juga mampu meredakan rasa panas dan gas dalam perut.   Beberapa aromaterapi lainnya yang aman adalah Benzoin, Neroli, Kayu Cendana, Mint, Patchouli, dan Vetiver. Perlu diketahui, setiap individu memiliki reaksi berbeda. Bumil dengan kulit sangat sensitif atau mempunyai riwayat darah tinggi/rendah harus lebih memerhatikan konsentrasi dan jenis minyak esensial yang akan dipakai. Untuk lebih memastikan aromaterapi aman untuk kehamilan, sebaiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter dan ahli terapi, meyakinkan mana yang baik dan aman untuk kehamilan. Berhati-hatilah terdapat beberapa minyak aromaterapi yang diyakini memiliki sifat kuat sehingga berpotensi membahayakan ibu hamil. Beberapa minyak aromaterapi yang harus dihindari saat kehamilan diantaranya mawar, cedarwood, kemangi (basil), thyme, dan serai.  Baca juga: Apakah Aromaterapi itu? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: magforwomen
 23 May 2019    11:00 WIB
10 Nutrisi Penting Bagi Setiap Wanita
Setiap orang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda. Kebutuhan nutrisi seorang wanita sedikit berbeda dengan pria karena berbagai hal yang terjadi dalam kehidupannya, termasuk menstruasi, kehamilan dan persalinan. Di bawah ini terdapat berbagai nutrisi yang penting bagi seorang wanita.   1.      Zat Besi Zat besi merupakan nutrisi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anda merasa sangat lelah, sulit tidur, dan sulit berkonsentrasi. Zat besi berfungsi untuk menyimpan dan membawa oksigen ke seluruh tubuh anda. Seorang wanita akan kehilangan darah setiap bulannya selama masa menstruasi, yang dapat menyebabkan keluarnya zat besi bersamaan dengan darah. Berbagai makanan sumber zat besi adalah daging sapi, brokoli, kacang merah, dan hati.   2.      Asam Folat Asam folat sangat penting bagi wanita usia subur untuk memperoleh kehamilan yang sehat. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan kelainan penutupan tulang belakang pada bayi atau cerebral palsy. Anda dapat memperoleh asam folat melalui suplemen, sayuran hijau, alpukat, dan hati.   3.      Kalsium Kalsium merupakan mineral penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi anda, termasuk menjaga kekuatan tulang dan gigi anda. Kalsium dibutuhkan seumur hidup anda dan bahkan lebih banyak dibutuhkan seiring dengan semakin bertambahnya usia anda, terutama bila anda berusia sekitar 35 tahun, di mana tubuh anda mulai kehilangan kalsium. Kalsium juga berperan dalam menjaga berat badan anda dan mengurangi berbagai gejala sindrom premenstruasi. Berbagai makanan sumber kalsium adalah susu, keju, bayam, kacang almond, dan kacang hitam.   4.      Vitamin D Vitamin D sebenarnya dapat dibentuk oleh tubuh dengan bantuan sinar matahari. Vitamin D dapat membantu memperbaiki mood, menjaga kesehatan payudara, dan membantu penyerapan kalsium, yang artinya juga penting bagi kesehatan gigi dan tulang anda.   5.      Magnesium Magnesium merupakan nutrisi penting bagi saraf, otot, dan tulang anda. Magnesium dapat mencegah terjadinya osteoporosis dengan menjaga kekuatan tulang anda dan membantu mencegah terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah, serta membantu mengendalikan tekanan darah anda. Berbagai makanan sumber magnesium adalah biji labu (kuaci), bayam, kacang hitam, ikan halibut, dan kacang almond.   6.      Vitamin E Vitamin E dapat ditemukan pada berbagai makanan yang mengandung lemak seperti minyak sayur, kacang, dan biji-bijian. Vitamin E merupakan antioksidan kuat yang dapat melawan efek radikal bebas (molekul oksigen yang tidak stabil yang dihasilkan melalui metabolisme normal tubuh dan paparan terhadap sinar UV kuat, polusi udara, dan asap rokok). Vitamin E dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan mata, dan kulit. Seorang wanita yang berusia lebih dari 19 tahun membutuhkan setidaknya 15 mg vitamin E setiap harinya.   7.      Asam Lemak Omega 3 Asam lemak omega 3 merupakan salah satu lemak baik yang penting bagi seorang wanita. Omega 3 dapat membantu menurunkan tekanan darah, radang, dan menurunkan resiko terjadinya berbagai penyakit kronik seperti penyakit jantung dan kanker. Setiap wanita membutuhkan setidaknya 1.1 g omega 3 setiap harinya. Berbagai jenis makanan yang mengandung asam lemak omega 3 adalah ikan salmon, ikan tuna, ikan halibut, ikan herring, dan ikan sarden.   