Your browser does not support JavaScript!
 19 Sep 2018    08:00 WIB
Cara Melindungi Kulit Dari Paparan Sinar Matahari
Seperti diketahui, sinar matahari mengandung sinar ultraviolet (UV) A dan B yang bisa menyebabkan aneka masalah pada kulit. Sinar UV B akan diserap kulit sekitar lima persen, sehingga mengakibatkan kulit terbakar. Sedangkan sinar UV A akan diserap kulit 90 persen, sehingga akan menyebabkan proses penuaan dini, kanker kulit, hiperpigmentasi, kusam, dan keriput. Semua orang, khususnya perempuan Indonesia, perlu mempertimbangkan kebutuhan perlindungan menyeluruh terhadap berbagai efek berbahaya dari UV A dan B pada kulit. Saat kita bersembunyi dibalik kacamata hitam, topi lebar dan selendang sebenarnya kita membuat penyerapan sinar UV pada kulit kita semakin memburuk. jadi bagaimana cara terbaik untuk melindungi kulit Anda? berikut adalah tips yang bisa Anda ikuti agar kulit Anda tetap terlindungi dari paparan sinar matahari. Hindari paparan sinar matahari pada jam 11 siang sampai jam 3 soreMatahari bersinar paling terik sekitar jam 11-15. paparan sinanr matahari yang terlalu lama, terutama di jam 11-15 dapat mengakibatkan kerusakan kulit yang parah. Jika Anda memang harus melakukan aktifitas pada jam tersebut, pastikan Anda sudah melindungi kulit dengan baik dengan menutup kulit dan mengoleskan tabir surya. Selalu gunakan tabir surya saat beraktifitas di luar ruanganMenggunakan payung atau topi tidak akan menjamin kulit Anda aman dari sinar matahari. Sinar matahari tetap dapat merusak kulit Anda karena pantulan sinarnya tetap mengenai kulit. Untuk itu penggunaan tabir surya menjadi sangat penting setiap saat Anda melakukan aktifitas di luar ruangan. penggunaan tabir surya juga harus dilakukan walaupun sinar matahari sedang tertutup awan karena sinar UV tetap dapat menembus awan. Gunakan tabir surya yang benarmemilih tabir surya tidak hanya sekedar untuk perlindungan kulit dari sinar matahari saja. Anda harus memilih tabir surya yang sesuai dengan jenis kulit Anda. jika kulit Anda cenderung timbul jerawat, maka gunakanlah tabir surya berbasis gel. Anda juga harus memilih tingkat SPF yang tepat. Selalu gunakan tabr surya yang mengandung SPF 30 atau lebih agar kulit Anda selalu terlindungi dengan baik. Aplikasikan tabir surya 20 menit sebelum melakukan aktifitasMengaplikasikan tabir surya sesaat Anda akan keluar rumah merupakan kesalahan yang sering orang-orang lakukan. tabir surya butuh waktu untuk terserap oleh kulit, untuk itu aplikasikan tabir surya 20 menit sebelum beraktifitas. Reaplikasi tabir surya setiap 2 jamSaat Anda berkeringat, tabir surya akan tersapu pergi. Saat hal tersebut terjadi maka kulit Anda akan segera terpapar UV. Untuk itu penting agar melakukan aplikasi ulang tabir surya setiap 2 jam supaya kulit Anda tetap mendapatkan perlindungan maksimal.Sumber: healthmeup
 10 Aug 2018    11:00 WIB
4 Bahan Alami Untuk Atasi Kulit Terbakar Matahari
Paparan sinar UV yang berbahaya dari matahari bukanlah sesuatu yang baik. Apalagi bila Anda mengalami kulit yang terbakar akibat paparan sinar matahari. Untuk Anda yang mengalami kulit yang terbakar sebaiknya segera diobati karena dapat menimbulkan rasa gatal dan terjadi infeksi. Berikut adalah 4 bahan alami yang dapat Anda buat dari bahan-bahan yang ada dirumah Anda: 1.      Baking soda Baking soda dapat mengatasi infeksi yang terjadi pada kulit akibat terbakar sinar matahari. Campurkan 2 cangkir baking soda dengan air dingin yang Anda gunakan untuk mandi. Cara ini akan mengatasi kulit yang terbakar sinar matahari, mengurangi iritasi dan mencegah semua efek samping lain ditimbulkan akibat terbakar sinar matahari.   2.      Cuka Cuka mengandung antioksidan yang melawan radikal bebas dan juga mencegah infeksi bakteri dan jamur. Lebih dari itu, tingkat pH kulit Anda akan dikembalikan secara efektif dengan menggunakan cuka. Ambil botol semprot bersih dan kemudian diisi dengan cuka. Semprotkan langsung pada daerah yang terkena dan biarkan hingga kering. Biasanya cuka akan mengering dalam waktu 2 sampai 3 menit dan Anda dapat segera merasakan sensasi pendinginan. Cuka mampu mengurangi iritasi akibat terbakar sinar matahari dalam waktu beberapa menit. Anda dapat melakukan cara ini kembali setiap 5 jam untuk mencegah sensasi terbakar dan menyembuhkan kulit Anda lebih cepat. 