Your browser does not support JavaScript!
 10 Mar 2018    10:00 WIB
3 Alasan Untuk Konsumsi Vitamin Anda
Mengonsumsi multivitamin setiap hari adalah cara yang hebat untuk mendapatkan nutrisi yang mungkin Anda perlukan.    Investasikan diri Anda. Kami percaya Anda akan selalu menjaga diri Anda dan hal ini adalah hal yang menyenangkan. Kesehatan dan kebahagiaan adalah 2 hal yang berkesinambungan, aktivitas sehari-hari dan kebiasaan akan membentuk Anda menjadi lebih baik. Mengonsumsi multivitamin setiap hari adalah cara yang tepat untuk memperoleh nutrisi yang mungkin Anda perlukan. Berikut adalah 3 alasan mengapa Anda perlu mengkonsumsi vitamin.   Sulitnya mengonsumsi menu diet yang seimbang Dengan jadwal kerja yang padat dan cara hidup yang cepat, mengonsumsi menu diet yang seimbang dan bervariasi hampir sulit untuk dilakukan. Apabila Anda seperti ini, bukan tidak mungkin Anda akan kekurangan nutrisi yang tubuh Anda butuhkan. Berita baiknya multivitamin ataupun suplemen dapat menggantikan hal tersebut.   Multivitamin mempunyai rasa yang enak Multivitamin yang besar dan sulit untuk diminum sudah tidak jaman. Carilah vitamin yang berbentuk gummies atau permen karet. Selain mempunyai rasa yang enak, multivitamin juga dilengkapi dengan perpaduan vitamin esensial, mineral dan rasa buah alami. Suplemen atau multivitamin akan memenuhi kebutuhan nutrisi Anda. Jika Anda seorang wanita, Anda dapat memilih vitamin yang di formulasi khusus untuk wanita, atau jika Anda sedang hamil Anda bisa memilih vitamin untuk masa kehamilan dan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.    Anda hanya memiliki satu tubuh, jadi perkaya tubuh Anda dengan vitamin  Anda tentu tidak perlu berpikir dua kali saat berinvestasi dalam membeli pakain cantik, meluangkan waktu Anda untuk membuat rambut Anda terlihat menakjubkan bukan? Oleh karena itu berikan hal yang sama untuk tubuh Anda, dan Anda akan merasakan dan melihat efek yang terbaik. Sekarang hadapi dunia dan bersinarlah!     Sumber : Womenshealth
 28 Jan 2018    13:00 WIB
Resiko Berbahaya Saat Mengkonsumsi Terlalu Banyak Suplemen Minyak Ikan
Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika, minyak ikan merupakan sumber asam lemak omega 3, yang dapat membantu menjaga kesehatan otak dan menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung. Beberapa jenis ikan yang merupakan sumber minyak ikan adalah ikan mackerel, halibut, salmon, herring, dan tuna. Walaupun minyak ikan memiliki berbagai manfaat baik bagi kesehatan anda, akan tetapi mengkonsumsi lebih dari 3 gram minyak ikan setiap harinya dapat menimbulkan efek samping yang dapat mengganggu bagi kesehatan anda. Meningkatkan Resiko PerdarahanJangan mengkonsumsi terlalu banyak suplemen omega 3 tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda, terutama bila anda menderita gangguan pembekuan darah atau obat pengencer darah seperti aspirin, warfarin, dan klopidogrel. Mengkonsumsi terlalu banyak omega 3 dapat meningkatkan resiko perdarahan. Resiko ini juga dapat terjadi pada orang yang tidak memiliki gangguan pembekuan darah dan pada orang yang tidak mengkonsumsi obat lainnya. Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh dan Menimbulkan Reaksi AlergiMengkonsumsi terlalu banyak minyak ikan dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh anda, dengan cara menurunkan kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai infeksi dan penyakit.Penderita HIV/AIDS atau orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah harus berhati-hati saat mengkonsumsi suplemen ini. Selain itu, bila anda menderita alergi terhadap berbagai jenis seafood, termasuk ikan; maka anda mungkin juga mengalami reaksi alergi terhadap suplemen minyak ikan. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan benar tidaknya reaksi alergi dapat terjadi juga saat mengkonsumsi suplemen minyak ikan. Meningkatkan Resiko Kanker PankreasBerdasarkan sebuah penelitian, mengkonsumsi suplemen minyak ikan dosis tinggi mungkin dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker prostat. Sejumlah besar asam lemak omega 3 dapat memicu terjadinya stress oksidatif, yang dapat merusak DNA, yang ternyata dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker prostat. Para peneliti menemukan bahwa pria yang mengkonsumsi suplemen minyak ikan dosis tinggi atau mengkonsumsi banyak ikan berminyak mengalami peningkatan resiko kanker prostat hingga 43% dibandingkan dengan pria yang hanya mengkonsumsi sedikit suplemen minyak ikan maupun ikan. Dampaknya Terhadap Vitamin E dan LemakSebuah penelitian di tahun 1991 menemukan bahwa penggunaan suplemen minyak ikan dalam jangka panjang mungkin dapat mengganggu metabolisme vitamin E dan memicu terjadinya peroksidasi lemak, yang merupakan suatu proses yang seringkali terjadi sebagai efek berbahaya dari radikal bebas. Walaupun beberapa jenis suplemen minyak ikan juga mengandung vitamin E, para peneliti mengatakan bahwa jumlahnya tidak cukup untuk mencegah kerusakan oksidatif tersebut. Efek Samping LainSelain berbagai efek samping di atas, anda juga dapat mengalami berbagai gejala di bawah ini bila mengkonsumsi terlalu banyak suplemen minyak ikan, yaitu:•  Dada terasa seperti terbakar•  Mimisan•  Bau mulut•  Sendawa•  Timbulnya bercak kemerahan pada kulit•  Tinja yang lunak•  Mual Selain itu, suplemen minyak ikan ini juga dapat memperburuk gejala gangguan depresi dan gangguan bipolar. Sumber: healthyeating.sfgate
 06 May 2017    12:00 WIB
Apakah Aman Memberikan Suplemen Minyak Ikan Pada Anak?
Mengkonsumsi minyak ikan setiap harinya secara teratur memang bermanfaat bagi kesehatan Anda. Akan tetapi, seperti halnya obat, minyak ikan pun memiliki beberapa efek samping. Oleh karena itu, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi berbagai jenis suplemen.Karena mengandung banyak omega 3, maka minyak ikan juga memiliki banyak manfaat positif bagi kesehatan Anda, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak. Omega 3 berperanan penting dalam perkembangan otak janin dan anak-anak. Selain itu, minyak ikan juga telah dikenal dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan mengurangi resiko penyakit jantung dan cenderung aman dikonsumsi oleh siapa saja, asalkan dikonsumsi sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan. Berdasarkan sebuah penelitian di tahun 2011, mengkonsumsi minyak ikan mungkin dapat membantu para penderita kanker menjaga berat badan dan massa ototnya selama tindakan kemoterapi.Berapa Dosis Suplemen Minyak Ikan yang Aman?Berdasarkan MedlinePlus, minyak ikan biasanya cukup aman dikonsumsi oleh orang dewasa, termasuk oleh ibu hamil dan ibu yang sedang menyusui, tetapi hanya bila dikonsumsi sebanyak 3 gram atau kurang setiap harinya. Mengkonsumsi 2.2 gram minyak ikan setiap harinya dapat membantu menjaga massa otot dan berat badan selama tindakan kemoterapi.Para ahli menganjurkan agar seorang wanita mengkonsumsi setidaknya 1.100 mg minyak ikan, 1.400 mg minyak ikan untuk ibu hamil, 1.300 mg minyak ikan untuk ibu yang sedang menyusui, dan 1.600 mg minyak ikan bagi pria setiap harinya.Dampak Mengkonsumsi Minyak Ikan Secara BerlebihanBerlebihan selalu bukan merupakan hal yang baik, termasuk saat Anda mengkonsumsi