8.      Kalium Kalium memiliki peranan penting dalam proses penghantaran impuls-impuls saraf, kontraksi otot, dan keseimbangan cairan. Selain itu, kalium juga berprean dalam menjaga kekuatan tulang dan proses pembentukan energi di dalam tubuh. Berbagai jenis makanan yang mengandung kalium adalah berbagai jenis daging sapi, daging ayam, ikan cod, ikan salmon, ikan sarden, yogurt, ubi, bayam, dan brokoli. Berbagai makanan sumber kalium ini dapat menurunkan resiko terjadinya tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke. Seorang wanita yang berusia lebih dari 19 tahun membutuhkan setidaknya 4.700 mg kalium setiap harinya.   9.      Vitamin C Vitamin C merupakan nutrisi penting untuk menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh anda. Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang dapat mencegah terjadinya kerusakan sel tubuh, berperan dalam proses produksi kolagen, menjaga kesehatan kulit, otot, dan berbagai jaringan tubuh lainnya. Setiap wanita yang berusia 19 tahun atau lebih membutuhkan setidaknya 75 mg vitamin C setiap harinya. Berbagai jenis makanan sumber vitamin C adalah paprika merah, jeruk, kiwi, strawberi, dan belewah.   10.  Serat Serat dapat membantu memperlancar buang air besar dan mencegah terjadinya berbagai gangguan usus termasuk divertikula. Wanita yang berusia antara 19-50 tahun membutuhkan 25 g serat setiap harinya, dan wanita yang berusia 51 tahun atau lebih membutuhkan 21 g serat setiap harinya. Berbagai makanan sumber serat adalah sayuran, buah-buahan, gandum, sereal, dan barley. Makanan tinggi serat dapat membantu menurunkan resiko terjadinya diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker.   Sumber: womanitely
 05 May 2019    18:00 WIB
Efek Samping Mengonsumsi Vitamin E
Vitamin E cukup aman untuk dikonsumsi (melalui mulut atau dioleskan pada kulit) oleh sebagian besar orang yang sehat. Sebagian besar orang tidak mengalami efek samping apapun saat mengkonsumsi vitamin E sesuai dengan dosis harian yang direkomendasikan yaitu 15 mg setiap harinya. Mengkonsumsi vitamin E sesuai dengan dosis harian yang direkomendasikan mungkin aman bagi ibu hamil dan menyusui. Sebaiknya jangan mengkonsumsi vitamin E pada 4 bulan pertama kehamilan karena mungkin dapat membahayakan janin dalam kandungan anda, walaupun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelumnya. Vitamin E mungkin berbahaya bila dikonsumsi dalam dosis tinggi. Jika anda memiliki penyakit jantung atau diabetes, maka jangan mengkonsumsi vitamin E sebanyak 400 IU atau lebih setiap harinya.Beberapa penelitian menduga bahwa dosis tinggi mungkin dapat meningkatkan resiko kematian dan terjadinya efek samping berat. Semakin tinggi dosis vitamin E yang anda konsumsi, maka semakin besar resiko terjadinya efek samping berat.1.  Meningkatkan Resiko Stroke HemoragikVitamin E mungkin dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke hemoragik, yaitu stroke yang terjadi akibat perdarahan di dalam otak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi 300-800 IU vitamin E setiap harinya dapat meningkatkan resiko stroke hemoragik hingga 22%.Akan tetapi, vitamin E justru mungkin dapat menurunkan resiko terjadinya stroke iskemik, yaitu stroke yang terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah otak oleh bekuan darah.2.  Meningkatkan Resiko Kanker ProstatVitamin E mungkin dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker prostat, walaupun hal ini masih kontroversial. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi berbagai vitamin dalam dosis tinggi bersama dengan vitamin E dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker prostat pada pria.3.  Efek Samping LainnyaMengkonsumsi vitamin E dosis tinggi juga dapat menyebabkan terjadinya mual, diare, kram perut, merasa sangat lelah, badan terasa lemas, nyeri kepala, penglihatan kabur, bercak kemerahan pada kulit, memar, dan perdarahan.Sumber: webmd
 27 Apr 2019    08:00 WIB
Kapan Sebaiknya Tidak Mengkonsumsi Vitamin E?
