Your browser does not support JavaScript!
 01 Feb 2019    18:00 WIB
Dampak Buruk Masturbasi Pada Kehidupan Seksual Anda
Tahukah Anda bahwa kebiasaan masturbasi ternyata juga dapat mengganggu kehidupan seksual Anda?Sebuah penelitian baru menemukan bahwa pria yang memiliki kebiasaan masturbasi yang tidak biasa (suatu teknik yang tidak dapat ditiru atau dilakukan oleh tangan pasangan, mulut, atau vagina) mungkin akan mengalami berbagai masalah dalam kehidupan seksualnya. Pada penelitian ini, setiap peserta pria yang diamati merasa bergairah karena berbagai rangsangan yang berbeda; seperti pornografi kekerasan, penggunaan alat vacuum, semprotan air Jacuzzi, dan lain sebagainya. Seringkali peserta juga merasa frustasi saat harus berhubungan intim dengan pasangannya. Selain itu, peserta juga mengalami disfungsi seksual lain seperti tidak dapat merasakan apapun saat ada stimuli seksual, gairah seksual menurun, disfungsi ereksi (impotensi), dan kesulitan mencapai orgasme.Untuk mengatasi gangguan seksual yang dialami oleh para peserta, para dokter dan terapis seks pun meminta para peserta untuk tidak lagi melakukan masturbasi yang kemudian diikuti dengan "latihan masturbasi" (di mana ritual masturbasi yang lama digantikan dengan cara masturbasi lain yang hampir sama dengan saat ia hubungan intim dengan pasangan) dan diakhiri dengan memfokuskan lebih banyak waktu untuk menikmati rangsangan seksual yang dilakukan oleh pasangan.Setelah berbulan-bulan melakukan hal di atas, semua peserta pun mengatakan bahwa mereka mengalami peningkatan rasa puas saat melakukan hubungan intim dan mengalami penurunan (atau sama sekali tidak lagi mengalami) gejala disfungsi seksual yang mereka alami sebelumnya.Baca juga: Ini Dia Juara Masturbasi Sedunia, Masanobu Sato!Walaupun kasus di atas memang cukup ekstrim, akan tetapi kebiasaan masturbasi pria yang tidak biasa atau terlalu sering bermasturbasi memang dapat mengganggu fungsi seksual sang pria saat berhubungan intim dengan pasangannya. Jadi apa yang harus dilakukan bila pasangan Anda terlalu sering bermastubasi hingga mengganggu performanya saat berhubungan intim dengan Anda? Jangan mencoba untuk meniru daya hisap vacuum cleaner atau pornografi kekerasan yang biasanya ia butuhkan untuk mencapai ereksi.Untuk mengatasi gangguan seksual yang dialami oleh pasangan Anda, mintalah si dia untuk tidak bermasturbasi sama sekali selama 1 bulan atau 3 bulan bila ia telah mengalami kecanduan masturbasi. Kemudian, mintalah pasangan Anda untuk "melatih" kembali tubuhnya dengan melakukan masturbasi menggunakan cara yang lebih mirip dengan hubungan intim biasa. Jika kedua cara di atas tidak dapat membantu mengatasi difungsi seksual yang dialami oleh pasangan Anda, maka hal ini mungkin dikarenakan adanya masalah emosional juga, yang membuat ia lebih mudah mencapai orgasme saat bermasturbasi dibandingkan dengan saat berhubungan intim dengan Anda. Bila hal ini terjadi, maka dianjurkan agar Anda segera membawa pasangan Anda ke seorang terapis seks atau dokter bedah urologi untuk mencari tahu apa penyebabnya.Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya doktersekarang.Sumber: womenshealthmag
 08 Jan 2019    18:00 WIB
9 Hal yang Dipikirkan Pria Saat Berhubungan Seksual
Saat berhadapan dengan wanita tanpa busana, hampir setiap pria memikirkan hal yang sama, Di bawah ini terdapat beberapa hal yang mungkin ada di dalam pikiran pasangan anda saat berhubungan seksual. 1.  "Apakah Tadi Itu Orgasme?"Saat pria mencapai orgasme, anda tentu akan mengetahuinya. Tidak diragukan lagi, ia akan tertidur di samping anda dan terlihat seperti baru saja selesai berlari marathon. Akan tetapi, berbeda halnya dengan wanita, saat seorang wanita mencapai orgasme, wanita memiliki beragam ekspresi yang seringkali membuat seorang pria kebingungan, apakah ia harus melanjutkannya terus atau menyelesaikannya.2.  "Gawat, Aku Lupa Mandi"Pria seringkali menunda keinginannya untuk mandi karena merasa malas atau merasa terlalu lelah untuk beranjak dari tempat duduk atau tempat tidurnya, kemudian anda datang dan membuatnya melupakan niatnya untuk mandi karena menginginkan seks. 3.  "Ini Sempurna"Pria paling sering memikirkan hal ini saat ia melihat payudara. Dari sudut pandang pria, payudara terbaik yang pernah dilihatnya di dunia adalah payudara yang hanya dapat dilihat olehnya dan untuknya semata. 4.  "Aku Harus Mengingat Ini Untuk Nanti"Kadangkala, anda tidak ada di sampingnya saat pasangan anda merasa bergairah dan ingin berhubungan seksual. Oleh karena itu, saat ia berhubungan seksual dengan anda, ia akan mengingat bagaimana bentuk tubuh anda, bagaimana ekspresi anda, bagaimana gerakan tubuh anda, dan bagaimana suara anda untuk saat-saat di mana ia harus memuaskan keinginannya sendiri (masturbasi).5.  "Lakukan Dengan Sempurna"Setiap pria ingin agar pasangannya melihatnya melakukan segala sesuatu dengan sempurna, terutama saat berhubungan seksual. Sudah pasti, ia tidak ingin anda melihatnya sedang berusaha melepas kaus kaki atau pakaian atau ikat pinggang dari celananya.6.  "Ayo Terus!"Kadangkala, berbagai hal tidak dapat terjadi sebagaimana mestinya, seperti saat pria anda tidak dapat mencapai ereksi. Rasa stress dan minuman beralkohol merupakan penyebab tersering gangguan ereksi ini. Apapun penyebabnya, pasangan anda akan merasa sangat kesal karena mengecewakan anda. Beritahukanlah pada pasangan anda, bahwa anda tidak merasa kecewa karena ia tidak dapat memuaskan anda saat itu dan pasangan anda mungkin akan memberikan sesuatu yang "istimewa" di saat berikutnya.7.  "Apakah Ia Keberatan Bila Aku…."Setiap pria pasti ingin mencoba suatu hal yang berbeda saat berhubungan seksual, beberapa di antaranya akan dilakukannya, sedangkan yang lainnya mungkin hanya ada di dalam pikirannya saja. Jika anda bersedia mencoba sesuatu hal atau gaya baru saat berhubungan seksual dengan pasangan anda, jangan ragu untuk memberitahunya.8.  "Di Mana Ia Belajar Melakukan Hal Itu?!"Pasangan anda tidak akan protes saat anda melakukan trik baru atau mungkin pakaian seksi yang baru saja anda beli tanpa memberitahunya. Ia justru akan bertanya-tanya dari mana anda mendapatkan ide tersebut dan tentunya tidak merasa keberatan saat anda ingin mencoba hal baru dengannya.9.  "Hal Ini Terjadi Begitu Saja"Pasangan anda mungkin tidak menunjukkan betapa bahagianya ia setelah berhubungan seksual dengan anda malam itu. Akan tetapi, anda mungkin dapat melihat pasangan anda berhenti melakukan apapun yang sedang dilakukannya atau menunda apa yang ingin dikerjakannya saat anda datang dan menggodanya. Baca juga: 5 Kesalahan Wanita Saat Berhubungan Seksual Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: womenshealthmag
 08 Dec 2018    18:00 WIB
4 Alasan Mengapa Wanita Tidak Suka Melakukan Seks Oral
1.      Anda Terlalu MemaksaMenurut seorang ahli, salah satu hal yang paling sering dikeluhkan oleh para wanita saat melakukan seks oral adalah sang pria selalu mendorong kepalanya saat ia sedang melakukan seks oral.Apapun penyebab Anda melakukan hal tersebut, sebagian besar wanita tidak menyukai tindakan Anda tersebut. Akan lebih baik bila Anda memuji betapa cantik dan hebatnya dia saat melakukan seks oral. 2.      Anda Tidak Memberitahunya Saat Akan EjakulasiWalaupun beberapa orang wanita tidak merasa keberatan Anda mengeluarkan sperma di dalam mulutnya, akan tetapi sejumlah besar wanita lainnya tidak menyukai kejutan kecil tersebut. Akan lebih baik bila Anda bertanya padanya terlebih dahulu apakah Anda boleh melakukan hal tersebut.  3.      Anda Tidak Menjaga Kebersihan di Daerah KemaluanBila Anda ingin si dia melakukan seks oral untuk Anda, akan lebih baik bila Anda membersihkan daerah kemaluan Anda terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan rambut kemaluan dapat "memerangkap" bau tidak sedap. Bau tidak sedap pada daerah kemaluan Anda tentu saja akan membuat siapapun enggan melakukan seks oral bagi Anda, baik pria maupun wanita. 