Your browser does not support JavaScript!
 22 Oct 2019    18:00 WIB
Jangan Lakukan Ini Sebelum Berhubungan Intim
Setelah cukup lama menikah, maka Anda mungkin merasa bahwa Anda sudah cukup berpengalaman dalam hal seks. Akan tetapi, bahkan seorang ahli pun dapat melakukan kesalahan. Untuk mencegahnya, di bawah ini Anda dapat melihat 6 pantangan sebelum berhubungan intim yang perlu Anda perhatikan.   Mengkonsumsi Obat Anti Alergi Obat anti alergi atau anti histamin akan membuat membran mukosa mengering untuk mengatasi hidung yang terumbat. Selain pada saluran pernapasan, obat ini juga akan membuat membran mukosa lain pada tubuh Anda, termasuk vagina, menjadi kering. Lebih parahnya lagi, bahkan saat Anda merasa sangat bergairah pun, vagina Anda akan tetap kering.   Makan Makanan Pedas Anda tentunya sudah pernah mendengar bahwa ada berbagai jenis makanan yang dapat mempengaruhi bau dan rasa caira vagina. Makanan yang sangat pedas dapat menyebabkan terbentuknya gas di dalam saluran pencernaan, yang akan membuat perut Anda terasa kembung dan sering buang angin. Selain itu, sisa cabai yang masih berada pada tangan dan di dalam mulut Anda juga dapat membuat kelamin pasangan Anda terbakar!   Terlalu Banyak Mengkonsumsi Minuman Beralkohol Memang benar bahwa mengkonsumsi sedikit minuman beralkohol memang dapat membuat Anda lebih mudah merasa bergairah, akan tetapi mengkonsumsinya secara berlebihan dapat mengakibatkan efek yang sebaliknya. Hal ini dikarenakan alkohol merupakan depresan, yang akan menghilangkan kemampuan Anda untuk mencapai orgasme. Sebuah penelitian menemukan bahwa seorang pria yang mengkonsumsi minuman beralkohol akan lebih sulit berejakulasi, sedangkan wanita yang mengkonsumsi minuman beralkohol juga akan membutuhkan stimulasi ekstra untuk mencapai orgasme.   Baca juga: Mau Berhubungan Intim? Kerjakan Hal Ini Terlebih Dahulu!   Menggunakan Sikat Gigi Elektrik Walaupun terdengar aneh, akan tetapi menggunakan sikat gigi elektrik dan obat kumur berbahan dasar alkohol dapat membuat Anda lebih rentan terhadap berbagai jenis penyakit menular seksual. Sikat gigi elektrik dapat menyebabkan robekan kecil pada gusi dan obat kumur berbahan alkohol akan membuat mukosa mulut Anda menjadi kering dan mengalam iritasi, yang akan membuatnya semakin mudah mengalami sariawan dan tertular berbagai jenis penyakit menular seksual.   Bercukur Jika Anda merupakan seorang wanita yang senang mencukur bulu kemaluan Anda, maka akan lebih baik bila Anda mencukurnya 1 hari sebelum Anda berhubungan intim untuk memberikan kulit Anda cukup waktu untuk pulih. Hal ini dikarenakan bercukur akan mengeksfoliasi lapisan kulit paling atas, yang akan membuat area kulit menjadi lebih sensitif. Selain itu, bercukur juga akan mengiritasi folikel rambut, dan menyebabkan timbulnya bercak kemerahan dan luka gores kecil, yang berarti membuat kulit Anda lebih rentan terhadap berbagai jenis infeksi, termasuk herpes dan HPV. Untuk mengatasinya, gunakanlah pisau cukur bermata ganda dan oleskanlah salep hidrokortison pada daerah kulit yang baru saja dicukur untuk mengurangi peradangan di daerah tersebut. oleskan kembali salep di keesokan hari jika tanda-tanda iritasi masih ada.   Menggunakan Makanan Sebagai Bahan Pemanasan Jangan pernah menggunakan berbagai jenis makanan yang mengandung gula sebagai pengganti cairan lubrikasi! Hal ini dikarenakan berbagai makanan manis tersebut dapat menjadi penyebab infeksi jamur pada kemaluan Anda, karena jamur sangat menyukai gula.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: prevention
 21 Oct 2019    18:00 WIB
Perlukah Pelumas Buatan Saat Bercinta?