Bila anda menderita beberapa gangguan kesehatan tertentu, maka anda mungkin perlu berhati-hati dalam mengkonsumsi vitamin E karena mungkin dapat mengganggu kesehatan anda.1.  Sebelum dan Setelah Tindakan AngioplastiAngioplasti merupakan suatu tindakan untuk membuka atau melebarkan kembali pembuluh darah arteri yang telah menyempit akibat aterosklerosis (penumpukkan lemak pada dinding pembuluh darah). Tindakan ini biasanya dilakukan untuk melebarkan kembali arteri koroner yang mensuplai darah ke jantung untuk mencegah terjadinya serangan jantung.Hindari konsumsi berbagai suplemen yang mengandung vitamin E atau antioksidan lainnya seperti beta karoten dan vitamin C segera sebelum dan sesudah tindakan angioplasti tanpa pengawasan dokter. Berbagai vitamin ini diduga dapat mengganggu proses penyembuhan.2.  Menderita Defisiensi Vitamin KDefisiensi atau kekurangan vitamin K dapat menyebabkan terjadinya gangguan pembekuan darah. Vitamin E dapat memperburuk gangguan pembekuan darah pada orang dengan kadar vitamin K yang terlalu rendah.3.  Menderita Retinitis PigmentosaRetinitis pigmentosa merupakan suatu penyakit yang dapat diturunkan (herediter), di mana terjadi degenerasi retina yang dapat menyebabkan terjadinya kebutaan. Mengkonsumsi 400 mg alfa tokoferol (jenis vitamin E) diduga dapat meningkatkan kecepatan hilangnya penglihatan (kebutaan) pada penderita retinitis pigmentosa. Hindari konsumsi vitamin E bila anda menderita retinitis pigmentosa.4.  Menderita Gangguan Pembekuan DarahVitamin E diduga dapat memperburuk gangguan pembekuan darah. Oleh karena itu, hindarilah konsumsi vitamin E, termasuk suplemen vitamin E.5.  Menderita Kanker Kepala dan LeherBila anda pernah menderita kanker kepala dan leher, maka jangan mengkonsumsi 400 IU  atau lebih vitamin E setiap harinya karena diduga dapat meningkatkan resiko kekambuhan kanker.6.  Menderita Kanker ProstatVitamin E diduga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker prostat, walaupun belum diketahui dengan jelas bagaimana hal ini terjadi. Konsumsi vitamin E diduga dapat memperburuk kanker prostat pada pria yang telah mengalaminya.7.  Sebelum dan Setelah Tindakan PembedahanVitamin E diduga dapat meningkatkan resiko terjadinya perdarahan selama dan setelah tindakan pembedahan. Oleh karena itu, hentikan konsumsi vitamin E anda setidaknya 2 minggu sebelum tindakan pembedahan dilakukan.Sumber: webmd
 03 Feb 2019    16:00 WIB
5 Bahan Alami Untuk Menyamarkan Bekas Luka
Apakah bekas luka yang disebabkan oleh jerawat, bekas luka yang disebabkan kecelakaan, atau bekas luka yang disebabkan oleh kelainan kulit, kebanyakan dari kita tentu mengakui sangat sulit untuk menghilangkannya. Tidak ada pengobatan alami yang dapat menghilangkan bekas luka secra instan, tetapi tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa pengobatan alami berikut untuk membantu menyamarkan bekas luka. Es batu Pengobatan dengan es batu akan sangat efektif untuk menghilangkan keropeng yang baru. Bungkus beberapa buah es batu kedalam kain kemudian usapkan ke keropeng beberapa menit setiap harinya. Kompres dingin ini akan membantu mengurangi pembengkakan dan menyempitkan pembuluh darah dibawahnya. Dengan cara demikian es batu dapat membantu mengurangi timbulnya bekas luka atau perubahan warna Perasan lemonPerasan lemon diketahui dapat menyamarkan bekas luka. Ambil lemon segar kemudian peras. Ambil air perasan lemon tersebut dan campurkan dengan sedikit air. Celupkan kapas ke campuran air lemon itu dan aplikasikan ke bekas luka setiap hari. Hal ini akan merangsang tumbuhnya sel kulit yang baru menggantikan bekas luka. Madu Madu mengandung zat antibiotik