4.      Anda Memerlukan Waktu yang Lama Untuk Mencapai OrgasmeJika Anda memerlukan waktu selama 10 menit atau lebih untuk mencapai orgasme melalui seks oral, maka pasangan Anda mungkin akan merasa enggan melakukan seks oral bagi Anda. Oleh karena itu, lakukanlah lebih banyak pemanasan sebelum meminta pasangan Anda melakukan seks oral bagi Anda. Hal ini dapat membantu Anda mencapai orgasme dengan lebih cepat. Baca juga: Haruskah oral seks  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag
 07 Dec 2018    18:00 WIB
8 Keuntungan Seks Yang Tidak Pernah Dipikirkan
1. Stress Berkurang, Tekanan Darah Turun Berhubungan seks dapat mengurangi stress dan juga menurunkan tekanan darah anda. Hal ini diperoleh berdasarkan penelitian pada 24 wanita dan 22 pria. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengamati aktivitas seksual mereka dan kemudian mereka ditempatkan pada keadaan yang membuat mereka stress, seperti mengharuskan mereka berbicara di depan banyak orang, lalu tekanan darah mereka diukur. Pada pria dan wanita yang telah berhubungan seksual sebelumnya ditemukan bahwa tekanan darah mereka lebih rendah daripada mereka yang tidak melakukan hubungan seksual sebelumnya. Pada penelitian lain juga ditemukan bahwa tekanan diastolik (dua angka terakhir dari tekanan darah anda) cenderung lebih rendah pada pasangan yang tinggal serumah dan sering berhubungan seksual.   2. Seks Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Berhubungan seks satu atau dua kali seminggu dapat meningkatkan antibodi tubuh yang disebut dengan immunoglobulin A (IgA), yang dapat mencegah flu dan infeksi lainnya. Sebuah penelitian pada 112 mahasiswa menunjukkan bahwa kadar IgA lebih tinggi pada mahasiswa yang sering berhubungan seks daripada yang tidak.   3. Seks Dapat Membakar Lemak Tiga puluh menit berhubungan seks dapat membakar 85 kalori atau lebih. Mungkin tidak terlalu banyak, tetapi bila anda melakukannya sebanyak empat puluh dua kali, masing-masing selama tiga puluh menit, maka anda telah membakar 3.570 kalori selama sebulan.   4. Seks Meningkatkan Kesehatan Jantung Sebuah penelitian di Inggris menunjukkan bahwa, pria yang berhubungan seks dua kali atau lebih dalam seminggu memiliki resiko setengah kali lebih rendah terkena serangan jantung berat daripada pria yang berhubungan seks kurang dari satu kali sebulan. Tetapi, tidak ada hubungan antara kejadian stroke dengan seberapa banyak anda berhubungan seks. 5. Menjalin Keintiman Berhubungan seks dan orgasme dapat meningkatkan kadar hormon oksitosin, "hormon cinta". Hormon inilah yang membantu anda menjalin ikatan dan membangun kepercayaan. Selain itu, peningkatan kadar oksitosin juga dapat membuat anda lebih dermawan dan memungkinkan anda bersikap lebih murah hati kepada pasangan anda.   6. Seks Dapat Mengurangi Rasa Sakit Oksitosin juga meningkatkan kadar endorfin, suatu agen anti nyeri di dalam tubuh anda. Selain itu, oksitosin juga dapat meningkatkan ambang nyeri, sehingga mereka tidak merasa nyeri atau rasa nyeri menjadi berkurang. Jadi, nyeri kepala, nyeri sendi, dan bahkan nyeri perut saat menstruasi juga dapat berkurang setelah berhubungan seks.   7. Ejakulasi Lebih Banyak, Turunkan Resiko Kanker Prostat Penelitian menunjukkan bahwa sering ejakulasi, khususnya 20 kali atau lebih, dapat menurunkan resiko terkena kanker prostat. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam the Journal of the American Medical Association menemukan bahwa pria yang melakukan ejakulasi sebanyak 21 kali atau lebih dalam sebulan mempunyai resiko terkena kanker prostat yang lebih rendah daripada yang hanya 4 sampai 7 kali ejakulasi dalam sebulan. Walaupun demikian, penelitian ini tidak menunjukkan bahwa ejakulasi adalah satu-satunya faktor yang berpengaruh terhadap kanker prostat.   8. Tidur Lebih Nyenyak Penelitian juga menunjukkan bahwa oksitosin yang dikeluarkan saat orgasme juga dapat membantu anda tidur lebih nyenyak. Hal ini mungkin adalah penyebab mengapa pria dapat begitu bersemangat sebelumnya dan kemudian langsung tertidur. Tidur yang cukup juga dapat membuat anda lebih sehat, anda dapat memiliki berat badan ideal dan tekanan darah yang lebih baik. Baca juga: Ingin Tahu Bagaimana Hebatnya Si Dia Saat Bercinta? Perhatikan Tips Berikut Ini! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 02 Dec 2018    18:00 WIB
