Your browser does not support JavaScript!
 22 Jun 2018    11:00 WIB
Apa yang Mempengaruhi Tinggi Badan Seorang Anak?
Tahukah Anda bahwa selain faktor genetika, ternyata terdapat banyak faktor lainnya yang dapat mempengaruhi tinggi badan seorang anak? Anda dapat memperkirakan berapa tinggi badan anak Anda dengan menjumlah tinggi badan Anda dan suami. Metode ini memiliki kemungkinan salah sekitar 10%. Selain faktor genetika yang merupakan faktor penentu utama, tinggi badan seorang anak juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan. Yang dimaksud dengan faktor lingkungan di sini adalah tingkat aktivitas fisik sang anak. Memiliki aktivitas fisik dengan intensitas sedang dapat berpengaruh positif bagi pertumbuhan anak, sebaliknya aktivitas fisik dengan intensitas tinggi semasa kanak-kanak justru dapat berdampak negatif pada pertumbuhan tinggi badan anak. Para atlet gimnastik biasanya merupakan orang yang paling merasakan dampak dari aktivitas fisik dengan intensitas berat, di mana mereka harus berlatih selama lebih dari 18 jam setiap minggunya dan harus membatasi jumlah kalori yang dikonsumsi, terutama para atlet pria. Selain itu, para remaja perempuan dengan berat badan berlebih yang mengalami pubertas dini karena kelebihan berat badannya tersebut juga memiliki resiko yang lebih tinggi untuk memiliki berat badan yang lebih pendek di masa dewasa. Keadaan ini tidak ditemukan pada para remaja pria. Nutrisi juga memiliki peranan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh anak. Kekurangan berbagai nutrisi penting selama pertumbuhan dapat mempengaruhi tinggi badan seorang anak. Selain itu, terlalu sedikit kalori yang dikonsumsi oleh anak juga dapat mengganggu proses pertumbuhan anak. Bila keduanya tidak terjadi, maka tinggi badan anak biasanya tidak akan terganggu. Jadi, memastikan bahwa anak memiliki waktu tidur yang cukup, tidak memiliki berat badan berlebih atau kurang, dan cukup gizi dapat membantu anak mencapai tinggi badan maksimal (tergantung pada faktor genetika) saat dewasa nanti. Berkonsultasilah dengan dokter spesialis anak bila tinggi badan anak Anda tidak sesuai dengan usianya, dengan demikian dokter dapat menemukan adanya suatu gangguan sedini mungkin.   Sumber: sheknows
 21 Dec 2016    12:00 WIB
Makanan Penting Bagi Pertumbuhan Tinggi Badan Anak Anda
Tinggi badan seseorang sebagian besar tergantung pada faktor genetikanya. Akan tetapi, tinggi badan seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh genetika. Hormon dan makanan yang Anda makan pun turut berperan. Walaupun tinggi badan seseorang tergantung pada kedua orang tuanya, diet yang sehat dan seimbang juga dapat membantu seorang anak memiliki tinggi badan maksimal. Buah dan SayuranBuah dan sayuran memiliki peranan yang sangat penting bagi pertumbuhan anak Anda. Selain turut berperan dalam pertumbuhan tinggi badan, buah dan sayuran pun memiliki peranan penting bagi kesehatan anak Anda secara keseluruhan. Buah dan sayuran mengandung berbagai jenis vitamin, serat, kalium, dan asam folat. Vitamin A merupakan salah satu komponen terpenting bagi pertumbuhan anak Anda. Vitamin A dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang dan jaringan lunak anak Anda. Berbagai jenis buah seperti belewah, jeruk bali, jambu biji, mangga, pepaya, markisa, melon, dan aprikot mengandung vitamin A. Berbagai jenis sayuran yang mengandung vitamin A adalah wortel, kacang polong, labu kuning, brokoli, bayam, kol, ubi, dan sebagainya.Makanan Tinggi ProteinTerdapat berbagai jenis makanan yang mengandung banyak protein seperti daging sapi, daging domba, daging babi, daging ayam, kecambah, telur, polong-polongan, kacang-kacangan, dan berbagai makanan laut (seafood). Selain itu, berbagai jenis makanan ini juga mengandung berbagai vitamin dan mineral; seperti vitamin B, vitamin E, vitamin K, vitamin D, seng, magnesium, dan zat besi. Semua jenis vitamin ini penting untuk membentuk tenaga, membentuk sel-sel darah merah, menjaga kesehatan tulang, dan sebagainya.Seng memiliki peranan penting dalam proses perkembangan dan pertumbuhan anak dan remaja. Kekurangan seng dapat mengganggu pertumbuhan seorang anak. Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak seng adalah tiram, daging babi, daging sapi, kacang mede, dan kepiting.GandumSalah satu sumber energi tubuh manusia adalah gandum. Selain karbohidrat, gandum juga mengandung vitamin B kompleks, serat, zat besi, magnesium, dan selenium. Untuk memperoleh pertumbuhan yang maksimal, seorang anak sangat memerlukan jumlah kalori yang cukup setiap harinya, terutama saat masa pubertas di mana pertumbuhan anak sedang sangat meningkat. Susu dan Berbagai Produk OlahannyaSusu, keju, krim keju, whip krim, yogurt, dan es krim merupakan beberapa jenis makanan yang juga berperanan penting bagi pertumbuhan seorang anak. Berbagai jenis susu dan produk olahan susu ini mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin D, vitamin E, protein, dan kalsium. Vitamin D dan kalsium merupakan 2 hal yang sangat penting bagi pertumbuhan seorang anak. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan pertumbuhan tinggi badan seorang anak tidak maksimal. Oleh karena itu, konsumsilah cukup kalsium dan vitamin D setiap harinya, terutama saat pubertas.Sumber: tallguyfaq
 28 Sep 2015    12:00 WIB
Bagaimana Tinggi Badan Ibu Pengaruhi Kehamilannya?