dan juga dapat berperan menjadi bahan pencerah kulit sehingga madu sanagt ideal digunakan untuk menyamarkan bekas luka. Oleskan madu ke bekas luka Anda dan diamkan selama 20 menit kemudian bersihkan dengan air hangat. Madu tidak hanya dapat menyamarkan bekas luka tetapi juga melembabkan kulit dan membuatnye lebih lembut. Lidah buayaLidah buaya dikenal sebagai salah satu tanaman yang mempunyai banyak khasiat. Anda juga dapat menggunakan lidah buaya sebagai bahan menyamarkan bekas luka. Ambil bagian dalam lidah buaya kemudian oleskan pada bekas luka Anda dan biarkan selama 30 menit kemudian bersihkan. Lakukan perawatan ini untuk membantu menyamarkan bekas luka Anda. Vitamin EVitamin E terbukti memberi banyak manfaat untuk perwatan kulit. Gunakan minyak vitamin E sesaat setelah luka mengering untuk mempercepat bekas luka hilang dengan cepat. Baca juga: 6 Cara Menyamarkan Bekas Luka Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: healthmeup
 08 Dec 2018    11:00 WIB
Menguak Fakta Manfaat Vitamin E
Guys, pasti kita pernah bertanya, mengapa tubuh kita membutuhkan vitamin E. Bukankah, vitamin E, biasanya hanya dikonsumsi kaum hawa, bagi kesehatan kulit mereka (sebagai anti aging). Well…guys pengertian ini standart banget. Karena itu kita perlu mengenal manfaat hebat dari Vitamin E. Lalu bagaimana, kita bisa mendapatkan vitamin E. Sangat disarankan kita mengkonsumsi makanan sumber alami yang mengandung vitamin E, daripada mengkonsumsi suplemennya. Beberapa sumber vitamin E terbaik bisa kita dapatkan di, minyak gandum, kacang almond, sayur bayam, ubi jalar, alpukat, wheatgerm (biji gandum), biji bunga matahari, minyak sawit, brokoli, kiwi, mangga, tomat dan Labu butternut squash. Dari makanan-makanan itulah kita bisa memperoleh banyak manfaat kehebatan vitamin E, seperti: Sumber anti oksidan tertinggi, selain vitamin c, vitamin E juga merupakan salah satu vitamin dengan sumber anti oksidan yang tinggi. Penangkal radikal bebas. Sebagai antioksidan, vitamin E membantu tubuh kita untuk menyingkirkan radikal bebas dan mencegah kerusakan sel pada tubuh. Melindungi DNA dalam tubuh kita. Ketika radikal bebas menyerang DNA, mereka dapat menyebabkan DNA mengirim instruksi abnormal ke sel. Hal ini dapat membuat sel mulai membelah secara tidak terkendali dan membentuk tumor. Vitamin E melindungi DNA kita dengan menghilangkan radikal berbahaya ini. Memperkuat sistem kekebalan tubuh kita. Vitamin E tidak hanya memperlambat proses penuaan di sel-sel kita, dengan menghilangkan radikal bebas dari tubuh kita, tetapi juga memperkuat efek anti-inflamasi. Dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh, antioksidan yang disediakan oleh vitamin ini membantu melindungi kita dari berbagai jenis penyakit. Menyeimbangkan kadar kolesterol kita. Melindungi kesehatan jantung. Mengandung banyak nutrisi. Nutrisi yang baik membantu meningkatkan kesehatan yang optimal. Melindungi sistem saraf kita. Mendapatkan jumlah vitamin E yang cukup bagi tubuh kita sangat penting untuk kesehatan sistem saraf kita. Vitamin E dapat melindungi sistem saraf kita dengan menghilangkan radikal bebas dari tubuh kita. Ketika kita mengalami kekurangan vitamin E, ini menempatkan kita pada risiko mengembangkan kondisi kesehatan otak dan sumsum tulang belakang. Meremajakan kulit kita. Vitamin E dapat membantu kita melindungi kulit kita dari efek sinar ultraviolet. Ini adalah salah satu alasan mengapa mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin E dan antioksidan lain akan membuat kulit kita terlihat sehat dan muda. Studi lain menemukan bahwa vitamin E adalah senyawa bagus yang digunakan untuk peremajaan kulit. Ini