suplemen minyak ikan. Mengkonsumsi terlalu banyak suplemen minyak ikan dapat meningkatkan resiko terjadinya perdarahan, sulit mengendalikan kadar gula darah, membuat Anda lebih sering memikirkan hal yang buruk, melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, berbahaya bagi orang yang memiliki implan defibrillator, dan dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat-obatan. Oleh karena itu, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi suplemen apapun, termasuk suplemen minyak ikan.Bolehkan Memberikan Suplemen Minyak Ikan Pada Anak-anak?Jangan pernah memberikan suplemen minyak ikan pada anak Anda sebelum berkonsultasi dengan dokter anak Anda terlebih dahulu. Pastikan anak Anda tidak memiliki reaksi alergi terhadap suplemen minyak ikan, tidak memiliki gangguan pembekuan darah, dan tidak mengkonsumsi obat-obatan tertentu yang mungkin berinteraksi dengan suplemen minyak ikan sebelum memberikan suplemen minyak ikan pada anak Anda. Minyak ikan sebenarnya memiliki dampak positif bagi anak-anak yaitu dapat membantu meningkatkan kemampuan belajarnya. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anak Anda sebelum memberikan suplemen apapun pada anak Anda.Sumber: healthyeating.sfgate
 05 Feb 2017    15:00 WIB
Keuntungan dan Kerugian Mengkonsumsi Suplemen Minyak Ikan
Suplemen minyak ikan mengandung asam lemak omega 3 yang berasal dari berbagai jenis ikan, seperti ikan herring, tuna, salmon, dan halibut. Suplemen minyak ikan juga mengandung sedikit vitamin E untuk membuatnya tahan lama. Suplemen ini mungkin juga mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E, zat besi, dan kalsium. Keuntungan Konsumsi Suplemen Minyak Ikan 1.  Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Pembuluh DarahAsam eikosapentanoat (EPA) dan asam dokosaheksanoat (DHA) merupakan 2 jenis asam lemak omega 3 yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. EPA dan DHA juga dapat menurunkan kadar trigliserida. Trigliserida dapat menyebabkan denyut jantung abnormal dan meningkatkan resiko terjadinya serangan jantung serta stroke. Selain itu, suplemen minyak ikan juga dapat memperlambat pembentukan plak lemak di dalam dinding pembuluh darah (aterosklerosis) yang dapat menyebabkan gangguan sirkulasi darah karena mengerasnya pembuluh darah tersebut. 2.  Membantu Mengatasi Rematik SendiSuplemen minyak ikan juga dapat membantu mengatasi suatu penyakit autoimun seperti rematik sendi, yang dapat mengganggu kesehatan tulang dan sendi anda. Suplemen ini dapat mengurangi inflamasi (peradangan) sendi, kekakuan sendi di pagi hari, dan mengurangi ketergantungan anda pada obat NSAID. Suplemen minyak ikan hanya dapat membantu mengurangi gejala rematik sendi dan tidak dapat menghentikan perkembangan penyakit. Dianjurkan agar anda berkonsultasi dengan dokter anda terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi suplemen apapun. Kerugian Konsumsi Suplemen Minyak Ikan 1.  Meningkatkan Resiko Terjadinya Stroke HemoragikBerdasarkan suatu penelitian di Amerika, mengkonsumsi lebih dari 3 gram asam lemak omega 3 (setara dengan 3 porsi ikan) setiap harinya dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke hemoragik. Stroke hemoragik merupakan stroke yang terjadi akibat pecahnya salah satu atau beberapa pembuluh darah yang menyebabkan terjadinya perdarahan di dalam otak. 2.  ToksisitasBerbagai jenis zat beracun di dalam air seperti arsen, timah, merkuri, dan kadmium dapat menumpuk di dalam ikan. Berbagai zat berbahaya ini mungkin sulit dibuang melalui berbagai proses pembuatan suplemen minyak ikan dan ikut tercerna. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya gangguan kognitif dan disfungsi sistem saraf.Sumber: healthyeating.sfgate