Seks mengurangi stres, mengurangi rasa sakit, dan bahkan membuat Anda terlihat lebih muda..  Anda bisa mendapatkan banyak manfaat dari seks dan memaksimalkan kegiatan seks Anda dengan adanya pelumasan yang baik. Ada beberapa pasangan yang menggunakan pelumas buatan untuk dapat meningkatkan kenikmatan seksual dan mengurangi gesekan dan iritasi.  Bahkan lebih dari setengah pria dan wanita menggunakan pelumas buatan saat berhubungan seks, menurut dua studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine.  Berikut adalah enam hal yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda menggunakan pelumas: Nyeri Berarti Sesuatu Pelumas buatan sering mengandung lidokain dan benzokain untuk mengurangi ketidaknyamanan. Bahan-bahan tersebut akan menumpulkan atau membuat mati rasa. Padahal rasa sakit memberitahu bahwa ada sesuatu yang terjadi misal terjadinya robekan. Hal ini penting apabila terjadi robekan akan meningkatkan risiko penularan penyakit seksual .  Bahan yang terkandung Ada beberapa bahan yang terkandung dalam pelumas, misalnya gliserin yang merupakan turunan gula yang dapat meningkatkan infeksi jamur pada wanita. Beberapa pelumas juga mengandung rasa yang dapat menyebabkan iritasi pada beberapa wanita.  Anda tetap bisa hamil Pelumas yang ideal adalah yang tidak membahayakan sperma dan mempunyai keasamaan dan konsistensi seperti lendir vagina. Sehingga harus diperhatikan pelumas buatan yang Anda gunakan. Apakah Anda sensitif terhadap bahan yang dikandung dalam pelumas? Ada beberapa pelumas yang mengandung mentol dapat menimbulkan rasa panas, kesemutan. Untuk Anda, saat akan menggunakan pelumas oleskan sedikit pada bibir vagina apabila timbul rasa terbakar kemungkinan Anda sensitif dan hentikan pemakaian pelumas tersebut.    Mencoba pelumas yang natural Pada beberapa orang menggunakan pelumas seperti minyak kelapa namun bila Anda ingin menggunakan kondom, pelumas tersebut dapat merusak kondom lateks.  Agar Anda tidak mengalami dehidrasi Anda disarankan banyak minum air.  Lebih baik dengan cara normal  Pada beberapa orang jauh lebih baik apabila terjadi lubrikasi secara alami. Karena apabila saat akan berhubungan seksual dan tergantung pada pelumas buatan akan membuat rasa percaya diri wanita menjadi berkurang, merasa tidak mampu melubrikasi. Untuk mendapatkan lubrikasi yang cukup, biasakan melakukan foreplay dan hal ini akan menyenangkan untuk Anda dan pasangan.  Sumber: everydayhealth
 10 Oct 2019    18:00 WIB
Apa yang Harus Saya Lakukan Untuk Menemukan Pasangan yang Tepat ?
Cinta merupakan suatu hal yang dapat dirasakan oleh semua orang dan diinginkan oleh semua orang, baik orang dewasa, remaja, maupun anak-anak. Cinta dapat membuat anda sangat bahagia, tetapi juga dapat membuat anda sangat sedih dan frustasi, terutama bagi para remaja yang sudah mulai tertarik pada lawan jenisnya. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang mungkin dapat membantu anda dalam menjalani kehidupan percintaan anda.   Jangan Terburu-buru Bila saat ini anda masih lajang dan belum mempunyai pasangan, janganlah terburu-buru untuk mencari pasangan, apalagi bila anda masih muda atau masih remaja. Sebelum mencari pasangan, sebaiknya kenalilah dulu diri anda sendiri dan apa yang anda inginkan. Jangan memaksakan diri anda untuk menyukai atau berpacaran dengan seseorang bila anda tidak benar-benar tahu apa yang anda inginkan atau bila anda tidak benar-benar ingin berpacaran. Hal ini justru dapat membuat anda dan orang lain terluka. Jika anda merasa belum siap untuk mulai berkencan atau memiliki pasangan, nikmatilah kesendirian anda. Pergilah bersama teman-teman anda sampai anda merasa siap dan memang ingin untuk berkencan dan mempunyai pasangan.   Pilihlah Seseorang yang Juga Mencintai Anda Untuk memperoleh suatu hubungan yang harmonis dan sehat, diperlukan suatu perasaan yang sama. Maksudnya adalah baik anda maupun pasangan anda memang benar-benar saling mencintai, saling menghargai, dan memang merasa senang saat bersama. Bila orang yang anda sukai atau cintai tidak menyukai atau mencintai anda juga, maka sebaiknya anda melupakannya dan mulailah mencari orang lain yang menyukai dan mencintai anda juga. Dengan demikian anda juga dapat merasa bahagia. Suatu perasaan yang hanya bertepuk sebelah tangan atau dipaksakan hanya akan membuat anda sedih dan kecewa.   Tahu Kapan Harus Melepaskan dan Melanjutkan Hidup Seringkali anda telah mengetahui dan merasakan bahwa ada yang salah dalam hubungan anda atau pasangan anda, tetapi anda terus saja menyangkal dan memaksakan diri. Satu hal penting yang harus anda ketahui dan lakukan untuk mendapatkan akhir cinta yang bahagia adalah tahu kapan harus melepaskan dan melanjutkan hidup anda. Hal ini mungkin dapat terasa sangat menyakitkan sekarang, tetapi anda pasti dapat melaluinya. Seiring dengan berlalunya waktu, semua rasa sakit itu akan berlalu juga. Jangan memaksakan diri anda untuk terus bersama dengan orang yang tidak benar-benar mencintai anda atau bahkan menyiksa anda. Lanjutkanlah hidup anda dan temukanlah pasangan yang benar-benar mencintai dan menyayangi anda, dengan demikian anda dapat berbahagia.   