5 Posisi Seks Terbaik Untuk Ukuran Penis Yang Kecil
Banyak pria yang berpikir bahwa ukuran penis adalah segalanya. Persepsi ini menyebabkan seorang pria yang memiliki penis yang kecil merasa cemas dan menghalangi adanya kepuasan di antara kedua pasangan. Berikut ini adalah posisi seks yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan seks yang menakjubkan. Ikuti beberapa aturan berikut dan Anda akan mendapatkan pengalaman seks yang luar biasa: Fokus pada foreplay Sebelum melakukan penetrasi, coba rangsang pasangan Anda dengan melakukan foreplay. Pria dengan penis yang kecil sebaiknya fokus melakukan foreplay untuk  menimbulkan kegairahan dari pasangan Anda dan semakin dekat dengan orgasme. Doggie style Ini merupakan posisi seks yang sudah banyak dikenal. Dengan gaya ini diharapkan Anda dapat memuaskan pasangan Anda  Posisi x rated Pria telentang di atas tempat tidur, sementara wanita tengkurap dan mengangkangi tubuh pria dengan posisi terbalik (kaki di kepala kepala di kaki) sehingga arahnnya berlawanan. Kaki pria dan wanita sama-sama mengangkang sehingga membentuk huruf X. Setelah penis masuk di vagina, wanita mulai menggerakkan tubuhnya ke atas dan ke bawah. Wanita juga dapat menggunakan kakinya untuk dorongan lebih kuat. Pria dapat menambah rangsangan dengan memainkan pantat wanitanya atau juga dapat membantu memaju-mundurkan tubuh wanitanya.Cukup panjangkan kaki Anda dan masukkan agar penetrasi semakin dalam. Posisi kupu-kupu Posisi ini akan memberi penis sudut yang tepat untuk menikmati seks yang menyenangkan. Posisi kursi malas Posisi ini akan memberikan penetrasi yang menakjubkan, tidak peduli seberapa kecil penis seorang pria. Cukup regangkan kaki Anda dan nikmatilah  Baca juga: Pakaian Tidak Seksi Yang Membuat Pria Tergoda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: healthmeup
 01 Dec 2018    18:00 WIB
Mau Bahagiakan Suami? Coba 5 Posisi Seks Favorit Pria Ini
Ingin mencoba sesuatu yang ‘hot" malam ini? Buat malam yang luar biasa untuk suami Anda dan buat dia hilang kontrol dengan melakukan posisi seks yang mengairahkan. Seks adalah ungkapan cinta dan keintiman. Apabila Anda dan pasangan melakukan posisi seks yang difavoritkan hal ini dapat membuat Anda dan pasangan mencapai klimaks. Pada saat ini maka akan semakin meningkatkan dan mengikat perasaan antar pasangan. Nah untuk Anda para istri yang ingin menyenangkan suami, adaloh posisi seks yang paling disukai pria. Untuk membuat kejutan baginya malam ini, Anda bisa mencoba posisi seks ini: 1.      Misionaris Posisi ini merupakan posisi klasik yang paling sering dilakukan oleh pasangan. Yaitu dengan posis dibawah dan pria diatas. Dalam posisi ini, pria benar-benar memegang kendali. Posisi ini memberi kesan bahwa pria benar-benar berkuasa atas Anda dan dapat melihat reaksi Anda saat mencapai klimaks. Pada posisi ini Anda dan pasangan bisa saling menatap untuk menyampaikan perasaan antar pasangan. 2.      Standing Up Posisi bercinta sambil berdiri atau standing up banyak disukai pria yang memiliki hasrat bercinta yang tinggi. Posisi standing up bersifat spontan karena posisi ini biasa dilakukan di luar kamar tidur. Anda bisa mencobanya di dapur ataupun dikamar mandi dibawah shower air hangat. Hal ini akan menambah kenikmatan dalam bercinta. 3.      