3.      Mentimun Taruh irisan mentimun pada daerah yang mengalami terbakar sinar matahari yang akan memberikan sensasi pendinginan. Anda juga dapat menghancurkan mentimun tersebut dan gunakan sebagai masker. Oleskan masker tersebut dan diamkan dalam waktu 20 menit, kemudian cuci dengan bersih. 4.      Lidah buaya Dinginkan gel lidah buaya dalam kulkas selama 30 menit. Kemudian oleskan gel lidah buaya di kulit Anda dan diamkan selama satu jam. Cuci dengan bersih menggunakan air dingin kemudian gunakan krim yang mengandung vitamin E. Baca juga: Dosis Tepat Untuk Perawatan Kulit Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: stylecraze
 27 Jun 2018    13:00 WIB
Cara Memilih Tabir Surya Yang Baik
Tabir surya adalah produk yang dapat Anda gunakan untuk melindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari. Seperti yang kita ketahui apabila seseorang yang terlalu sering terpapar sinar matahari bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker kulit. Apabila Anda menggunakan tabir surya yang tidak baik, maka Anda tidak akan mendapatkan manfaat dari tabir surya tersebut: Tabir surya tersedia dalam berbagai bentuk lotion, krim, salep, gel, semprotan, tisu, dan lip balm dan mempunyai beberapa merk. Beberapa kosmetik, seperti pelembab, lipstik, dan alas bedak dianggap produk tabir surya apabila mengandung tabir surya. Untuk mendapatkan tabir surya yang baik tentu saja dengan membaca label Saat Anda memilih produk tabir surya pastikan untuk membaca label. Tabir surya dengan perlindungan spektrum luas (perlindungan terhadap UVA dan UVB) dan sunscreen protection faktor/ SPF minimal 30 jauh lebih direkomendasikan. Apa saja yang harus Anda perhatikan dari label tersebut: 1. SPF Arti dari SPF adalah tingkat perlindungan tabir surya yang dapat melindungi terhadap sinar UVB yang merupakan penyebab utama terjadinya pembakaran kulit. Faktor pelindung surya (SPF): Nomor SPF adalah tingkat perlindungan tabir surya menyediakan terhadap sinar UVB, yang merupakan penyebab utama dari sengatan matahari. Sejumlah SPF yang lebih tinggi berarti perlindungan UVB lebih (meskipun tidak mengatakan apapun tentang perlindungan UVA). Tabir surya berlabel dengan SPF setinggi 100 + tersedia. Angka yang lebih tinggi lakukan berarti perlindungan yang lebih, tetapi banyak orang tidak memahami skala SPF. SPF 15 tabir surya menyaring sekitar 93% dari sinar UVB, sedangkan SPF 30 tabir surya menyaring sekitar 97%, SPF 50 tabir surya sekitar 98%, dan SPF 100 sekitar 99%. Tabir surya dengan SPF yang lebih rendah dari 15 sekarang harus menyertakan peringatan yang menyatakan bahwa produk tersebut telah terbukti hanya untuk membantu mencegah kulit terbakar, namun tidak mencegah terjadinya kanker kulit atau penuaan kulit dini. 2. Tabir surya spektrum luas Tabir surya yang memiliki spketrum luas ditunjukkan untuk tabir surya yang mampu melindungi terhadap sinar UVA dan UVB. Beberapa bahan kimia dalam tabir surya yang membantu melindungi terhadap sinar UVA termasuk avobenzone, ecamsule, zinc oksida, dan titanium dioksida. Hanya tabir surya spektrum luas dengan SPF 15 atau lebih tinggi yang dapat menyatakan bahwa produk tersebut membantu melindungi terhadap risiko terjadinya kanker kulit dan penuaan kulit jika digunakan sesuai petunjuk 3. Tabir surya tahan air Istilah ini sudah tidak digunakan lagi, karena dianggap menyesatkan Sebuah produk tabir surya dapat mengklaim apabila sudah teruji bahwa produk tersebut bersifat tahan air, bila dapat melindungi kulit selama 40 atau 80 menit saat berenang atau berkeringat, 4. Tanggal kadaluarsa Periksa tanggal kadaluarsa pada tabir surya untuk memastikan itu masih bahwa produk tersebut masih efektif. Kebanyakan produk tabir surya yang baik dapat bertahan untuk setidaknya 2 sampai 3 tahun, namun saat Anda akan menggunakannya, dikocok terlebih dahulu agar tercampur bahan-bahan dari tabir surya untuk dapat melindungi kulit Anda. Baca juga: Tabir Surya Membuat Mandul Sumber: cancer
 16 Jul 2017    18:00 WIB
Sinar Matahari Di Pagi Hari Dapat Menurunkan Berat Badan?