 28 Sep 2015    16:00 WIB
Berbagai Suplemen Untuk Membantu Mengatasi Rasa Nyeri
Benarkah konsumsi suplemen tertentu dapat membantu mengurangi rasa nyeri kronik? Menurut seorang dokter ahli di Scripps Center for Integrative Medicine, hal ini mungkin saja. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis suplemen yang sering digunakan untuk membantu mengurangi rasa nyeri.   Baca juga: Berbagai Suplemen Pencegah Jerawat   Tanaman Herbal Adanya proses peradangan kronik di dalam tubuh memiliki peranan yang cukup penting dalam terjadinya berbagai nyeri kronik di dalam tubuh, termasuk radang sendi (osteoartritis) dan nyeri punggung serta pinggang. Selain berbagai jenis obat golongan NSAID (non steroid anti inflammatory drugs) yang memang telah banyak digunakan untuk mengatasi rasa nyeri, terdapat beberapa jenis tanaman herbal yang ternyata memiliki cara kerja yang hampir sama dengan berbagai jenis obat golongan NSAID tersebut. Beberapa jenis tanaman herbal tersebut adalah kunyit, teh hijau, jahe, rosemary, cakar kucing (tanaman), cakar setan (tanaman), dan willow bark (tanaman). Menurut para ahli, di antara berbagai jenis tanaman herbal di atas, kunyit merupakan tanaman herbal terbaik untuk membantu mengatasi nyeri. Hal ini dikarenakan kunyit memiliki cara kerja yang sama dengan obat golongan NSAID. Oleh karena itu, suplemen kunyit pun memiliki efek samping yang sama dengan obat golongan NSAID, yaitu perdarahan dan nyeri lambung. Akan tetapi, efek samping ini biasanya tidak seberat efek samping NSAID. Bila Anda menggunakan obat pengencer darah, dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum menggunakan berbagai jenis suplemen anti nyeri di atas.   Minyak Ikan Anda mungkin sudah familiar dengan suplemen minyak ikan. Suplemen minyak ikan merupakan salah satu jenis suplemen yang telah terbukti dapat membantu mengatasi berbagai gangguan kesehatan, mulai dari gangguan jantung dan pembuluh darah hingga depresi serta asma. Selain itu, minyak ikan juga telah terbukti dapat membantu mengurangi proses radang (inflamasi) dan nyeri yang disebabkan oleh berbagai jenis gangguan kesehatan kronik. Kandungan asam lemak omega 3 di dalam minyak ikan ini dapat membantu mengurangi rasa nyeri kronik seperti nyeri kepala, nyeri punggung, nyeri pinggang, beberapa jenis nyeri saraf, dan nyeri akibat penyakit autoimun (radang sendi reumatoid/reumatoid artritis).   Vitamin D Berbagai penelitian telah berhasil menemukan adanya hubungan antara kekurangan vitamin D dengan peningkatan resiko terjadinya nyeri kronik. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2009 menemukan bahwa seorang penderita nyeri kronik yang juga memiliki kadar vitamin D yang rendah di dalam tubuhnya membutuhkan dosis obat anti nyeri yang lebih banyak, yaitu hingga 2 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan penderita nyeri yang tidak menderita kekurangan vitamin D. Para ahli menganjurkan pemberian suplemen vitamin D untuk membantu mengurangi rasa nyeri bila kadar vitamin D penderita kurang dari 50-70 nanogram/mL. Para ahli menemukan bahwa pemberian suplemen vitamin D ini dapat membantu mengatasi rasa nyeri pada penderita fibromialgia, nyeri tulang, dan nyeri sendi.   