Woman on Top Ternyata kebanyakan pria menyukai posisi woman on top karena posisi ini biasanya wanita yang lebih banyak bekerja. Dengan posisi ini pria merasa dirinya seperti raja yang mendapatkan servis penuh. Selain itu pria bisa melihat tubuh wanita secara utuh dan dapat dengan leluasa menjelajahi tubuh sang wanita. Baca juga: 5 Posisi Seks Terbaik Untuk Ukuran Penis Yang Kecil 4.      Reverse Cowgirl Posisi ini merupakan variasi dari posisi woman on top namuan dalam posisi yang terbalik. Posisi woman on top si wanita menghadap pria, di posisi ini wanita membelakangi pria. Posisi ini merupakan posisi seks kedua yang paling sering disukai pria setelah doggie style. Dengan cara ini pria dapat memiliki pemandangan yang bagian belakang tubuh wanita yang seksi. Bila Anda ingin saling berhadapan, maka sang wanita bisa sesekali menghadap ke belakang. 5.      Doggie Style Nah ini adalah posisi seks yang paling disukai pria. Dengan posisi ini pria yang memegang kontrol seberapa cepat penetrasi, kedalaman penetrasi yang dapat dilakukan dan dapat memberikan "tembakan" yang terbaik. Posisi ini membuat pria merasa seakan-akan ia adalah raja di ranjang. Jadi bila ingin menyenangkan suami Anda, siap-siaplah dalam posisi menungging... Nah semua posisi di atas adalah posisi seks kesukaan para pria. Untuk Anda para wanita boleh dicoba posisi diatas biar suami Anda makin cinta. Inti dari hubungan seks adalah komunikasi. Dengan melakukan komunikasi yang baik dengan pasangan maka Anda dan pasangan bisa membicarakan kebutuhan dan kesukaan masing-masing. Sehingga Anda dan pasangan bisa menikmati hubungan seks, makin intim dan mengikat perasaan. Jadi posisi apa yang Anda sukai? Baca juga: Tips Mengubah Seks "Biasa" Menjadi Luar Biasa Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: yourtango
 16 Nov 2018    18:00 WIB
Mengapa Seks Bikin Wanita Jatuh Cinta Tapi (Cuma) Bikin Pria Ketagihan?
Peneliti dari Rutgers University, New Jersey, Amerika Serikat melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana hubungan seksual memberikan dampak yang berbeda pada pria dan wanita. Penelitian ini dilakukan melalui pemindaian otak (PET Scan) pada pria dan wanita saat mereka sedang mengalami puncak kepuasan seksual (orgasme). Dalam penelitian tersebut diketahui bahwa orgasme ternyata membawa dampak yang lebih masif pada wanita. Setidaknya ada 30 bagian otak wanita yang bekerja dengan aktif saat ia mencapai puncak kepuasan seksual. Bagian otak yang aktif tersebut adalah bagian yang mengatur emosi, sensitivitas terhadap sentuhan, bagian yang mengatur rasa bahagia, juga bagian otak yang mengatur kepuasan dan rasa kebal terhadap sakit.   Baca juga: Sering Berhubungan Seks Turunkan Resiko Terjadinya Kanker Prostat, Benarkah?   Pada saat mencapai orgasme, seorang wanita akan menghasilkan hormon oksitosin, yang membuat wanita mudah jatuh cinta. Keterikatan emosi yang terjalin dengan pasangan seksual juga disebabkan oleh hormon ini, yang sering juga disebut dengan "hormon cinta". Oksitosin akan membuat seseorang merasakan empati terhadap pasangannya, memunculkan rasa keterikatan, dan hormon ini pulalah yang bisa memunculkan rasa percaya dan kasih sayang terhadap pasangan. Hal inilah yang membuat para wanita lebih mudah jatuh cinta pada pasangan mereka setelah tidur bersama. Akan tetapi, hal yang berbeda terjadi pada pria saat mereka mencapai orgasme. Ketika wanita menghasilkan banyak hormon oksitosin saat mencapai orgasme, para pria "hanya" menghasilkan hormon dopamin dalam jumlah besar saat mereka mencapai orgasme. Dopamin adalah hormon yang membuat seseorang kecanduan terhadap sesuatu. Hormon ini tidak hanya muncul karena hubungan seksual semata. Dopamin juga dapat dihasilkan setelah seseorang mengkonsumsi zat-zat yang bersifat adiktif, seperti rokok dan narkoba. Dampak dari "banjir dopamin" dalam tubuh adalah munculnya rasa puas dan keinginan untuk kembali mencari kepuasan yang serupa. Kasarnya, seks dan heroin menimbulkan efek kepuasan dan kecanduan yang sama pada pria. Seks, secara biologis, tidak membuat pria merasakan keterikatan emosional dan rasa cinta terhadap pasangan seksualnya, berbeda dari wanita. Karena secara biologis, tubuh pria memang hanya "didesain" untuk merasakan kepuasan fisik dari sebuah hubungan seksual. Baca juga: Apakah Kecanduan Seks Benar-benar Ada? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: dailymail