Ternyata berdasarkan sebuah penelitian terbaru dari Fakultas Kedokteran Feinberg, Northwestern University yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE mengatakan bahwa Anda dapat menurunkan badan apabila Anda sering terpapar sinar matahari. Penelitian yang dilakukan kepada 54 orang, rata-rata berusia 30 tahun. Mereka akan diberikan monitor yang ditaruh di pergelangan tangan yang dapat melacak seberapa sering mereka terpapar sinar matahari pagi selama tujuh hari berturut-turut. Selain itu mereka juga memiliki buku harian yang mencatat asupan kalori yang mereka makan sehari-hari. Ternyata, orang-orang yang mendapat sinar matahari pagi lebih sering, memiliki IMT (Indeks Massa Tubuh, suatu cara untuk menghitung berat badan ideal, perbandingan antara tinggi dan berat badan) yang lebih rendah daripada mereka yang kurang mendapatkan sinar matahari pagi. Hal ini tidak berhubungan dengan usia mereka, seberapa aktif mereka dan apa yang mereka makan.  Jadi, mengapa seseorang yang sering terpapar sinar matahari pagi berat tubuhnya menjadi lebih ringan? Pertama. Apabila seseorang terpapar sinar matahari pagi, hal ini akan menyebabkan terjadinya perbaikan kembali jam biologis seseorang. Yang berarti mereka akan memiliki jadwal tidur yang alami dan lebih tepat. Jadwal tidur yang stabil akan membantu metabolisme tubuh berjalan lebih efisien, sehingga dapat membantu penurunan berat badan.  Kedua. Secara alami, sinar matahari di pagi hari lebih kuat dibanding sinar matahari di sore hari. Karena sinar matahari di pagi hari memiliki cahaya biru yang lebih kuat. Cahaya biru di pagi hari ini paling kuat mempengaruhi irama sirkadian tubuh Anda" kata para peneliti. Anda hanya perlu bermandi sinar matahari sekitar 20-30 menit diantara pukul 08.00-10.00. untuk mendapatkan manfaat dari sinar matahari. Sehingga mulai sekarang sebaiknya Anda mengusahakan untuk terpapar sinar matahari pagi. Silahkan mencoba!   Sumber: womenshealthmag
 20 Nov 2015    12:00 WIB
Pengobatan yang Dapat Menyembuhkan Kanker Kulit, Adakah?