membuat penggunaan vitamin E sebagai metode anti-penuaan alami yang hebat. Merangsang pertumbuhan rambut. Vitamin E bisa menjadi kondisioner yang sangat baik untuk rambut kita dan membuatnya bersinar dan lembab. Vitamin E juga bisa memperbaiki kerusakan rambut. Tidak hanya mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin E, namun Kita juga dapat menggunakan vitamin E pada rambut kita. Penting selama kehamilan. Beberapa nutrisi penting yang perlu kita perhatikan adalah vitamin. Mendapatkan jumlah vitamin yang tepat dengan makan makanan yang sehat dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi kita dan vitamin E tidak terkecuali. Kita harus mengonsumsi makanan yang kaya vitamin E. Namun, kita harus menghindari penggunaan suplemen vitamin E saat kita hamil. Karena telah terbukti menyebabkan efek samping pada wanita hamil seperti sakit perut. Juga berisiko ketuban pecah dini. Pengobatan penyakit metabolisme lemak. Vitamin dapat berupa vitamin yang larut dalam air atau vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin yang larut dalam air termasuk vitamin B-kompleks dan asam folat, sementara vitamin yang larut dalam lemak termasuk vitamin E, vitamin K, vitamin D dan vitamin A. Seperti yang kita lihat, vitamin E adalah vitamin yang larut dalam lemak. Ini berarti kita harus memiliki sedikit lemak dalam makanan kita sehingga tubuh kita dapat menyerap vitamin dan mendapatkan semua manfaatnya. Beberapa orang memiliki penyakit yang membuat mereka tidak dapat mencerna atau menyerap lemak dengan benar sehingga membuat mereka rentan untuk mengembangkan kekurangan vitamin yang larut dalam lemak. Well. Guys, sudah saatnya kita menambahkan vitamin E pada daftar makanan kita setiap hari bukan!!! Sumber : www.webmd.com, health.facty.com
 16 Jul 2018    16:00 WIB
Perawatan di Rumah Untuk Samarkan Kulit Leher Yang Gelap
Mempunyai kulit yang putih dan bersih adalah keinginan setiap orang terutama wanita. Saat Anda akan menggunakan gaun yang memperlihatkan leher Anda dan saat Anda akan menguncir rambut Anda. Pasti akan sangat menganggu apabila warna kulit leher Anda berwarna gelap. Daerah leher adalah daerah yang jarang diperhatikan dibanding wajah, namun bukan berarti tidak perlu dirawat. Warna gelap didaerah leher bisa disebabkan oleh paparan sinar matahari maupun masalah genetik. Berikut adalah cara untuk menyamarkan warna kulit leher yang gelap yang dapat dilakukan dirumah: Pengelupasan/ eksfoliasi Gunakan scrub alami yang terbuat dari lemon, madu dan gula yang dapat membantu menyamarkan warna gelap kulit leher Anda. Aloe vera/ lidah buaya Lidah buaya berguna untuk mencerahkan dan berfungsi sebagai pelembab. Lidah buaya juga kaya akan antioksidan yang akan membantu memperbaiki dan meremajakan sel-sel kulit. Oleskan lidah buaya tersebut dikulit leher dan biarkan selama 15 menit. Kemudian bilas dengan bersih. Jus lemon Lemon mengandung asam sitrat yang merupakan pemutih alami, vitamin C berguna untuk menghilangkan sel-sel mati.  Baking soda Baking soda berfungsi untuk membersihkan dan mencerahkan kulit. Campurkan tiga sendok baking soda dan satu sendok air. Oleskan didaerah kulit, diamkan selama 15 menit. Kemudian bilas dengan bersih. Lakukan dua minggu sekali untuk hasil yang lebih baik. Minyak almond dan vitamin E Campuran keduanya berguna untuk menghilangkan bintik-bintik dan kulit mati. Oleskan didaerah kulit, diamkan selama 15 menit. Kemudian bilas dengan bersih Lakukan perawatan dirumah dengan bahan-bahan diatas dan dapatkan kulit daerah leher yang lebih cerah. Selamat mencoba! Sumber: healthmeup
 11 May 2018    16:00 WIB
Berapa Banyak Vitamin E yang Anda Butuhkan?
