Your browser does not support JavaScript!
 13 Dec 2019    08:00 WIB
Seperti Apa Tanda Awal Penyakit Stroke ?
Stroke merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh kematian jaringan otak yang dapat diakibatkan oleh peyumbatan pembuluh darah otak atau perdarahan yang menyebabkan penekanan jaringan otak. Baik penyumbatan maupun perdarahan ini dapat menyebabkan kematian jaringan otak dalam waktu singkat. Kematian jaringan otak ini disebabkan oleh otak tidak mendapat suplai darah yang cukup.   Tanda Awal Stroke Kekurangan suplai darah ini dapat menyebabkan beberapa tanda awal stroke. Tanda awal ini berupa: Mati rasa atau kelemahan pada wajah, tangan, atau kaki dan biasanya pada satu sisi tubuh Kesulitan mengerti bahasa atau pembicaraan orang lain Kesulitan berbicara Gangguan penglihatan, dapat pada satu atau kedua mata Kesulitan berjalan Gangguan koordinasi Gangguan keseimbangan Pusing Nyeri kepala hebat tanpa penyebab yang jelas   Klasifikasi Stroke Gejala stroke dapat bervariasi tergantung pada jenis stroke yang terjadi, bagian otak mana yang mengalami kerusakan, dan seberapa parah penyakit. Stroke Iskemik Stroke iskemik terjadi bila terdapat penyumbatan pada pembuluh darah yang mensuplai otak. Penyumbatan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti adanya penumpukkan lemak di dalam dinding pembuluh darah (aterosklerosis) dapat menyebabkan terbentuknya bekuan darah. Kadangkala, bekuan darah terbentuk akibat gangguan irama jantung (atrial fibrilasi). Bekuan darah ini kemudian terbawa aliran darah dan kemudian tersangkut di pembuluh darah yang mensuplai darah ke otak. Stroke Hemoragik Stroke hemoragik dapat terjadi karena pecahnya atau robeknya dinding pembuluh darah otak yang lemah, yang menyebabkan terkumpulnya darah di sekitar jaringan otak. Selain itu, perdarahan ini juga dapat disebabkan oleh hal lain, seperti pecahnya aneurisma otak. Serangan Iskemik Sesaat Serangan iskemik sesaaat adalah serangan stroke ringan yang disebabkan oleh penyumbatan sementara pada pembuluh darah yang mensuplai darah ke otak. Walaupun serangan iskemik sesaat tidak menyebabkan kerusakan otak permanen, namun penyakit ini dapat menyebabkan tanda awal stroke yang dapat berlangsung selama beberapa menit atau jam. Anggaplah serangan iskemik sesaat ini sebagai tanda peringatan sebelum serangan stroke yang sebenarnya.   Kapan Hubungi Dokter Anda sebaiknya segera pergi ke dokter atau rumah sakit bila anda mengalami beberapa gejala di atas untuk mendapatkan pertolongan segera. Berapa lama gejala telah berlangsung dapat menjadi penentu tindakan pengobatan yang dapat dilakukan selanjutnya. Selain itu, perlu diingat bahwa serangan stroke adalah suatu kegawatdaruratan medis. Jangan pernah membiarkan gejala terus berlangsung tanpa melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebabnya. Akan lebih baik bila anda memeriksakan diri secepatnya daripada tidak memeriksakan diri dan menyesal di kemudian hari.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: Womenshealth
 04 Nov 2019    16:00 WIB
Bahaya Mengonsumsi Aspirin Setiap Hari
Mengkonsumsi aspirin setiap hari memang dapat mencegah munculnya serangan jantung dan stroke pada ornag-orang yang menderita gangguan jantung di masa lalu, tetapi tidak demikian dengan mereka yang tidak memiliki masalah pada jantung. Hal ini diungkapkan oleh U.S. Food and Drug Administration. Sejak tahun 1990an, data klinis menunjukkan bahwa mereka yang mengalami serangan jantung, stroke dan gangguan kardiovaskular lainnya, dengan mengkonsumsi aspirin dosis rendah setiap harinya dapat mencegah penyakit jantung kembali menyerang. tablet dosis rendah mengandung 80mg aspirin, dibandingkan dengan tablet dosis tinggi yang mengandung 325 mg aspirin. Tetapi analisis data dari penelitian yang baru saja dilakukan tidak mendukung menggunaan aspirin sebagai obat pencegahan bagi orang yang tidak