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa tinggi badan ibu hamil ternyata dapat mempengaruhi resiko terjadinya kelahiran prematur. Pada penelitian ini, para peneliti menganalisa data dari hampir 3.500 orang wanita Nordik dan bayi mereka. Para peneliti kemudian menemukan bahwa semakin pendek tinggi badan sang ibu; maka semakin cepat masa kehamilan berlangsung, semakin kecil bayi (berat badannya), dan semakin tinggi resiko terjadinya kelahiran prematur. Hasil penelitian ini menemukan bahwa tinggi badan ibu memiliki efek langsung pada seberapa lama kehamilan sang ibu akan berlangsung. Walaupun demikian, para peneliti masih tidak menemukan alasan dari mengapa hal ini terjadi. Para peneliti menduga bahwa hal ini mungkin dikarenakan oleh faktor genetika atau asupan gizi ibu atau lingkungan tempat tinggalnya.   Baca juga: Berbagai Hal yang Perlu Diketahui Tentang Kelahiran Prematur   Akan tetapi, bukan berarti para wanita bertubuh pendek pasti akan melahirkan secara prematur. Hal ini dikarenakan penelitian ini hanya menemukan adanya hubungan antara tinggi badan yang rendah (pendek) dengan kelahiran prematur dan bukannya suatu hubungan sebab akibat. Kelahiran prematur sendiri merupakan suatu keadaan di mana bayi lahir sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu, yang merupakan salah satu penyebab kematian utama dari bayi baru lahir di Amerika Serikat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: newsmax
 03 Aug 2015    09:00 WIB
Mau Tinggi Badan Bertambah Lagi? Coba Cara Ini Yuk!
Memiliki tubuh dengan berat dan tinggi badan yang ideal merupakan dambaan setiap orang. Selain meningkatkan kepercayaan diri, tinggi dan berat badan yang proporsional dapat sangat berpengaruh terhadap karir seseorang, karena banyak diantara  profesi pekerjaan yang mengharuskan memiliki tinggi badan ideal, seperti pilot, pramugari, polisi, dll. Meskipun kini telah banyak beredar produk-produk suplemen yang menawarkan penambahan tinggi badan secara cepat. Namun, apakah produk-produk tersebut terjamin kesehatannya? Hm.. Ketimbang mengambil resiko, lebih baik gunakan cara alami ini untuk meninggikan badan!: 1.      YOGALakukan yoga secara rutin dengan diiringi musik slow atau bisa menggunakan headset. Atur pernapasan yang benar pada setiap gerakan. Dan tidak lupa, konsumsi susu berkalsium tinggi. 2.      STRECHINGSehabis bangun tidur, lakukan streching. Gerakan menendang masing-masing kaki 75 kali. Lakukan juga sebelum tidur, dan terapkanlah pola tidur yang benar. 3.      BERENANGOlahraga rutin seperti berenang, basket, bersepeda, dan sebagainya adalah cara alami untuk menambah tinggi badan. Berenang dapat membuat tubuh menjadi lebih fleksibel. Lakukan olahraga renang setiap hari minimal 30 menit. 4.      BERSEPEDABersepada merupakan cara menambah tinggi badan yang dapat dilakukan dengan mudah. Hal ini karena gerakan kaki pada saat mengayuh akan membuat otok kaki terstimulasi dan pada akhirnya dapat menambah tinggi badan dengan cepat. Bersepedalah setidaknya 10-15 menit per hari. 5.      CUKUPKAN NUTRISIMencukupi protein, vitamin dapat membantu untuk menambah tinggi badan dengan cepat. Sumber makanan yang dapat mempercepat pertumbuhan tulang seperti yogurt, telur, susu, keju, daging yang merupakan sumber dari zinc, magnesium, dan kromium kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang. 6.      HINDARI MAKAN SEBELUM TIDUR2 jam sebelum tidur usahakan untuk tidak makan, hal ini dikarenakan makan sebelum tidur dapat memicu hormon insulin yang dapat menghambat distribusi hormon pertumbuhan badan. Demikian beberapa cara menambah tinggi badan secara cepat dan alami. Jangan berlebihan dan memaksakan diri untuk cepat mencapai puluhan cm dalam waktu singkat, Lakukan saja semua prosesnya secara teratur dan rutin, Semangat! Baca Juga: 7 Jenis Makanan yang Membantu Anda Tambah Tinggi Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: Ayo Kesehatan