Capsaicin Anda dapat menemukan capsaicin di dalam berbagai jenis cabai. Capsaicin ini ternyata dapat membantu mengurangi rasa nyeri bila dioleskan langsung pada kulit. Pemberian capsaicin topikal (dioleskan langsung pada kulit) dapat membantu mengurangi segala jenis nyeri. Berbagai penelitian telah menemukan bahwa senyawa capsaicin ini dapat membantu mengatasi nyeri akibat radang sendi reumatoid, radang sendi, psoriasis, herpes, neuropati diabetikum, nyeri punggung, fibromialgia, dan nyeri kepala. Akan tetapi, satu hal yang perlu Anda ingat adalah rasa nyeri Anda mungkin akan memburuk selama beberapa hari sebelum mulai membaik bila Anda menggunakan capsaicin. Selain itu, penggunaan capsaicin secara langsung pada kulit juga dapat menyebabkan terjadinya iritasi kulit.   Glukosamin Sulfat Bila Anda menderita nyeri sendi, maka konsumsi suplemen glukosamin tampaknya adalah yang paling tepat bagi Anda. Berbagai penelitian telah menemukan bukti kuat bahwa suplemen glukosamin ini dapat membantu mengatasi nyeri akibat radang sendi di daerah lutut. Suplemen glukosamin biasanya dikombinasikan dengan kondroitin, yang juga bermanfaat untuk membantu mengatasi rasa nyeri sendi. Menurut berbagai penelitian, selain dapat membantu mengatasi rasa nyeri akibat radang sendi, glukosamin ternyata juga dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit tersebut.   Magnesium Beberapa penelitian telah menemukan bahwa suplemen magnesium dapat membantu mengatasi rasa nyeri yang disebabkan oleh beberapa hal seperti migrain, kram otot, dan fibromialgia.   Bromelain Enzim yang dapat ditemukan pada buah nanas ini ternyata dapat membantu mengurangi proses radang dan nyeri di dalam tubuh. Beberapa penelitian menemukan bahwa enzim bromelain dapat membantu mengatasi nyeri akibat radang sendi dan nyeri lutut. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mencari tahu seberapa baik suplemen ini diserap oleh saluran pencernaan manusia.   Riboflavin (Vitamin B2) Menurut sebuah penelitian, riboflavin mungkin dapat membantu menurunkan frekuensi terjadinya migrain. Akan tetapi, sebuah penelitian lainnya tidak mendukung hasil penelitian di atas.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: webmd
 11 Aug 2014    12:00 WIB
Berbagai Suplemen Pencegah Jerawat
Jerawat merupakan suatu proses peradangan pada kulit yang membuat kulit mengalami iritasi dan kadangkala menimbulkan rasa nyeri. Kasus yang berat dapat menyebabkan terbentuknya jaringan parut pada kulit.  Salah satu cara untuk mengobati dan mencegah timbulnya jerawat adalah dengan mengkonsumsi diet sehat dan seimbang, yang mengandung berbagai vitamin dan mineral penting yang diperlukan oleh tubuh. Kekurangan vitamin tertentu dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Di bawah ini terdapat beberapa suplemen yang dapat mencegah timbulnya jerawat.   Vitamin A Vitamin A merupakan suatu antioksidan yang dapat membantu melindungi kulit dari berbagai kerusakan akibat radikal bebas yang dapat mempercepat penuaan pada kulit dan menyebabkan timbulnya jerawat serta berbagai gangguan kulit lainnya. Vitamin A dapat menstimulasi pertumbuhan sel dan membantu melindungi kulit dari dehidrasi. Kekurangan vitamin A dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai gangguan kulit dan jerawat.   Vitamin C Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang dapat melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin C dapat membantu proses regenerasi sel-sel kulit dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.   Vitamin D Vitamin D juga memiliki peranan penting pada kesehatan kulit Anda. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan terbentuknya jerawat dan terjadinya berbagai gangguan kulit lain.    Vitamin E Vitamin E memiliki peranan penting bagi kesehatan kulit Anda secara keseluruhan. Vitamin E merupakan suatu antioksidan kuat yang dapat membantu melindungi kulit Anda terhadap berbagai jenis racun dan membantu memperbaiki jaringan kulit. Tercukupinya kebutuhan vitamin E dapat membantu menurunkan resiko terbentuknya jerawat.   