Para peneliti di Utah Cancer Institute mungkin telah berhasil menemukan obat yang dapat menyembuhkan menyembuhkan melanoma, salah satu jenis kanker paling mematikan! Kanker kulit merupakan jenis kanker yang paling sering terjadi. Di antara berbagai jenis kanker kulit, melanoma merupakan jenis kanker kulit yang paling parah! Melanoma berkembang pada sel-sel kulit yang berfungsi untuk memproduksi melanin, pigmen kulit yang berfungsi untuk memberikan warna pada kulit.   Baca juga: Perbedaan Antara Tahi Lalat dan Kanker Kulit   Jadi, apa pengobatan yang ditemukan oleh para peneliti di Utah? Untuk mengobati melanoma, mereka melakukan perubahan pada gen suatu jenis virus dan menyuntikkan virus tersebut ke dalam tumor melanoma untuk "melatih" mereka menyerang sel-sel kanker. Virus dimodifikasi sedemikian rupa sehingga hanya akan membunuh sel-sel kanker dan tidak membahayakan sel-sel sehat. Yang unik adalah para peneliti menggunakan virus herpes dan mengubah cara kerjanya. Terapi yang dikenal dengan nama immunoterapi kanker ini menggunakan sistem kekebalan tubuh penderita itu sendiri untuk melawan kanker. Tahukah Anda apa yang membuat pengobatan kanker begitu sulit? Hal ini dikarenakan tubuh tidak dapat mendeteksi sel-sel kanker sebagai benda asing yang berbahaya bagi tubuh. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh pun tidak akan menyerang sel-sel kanker tersebut karena dianggap tidak berbahaya. Dengan menggunakan virus herpes yang telah dimodifikasi, tubuh pun dapat memproduksi antibodi yang diperlukan untuk membunuh sel-sel kanker. Melalui penemuan ini, sekitar 25% penderita melanoma berhasil sembuh total! Ingin tahu siapa yang memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita melanoma? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya melanoma pada seseorang: Memiliki kulit putih Pernah menderita luka bakar akibat sinar matahari Memiliki anggota keluarga yang menderita melanoma Sering terpapar oleh sinar UV secara berlebihan Tinggal di dekat garis khatulistiwa atau di pegunungan Memiliki banyak tahi lalat atau memiliki tahi lalat yang tidak biasa Memiliki daya tahan tubuh yang lemah   Untuk mencegah terjadinya melanoma, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan, yaitu: Hindari paparan sinar matahari di siang hari, terutama di antara pukul 10.00-16.00 Selalu gunakan tabir surya dengan SPF 15 (minimal), bahkan jika sedang musim dingin Gunakan pakaian berlengan panjang Jangan menggunakan tanning bed Periksa kulit Anda secara teratur untuk mendeteksi adanya perubahan atau pertumbuhan abnormal secepatnya   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: foxnews
 16 Oct 2015    12:00 WIB
9 Makanan Sumber Kalsium
Tulang akan mulai mengalami penipisan saat Anda memasuki usia paruh baya. Pada wanita, proses penipisan tulang ini bertambah cepat setelah memasuki masa menopause. Akan tetapi, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memperlambat peninpisan tulang ini, salah satunya adalah makanan. Mengkonsumsi makanan yang tepat dapat membuat Anda memperoleh kapadatan tulang maksimal dan meningkatkan kepadatan tulang Anda berapapun usia Anda.   1.      Susu Kalsium merupakan elemen penting bagi kekuatan tulang. Setiap orang dewasa yang berusia di bawah 50 tahun dan 50 tahun memerlukan sekitar 1.000 mg kalsium setiap harinya. Saat Anda memasuki usia 51 tahun, seorang wanita memerlukan 1.200 mg kalsium setiap harinya. Bagi pria yang mulai memasuki usia 71 tahun, maka ia pun memerlukan sekitar 1.200 mg kalsium setiap harinya. Sumber utama kalsium tentunya adalah susu. 800 ml susu, baik susu tanpa lemak, susu rendah lemak, maupun susu full cream, mengandung sekitar 300 mg kalsium.   2.      Yogurt dan Keju Jika Anda tidak menyukai susu, Anda mungkin dapat mencoba alternatif lainnya seperti yogurt dan keju. Segelas yogurt mengandung setidaknya 300 mg kalsium. 100 gram keju Swiss juga mengandung kalsium dalam jumlah yang hampir sama. Anda pun tidak perlu khawatir untuk mengkonsumsi yogurt dan keju bila Anda mengalami intoleransi laktosa, karena keduanya mengandung sangat sedikit lakotsa. Bila Anda tetap khawatir, Anda dapat mengkonsumsi berbagai produk susu yang tidak mengandung laktosa. Tidak adanya laktosa di dalam susu dan produknya tidak mempengaruhi kadar kalsium di dalamnya.   3.      Sardin Ikan sardin merupakan sumber kalsium lainnya. Mengkonsumsi sekitar 300 mg ikan sardin kalengan mengandung kalsium dalam jumlah yang sedikit lebih banyak daripada segelas susu.   4.      Sayuran Kalsium pun banyak terdapat pada sayur-sayuran, terutama sayuran hijau, seperti bok choy, kol, lobak dan kubis. 1 porsi tumisan lobak mengandung sekitar 200 mg kalsium.   5.      Berbagai Makanan dan Minuman yang Diperkaya Dengan Kalsium Berbagai jenis makanan dan minuman yang telah diperkaya oleh kalsium dapat menjadi pilihan lain bagi Anda untuk memperoleh kalsium. Terdapat beberapa jus jeruk yang telah diperkaya dengan 240 mg kalsium. Selain itu, 1 porsi sereal yang juga telah diperkaya dengan kalsium dapat mengandung 1.000 mg kalsium.   6.      Suplemen Kalsium Mengkonsumsi suplemen kalsium merupakan salah satu cara mudah untuk meningkatkan kadar kalsium Anda. Akan tetapi, Anda mungkin tidak memerlukannya bila Anda telah dapat mencukupi kebutuhan kalsium Anda melalui makanan. Terlalu banyak mengkonsumsi kalsium (lebih dari 2.000 mg/hari) dapat menyebabkan terjadinya batu ginjal. Jangan mengkonsumsi suplemen kalsium dosis tinggi dalam satu kali minum. Konsumsilah sekitar 500 mg setiap kali meminumnya.   7.      Kedelai Sebuah penelitian menemukan bahwa tidak hanya kalsium yang penting bagi pertumbuhan tulang Anda, sebuah zat kimia yang disebut dengan isoflavon juga dapat meningkatkan kepadatan tulang Anda. Isoflavon ini banyak terdapat di dalam berbagai makanan hasil olahan kedelai, seperti pada tahu. Isoflavon juga diduga memiliki efek yang mirip dengan estrogen di dalam tubuh Anda. Oleh karena itu, kedelai mungkin dapat menjadi salah satu cara mencegah penipisan tulang pada wanita yang telah memasuki masa menopause.   8.      Salmon Selain omega 3, salmon ternyata juga mengandung kalsium dan vitamin D. Mengkonsumsi suplemen minyak ikan juga dapat membantu mengurangi penipisan tulang pada wanita lansia dan mencegah terjadinya osteoporosis.   9.      Kacang-kacangan Kacang-kacangan dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang dalam beberapa cara. Walnut dan flaxseed mengandung asam lemak omega 3. Sementara, almond mengandung kalium yang mencegah pengeluaran kalsium melalui air kemih. Selain itu, kacang-kacangan juga mengandung protein dan berbagai nutrisi penting lainnya yang berperan penting dalam pembentukan tulang yang kuat.   Cara Lain Meningkatkan Kekuatan Tulang Anda Batasi Konsumsi Garam Garam merupakan penyebab utama penurunan kadar kalsium di dalam tubuh Anda. Semakin banyak garam yang Anda makan, maka semakin banyak kalsium yang terbuang melalui air kemih Anda. Sinar Matahari Sinar matahari berperan penting dalam proses pembentukan vitamin D di dalam tubuh Anda. Tanpa vitamin D, tubuh tidak dapat menyerap kalsium dengan sempurna dari makanan. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi pembentukan vitamin D adalah tempat di mana Anda tinggal dan warna kulit Anda. Kebutuhan vitamin D harian Anda adalah sekitar 600 IU pada sebagian besar orang dewasa, dan 800 IU pada orang berusia di atas 70 tahun. Olahraga Untuk menunjang diet sehat Anda, Anda pun memerlukan olahraga untuk membantu meningkatkan kepadatan tulang Anda. Olahraga yang dapat membantu adalah jenis olahraga yang menggunakan berat tubuh Anda atau beban untuk melatih tulang dan otot Anda. Dengan demikian tubuh Anda akan meningkatkan pertumbuhan tulang, sehingga tulang Anda pun menjadi lebih kuat. Beberapa contoh olahraga tersebut adalah jalan cepat, dansa, bermain tenis, dan yoga. Baca juga: Makanan Anti Galau Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: webmd  
 14 Sep 2015    18:00 WIB
Alergi Terhadap Sinar Matahari, Mungkinkah
Anda mungkin sudah sering mendengar banyak orang mengatakan bahwa mereka alergi terhadap debu atau makanan tertentu, akan tetapi pernahkah Anda mendengar ada orang yang alergi terhadap sinar matahari?   Reaksi alergi sebenarnya terjadi akibat sistem kekebalan tubuh Anda bereaksi secara berlebihan (menyerang) terhadap sesuatu hal yang sebenarnya tidak berbahaya. Perlawanan sistem kekebalan tubuh terhadap suatu alergen (hal yang dianggap berbahaya oleh sistem kekebalan tubuh) ini akan memicu pelepasan histamin di dalam tubuh. Histamin merupakan suatu zat kimia yang menyebabkan timbulnya berbagai gejala alergi seperti bersin, hidung meler dan timbulnya bercak kemerahan pada kulit.   Untuk alergi terhadap sinar matahari, gejala yang paling sering ditemukan adalah timbulnya bercak kemerahan pada kulit. Bercak kemerahan ini dapat pula disertai dengan kulit bersisik, bercak kehitaman, atau bahkan lepuhan pada kulit. Berbagai gejala ini dapat berlangsung selama beberapa hari.   Gejala biasanya terjadi pada bagian tubuh yang terpapar oleh sinar matahari. Pada kasus yang berat, gejala juga dapat menyebar hingga ke bagian tubuh yang tidak pernah terpapar oleh sinar matahari. Gejala biasanya akan timbul bila penderita terpapar oleh sinar matahari, walaupun hanya sesaat, misalnya hanya selama beberapa detik.   Alergi terhadap sinar matahari ini lebih banyak ditemukan pada wanita dan dapat bersifat diturunkan dalam keluarga (herediter). Alergi terhadap sinar matahari dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu: PMLE (polymorphous light eruption). Lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan pada pria Aktinik prurigo atau PMLE herediter. Alergi jenis ini hanya mengenai suku Indian di Amerika dan bersifat diturunkan dalam keluarga Urtikaria solar. Gejala yang timbul biasanya merupakan bercak kemerahan yang agak menonjol pada kulit dan terasa nyeri. Keadaan ini juga lebih sering ditemukan pada wanita dibandingkan pada pria Ironisnya, beberapa jenis alergi sinar matahari justru disebabkan oleh penggunaan tabir surya. Hal ini dikarenakan salah satu atau beberapa jenis zat kimia yang terdapat di dalam produk tabir surya tersebut bereaksi terhadap sinar ultraviolet dan kulit Anda. Keadaan ini disebut dengan erupsi fotoalergik. Berbeda dengan jenis alergi sinar matahari lainnya, gejala erupsi fotoalergik biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membaik.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: health.howstuffworks
 12 Aug 2014    14:00 WIB
Tanning Bisa Sebabkan Kanker?
Memiliki kulit yang sehat adalah impian setiap orang, terutama wanita. Ada wanita yang menginginkan kulit yang putih mulus, namun ada juga yang menginginkan memiliki kulit yang berwarna gelap. Salah satu cara mudah untuk mendapatkannya adalah dengan melakukan tanning bed. Namun tanning bed ini memancarkan sinar UV buatan yang dapat menyebabkan kanker kulit. UV buatan apa saja yang dapat menyebabkan terjadinya kanker kulit? Tanning Sebuah penelitian telah menemukan bahwa seseorang yang sering menggunakan tanning bed memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker kulit, termasuk melanoma, kanker sel basal dan sel skuamosa. Ternyata tanning bed memancarkan radiasi sinar UVA dan UVB yang dapat membahayakan kulit Anda. Risiko melanoma meningkat apabila seseorang memulai melakukan tanning tersebut sebelum usia 30 sampai 35 tahun dan risiko terjadinya kanker kulit sel basal dan sel skuamosa lebih besar apabila seseorang melakukan tanning sebelum usia 20 atau 25 tahun.  Beberapa penelitian juga menemukan risiko terjadinya melanoma pada daerah mata yang lebih tinggi pada seseorang yang sering menggunakan tanning bed.  Seseorang yang bekerja sebagai pengelas logam  Sebuah penelitian menemukan bahwa tukang las logam memiliki risiko terjadinya melanoma pada daerah mata. Fototerapi  Seseorang yang terpapar UVA untuk melakukan pengobatan kondisi kulit seperti psoriasis memiliki risiko terjadinya kanker kulit sel skuamosa yang lebih tinggi. Sumber: cancer