Your browser does not support JavaScript!
 03 Aug 2018    16:00 WIB
5 Cara Latihan Treadmill Yang Maksimal
Treadmill adalah salah satu peralatan gym yang paling populer digunakan. Treadmill diketahui sebagai alat yang paling mudah digunakan dan paling cepat membakar kalori. Kebanyakan ahli fitness menyarankan untuk melakukan sesi treadmill selama 20 menit untuk mendapatkan hasil latihan yang baik. Tetapi apakah 20 menit itu cukup? Berikut adalah beberapa tips untuk memaksimalkan latihan treadmill Anda dan hanya membutuhkan waktu 20 menit saja. Mulailah dengan kecepatan yang rendah dan naikkan perlahanMemulai latihan denga kecepatan tinggi hanya akan menyebabkan cedera. Anda harus memulai latihan dengan kecepatan yang rendah kemudian menaikkannya secara perlahan-lahan. Jika Anda ingin berlari menggunakan treadmill pastikan Anda memulainya dengan ritme yang perlahan dan kemudian naikkan ritmenya. Pertahankan posisi tubuh yang baikMempertahankan posisi tubuh yang baik juga sangat penting saat menggunakan treadmill. Pastikan punggung Anda dalam keadaan lurus dan jangan condong kedepan saat berjalan atau berlari. Postur tubuh yang tidak baik akan menyebabkan nyeri punggung. Banyak orang juga terus menerus memandang kakinya saat berlari di treadmill, ini salah. Anda harus memandang lurus ke depan sehingga posisi tubuh Anda akan baik. Konsentrasi dengan tehnik berjalanSaat menggunakan treadmill banyak orang salah dalam mendaratkan tumit atau jari kakinya. Idealnya Anda harus mendarat dengan telapak kaki bangian tengah saat berjalan atau berlari menggunakan treadmill. Berlari diantara jalan cepatTidak diragukan lagi, berjalan menggunakan treadmill dapat membantu membakar kalori, tetapi dengan menambahkan lari di tengah-tengah sesi berjalan akan mempercepat pembakaran kalori. Mulailah edngan jalan cepat selama 15 menit kemudian tambahkan 5 menit berlari setelah itu. Tetapi pastikan Anda berjalan kembali setelah sesi berlari untuk mencegah nyeri pada kaki. Ubah rutinitas Anda tiap tiga hari sekaliKadang berjalan menggunakan treadmill menjadi sangat membosankan. Jika hal itu terjadi ubahlah pola latihan Anda secara teratur. Mulailah dengan sesi jalan lebih lama selama tiga hari kemudian ganti dengan jalan cepat pada tiga hari berikutnya.Sumber: helthmeup
 28 Nov 2016    18:00 WIB
Treadmill Test, Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui…
Treadmill test dapat digunakan untuk mendeteksi adanya gangguan pada jantung. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak stress yang dapat ditanggung oleh jantung Anda sebelum jantung mengalami suatu gangguan (misalnya irama jantung menjadi abnormal atau mulai menunjukkan tanda-tanda iskemia karena aliran darah yang masuk ke dalam otot jantung tidak mencukupi). Pada pemeriksaan ini, pasien biasanya diminta untuk berjalan pada sebuah treadmill atau sepeda statis, di mana tingkat kesulitan akan terus ditingkatkan. Selama pemeriksaan berlangsung, dokter akan memonitor EKG, denyut jantung, dan tekanan darah Anda. Pada pemeriksaan ini, dokter akan memonitor berapa lama Anda dapat berjalan atau berlari di atas treadmill dan apakah anda mengalami nyeri dada atau perubahan irama jantung pada EKG, yang menunjukkan bahwa jantung Anda tidak mendapatkan cukup darah.   Mengapa Anda Perlu Melakukan Pemeriksaan Ini? Para dokter biasanya menggunakan pemeriksaan ini untuk: Menentukan apakah aliran darah yang masuk ke dalam jantung mencukupi saat terjadi peningkatan aktivitas Mengevaluasi efektivitas obat jantung yang Anda konsumsi untuk mengatasi nyeri dada dan serangan jantung Menentukan resiko terjadinya penyakit jantung koroner dan perlu tidaknya evaluasi lebih lanjut Memeriksa efektivitas tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan aliran darah ke dalam jantung pada orang yang menderita penyakit jantung koroner Mengidentifikasi irama jantung yang abnormal Memeriksan fungsi katup jantung jika ditemukan