Vitamin B Kompleks Vitamin B kompleks dapat membantu menjaga kesehatan kulit Anda dan mencegah serta mengobati jerawat. Vitamin B2 telah terbukti dapat membantu mengurangi stress. Berbagai penelitian telah menemukan bahwa stress dapat memicu terbentuknya jerawat atau memperburuk jerawat yang telah ada. Selain itu, vitamin B2 juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah pada kulit. Kekurangan vitamin B6 dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada kulit. Hal ini berarti tercukupinya kebutuhan vitamin B6 dapat membantu mencegah terjadinya jerawat. Berdasarkan berbagai penelitian, vitamin B3 dapat membantu mengatasi gejala yang timbul akibat munculnya jerawat. Berbagai vitamin B lainnya seperti vitamin B1, B5, dan B6 juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah terbentuknya jerawat, mengurangi stress, dan meningkatkan daya tahan tubuh.   Seng Seng merupakan suatu antioksidan yang dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan radikal bebas, radiasi sinar UV, dan berbagai zat beracun lainnya. Selain itu, seng juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga dapat membantu mencegah terbentuknya jerawat.  Berbagai penelitian juga menemukan bahwa seng juga dapat mempercepat penyembuhan luka dan mencegah terbentuknya jaringan parut akibat jerawat. Para ahli menganjurkan agar Anda mengkonsumsi 30 mg seng setiap harinya untuk membantu mengatasi jerawat.   Kromium Kromium merupakan suatu mineral yang kadangkala digunakan untuk mengatasi infeksi kulit. Kromium dapat membantu memperbaiki kerusakan kulit dan menurunkan resiko pembentukan jaringan parut akibat jerawat. Berbagai penelitian juga menemukan bahwa mengkonsumsi 150 mcg kromium setiap harinya dapat membantu mencegah timbulnya jerawat.   Lesitin Lesitin membantu tubuh menyerap berbagai asam lemak esensial yang diperlukan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah timbulnya jerawat. Kacang kedelai merupakan salah satu makanan sumber lesitin.   Magnesium Magnesium dapat membantu mengatasi dan mencegah terjadinya jerawat dengan cara menjaga  keseimbangan produksi hormonal. Gangguan keseimbangan hormonal di dalam tubuh dapat memicu terbentuknya jerawat. Selain itu, magnesium juga dapat membantu mengurangi stress yang juga dapat memicu terbentuknya jerawat.   Selenium Selenium merupakan suatu antioksidan yang juga memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan kulit. Walaupun tidak dapat secara langsung mengatasi jerawat, akan tetapi kombinasi vitamin E, vitamin A, dan selenium dapat membantu mengatasi jerawat,; terutama pada orang yang mengalami defisiensi selenium. Akan tetapi, mengkonsumsi terlalu banyak selenium juga dapat berbahaya bagi kesehatan Anda. Oleh karena itu, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mulai mengkonsumsi selenium.   Asam Alfa Hidroksi Asam alfa hidroksi banyak ditemukan pada buah-buahan citrus seperti jeruk. Mengoleskannya secara langsung pada kulit dapat membantu mengatasi pori-pori kulit yang tersumbat dan mengangkat sel kulit mati sehingga dapat membantu mengatasi jerawat dan menurunkan resiko terbentuknya jaringan parut akibat jerawat.   Ekstrak Biji Anggur Ekstrak biji anggur dapat membantu mengatasi jerawat dan melindungi jaringan kolagen pada kulit serta mengurangi proses peradangan pada kulit. Selain itu, ekstrak biji anggur juga dapat meningkatkan pertumbuhan dan penyembuhan sel kulit.   Sumber: healthdiaries