 18 Oct 2018    18:00 WIB
Manfaat Seks Bagi Kesehatan Anda dan Pasangan
Selain dapat memuaskan hasrat biologis, seks juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh Anda lho! Apa saja? Aktivitas seks memang sudah lama diketahui dapat memengaruhi kesehatan tubuh seseorang. Berikut 10 manfaat seks bagi kesehatan Anda dan pasangan : Membantu mengurangi stres Bercinta mampu menurunkan tingkat stres dan menjaga tekanan darah Anda. Hal ini diungkapkan oleh para peneliti berdasarkan hasil studi di Skotlandia. Para peneliti mengundang 24 wanita dan 22 pria yang menyimpan catatan aktivitas seksual mereka. Lalu para peneliti menempatkan mereka dalam situasi stres, seperti misalnya berbicara di depan orang banyak, di tempat umum, dan diminta mengerjakan soal matematika tingkat tinggi. Hasilnya, bagi para peserta yang pernah berhubungan seks, tingkat stres mereka lebih rendah dibandingkan dengan orang yang memiliki masalah seksual dan jarang melakukan hubungan seks. Selain itu, tekanan darah mereka yang sering berhubungan seks dan tinggal bersama cenderung lebih stabil. Meningkatkan imunitas Berhubungan seks sekali atau dua kali dalam seminggu diketahui dapat meningkatkan level antibodi yang disebut immunoglobulin A (IgA) yang berfungsi melindungi Anda dari serangan flu dan infeksi lainnya. Sebuah penelitian yang dilakuklan oleh Wilkes University, Pennsylvania, USA, menganalisa 112 orang yang melakukan seks sebanyak 2-3 kali seminggu dan juga memeriksa sampel air liur mereka. Hasilnya membuktikan bahwa kadar IgA dalam tubuh mereka meningkat lebih tinggi daripada orang yang jarang berhubungan seks.Membakar kalori Bercinta selama 30 menit mampu membakar kurang lebih 350 kalori tubuh Anda. Sebuah hasil yang lebih dari cukup untuk menurunkan berat badan Anda. "Seks adalah modus besar latihan Anda. Dan dibutuhkan kerja fisik maupun psikologis yang cukup agar mendapatkan hasil yang baik bagi kesehatan Anda," kata Dr. Patti Britton, PhD., seorang seksolog ternama di Los Angeles, AS.Meningkatkan kesehatan jantung Sebuah penelitian di Inggris yang dilakukan selama 20 tahun mnunjukkan bahwa pria yang melakukan seks 2 kali atau lebih dalam seminggu berisiko lebih rendah 50% terkena serangan jantung daripada pria yang berhubungan seks sekali dalam sebulan. Meskipun sebagian orang khawatir bahwa seks juga dapat menyebabkan serangan stroke, namun dalam penelitian tidak ditemukan hubungan antara seberapa sering melakukan seks dan seberapa besar kemungkinan terkena stroke.Meningkatkan kepercayaan diri Para peneliti dari University of Texas, AS menemukan bahwa meningkatkan kepercayaan diri adalah salah satu alasan dari 237 orang untuk melakukan hubungan seks. "Mereka yang sudah memiliki kepercayaan diri yang baik juga mengatakan berhubungan seks agar diri mereka merasa lebih baik lagi," kata Dr. Gina Ogden, PhD, LMFT, seorang ahli terapi seks, keluarga, dan perkawinan yang melakukan penelitian itu. Tentu saja bukan berarti Anda harus banyak berhubungan seks untuk meningkatkan kepercayaan diri. Rasa percaya diri adalah tentang diri Anda sendiri, bukan orang lain. Tetapi jika Anda sudah merasa diri Anda lebih baik, kehidupan seks yang hebat dapat membantu perasaan Anda lebih baik lagi. Meningkatkan keintiman Berhubungan seks dan orgasme dapat meningkatkan kadar hormon oksitosin yang juga disebut sebagai hormon cinta sehingga dapat membangun tingkat kepercayaan seseorang pada pasangannya. Dalam sebuah penelitian terhadap 59 wanita, para peneliti memeriksa tingkat oksitosin mereka sebelum dan sesudah memeluk