Di bawah ini terdapat berbagai dosis vitamin E per oral (melalui mulut) berdasarkan manfaatnya yang diperoleh melalui berbagai penelitian: 1.  Untuk mengatasi defisiensi (kekurangan) vitamin E dibutuhkan sekitar 60-75 IU alfa tokoferol (vitamin E alami) setiap harinya bagi orang dewasa. 2.  Untuk mengatasi gangguan pergerakan dibutuhkan sekitar 1.600 IU alfa tokoferol setiap harinya. 3.  Untuk meningkatkan kesuburan pada pria dibutuhkan sekitar 200-600 IU vitamin E setiap harinya. 4.  Untuk memperlambat penurunan kemampuan daya ingat pada penderita Alzheimer dibutuhkan sekitar 2.000 IU vitamin E setiap harinya. Kombinasi donepezil 5 mg dan 1.000 IU vitamin E dapat memperlambat penurunan daya ingat pada penderita Alzheimer. 5.  Untuk mengurangi gejala steatohepatitis nonalkoholik dibutuhkan sekitar 800 IU vitamin E setiap harinya untuk orang dewasa dan 400-1.200 IU vitamin E setiap harinya untuk anak-anak. 6.  Untuk mengurangi gejala korea Huntington tahap awal dibutuhkan sekitar 3.000 IU alfa tokoferol setiap harinya. 7.  Untuk mengurangi nyeri akibat rematik sendi dibutuhkan sekitar 600 IU vitamin E dua kali sehari, setiap harinya. 8.  Untuk mencegah kerusakan saraf akibat cisplatin (obat kemoterapi) dibutuhkan sekitar 300 mg alfa tokoferol setiap harinya selama terapi berlangsung hingga 3 bulan setelah terapi dihentikan. 9.  Untuk meningkatkan kerja obat golongan nitrat (salah satu obat jantung) dibutuhkan sekitar 200 mg vitamin E 3 kali sehari. 10.  Untuk mengurangi jumlah protein di dalam air kemih pada anak yang mengalami gangguan ginjal (glomerulosklerosis fokal segmental) dibutuhkan sekitar 200 IU vitamin E . 11.  Untuk membantu mengatasi kekurangan G6PD dibutuhkan sekitar 800 IU vitamin E setiap harinya. 12.  Untuk membantu mengatasi sindrom premenstrual dibutuhkan sekitar 400 IU alfa tokoferol setiap harinya. 13.  Untuk mengurangi nyeri perut selama menstruasi dibutuhkan sekitar 200 IU vitamin E dua kali sehari atau 500 IU vitamin E setiap harinya, yang dimulai 2 hari sebelum masa menstruasi dimulai hingga 3 hari setelah masa menstruasi selesai. 14.  Untuk membantu proses penyembuhan mata setelah tindakan pembedahan (keratektomi) dibutuhkan sekitar 230 mg alfa tokoferol dan 25.000 unit vitamin A (retinol) selama 30 hari, 3 kali sehari, kemudian diturunkan menjadi 2 kali sehari selama 2 bulan. 15.  Untuk membantu mengatasi fibrosis akibat radiasi dibutuhkan sekitar 1.000 IU vitamin E yang dikombinasikan dengan 800 mg pentoksifilin. 16.  Untuk beta talasemia dibutuhkan sekitar 750 IU vitamin E setiap harinya. 17.  Untuk mencegah terjadinya luka bakar pada kulit akibat sinar matahari dibutuhkan sekitar 1.000 IU alfa tokoferol yang dikombinasikan dengan 2 gram asam askorbat (vitamin C). 18.  Untuk mencegah terjadinya peningkatan tekanan darah selama kehamilan (preeklampsia) pada wanita dengan resiko tinggi dibutuhkan sekitar 400 IU vitamin E yang dikombinasikan dengan 1.000 mg vitamin C setiap harinya   Untuk memperoleh manfaat maksimal dari vitamin E, konsumsilah vitamin E alami (alfa tokoferol) bersamaan dengan makanan.   Sumber: webmd