memiliki masalah serangan jantung, stroke dan penyakit kardiovaskular lainnya. pada orang normal, aspirin tidak menyediakan keuntungan apapun dan malah dapat menimbulkan resiko efek samping berbahaya seperti perdarahan pada otak dan perut. Juga tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi aspirin aman dan efektif untuk orang yang tidak memiliki masalah jantung atau stroke tetapi mempunyai riwayat keluarga yang terserang penyakit jantung dan stroke. Sejauh ini FDA masih melakukan penelitian dan monitoring untuk masalah ini. Setiap orang yang berfikir jika ia perlu mengkonsumsi aspirin dosis rendah harus mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter. Sangat penting juga untuk dokter Anda menentukan seberapa besar dosis dan seberapa sering Anda harus mengkonsumsi obat tersebut. Jika dokter Anda memang menyarankan Anda untuk mengkonsumsi aspirin setiap hari dengan tujuan menurunkan resiko serangan jantung dan stroke maka bacalah baik-baik apa yang tertera di label obat. Beberapa jenis obat yang jika dikombinasikan dengan aspirin dapat menghasilkan efek yang merugikan Anda.Sumber: webmd
 04 Nov 2019    11:00 WIB
Cegah Stroke dengan Minyak Zaitun
Apa itu minyak zaitun?Minyak zaitun adalah asam lemak yang berasal dari buah Olea europaea (tanaman zaitun), yang merupakan tanaman tradisional di daerah mediteranian. Minyak zaitun dihasilkan dari buah zaitun yang dipress. Minyak zaitun banyak dipergunakan dalam kosmetik, obat-obatan, bahan masakan dan sabut. Walaupun berasal dari mediteranian, minyak zaitun saat ini sudah cukup mendunia. Yunani memiliki konsumsi minyak zaitun paling tinggi di dunia. Menurut the North American Olive Oil Association, rata-rata orang Yunani mengkonsumsi 24 liter minyak zaitu pertahunnya. Sedangkan orang Spanyol dan Italia rata-rata mengkonsumsi 13-15 liter minyak zaitun pertahunnya. Apa saja manfaat minyak zaitun untuk kesehatan tubuh?Selama lebih dari 50 tahun telah banyak penelitian dilakukan untuk mengetahui apa saja manfaat minyak zaitun untuk kesehatan. Berikut adalah beberapa contoh dari manfaat minyak zaitun untuk tubuh:Sistem jantung dan pembuluh darah Minyak zaitun merupakan sumber utama dari diet lemak saat melakukan diet mediteranian. Diet mediteranian telah banyak dihubungkan dengan penurunan angka kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah di seluruh dunia. Suatu penelitian yang dipublikasikan di Pharmacological Research mengatakan mereka yang mengkonsumsi minyak zaitun secara teratur setiap harinya akan menurunkan kemungkinan terkena penyakit jantung dan pembuluh darah termasuk darah tinggi, stroke dan hiperlipidemia. Selain itu dengan mengkonsumsi minyak zaitun secara teratur akan mencegah terjadinya inflamasi, disfungsi dari dinding pembuluh darah, trombosis dan metabolisme karbohidrat. Memasak dengan menggunakan minyak zaitun tidak akan meningkatkan resiko penyakit jantungMereka yang secara teratur mengkonsumsi makanan yang dimasak dengan cara digoreng menggunakan minyak zaitun tidak akan meningkatkan resiko terkena penyakit jantung atau kematian dini. Hal ini diungkapkan dalam penelitian yang diterbitkan oleh BMJ (British Medical Journal). Pada penelitian ini para peneliti menfokuskan penelitian kepada metode memasak dan pola diet yang dijalani seseorang. Tidak ada seorangpun partisipan yang memiliki penyakit jantung saat penelitian ini dimulai. Para peneliti menyimpulkan di negara-negara mediteranian dimana minyak zaitun dan minyak bunga matahari merupakan lemak utama yang digunakan untuk menggoreng dan sebagian besar makanan baik yang berasal dari luar rumah maupun yang dimasak dirumah ternyata diteliti tidak ada hubungannya antara makanan yang digoreng dengan resiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah atau kematian. Minyak zaitun membantu mencegah terjadinya strokeSebuah jurnal yang diterbitkan di journal Neurology mengungkapkan jika minyak zaitun dapat mencegah terjadinya stroke pada orang yang lebih tua. Para peneliti mengatakan bahwa orang tua yang menggunakan minyak zaitun untuk memasak dan dressing salad memiliki resiko terkena stroke lebih rendah 41% dibandingkan mereka yang tidak pernah mengkonsumsinya. Minyak zaitun menurunkan resiko depresiOrang yang banyak mengkonsumsi lemak trans dan makanan produksi mahal seperti pastries ternyata memiliki resiko lebih tinggi terkena depresi dibandingkan mereka yang menjalani deit lemak tak jenuh tunggal dan ganda. Minyak zaitun menurunkan resiko terjadinya kanker payudaraTim peneliti di Universitat Autonoma de Barcelona di Spanyol menemukan kunci mekanisme minyak zaitun dapat melindungi tubuh dari serangan kanker payudara dibandingkan minyak sayur biasa.Para peneliti menemukan jika minyak zaitu dapat mencegah kerusakan DNA yang disebabkan oleh serangan sel kanker dan mencegah kematian sel karena tumor. Penelitijuga menemukan bahwa minyak jagung yang kaya akan asam lemak tidak jenih ganda dapat meningkatkan agresifitas dari pertumbuhan tumor, sedangkan minyak zaitun mempunyai efek sebaliknya.Minyak zaitun mampu meningkatkan kadar kolesterol baik Penelitian yang dilakukan di Jepang menunjukkan kadar LDL (kolesterol jahat) menurun pada 28 pasien yang diberikan suplemen minyak zaitun sekali sehari selama enam minggu.Sumber: medicalnewstoday
 25 Oct 2019    16:00 WIB
Kondisi Yang Menyebabkan Tubuh Gemetar
Tubuh gemetar atau tremor melibatkan gerakan tidak disadari dari berbagai bagian tubuh yang spesifik, misalnya di tangan, lengan,kepala dan pita suara. Jika tidak diobati, tremor dapat menjadi kondisi yang serius dan sangat menganggu dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Tremor dapat dikaregorikan menjadi dua bagian. Rest tremor terjadi pada saat tubuh sedang beristirahat. Tremor istirahat ini biasanya dihubungkan dengan stress mental dan penyakit parkinson. Beberapa kondisi medis dapat menyebabkan tubuh gemetar. Gangguan tidur merupakan salah satu penyebab dari tubuh gemetar. Kategori kedua disebut action tremor yang terjadi saat tubuh melakukan pekerjaan seperti memegang atau menggenggam suatu benda. Gejala ini biasanya berkaitan denga beberapa kondisi medis seperti stroke, tumor otak dan multiple sklerosis. Berikut adalah beberapa jenis penyakit yang dapat menyebabkan tubuh gemetar: Multipel sklerosis Multipel sklerosis terjadi ketika pembungkus sel syaraf di otak dan di tabung syaraf terbuka. Secara umum multipel sklerosis merupakan penyakit inflamasi yang mempengaruhi kemampuan komunikasi dari sel syaraf. Hal ini akan menyebabkan berbagai masalah neurologi, sayah satunya tubuh gemetar atau tremor Stroke Stroke disebabkan karena suplai darah ke otak tidak mencukupi karena iskemia ataupun perdarahan. Gejala yang dihasilkan oleh stroke sangat bergantung pada daerah otak mana yang terkena. Gejala bisa sangat serius dan bervariasi. Stroke menjadi alasan utama tubuh gemetar karena terjadinya kerusakan di cerebelum atau otak kecil. Cedera otak traumatik Cedera otak traumatik bisa disebabkan oleh cedera otak karena kekuatan eksternal ataupun karena terbentur benda.  Cedera otak traumatik merupakan salah satu penyebab dari kematian dan kecacatan terbanyak di dunia. Slaah satu gangguan gerak yang ditimbulkan oleh cedera otak traumatik salah satunya adalah tremor berat. Penyakit parkinson Karena parkinson merupakan kelompok penyakit degeneratif dari sistem syaraf pusat maka gejala yang timbul salah satunya tremor di salah satu bagian tubuh yang tidak dapat dikendalikan, terutama di tangan. Hal ini bisa terjadi karena kerusakan di bagian otak yang mengatur pergerakan tubuh. Tremor merupakan salah satu tanda utama dari parkinson yang membantu penegakan diagnosa dari penyakit ini. Gangguan tidur Ada berbagai macam kondisi yang terkait dengan gangguan tidur yang menyebabkan tubuh gemetar saat tertidur. Gangguan tidur apnu, gerakan kaki periodik dan parasomnia merupakan contoh gangguan tidur yang menyebabkan munculnya gejala Rapid Eye Movement atau gerakan mata cepat. Tubuh gemetar saat tertidur juga dapat menyebabkan penutupan sebagian dari jalan nafas.   Sumber: boldsky
 13 Oct 2019    16:00 WIB
8 Cara Menurunkan Resiko Stroke
Dengan pola diet yang kita jalani saat ini dan pola hidup statis kita, akan meningkatkan resiko terjadinya stroke. Serangan stroke dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja dan salah satu cara tidak terkena stroke adalah dengan mengetahui gejalanya dan juga mencoba mencegahnya. Pencegahan merupakan pengobatan yang terbaik dan berikut adalah beberapa cara menurunkan terjadinya resiko stroke. 1.  Kontrol tekanan darah AndaHipertensi atau tekanan darah tinggi dapat menyebabkan terjadinya stroke jika tidak segera diobati sejak dini. Pastikan Anda memeriksakan tekanan darah Anda dengan teratur dan jika keluarga Anda ada yang mengidap hipertensi, maka Anda harus lebih berhati-hati lagi. 2.  Atrial fibrilasi atau abnormalitas jantung yang lainAtrial fibrilasi merupakan bentuk abnormalitas jantung dimana irama jantung tidak teratur dan dapat meningkatkan resiko terkena stroke sebanyak 50%. Pergilah ke dokter jika Anda menyadari atau menemukan ketidakberesan pada jantung Anda atau saat Anda merasa ketidaknyamanan disekitar dada. Seorang dokter akan dapat mengidentifikasi masalah Anda dan membantu mencegah terjadinya stroke. 3.  Kurangi merokok atau berhenti sama sekaliPerokok memiliki kemungkinan lebih tinggi terkena stroke dibanding mereka yang tidak merokok. Rokok dapat merusak dinding pembuluh darah, mempercepat terjadinya sumbatan pada arteri, meningkatkan tekanan darah dan membuat jantung bekerja lebih keras. 4.  Mengontrol konsumsi alkoholWalaupun minum alkohol tidak seburuk merokok tetapi alkohol juga merupakan salah satu penyebab terjadinya stroke. 5.  Kontrol kadar kolesterolKolesterol dapat diam-diam membunuh Anda dalam hitungan hari. Sama seperti saat Anda ingin menurunkan tekanan darah dengan memeriksakannya dengan teratur, maka periksakan kadar kolesterol Anda dengan teratur juga. Anda harus menjaga kadar kolesterol Anda tetap dibawah 200. 6.  DiabetesSama seperti hipertensi dan kolesterol tinggi, diabetes yang tidak terkontrol juga dapat meningkatkan resiko terjadi stroke. 7.  Konsumsi makanan sehat dan olahraga teraturTerlalu banyak mengkonsumsi makanan berminyak dan timbunan lemak didalam tubuh akan menyebabkan serangan stroke. Lakukanlah diet rendah lemak, sodium dan perbanyak sayuran hijau dan buah-buahan. Olahraga yang teratur juga dapat membuat tubuh lebih kuat dan terhindar dari stroke. 8.  Serangan iskemik sesaat/transient iskemik attack (TIA)TIA merupakan kondisi yang mirip dengan stroke dan tidak menyebabkan kerusakan permanen seperti stroke. Jika Anda mengidentifikasi hal ini, maka segeralah menghubungi dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan segera.Sumber: magsforwomen
 01 Sep 2019    08:00 WIB
Tanda Awal dan Penanganan Stroke
Setiap tahunnya lebih dari 795.000 orang Amerika mengalami stroke, menurut  Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Banyak penderita stroke meningga; disebabkan oleh komplikasi dari stroke.Stroke merupakan penyebab ketiga kematian di seluruh dunia, menurut Internet Stroke Center. Stroke juga menyebabkan kecacatan untuk jangka waktu yang lama. Secara umum stroke kebanyakan menyerang pria, berusia lanjut, dan perokok.Kemampuan mengenali stroke akan dapat menyelamatkan nyawa. Jika Anda melihat dan mencurugai seseorang akan terkena stroke, segera bawa ke unit gawat darurat terdekat. Apakah stroke itu?Stroke mengindikasikan adanya kekurangan aliran darah ke otak. Hal tersebut bisa disebabkan karena sumbatan didalam pembuluh darah atau karena pecahnya pembuluh darah.Jika disebabkan kerena sumbatan di pembuluh darah maka pasien memerlukan obat pengencer sumbatan dengan segera setelah terlihat tanda-tanda stroke. Tindakan dan pengobatan segera sangat diperlukan untuk meningkatkan kemungkinan pemulihan dari strokeTanda dari disfungsi otakStroke sering ditandai dengan kehilangan kemampuan untuk berbicara, ekspresi wajah yang datar dan kebingungan. Penderita stroke mengalami kesulitan untuk berbicara dan mengerti pembicaraan. Gejala lain yang menunjukkan adanya kerusakan pada otak adalah:    •    Pusing    •    Kehilangan koordinasi tubuh dan keseimbangan    •    Nyeri kepala tiba-tiba Stroke dapat menyerang beberapa bagian tubuh, seperti:    •    Mata: penurunan penglihatan baik pada satu mata atau keduanya    •    Wajah, tangan atau kaki: kelemahan dan rasa baal, lebih sering terjadi pada satu bagian tubuh    •    Perut: mual, muntah    •    Tubuh: merasa kelelahan yang luar biasa    •    Kaki: kesulitan berjalan Gejala yang dialami setiap orang bisa sangat bervariasi tergantung dari lokasi otak yang terkena serangan. Stroke sering hanya satu bagian dari kedua hemisfer otak (kanan dan kiri). Stroke di salah satu hemisfer akan mempengaruhi tubuh yang berada di posisi berlawanan. Apakah F.A.S.T itu?Jika Anda melihat seseorang memiliki kemungkinan terkena stroke, lakukanlah tiga tes sederhana berikut ini kemudian lakukan tindakan:    •    F – Face: mintalah orang tersebut untuk tersenyum, periksalah apakah salah satu sisi wajah ada yang terjatuh atau tidak simetris    •    A – Arms: mintalah orang tersebut untuk mengangkat tangan, lihatlah apakah salah satu tangan tertinggal    •    S – Speech: minta orang tersebut untuk mengulang kata-kata yang sederhana, lihatlah apakah ada kata aneh yang keluar    •    T – Time: jika Anda melihat tanda-tanda diatas, segera telfon 119 atau nomor gawat darurat lain.Sumber: Healthline
 10 Jul 2019    11:00 WIB
Usia Muda Bukan Berarti Terbebas dari Stroke
Walaupun stroke lebih sering mengenai orang lanjut usia, akan tetapi bukan berarti stroke tidak dapat mengenai orang yang berusia lebih muda (18-50 tahun). Sekitar sepertiga orang yang mengalami stroke sebelum berusia 50 tahun masih harus terus berjuang untuk mengatasi ketidakmampuan dan gangguan fungsi bahkan hingga 9 tahun kemudian. Sebuah penelitian di Belanda yang mengamati bagaimana kehidupan orang-orang yang mengalami stroke di usia muda menemukan bahwa banyak penderita stroke yang tidak lagi dapat hidup mandiri atau membutuhkan bantuan untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari, termasuk dalam mengatur keuangannya atau kebersihan dirinya. Penelitian ini menemukan bahwa 1 dari 8 orang penderita tidak lagi dapat hidup mandiri. Para ahli seringkali memprediksi bahwa penderita stroke di usia muda dapat memperoleh kesembuhan sempurna karena usianya yang masih muda, akan tetapi data yang diperoleh dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa kesembuhan sempurna sangat sulit atau bahkan mustahil tercapai. Berbagai Hal yang Mempengaruhi Kesembuhan Paska Serangan Stroke Beratnya Serangan dan Usia PenderitaOrang yang mengalami serangan stroke yang lebih berat memiliki kemungkinan yang lebih rendah untuk memperoleh kembali berbagai fungsi anggota geraknya, seperti halnya orang yang mengalami stroke di usia tuanya. Jenis Serangan StrokeJenis serangan stroke yang terjadi pun mempengaruhi kesembuhan penderitanya. Orang yang mengalami serangan stroke ringan (transient ischemic attack/TIA), di mana gejala terjadi dan menghilang dalam waktu singkat memiliki kemungkinan penyembuhan yang terbaik. Walaupun sekitar 11% di antaranya mengalami gangguan dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari, termasuk mengendarai mobil, berbelanja, memasak, mengurus rumah, dan menggunakan telepon. Sementara itu, sekitar 15% penderita stroke iskemik yaitu jenis serangan stroke yang terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah otak oleh bekuan darah tidak lagi dapat mengurus dirinya sendiri.Sedangkan sekitar 18% penderita stroke hemoragik, yaitu serangan stroke yang terjadi akibat perdarahan di dalam otak mengalami kelumpuhan.Faktor Resiko StrokeWalaupun orang berusia muda (18-50 tahun) memiliki resiko stroke yang lebih rendah, akan lebih baik bila mereka dapat menghindari berbagai faktor resiko stroke di bawah ini untuk mencegah terjadinya stroke di usia muda, yaitu:•    Merokok•    Menderita tekanan darah tinggi•    Menderita diabetes•    Obesitas•    Tidak atau kurang berolahragaSumber: npr
 31 May 2019    18:00 WIB
6 Pilihan Terapi Alternatif Untuk Stroke
Terapi alternatif untuk stroke dapat membantu melengkapi terapi yang diberikan diresepkan oleh dokter Anda untuk pulih dari stroke. Tetapi Anda harus memahami bahwa tidak satupun dari terapi ini dapat langsung mengobati stroke, tetapi pilihan terapi ini dapat membantu untuk program rehabilitasi dari stroke dan mencoba untuk mencegah kekambuhan dari stroke dan masalah kesehatan lain yang terkait. Belum ada bukti kuat yang membuktikan satupun dari terapi alternatif ini lebih baik dibandingkan terapi medis. Jadi jika Anda berniat melakukan salah satu dari terapi alternatif ini, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda sehingga tidak ada pertentangan dengan terapi medis yang diberikan dokter Anda. Akupuntur Selama berabad-abad di budaya Asia, menusukkan jarum kecil ke titik spesifik tubuh dapat membantu meringankan nyeri dan mengobati kelumpuhan dan berbagai masalah otot lainnya yang disebabkan oleh stroke. Terapi yang hampir mirip, acupressure menggunakan titik sama dengan akupuntur, tetapi tidak menggunakan jarum. Perubahan diet Jika Anda mengalami stroke iskemik, yang melibatkan endapan dari darah, Anda akan diinstruksikan untuk memperhatikan lagi kadar kolesterol Anda, karena peningkatan kadar kolesterol jahat dapat menyebabkan emboli dan endapan yang akan mengganggu peredaran darah. Kadar kolesterol yang sehat dapat dicapai dengan melakukan olahraga yang teratur dan pola makan yang sehat. Hindari makanan yang mengandung kolesterol tinggi, lemak jenuh, sodium dan zat berbahaya lain yang tidak baik untuk darah dan juga pembuluh darah. Selain itu Anda juga memerlukan pengobatan yang membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Pemijatan  Pemijatan merupakan terapi yang sering digunakan untuk meringankan berbagai gejala, salah satunya juga dapat membantu pasien stroke meningkatkan mood, menurunkan tekanan darah, meredakan kegugupan dan juga membuat tubuh lebih rileks. Selain itu pemijatan juga dapat mengobati masalah otot yang sering terjadi pada stroke dengan cara meningkatkan aliran darah didaerah yang lumpuh. Yoga Yoga dapat membantu pasien stroke dengan meningkatkan gerakan halus dari tubuh dan meningkatkan kemampuan bernafas. Selain itu yoga juga dapat meningkatkan aliran darah, tekanan darah dan kesehatan secara keseluruhan. Aromaterapi Aroma tertent dapat membantu seseorang untuk lebih tenang dan meredakan nyeri. Rosemary, lavender dan peppermint merupakan tiga jenis aromaterapi yang paling sering digunakan untuk meredakan nyeri yang sering muncul pada pasien stroke. Pengobatan herbal Beberapa jenis pengobatan herbal dapat digunakan untuk meningkatkan aliran darah ke otak, meningkatkan fungsi otak dan melindungi otak dari serangan stroke berikutnya. Tetapi Anda harus berhati-hati dengan penggunaannya dan berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya.   Sumber: healthline
 03 Mar 2019    11:00 WIB
Faktor Risiko dan Gejala Orang Terkena Stroke
  Guys, penyakit yang satu ini, juga merupakan penyakit yang banyak ditemui di Negara kita, Indonesia. Siapa yang tidak tahu penyakit stroke. Penyakit Stroke merupakan salah satu silent killer di dunia. Lalu apa penyebab penyakit Stroke? stroke disebabkan oleh pembekuan darah yang menyebabkan kurangnya sirkulasi ke daerah-daerah di dalam otak dan kematian sel; atau kebocoran darah dari pembuluh darah yang rusak yang menyebabkan kerusakan sel-sel otak secara lokal. Mayoritas stroke disebabkan oleh gumpalan. Hingga 30% orang yang mengalami stroke meninggal dalam waktu satu bulan. Dari mereka yang mengalami stroke, secara nasional 25% berada di bawah usia 65 tahun.   Stroke adalah masalah kesehatan utama bagi Negara Inggris dan merupakan pembunuh terbesar ketiga setiap tahun dengan 11% kematian disebabkan oleh stroke. Ini adalah penyebab kecacatan terbesar di Inggris namun secara tradisional tidak memiliki profil tinggi. Faktor-faktor risiko orang terkena stroke meliputi: Faktor keturunan. Tekanan darah tinggi, atau hipertensi menyebabkan stroke iskemik. Kolesterol tinggi, seperti Hipertensi dan Diabetes, dapat merusak arteri jantung, arteri karotis, dan otak. Kolesterol memiliki kecenderungan untuk menumpuk dan menyebabkan lengket di dalam pembuluh darah. Hal ini meningkatkan kemungkinan bekuan darah tersangkut di pembuluh darah dan mengganggu pasokan darah ke otak. Penyakit serebrovaskular. Penyakit arteri koroner (CAD). Denyut jantung yang tidak teratur, atau aritmia, dapat berkontribusi pada pembentukan gumpalan darah. Gumpalan darah ini dapat melakukan perjalanan ke otak dan terjebak dalam pembuluh darah kecil, mengakibatkan stroke iskemik. Gagal jantung. Setelah serangan jantung atau akibat tekanan berlebih pada jantung, otot jantung menjadi melemah, sehingga sulit untuk memompa darah secara efisien. Penyakit katup dapat bersifat bawaan (hadir saat lahir) atau dapat berkembang di kemudian hari. Ini juga dapat menyebabkan perubahan aliran darah ke seluruh tubuh, meningkatkan risiko pembentukan bekuan darah dan berpotensi menyebabkan stroke iskemik. Penyakit Arteri Karotis. Cacat jantung yang hadir saat lahir dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk stroke. Peradangan dan infeksi jantung jarang terjadi, tetapi mereka dapat menyebabkan pembekuan darah, gagal jantung, serangan jantung, dan infeksi lebih lanjut atau peradangan yang dapat mempengaruhi otak. Gangguan pendarahan adalah sekelompok penyakit yang memiliki ketidakmampuan untuk membentuk pembekuan darah yang tepat secara umum. Hal ini menyebabkan pendarahan yang berlebihan dan berkepanjangan di bagian tubuh mana pun, termasuk otak, setelah semua jenis cedera. Gangguan Pembekuan Darah. Ketika pembekuan darah tidak normal, itu dapat mempengaruhi pembentukan gumpalan darah. Pada gilirannya, gumpalan darah terbentuk di pembuluh darah dan perjalanan dan tinggal di otak atau di tempat lain di tubuh. Anemia sel sabit adalah kelainan genetik sel darah merah. Sel-sel abnormal itu kaku dan dapat menempel pada dinding pembuluh darah otak yang menyebabkan stroke. Bagi sebagian wanita, kehamilan dapat meningkatkan risiko pembekuan darah. Ada sedikit peningkatan risiko stroke selama kehamilan. Ini biasanya terkait dengan kelainan pembekuan darah yang mendasarinya atau kondisi peradangan. Beberapa gangguan autoimun dapat meningkatkan risiko stroke dengan predisposisi kita terhadap perkembangan penyakit pembuluh darah atau pembentukan gumpalan darah. Jika kita telah didiagnosis menderita penyakit autoimun seperti lupus, psoriasis, atau alopecia areata, ada sedikit peningkatan. Infeksi Parah. Infeksi dapat mempengaruhi pembentukan gumpalan darah, dehidrasi, atau gagal jantung. Hubungan antara infeksi dan stroke diyakini terkait dengan peningkatan peradangan yang dapat membuat stroke lebih mungkin terjadi. Aneurisma Otak. Kegemukan (obesitas). Gaya hidup yang tidak sehat. Malformasi Arteriovenous (AVM) adalah kelainan pembuluh darah yang, ketika pecah, menyebabkan stroke hemoragik. Stres dan Mood. Merokok. Stroke juga terbagi menjadi tiga tipe, yaitu: Stroke iskemik. Stroke hemoragik. Serangan iskemik sementara (peringatan atau "mini-stroke"). Selama stroke, setiap menit amat penting! Perawatan yang cepat dapat mengurangi kerusakan otak yang disebabkan oleh stroke. karena itu ketika mengetahui gejalanya, harus segera mengambil langkah perawatan, ke dokter atau ke rumah sakit. Dengan mengetahui tanda-tanda dan gejala-gejala stroke, kita dapat mengambil tindakan cepat dan mungkin menyelamatkan hidup — bahkan mungkin hidup kita sendiri. Gejala umum stroke pada umumnya adalah: Mati rasa atau kelemahan tiba-tiba di wajah, lengan, atau kaki, terutama di satu sisi tubuh. Kebingungan yang tiba-tiba, kesulitan berbicara, atau kesulitan memahami ucapan. Tiba-tiba kesulitan melihat di satu atau kedua mata. Tiba-tiba kesulitan berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan, atau kurang koordinasi. Tiba-tiba sakit kepala parah tanpa sebab yang diketahui. Stroke biasanya dapat berhasil diobati dan juga dicegah. Makan makanan yang sehat, berolahraga teratur, minum alkohol dalam jumlah sedang dan tidak merokok akan secara dramatis mengurangi risiko terkena stroke. Menurunkan tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol dengan obat-obatan juga menurunkan risiko stroke secara substansial. Terapi Trombolisis, (terapi Trombolitik) juga merupakan pengobatan untuk melarutkan gumpalan berbahaya dalam pembuluh darah, meningkatkan aliran darah, dan mencegah kerusakan pada jaringan dan organ. Rehabilitasi Stroke juga merupakan cara terbaik untuk menjadi lebih baik setelah stroke. Baiklah sahabat, demikianlah pembahasan kita hari ini tentang penyakit stroke. jika ada gejala sekecil apapun yang menyerupai stroke, segeralah pergi ke dokter atau rumah sakit terdekat. Jangan ditunda karena bisa berbahaya. Salam sehat!!!   Sumber : www.stroke.org.uk, www.sciencedaily.com, www.medicalnewstoday.com, www.healthline.com, www.wwl.nhs.uk
 06 Dec 2018    16:00 WIB
Wow Ternyata Ini Manfaat Makan Buah Setiap Hari
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang makan buah setiap hari akan menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan stroke hingga 40 %. Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa seseorang yang makan lebih banyak buah, semakin menurunkan risiko seseorang terkena penyakit kardiovaskular dan tekanan darah yang menurun. Penelitian ini dilakukan pada 451.682 orang yang terdaftar dalam penelitian kesehatan di Cina dan dipresentasikan pada kongres European Society of Cardiology di Barcelona. Para peserta yang ikut dalam penellitian tersebut berasal dari beberapa daerah pedesaan dan perkotaan yang berbeda, dan tidak satu pun dari mereka memiliki riwayat penyakit jantung. Jumlah buah yang mereka makan dibagi dalam lima kategori: Tidak pernah Setiap bulan 1-3 hari per minggu 4-6 hari per minggu Setiap hari Sekitar 18% dari jumlah peserta makan buah setiap hari dan 6,3% tidak pernah makan buah. Jumlah rata-rata buah yang dimakan oleh orang-orang tersebut setiap hari sekitar 1,5 porsi. Selama 7 tahun, ditemukan ada 19.300 kasus penyakit jantung dan 19.689 kasus stroke. Tekanan Darah Para peneliti juga menemukan bahwa mereka yang makan buah lebih sering memiliki tekanan darah yang lebih rendah. Terlebih lagi, mereka menemukan bahwa dibandingkan dengan orang yang tidak pernah makan buah, mereka yang makan buah setiap hari mengurangi risiko penyakit kardiovaskular antara 25% dan 40%. Rincian penurunan risiko yaitu: Sekitar 15% penurunan risiko penyakit jantung Sekitar 25% penurunan risiko stroke iskemik (kerusakan yang terjadi disebabkan karena adanya penyempitan pembuluh darah di otak) Sekitar 40% penurunan risiko stroke hemoragik (kerusakan yang terjadi disebabkan oleh perdarahan dari pembuluh darah) Semakin banyak buah yang dimakan, semakin rendah risiko penyakit kardiovaskular, kata para peneliti tersebut yang diterbitkan dalam jurnal European Heart Sumber: webmd