Your browser does not support JavaScript!
 30 Mar 2019    11:00 WIB
Manfaat Teh Oolong Bagi Kesehatan
Teh oolong merupakan teh yang mengandung banyak antioksidan, vitamin, dan mineral seperti kalsium, mangan, tembaga, karotin, selenium, kalium, vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K. Selain itu, teh oolong juga mengandung asam folat, niasin amida, dan berbagai alkaloid detoks lainnya. Teh oolong juga mengandung kafein, teofilin, dan teobromin yang dapat menstimulasi sistem saraf.   Membantu Menjaga Berat Badan Polifenol yang terdapat di dalam teh oolong sangat efektif dalam mengendalikan metabolisme lemak di dalam tubuh. Polifenol ini dapat memicu kerja enzim tertentu sehingga dapat meningkatkan metabolisme sel-sel lemak di dalam tubuh. Banyak ahli menduga bahwa mengkonsumsi teh oolong secara teratur setiap harinya dapat membantu menurunkan berat badan.   Membantu Membuang Radikal Bebas Berbahaya Polifenol yang terdapat di dalam teh oolong juga dapat membantu membuang berbagai radikal bebas berbahaya di dalam tubuh Anda. Hal ini dikarenakan polifenol merupakan suatu antioksidan. Mengkonsumsi teh oolong secara teratur setiap harinya dapat membantu mencegah berbagai efek berbahaya dari radikal bebas yang dapat menyebabkan terjadinya kanker, aterosklerosis, stroke, artritis reumatoid, degenerasi saraf, dan diabetes.   Menjaga Kesehatan Kulit Berdasarkan berbagai penelitian, mengkonsumsi 3 gelas teh oolong setiap harinya dapat membantu mengatasi gejala eksim. Perbaikan keadaan kulit ini telah dapat Anda lihat dalam waktu kurang dari 1 minggu. Para ahli menduga polifenol yang terdapat di dalam teh oolong juga merupakan suatu agen anti alergi sehingga dapat membantu mengatasi iritasi dan gangguan kronik lainnya pada kulit seperti dermatitis atopik atau eksim. Sebuah penelitian di tahun 2001 menemukan bahwa sekitar 54% peserta penelitian mengalami perbaikan gejala gangguan kulit dalam waktu yang cukup lama setelah mengkonsumsi teh oolong secara teratur selama 6 bulan.   Menjaga Kekuatan Tulang Berbagai jenis antioksidan yang terdapat di dalam teh oolong dapat membantu mencegah terjadinya kerusakan gigi, menguatkan tulang, mencegah osteoporosis, dan meningkatkan pertumbuhan tulang. Berbagai penelitian yang meneliti seputar apa efek jangka panjang dari konsumsi teh pada kepadatan tulang seseorang menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi teh hitam atau teh oolong secara teratur selama lebih dari 10 tahun lebih jarang mengalami penurunan kepadatan tulang.   Membantu Mengendalikan Kadar Gula Darah Teh oolong merupakan salah satu jenis tanaman herbal yang banyak digunakan untuk mengatasi diabetes tipe 2 atau sebagai suplemen bagi para penderita diabetes tipe 2. Teh oolong dapat membantu mengendalikan kadar gula darah dan kadar insulin di dalam darah sehingga dapat mencegah terjadinya peningkatan atau penurunan kadar gula darah secara tiba-tiba pada penderita diabetes. Sebuah penelitian di tahun 2003 menemukan bahwa kombinasi teh oolong dan obat anti diabetes oral dapat membantu menjaga keseimbangan kadar gula darah dengan lebih baik dan mencegah terjadinya penurunan kadar gula darah secara tiba-tiba.   Mencegah Kanker Telah banyak diketahui bahwa orang yang sering mengkonsumsi teh memiliki resiko kanker yang lebih rendah dibandingkan dengan orang yang jarang mengkonsumsi teh. Selain itu, polifenol yang terdapat di dalam teh oolong juga dapat mencegah pertumbuhan berbagai jenis kanker.   Membantu Mengatasi Stress Pada sebuah penelitian di Jepang, para peneliti menemukan bahwa tikus percobaan yang mengkonsumsi teh oolong memiliki kadar stress yang lebih rendah yaitu 10-18% lebih rendah dibandingkan tikus percobaan lainnya yang tidak mengkonsumsi teh oolong. Hal ini dikarenakan adanya polifenol dan L-teanin di dalam teh oolong.   Membantu Membuat Anda Tetap Terjaga Mengkonsumsi teh oolong dapat membantu meningkatkan stamina mental dan membuat Anda tetap terjaga (tidak mengantuk). Hal ini dikarenakan adanya kafein di dalam teh oolong.   Sumber: organicfacts