 15 Jan 2015    11:00 WIB
Ingin Terlihat Lebih Tinggi? Ikuti Kiat Berikut
Seringkali orang menggangap mempunyai tubuh tinggi akan membuat penampilan seseorang menjadi lebih menarik. Namun tidak semua orang memiliki tubuh yang tinggi. Namun ada beberapa cara untuk membuat seseorang terlihat lebih tinggi dan terlihat lebih menarik.Berikut kiat untuk terlihat lebih tinggi:Memiliki postur tubuh yang baik. Selalu berdiri tegak, jangan membungkukkan punggung Anda. Angkat bahu Anda agak sedikit kearah belakang. Memiliki postur tubuh yang baik akan membuat Anda terlihat jauh lebih tinggiGunakan pakaian yang ketatPakaian yang ketat akan menonjolkan garis tubuh Anda. Saat Anda mengenakan pakaian yang longgar akan membuat Anda terlihat lebih kecil. Kenakan pakaian ketat, namun  tetap gunakan pakaian yang membuat Anda nyaman. Tampilkan bagian terbaik tubuh AndaApabila Anda memiliki paha dan betis yang kecil, gunakan celana pendek atau rok mini untuk memperlihatkan kaki Anda. Cobalah untuk menghindari mengenakan celana ketat yang secara visual akan membuat kaki Anda tampak lebih kecil dan membuat Anda terlihat lebih pendek.Gunakan pakaian berwarna gelapTerkadang untuk terlihat lebih tinggi adalah dengan menjadi lebih ramping. Dengan menggunakan pakaian yang berwarna gelap seperti berwarna hitam, biru tua, dan hijau tua yang akan membuat tubuh Anda lebih ramping lebih tinggiGunakan pakaian dengan garis-garis vertikalPakaian ini akan membuat Anda terlihat lebih tinggi. Sedangkan pakaian dengan garis-garis horizontal akan membuat Anda terlihat lebih pendek. Gunakan sepatu hak tinggiUntuk Anda para wanita, salah satu alat yang dapat membantu Anda terlihat lebih tinggi yaitu sepatu hak tinggi. Sumber: wikihow
 08 Aug 2014    11:00 WIB
Berbagai Hal yang Mempengaruhi Perkembangan Tinggi Badan Manusia
  Setelah dilahirkan, banyak hal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan seorang anak. Usia 2-5 tahun merupakan masa di mana tinggi badan seorang anak bertumbuh dengan pesat.  Saat berusia 1 tahun, tinggi badan seorang anak biasanya telah bertambah hingga setengah tinggi badannya saat lahir. Anda dapat memperkirakan tinggi badan anak Anda setelah dewasa dengan mengetahui berapa tinggi badannya saat berusia 2 tahun. Contohnya adalah bila tinggi badan anak Anda saat berusia 2 tahun adalah sekitar 85 cm, maka tinggi badannya saat dewasa adalah sekitar 170 cm. Saat berusia 4 tahun, tinggi badan anak biasanya telah mencapai dua kali lipat tinggi badannya saat lahir. Saat memasuki masa pubertas atau remaja, banyak remaja perempuan memiliki tinggi badan yang lebih tinggi daripada remaja laki-laki. Hal ini dikarenakan perkembangan tinggi badan para remaja perempuan ini sedang mencapai puncaknya.  Terdapat 3 hal yang mempengaruhi tinggi badan seorang manusia, yaitu makanan, faktor genetika, dan kecukupan tidur. Protein merupakan salah satu zat penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun otot. Bila seorang anak memperoleh gizi yang cukup selama masa pertumbuhannya, maka pertumbuhannya pun akan mencapai maksimal. Hal kedua yang mempengaruhi tinggi badan seorang manusia adalah genetikanya. Jika kedua orang tua memiliki tinggi badan yang cukup tinggi, maka anaknya pun kemungkinan besar akan memiliki tinggi badan yang cukup tinggi juga saat dewasa.  Hal ketiga yang mempengaruhi pertumbuhan tinggi badan seorang manusia adalah pola tidurnya. Hal ini dikarenakan hormon pertumbuhan lebih banyak diproduksi di malam hari saat tidur.    Sumber: tallguyfaq