Your browser does not support JavaScript!
 09 Apr 2019    18:00 WIB
Telinga Berdenging dan Pengobatannya
Telinga berdenging atau istilah medis disebut tinitus merupakan salah satu permasalahan pada pendengaran, tetapi termasuk permasalahan yang ringan. Artikel berikut akan menjelaskan apakah itu tinitus, penyebabnya, tipe dan pengobatan untuk tinitus. Suara berdenging di dalam telinga sering dihubungkan dengan gangguan pendengaran. Suara berdenging atau tinitus merupakan hal yang berbeda dari suara halusinasi, karena suara halusinasi merupakan bagian dari ganguan psikologis. Suara berdenging yang didengar terus-menerus kemungkinan disebabkan lobus temporal yang mengalami epilepsi atau lesi fokal. Tipe tinitus: 1.  Subjektif: merupakan suara berdenging yang hanya didengar oleh pasien tetapi tidak dapat didengar oleh pemeriksa2.  Objektif: bunyi klik atau denging mungkin dapat didengar oleh pemeriksa, yang mungkin disebabkan oleh kontraksi di telinga tengah dan otot palatum, kemungkinan besar otot tensor timpani. Penyebab tinitusTinitus sering dihubungkan dengan ketulian. Tinitus juga sering diikuti dengan gangguan pendengaran lain misalnya  presbikusis dan sindrom Meniere. Tinitus mungkin juga merupakan indikasi adanya keracunan di telinga karena obat-obatan atau trauma akustik yang mencederai telinga dalam sehingga dapat mengakibatkan ketulian. Tinitus yang dirasakan pada satu sisi saja kemungkinan merupakan gejala dari neuroma akustik (tumor jinak dari nervus VIII dan alat keseimbangan). Tinitus tanpa ketulianJika tinitus tidak diikuti kelainan pada saraf maka kemungkinan tinitus disebabkan oleh: •  Sepsis fokal•  Gigi berlubang atau impaksi gigi bungsu (gigi geraham bungsu miring)•  Anemia berat•  Penyakit serebral vaskular•  Peningkatan tekanan intrakranial (peningkatan tekanan di dalam kepala) Pemeriksaan fisik di tengkorak dapat mendeteksi adanya suara atau bunyi aliran darah (bruit). Hipertensi atau hipotensi juga dapat menyebabkan tinitus. Pengobatan tinitusTinitus mungkin dapat menghilang saat penyebabnya diobati. Tindakan pembedahan mungkin diperlukan bila penderita tidak berespon terhadap pengobatan lainnya. Penderita juga harus menghindari stress karena dapat meningkatkan tekanan dan hal tersebut dapat berbahaya. Obat penenang memang dapat membantu pasien mengurangi gejala tinitus, tetapi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari karena efek kantuk yang ditimbulkannya. Dokter dapat meresepkan masker tinitus untuk mengurangi suara denging yang mengganggu saat penderita tidur. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: Healthmeup