pasangan mereka. Hasilnya tingkat oksitosin mereka meningkat sesudah melakukan kontak fisik dengan pasangan mereka. Tingkat oksitosin yang lebih tinggi juga terkait dengan perasaan murah hati terhadap pasangan Anda. Membantu mengurangi rasa sakit Oksitosin juga diketahui dapat membantu meningkatkan hormon endorfin tubuh sehingga membantu menghilangkan rasa sakit, seperti misalnya sakit kepala, nyeri artritis, atau gejala PMS. Dalam studi yang melibatkan 48 orang yang diminta menghirup uap oksitosin dan kemudian jari mereka ditusuk dengan jarum kecil, para peserta tidak terlalu merasakan sakit. Ini berarti oksitosin telah menghilangkan lebih dari setengah rasa sakit pada jari mereka yang ditusuk sehingga lebih toleran terhadap rasa sakit. Mengurangi risiko terkena kanker prostat Sebuah penelitian menunjukan bahwa sering ejakulasi dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat pada pria. Studi yang telah diterbitkan dalam jurnal American Medical Association ini menemukan bahwa pria yang berejakulasi sebanyak 21 kali atau lebih dalam sebulan memilki kemungkinan lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan mereka yang hanya berejakulasi sebanyak 4-7 kali sebulan. Namun, para peneliti juga menyatakan ejakulasi bukan satu-satunya faktor terpenting, karena masih banyak hal yang memengaruhi kemungkinan seseorang terkena kanker prostat, seperti misalnya gaya hidup yang tidak sehat. Meningkatkan kualitas tidur Oksitosin yang dilepaskan selama orgasme juga dapat membantu menjaga kualitas tidur seseorang. Akibatnya, kualitas tidur yang baik bermanfaat meningkatkan kesehatan seperti misalnya menjaga berat badan yang ideal dan memiliki tekanan darah yang stabil. Memperkuat otot panggul Aktivitas seksual mampu meningkatkan kekuatan otot panggul khususnya bagi wanita. Semakin kuat otot panggul wanita, kenikmatan berhubungan seks juga meningkat. Karena itu tak ada salahnya pula para wanita membiasakan berlatih senam Kegel yang mampu memperkuat otot panggul. Baca juga: Tekanan Darah Tinggi dan Gangguan Fungsi Seksual Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber : DuniaFitnes.com
 11 Sep 2018    18:00 WIB
Lakukan Hal Ini Setelah Bercinta, Dijamin Hubungan Makin Mesra!!!
Anda mungkin sudah sering mendengar atau membaca bahwa berbeda dengan pria yang ingin langsung tidur begitu selesai bercinta, para wanita justru lebih senang berpelukkan bersama pasangannya. Tetapi, kebiasaan para wanita tersebut ternyata memiliki manfaat tersendiri bagi hubungan asmaranya. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh the University of Toronto Mississauga, berpelukkan setelah bercinta dapat membuat hubungan sepasang kekasih menjadi semakin mesra. Penelitian tersebut menemukan bahwa berciuman, berpelukkan, dan mengobrol mesra dengan pasangan setelah bercinta dapat membuat sepasang kekasih merasa lebih puas dengan kehidupan seksual dan asmara yang dijalaninya tersebut. Menurut seorang ahli, hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh adanya hormon oksitosin, yang juga dikenal dengan nama hormon cinta. Hormon cinta ini biasanya dilepaskan saat seseorang mengalami kontak fisik yang menyenangkan dan telah terbukti dapat meningkatkan keintiman dan kemesraan di antara pasangan.   Baca juga: Tradisi Seks Paling Menjijikkan di Dunia   Selain itu, berdekatan secara fisik setelah bercinta juga merupakan suatu jenis komunikasi non verbal. Kontak fisik ini dapat membuat Anda menjadi lebih rileks, mencegah timbulnya rasa nyeri (baik fisik atau emosional), dan kembali memberitahu pasangan Anda bahwa Anda benar-benar serius dengan komitmen Anda. Manfaat lain dari berpelukkan setelah bercinta adalah dapat menuju pada hubungan seks lainnya. Hal ini dikarenakan berpelukkan dapat membuat Anda dan pasangan kembali merasa bergairah dan akhirnya memasuki ronde 2. Berapa lama sebaiknya Anda berpelukkan atau melakukan kontak fisik lainnya setelah bercinta? Menurut penelitian ini, lakukanlah selama setidaknya 15 menit untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Baca juga: Ini Dia Rahasia Seks Tahan Lama! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag
 25 Aug 2018    16:00 WIB
Kesalahan Terbesar yang Dilakukan saat Masturbasi
Masturbasi bisa berbahaya? Tentu saja melakukan masturbasi cukup aman. Tetapi variasi merupakan bumbu kehidupan, sehingga banyak pria melakukan eksperimen saat bermasturbasi. Peringatan: ini bisa berbahaya! Contohnya, seorang pria usia 27 tahun memutuskan untuk bersenang-senang dengan menghambat aliran darah ke penisnya dengan memasukkan penisnya ke dalam botol plastik. Bisakah Anda membayangkan apa yang terjadi selanjutnya? Botol tersebut macet, mencekik penisnya dan menyebabkan pembengkakan di ujung penis karena akumulasi darah yang cepat disebabkan oleh pengumpulan darah lebih cepat dibandingkan saat ereksi biasa. Untuknya penis pria ini kembali ke ukuran normal saat dokter berhasil memotong botol tersebut. Berikut adalah beberapa kesalahan terbesar pria saat melakukan masturbasi yang sebaiknya dihindari: Masturbasi sampai muntahSetelah 2 hari muntah-muntah, demam, pembengkakan skrotum dan nyeri otot, seorang pria berusia 29 tahun akhirnya memutuskan untuk datang ke rumah sakit. Dokter di rumah sakit tersebut mendiagnosis pria tersebut sebagai Fournier’s gangrene, suatu jenis infeksi mikroba yang sangat jarang terjadi. Penyebabkan karena pria tersebut terlalu sering bermasturbasi sehingga menyebabkan kulitnya penisnya terkelupas, yang membuat penis tersebut rentan terkena infeksi. Dokter tersebut memberikan antibiotika dan juga beberapa kali operasi skin graft. Menekan terlalu kerasWalaupun kenikmatan seksual seringkali dikaitkan dengan gerakan yang 'keras', namun bukan berarti Anda harus melakukan 'kekerasan' yang berlebihan pada organ vital Anda tersebut. Sebuah kasus yang diterbitkan dalam jurnal Trauma and Acute Care Surgery menemukan hanya 19% kasus penille fractures (penis patah) terjadi saat melakukan hubungan seksual sementara sebanyak 60%  pria 'mematahkan' penis mereka saat melakukan masturbasi.Penyebabny terseringnya diduga karena banyak pria menekan terlalu keras organ pribadi mereka tersebut atau menggosoknya ke sudut yang salah. Hal ini menyebabkan kerusakan pada daerah corpus cavernosa, tabung silinder yang tempat darah mengalir saat pria mengalami ereksi. Pembengkakan dan kerusakan yang terjadi, berikut komplikasi lain yang mungkin ditimbulkan dapat menyebabkan penis kehilangan fungsinya secara permanen. Masturbasi saat menyetirPenis patah tidak selalu disebabkan karena gerakan tangan yang terlalu antusias. Berdasarkan data dari Vanadian Urological Association Journal, beberapa pria mengalami kerusakan pada penis saat mereka melakukan masturbasi sambil mengendarai mobil. Penyebabnya adalah benturan pada penis ketika kendaraan tiba-tiba berhenti mendadak. Penis mereka terbentur pada dashboard atau setir. Jika tak ingin mengalami kecelakaan konyol seperti ini, jangan pernah melakukan masturbasi sambil mengendarai mobil, meski Anda yakin tak akan ada yang memperhatikan. Studi ini juga mencatat beberapa kejadian penis patah karena membentur lantai kamar mandi, diasumsikan karena tergelincir saat masturbasi di kamar mandi. Memasukkan benda-benda anehJangan masukkan benda-benda asing kedalam penis Anda! Mungkin terlihat konyol tetapi banyak laporan mencatat cedera yang terjadi karena memasukkan benda asing tersebut. Setidaknya ini terjadi pada seorang pria, dia berusaha memasukkan benda asing ke saluran kencingnya karena menganggap hal tersebut bisa merangsang saat melakukan bermasturbasi. Pria tersebut memasukkan kabel listrik ke dalam lubang uretra. Namun tampaknya dia memasukkannya terlalu dalam hingga mencapai saluran kandung kemih. Dokter harus melakukan operasi untuk mengeluarkan kabel tersebut dari saluran kencingnya.Sumber: menshealth