kelainan Membantu mengetahui keamanan program olahraga   Baca juga: Cegah Gangguan Jantung Pada Penderita Diabetes Dengan Konsumsi Kayu Manis   Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Melakukan Pemeriksaan? Sebelum melakukan treadmill test, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan seperti: Jangan makan atau minum apapun kecuali air putih 4 jam sebelum pemeriksaan dilakukan Jangan minum atau mengkonsumsi makanan yang mengandung kafein 12 jam sebelum pemeriksaan dilakukan. Hal ini dikarenakan kafein dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan Jangan mengkonsumsi obat jantung berikut ini pada hari pemeriksaan dilakukan kecuali dianjurkan oleh dokter Anda atau bila pengobatan diperlukan untuk mengatasi nyeri dada pada hari pemeriksaan. Obat jantung yang dimaksud adalah isosorbide dinitrate (ISDN), isosorbide mononitrat, dan nitrogliserin Jika Anda perlu menggunakan inhaler untuk membantu pernapasan, jangan lupa untuk membawanya pada hari pemeriksaan   Bagaimana Bila Saya Menderita Diabetes? Bila Anda menderita diabetes dan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan treadmill, maka ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan seperti: Jika Anda mengkonsumsi insulin untuk mengendalikan kadar gula darah, bertanyalah pada dokter Anda berapa dosis obat yang boleh Anda konsumsi pada hari pemeriksaan. Seringkali, Anda akan dianjurkan untuk mengkonsumsi hanya setengah dosis harian pagi Anda dan makan ringan 4 jam sebelum pemeriksaan dilakukan Jika Anda mengkonsumsi obat anti diabetes oral untuk mengendalikan kadar gula darah, maka jangan mengkonsumsi obat Anda hingga pemeriksaan selesai dilakukan Jangan mengkonsumsi obat diabetes dan jangan makan sebelum pemeriksaan dilakukan Jika Anda memiliki alat monitor gula darah, maka jangan lupa membawanya untuk memeriksa kadar gula darah sebelum dan setelah pemeriksaan dilakukan. Jika Anda merasa kadar gula darah Anda terlalu rendah, segera beritahu petugas Segera makan dan konsumsi obat diabetes Anda setelah pemeriksaan selesai dilakukan   Apa yang Akan Terjadi Selama Pemeriksaan Berlangsung? Saat pemeriksaan berlangsung, pertama-tama, seorang petugas akan membersihkan 10 area dada Anda dan menempelkan elektroda pada area tersebut. Elektroda ini akan dihubungkan dengan sebuah monitor EKG untuk mencatat aktivitas listrik jantung Anda selama pemeriksaan berlangsung. Sebelum Anda mulai berolahraga, petugas akan melakukan pemeriksaan EKG untuk mengukur denyut jantung Anda saat istirahat dan mengukur tekanan darah Anda. Anda akan memulai pemeriksaan dengan berjalan kaki pada sebuah treadmill atau sepeda statis. Tingkat kesulitan olahraga ini akan ditingkatkan secara bertahap. Anda akan diminta untuk berolahraga hingga Anda merasa sangat lelah. Secara teratur, petugas akan bertanya mengenai apa yang Anda rasakan. Segera beritahu petugas bila Anda merasa nyeri dada, nyeri lengan, nyeri rahang, rasa tidak nyaman pada dada, sesak napas, pusing, kepala terasa seperti melayang, atau gejala tidak normal lainnya. Peningkatan denyut jantung, tekanan darah, laju pernapasan, dan berkeringat merupakan hal yang normal terjadi selama pemeriksaan dilakukan. Petugas akan memantau adanya gejala atau perubahan apapun pada monitor EKG yang mengindikasikan bahwa pemeriksaan harus dihentikan. Setelah pemeriksaan selesai dilakukan, Anda akan diminta untuk tetap berjalan atau mengayuh sepeda statis dengan perlahan selama beberapa menit untuk pendinginan. Denyut jantung, tekanan darah, dan irama jantung Anda akan terus dimonitor hingga ketiganya mencapai nilai normal. Walaupun pemeriksaan berlangsung selama 60 menit, akan tetapi waktu olahraga yang sebenarnya biasanya hanya berlangsung sekitar 7-12 menit. Bertanyalah pada dokter Anda mengenai berbagai hal lain yang ingin Anda ketahui sebelum melakukan pemeriksaan treadmill.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd