Your browser does not support JavaScript!
 04 Sep 2015    16:00 WIB
Bagian Tubuh Yang Bereaksi Saat "Putus"
Tahukah Anda bahwa patah hati atau mendengar kata “putus” tidak hanya membuat Anda merasa sedih tetapi juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa bagian tubuh manusia yang akan menanggung akibat buruk akibat sakit hati.   Perut Apakah perut Anda terasa mulas saat mendengar ajakan putus dari pasangan Anda? Hal ini dikarenakan rasa stress yang Anda rasakan memicu kenaikan asam lambung di dalam perut Anda. Selain itu, otak pun akan segera mengirimkan sinyal rasa kenyang sehingga Anda pun tidak lagi merasa lapar dan tidak nafsu makan.   Rambut Dalam perkembangannya, folikel rambut akan mengalami suatu fase istirahat di mana rambut akan berhenti bertumbuh untuk sementara. Saat stress, fase ini akan menjadi lebih panjang dan yang lebih parahnya lagi adalah Anda juga dapat mengalami rambut rontok.   Otak Pada saat Anda merasa stress karena diputuskan oleh sang kekasih, maka hal ini akan memicu suatu bagian somatosensorik di dalam otak, yang akan menyebabkan munculnya berbagai gejala tidak mengenakkan di dalam tubuh Anda seperti badan terasa pegal, nyeri otot, dan berbagai rasa tidak nyaman lainnya pada tubuh.   Hormon Saat stress, maka kadar hormon stress atau kortisol dan kadar hormon adrenalin pun akan meningkat. Hal ini tentu saja dapat memicu terjadinya peningkatan tekanan darah, yang dapat berdampak buruk pada Anda yang memang telah menderita tekanan darah tinggi dan orang yang sudah berusia lanjut.   Peningkatan Sistem Kekebalan Tubuh Mendengar kata “putus” juga dapat memicu sistem kekebalan tubuh Anda untuk bekerja secara berlebihan, yang akan meningkatkan reaksi radang di seluruh tubuh. Selain itu, karena sistem kekebalan tubuh tidak dapat bekerja dengan baik, maka Anda pun dapat mengalami demam dan meriang.   Nah, bagi Anda yang masih merasa sedih dan stress karena diputuskan pasangan, ayo segera kembalikan semangatmu dengan melakukan berbagai hal positif lainnya seperti melakukan hobi Anda atau menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan lain. Dengan demikian, kesehatan Anda pun akan lebih terjaga dan kesedihan Anda pun akan berlalu tanpa Anda sadari.   Baca Juga: 7 Cara Sederhana Untuk Menunjukkan Rasa Cinta Tanpa Mengatakannya   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: mbakbro
 30 Aug 2015    09:00 WIB
Cara Alami Atasi Rambut Rontok
Terdapat berbagai penyebab mengapa anda mengalami kerontokan rambut, seperti kekurangan berbagai vitamin, ganguan hormon tiroid, dan menopause. Berbagai gangguan kesehatan juga dapat menyebabkan timbulnya rambut rontok. Mengatasi gangguan kesehatan ini dapat membantu mengatasi kerontokan rambut anda. Konsultasikan dengan dokter anda mengenai kemungkinan penyebab kerontokan rambut anda untuk mengetahui cara mengatasinya.   1.      Perhatikan Nutrisi Rambut Anda Bila anda menginginkan rambut dan kulit yang berkilau dan sehat, maka anda pun harus mengkonsumsi makanan sehat kaya nutrisi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh anda. Protein merupakan salah satu unsur penting untuk menjaga kekuatan dan pertumbuhan rambut. Kebutuhan harian protein yang disarankan adalah 2-3 ons daging atau kombinasi dari 4-5 gelas susu atau produknya atau dari kacang-kacangan. Seorang ahli menyarankan untuk mengkonsumsi kacang-kacangan, telur, dan ikan setiap harinya pada penderita rambut rontok. Asam lemak omega 3 yang terkandung dalam berbagai jenis makanan di atas dapat membantu mengurangi peradangan pada kulit kepala dan menjaga kesehatan kulit kepala anda. Makanlah berbagai jenis makanan setiap harinya, hindari mengkonsumsi makanan yang sama setiap harinya. Ahli menyarankan untuk mengkonsumsi 6-10 porsi sayuran setiap harinya, 2-4 porsi buah-buahan, dan berbagai jenis kacang-kacangan, serta daging. Beberapa nutrisi yang penting bagi kesehatan rambut anda adalah: Zat besi. Anemia dapat menyebabkan kerontokan rambut. Pemberian suplemen zat besi hanya dianjurkan apabila anda memang menderita anemia karena kekurangan zat besi Seng dan biotin. Kedua suplemen ini diduga dapat membantu pertumbuhan rambut. Orang dengan gangguan metabolisme kedua zat tersebut biasanya memiliki rambut dan kuku yang tipis serta rapuh   2.      Pemberian Suplemen Pastikan agar anda berkonsultasi dengan dokter anda terlebih dahulu sebelum mulai mengkonsumsi suplemen apapun untuk menjaga keseahtan rambut anda. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya berbagai efek samping atau interaksi suplemen dengan obat-obatan yang anda gunakan saat ini.   3.      Model Rambut Anda Mengikat, mewarnai, dan mengeriting rambut anda dapat merusak rambut anda. Jika anda mulai mengalami penipisan rambut, maka berhati-hatilah dalam merawat rambut anda. Jangan menyisir atau mengeramas rambut anda terlalu sering.   4.      Atasi Stress Rambut rontok terus-menerus dapat membuat anda merasa stress. Akan tetapi, stress baik stress fisik maupun emosional kadang-kadang dapat memperparah kerontokan rambut yang anda alami. Kerontokan rambut normal terjadi saat anda memasuki masa menopause dan setelah melahirkan. Oleh karena itu, jangan terburu-buru merasa cemas dan stress bila anda mengalaminya.   Sumber: webmd  
 29 Aug 2015    09:00 WIB
Solusi Bagi Nyeri Kepala
1.      Ketahui Pemicu Nyeri Kepala Anda Salah satu cara terbaik untuk mengetahui apa saja pemicu timbulnya nyeri kepala anda adalah dengan mencatatnya. Catatlah makanan apa saja yang anda makan, kejadian yang membuat anda merasa stress, perubahan cuaca, dan aktivitas fisik apa yang anda lakukan. Catatlah kapanpun anda mengalami nyeri kepala, kapan dimulainya dan kapan nyeri kepala tersebut berhenti. Dengan melakukan hal ini, diharapkan anda dapat mengetahui pemicu nyeri kepala anda dan menghindari pemicu tersebut merupakan salah satu cara terbaik untuk mencegah timbulnya nyeri kepala di kemudian hari.   2.      Atasi Stress Banyak orang dapat mencegah serangan migrain atau nyeri kepala dengan cara mengatasi stressnya. Melakukan meditasi atau memijat tubuh anda dapat membantu mengurangi rasa penat dan stress yang anda rasakan.   3.      Berolahraga Olahraga sedang merupakan salah satu cara ampuh untuk menghilangkan stress. Berjalan merupakan pilihan yang terbaik untuk mencegah terjadinya serangan nyeri kepala. Saat anda berjalan, gerakan mengayun tangan anda dapat melemaskan otot-otot di daerah leher dan bahu anda. Dengan berkurangnya ketegangan di daerah bahu dan leher anda, maka nyeri kepala pun dapat dicegah.   4.      Makan Dengan Teratur Mengkonsumsi makanan dengan gizi lengkap dan seimbang dapat membantu menjaga kadar gula darah anda tetap stabil sepanjang hari sehingga mencegah terjadinya nyeri kepala akibat rasa lapar. Makanlah makanan yang mengandung protein dan karbohidrat kompleks, seperti roti gandum dengan selai kacang atau ayam dengan nasi coklat. Ingatlah juga untuk mengkonsumsi cukup air putih untuk mencegah terjadinya dehidrasi yang juga dapat memicu terjadinya nyeri kepala.   5.      Terapi Fisik Terapi fisik merupakan kombinasi antara olahraga dengan edukasi pada penderita yang bertujuan untuk mengurangi nyeri dan memperbaiki jangkauan pergerakan. Pada penderita nyeri kepala tension, terapi fisik dapat membantu melemaskan otot-otot leher dan mengajarkan bagaimana postur tubuh yang tepat saat bekerja untuk mencegah timbulnya ketegangan otot leher.   6.      Obat-obatan Berbagai obat-obatan anti nyeri yang dijual bebas seperti aspirin, ibuprofen, dan parasetamol dapat membantu mengatasi nyeri kepala anda. Akan tetapi, jangan menggunakan obat-obat ini secara terus-menerus dalam waktu lama karena dapat menyebabkan timbulnya nyeri kepala segera setelah efek obat habis (rebound headache). Bila anda sering mengalami nyeri kepala atau mengalami nyeri kepala hebat, berkonsultasilah dengan dokter anda untuk memperoleh pengobatan pencegahan nyeri kepala yang sesuai.   Kapan Hubungi Dokter Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami: Nyeri kepala hebat yang berbeda dengan biasanya Nyeri kepala yang berlangsung selama lebih dari 2 hari Nyeri kepala yang disertai dengan gangguan penglihatan, gangguan pergerakan, penurunan kesadaran atau bingung, kejang, demam, dan kekakuan pada leher Baca juga: Pemicu Sakit Kepala Sumber: webmd    
 21 Aug 2015    09:00 WIB
Wow, Ini Dia 5 Makanan Anti Stres
Stres adalah hal yang sering dialami oleh semua orang, mulai dari remaja sampai orang tua. Pekerjaan yang menumpuk, masalah keluarga, masalah hubungan dengan kekasih dapat menimbulkan stres Anda dapat membantu menghilangkan stres dengan berlibur ke tempat wisata, bercocok tanam atau mendengarkan musik. Namun ada beberapa orang yang mencoba menghilangkan stres dengan cara yang salah seperti merokok, minum alkohol secara berlebihan. Hal ini memang dapat menenangkan pikiran namun hanya bersifat sementara dan lebih banyak menimbulkan efek samping. Dibandingkan mengkonsumsi alkohol, lebih baik Anda mencoba makanan enak yang ternyata mampu membuat Anda lebih tenang. Coklat Hampir semua orang suka makan coklat. Selain rasanya yang enak, coklat juga memiliki banyak manfaat. Salah satu manfaat coklat adalah menenangkan pikiran. Coklat mengandung zat triptofan, yakni suatu zat yang berfungsi untuk mengurangi gejala depresi. Coklat juga mengandung zat dopamin yang dapat memproduksi endorfin. Endorfin dapat menimbulkan perasaan tenang dan mengurangi hormon kortisol penyebab stress. Coklat yang baik Anda konsumsi adalah Dark Chocolate yang bebas gula. Selain itu batasi konsumsi coklat tidak lebih dari 100 kalori atau setara dengan 1-2 bar (baca kemasan produk, karena setiap coklat kemasan berbeda jumlah kalorinya) dalam seminggu. Susu Susu mengandung kalsium dan magnesium yang dapat mempercepat perubahan triptofan menjadi serotonin. Serotonin memberikan rasa tenang, bagi sebagian orang serotonin bahkan bisa menimbulkan rasa mengantuk. Oleh karena itu untuk orang-orang yang memilliki masalah sulit tidur sering disarankan untuk minum segelas susu hangat di malam hari. Selain itu menurut penelitian Mary Dallman, PhD, profesor fisiologi di University of California, San Fransisco, susu mengandung banyak kalsium yang sangat  baik untuk mengurangi ketegangan otot dan menenangkan saraf. Almond Almond mengandung vitamin B2, vitamin E, magnesium dan seng. Vitamin B dan magnesium dalam almond dapat membantu produksi serotonin yang membantu mengurangi stres. Almond juga mengandung zat besi dan Vitamin E yang ampuh melawan stres sekaligus radikal bebas di dalam tubuh. Cukup konsumsi seperempat cangkir almond setiap hari dapat membuat pikiran Anda menjadi tenang. Es krim Es krim adalah makanan kesukaan hampir semua orang. Rasanya yang enak dan sensasi dingin yang menyegarkan sangat tepat untuk menghilangkan panas dan kejenuhan. Selain itu es krim juga mengandung banyak asam amino triptofan yang bermanfaat untuk menenangkan otak. Es krim berjenis low fat adalah solusi terbaik agar lemak di tubuh tidak bertambah. Salmon Ikan kaya akan asam lemak omega-3 yang dikenal sebagai mood booster alami. Asam lemak omega-3 yang terkandung di dalam ikan salmon tidak hanya membantu perkembangan otak tapi juga menenangkan otak dari hal-hal yang membuat stres Sebaiknya mengonsumsi satu porsi fillet salmon minimal tiga kali seminggu. Untuk membantu Anda mengurangi rasa stres yang Anda lakukan Anda bisa mengkonsumsi makanan seperti yang diulas diatas. Selamat mencoba! Baca juga: Tips Untuk Mengatasi Berbagai Reaksi Stress yang Anda Alami Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: readthisfella
 20 Aug 2015    18:00 WIB
Apakah Saya Sedang Stres?
Stres memang sering datang tidak terduga, kehidupan yang makin sulit sering menimbulkan stres. Seringkali orang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami stres.  Padahal terlalu sering stres bisa menjadi penyebab munculnya berbagai macam penyakit. Ada beberapa penyakit yang dapat dipicu akibat stres seperti gangguan fungsi jantung, gangguan fungsi persarafan dan gangguan beberapa organ tubuh lainnya. Sebenarnya ada beberapa tanda apabila Anda mengalami stres, berikut adalah tanda stres yang patut diwaspadai: Kesulitan Mengingat Saat seseorang di bawah tekanan, hormon kortisol yang disebut hormon stres merupakan hormon yang berguna untuk membuat Anda lebih fokus terhadap masalah yang dihadapi. Namun dalam jumlah yang berlebihan dapat melemahkan sistem lain seperti kemampuan otak untuk mengingat dan belajar. Hal ini karena tubuh harus mengerahkan energi agar hanya bisa berkonsentrasi sampai masalah yang membuat stres itu teratasi. Menurut Leslie Atkinson, scientific director di Institut for Stress and Wellbeing Research, Universitas Ryerson, stres dalam jangka pendek berdampak positif. Namun bila berkepanjangan bisa membuat Anda jadi pelupa dan kesulitan mempelajari sesuatu yang baru. Apabila akhir-akhir ini Anda sering lupa menaruh kunci atau menyimpan barang-barang penting lainnya, kemungkinan Anda sedang sedang mengalami stres berat. Perut Membuncit Stres yang berat menyebabkan produksi hormon kortisol meningkat. Produksi hormon kortisol yang berlebihan akan menyebabkan rasa lapar, lapar dan lapar. Selain itu produksi kortisol juga dapat menyebabkan gangguan metabolisme yang berakibat penumpukan lemak di area perut. Gangguan pada Perut dan Usus Saluran pencernaan sering disebut seperti otak kedua Anda. Saluran pencernaan bergantung pada neuron dan neurotransmiter untuk menyelesaikan fungsi-fungsi tertentu, serta menjaga komunikasi dengan sistem saraf pusat.  Hal ini berarti bahwa ketika Anda mengalami stres atau ketegangan yang sedang berlangsung, kesehatan pencernaan Anda akan terpengaruh. Stres psikologis dapat mengganggu kontraksi saluran pencernaan, menyebabkan peradangan, meningkatkan produksi asam lambung dan meningkatkan kerentanan terhadap infeksi Gangguan kesuburan dan gangguan menstruasi Stres juga mempengaruhi kelenjar hipotalamus pada otak, yang bertanggungjawab mengatur hormon yang memproduksi sel-sel telur pada wanita. Saat seseorang mengalami tekanan atau merasa dalam bahaya, tubuh akan memfokuskan energi untuk melawannya dan bisa mempengaruhi siklus menstruasi dan masa ovulasi (gangguan kematangan sel telur). Diatas adalah tanda-tanda Anda mengalami stres, sebelum stres “mengerogoti” tubuh Anda dengan menimbulkan banyak penyakit. Sebaiknya Anda segera mengatasi stres yang Anda hadapi. Salah satunya dengan menuliskan atau menyebutkan sesuatu yang baik tentang diri Anda sendiri. Buatlah target dalam hidup yang mudah untuk dicapai dalam waktu dekat, yang sesuai dengan sifat positif Anda. Baca juga: Tips Mengurangi Stress dan Tidur Lebih Nyenyak Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber:  canadianliving
 12 Aug 2015    16:00 WIB
Atasi Stres Dengan Cara Tepat
Sering merasa stres? Pekerjaan yang menumpuk? Masalah yang mungkin dirasa makin hari makin berat? Bila iya, hal ini bisa saja terjadi pada siapa saja.  Saat Anda mengalami stres, suatu bagian otak yang disebut sebagai hipotalamus memicu pelepasan hormon adrenalin dan kortisol. Adrenalin meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, sedangkan kortisol menaikkan gula darah. Semua ini akan mengganggu “kerja” tubuh Anda. Oleh karena itu simak tips berikut untuk membantu meredakan stres yang Anda rasakan:   Luangkan waktu Anda untuk bersantai Melakukan yoga, mendengarkan musik, bermeditasi, dipijat, atau belajar teknik relaksasi. Akan membantu meredakan ketegangan yang Anda rasakan Makan makanan seimbang. Selalu konsumsi makanan dengan gizi yang tepat dan seimbang. Hindari konsumsi alkohol dan kafein, yang dapat memperburuk kecemasan dan memicu serangan panik. Tidur yang cukup. Ketika stres, tubuh Anda membutuhkan tidur lebih banyak Olahraga setiap hari untuk membantu Anda merasa lebih baik dan menjaga kesehatan Anda. Mempertahankan sikap positif. Berusaha untuk mengganti pikiran negatif dengan pikiran positif. Aktif dalam kegiatan sosial. Cara ini akan membangun komunitas dan memperluas jaringan pertemanan dan membantu meredakan ketegangan, memberi dukungan dan memberikan Anda istirahat sejenak dari stres yang dihadapi sehari-hari. Pelajari apa yang memicu rasa cemas Anda. Apakah pekerjaan, keluarga, sekolah, atau sesuatu yang lain? Tuliskan dalam buku ketika Anda merasa stres atau cemas, dan mencari pola stres yang Anda alami Berbicara dengan seseorang. Beritahu teman dan keluarga Anda mengenai masalah yang Anda hadapi dan biarkan mereka tahu agar mereka dapat membantu Anda Konsultasi dengan psikiater.   Baca juga: Apa yang Terjadi di Dalam Tubuh Anda Saat Stress? Selain itu ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu meredakan stres secara langsung:   Ambil napas dalam-dalam dan  hembuskan napas secara perlahan Hitung sampai 10 perlahan-lahan. Ulangi, dan bila perlu hitung sampai 20 Tertawa. Mendengarkan lelucon segar atau menonton film yang lucu dapat meredakan stres.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: adaa
 27 Jun 2015    20:00 WIB
Hal-hal inilah yang Menyebabkan Badan Menjadi Kurus
Mempunyai badan yang kurus sering kali membuat kita kurang percaya diri dan minder dalam bergaul, terutama untuk kaum pria. Berbeda dengan wanita, yang cenderung menginginkan tubuh yang langsing. Nah, kebetulan bagimu yang merasa punya masalah dengan berat badan. Berikut beberapa hal yang dapat menjadi penyebab mengapa badanmu kurus : 1.      KURANG GIZI  Kekurangan asupan gizi menyebabkan badan kurus. Karena tubuh tidak mendapatkan gizi yang sesuai. Misalnya pola makan yang tidak teratur dan jarang mengkonsumsi makanan yang termasuk 4 sehat 5 sempurna seperti telur, sayur mayur, susu dsb. 2.      KURANG AIR MINERAL Air merupakan salah satu yang terpenting bagi manusia karena sebagian besar penyusun tubuh manusia adalah molekul air. Seberapa seringkah kamu minum dalam sehari? Mempunyai badan yang kurus juga dapat disebabkan oleh kurang minum, akibatnya pencernaan kita mengalami gangguan. Minum perhari minimal yaitu 8 gelas besar. 3.      KURANG OLAHRAGA Olah Raga seperti hal yang sepele sehingga banyak orang yang tidak mementingkannya. Padahal orahraga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Orang yang hidupnya kurang olahraga tubuhnya akan mudah terkena penyakit sehingga akan menyebabkan badan anda menjadi kurus. 4.      FAKTOR GENETIKA     Faktor Genetika disebut juga dengan faktor keturunan dimana setiap orang pasti memiliki gen di setiap sel yang ada pada tubuhnya. Gen adalah penentu sifat yang diturunkan dari kedua orang tua, baik itu yang resesif ataupun yang dominan. Nah, termasuk postur tubuh juga bisa dipengaruhi genetik. Kurus juga bisa dari genetik yang diturunkan kedua orang tua. Mungkin juga kedua orang tua kita tidak kurus, namun tanyakan kepada mereka apakah kakek nenek buyut yang kurus. Itulah yang dinamakan faktor gen yang resesif. 5.      STRESS Berfikir selalu menjadi ciri khas manusia dibandingkan mahluk lain. Namun, terlalu banyak berfikir juga akan mengakibatkan stress. Berfikir juga membutuhkan tenaga, jika kita terus berfikir dan tidak diimbangi makan dan istirahat yang seimbang maka akan terjadi perombakan lemak dan protein ditubuh. Perombakan inilah yang mengakibatkan otot mengecil alias kurus. Demikian beberapa hal yang dapat menjadi penyebab badan kurus, oleh karena itu kita harus bisa mengatur pola hidup sehat. Baca Juga: 6 Alasan Mengapa Para Gadis Ingin Menjadi Lebih Kurus Sumber: Ayo Sehat
 24 Jun 2015    18:00 WIB
Hati-Hati, Pikun Dapat Menyebabkan Depresi!
Demensia atau gangguan daya ingat (pikun) memang memberikan banyak perubahan dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga saat seseorang mengalami demensia bisa terjadi depresi. Depresi akan membuat seseorang yang mengalami demensia sulit untuk mengingat suatu hal dan sulit menikmati hidup mereka. Gejala depresi telah dilaporkan terjadi pada sekitar 40 sampai 50 persen dari orang-orang dengan penyakit Alzheimer. Orang yang dalam perawatan rumah jangka panjang tampaknya sangat berisiko depresi. Hal ini juga dapat menambah kesulitan merawat seseorang dengan demensia. Hal-hal lain yang dapat menyebabkan terjadinya depresi pada seseorang meliputi: Efek samping obat Reaksi terhadap diagnosis dan dampak yang dirasakan pada gaya hidup Penyakit fisik Isolasi dari sosial Kelelahan Faktor lingkungan, seperti ketidakmampuan untuk menyaring rangsangan yang tidak diinginkan seperti suara keras dan orang banyak. Gejala depresi pada demensia: Sangat sulit untuk mengetahui apakah seseorang dengan demensia tertekan atau tidak. Karena banyak gejala demensia dan depresi yang sama, mungkin sulit untuk membedakannya. Beberapa tanda-tanda khas depresi pada demensia adalah: Kehilangan minat dan kesenangan dalam kegiatan sebelumnya yang dinikmati Kekurangan energi Kurang tidur Kehilangan nafsu makan dan berat badan Mengekspresikan perasaan merasa tidak berharga dan rasa sedih Emosional, menangis, marah atau gelisah yang luar biasa Kebingungan yang meningkat Baca juga: 3 Makanan Yang Dapat Memperburuk Depresi Sumber: betterhealth