Persiapkanlah Diri Anda Tidak ada salahnya untuk mempersiapkan diri anda terlebih dahulu sebelum menjalin suatu hubungan. Sedikit persiapan mental tidak akan merugikan anda. Tetapkanlah terlebih dahulu apa yang menjadi prinsip anda dalam menjalin suatu hubungan dan apa yang ingin anda capai dan apa yang saja yang akan anda lakukan untuk mencapainya. Bagi wanita atau para remaja perempuan, sebaiknya jangan membuat pasangan anda mengharapkan sesuatu lebih daripada apa yang ingin anda berikan. Selain itu, bagi remaja perempuan, sebaiknya berkencanlah dengan laki-laki yang seumuran dengan anda. Dengan demikian, anda akan terhindar dari berhubungan seks sebelum anda siap atau sebelum waktunya.   Berikanlah Waktu Terkadang anda perlu berhenti sejenak dan menanyakan pada diri anda apakah saya benar-benar jatuh cinta saat ini, apakah saya benar-benar mencintai pasangan saya. Jika anda merasa tergila-gila atau terobsesi dengan pasangan anda dan selalu harus diyakinkan, maka anda mungkin tidak benar-benar jatuh cinta. Apa yang anda rasakan saat ini mungkin hanya merupakan "cinta monyet". Anda mungkin merasa sangat bahagia sekarang, tetapi akhirnya mungkin anda akan merasa kecewa. Rasa cinta yang sesungguhnya atau cinta yang matang akan semakin kuat seiring dengan berlalunya waktu. Semakin anda saling mengenal satu sama lain, maka rasa cinta anda terhadap pasangan anda juga akan semakin kuat. Selain itu, anda juga tidak perlu berubah menjadi orang lain yang bukan diri anda. Anda dan pasangan anda saling mencintai satu sama lain apa adanya. Sebagian besar orang membutuhkan lebih dari satu kali berpacaran untuk menemukan cinta yang demikian.  
 04 Oct 2019    18:00 WIB
Manfaat Seks Bagi Kesehatan Anda dan Pasangan
Selain dapat memuaskan hasrat biologis, seks juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh Anda lho! Apa saja? Aktivitas seks memang sudah lama diketahui dapat memengaruhi kesehatan tubuh seseorang. Berikut 10 manfaat seks bagi kesehatan Anda dan pasangan : Membantu mengurangi stres Bercinta mampu menurunkan tingkat stres dan menjaga tekanan darah Anda. Hal ini diungkapkan oleh para peneliti berdasarkan hasil studi di Skotlandia. Para peneliti mengundang 24 wanita dan 22 pria yang menyimpan catatan aktivitas seksual mereka. Lalu para peneliti menempatkan mereka dalam situasi stres, seperti misalnya berbicara di depan orang banyak, di tempat umum, dan diminta mengerjakan soal matematika tingkat tinggi. Hasilnya, bagi para peserta yang pernah berhubungan seks, tingkat stres mereka lebih rendah dibandingkan dengan orang yang memiliki masalah seksual dan jarang melakukan hubungan seks. Selain itu, tekanan darah mereka yang sering berhubungan seks dan tinggal bersama cenderung lebih stabil. Meningkatkan imunitas Berhubungan seks sekali atau dua kali dalam seminggu diketahui dapat meningkatkan level antibodi yang disebut immunoglobulin A (IgA) yang berfungsi melindungi Anda dari serangan flu dan infeksi lainnya. Sebuah penelitian yang dilakuklan oleh Wilkes University, Pennsylvania, USA, menganalisa 112 orang yang melakukan seks sebanyak 2-3 kali seminggu dan juga memeriksa sampel air liur mereka. Hasilnya membuktikan bahwa kadar IgA dalam tubuh mereka meningkat lebih tinggi daripada orang yang jarang berhubungan seks.Membakar kalori Bercinta selama 30 menit mampu membakar kurang lebih 350 kalori tubuh Anda. Sebuah hasil yang lebih dari cukup untuk menurunkan berat badan Anda. "Seks adalah modus besar latihan Anda. Dan dibutuhkan kerja fisik maupun psikologis yang cukup agar mendapatkan hasil yang baik bagi kesehatan Anda," kata Dr. Patti Britton, PhD., seorang seksolog ternama di Los Angeles, AS.Meningkatkan kesehatan jantung Sebuah penelitian di Inggris yang dilakukan selama 20 tahun mnunjukkan bahwa pria yang melakukan seks 2 kali atau lebih dalam seminggu berisiko lebih rendah 50% terkena serangan jantung daripada pria yang berhubungan seks sekali dalam sebulan. Meskipun sebagian orang khawatir bahwa seks juga dapat menyebabkan serangan stroke, namun dalam penelitian tidak ditemukan hubungan antara seberapa sering melakukan seks dan seberapa besar kemungkinan terkena stroke.Meningkatkan kepercayaan diri Para peneliti dari University of Texas, AS menemukan bahwa meningkatkan kepercayaan diri adalah salah satu alasan dari 237 orang untuk melakukan hubungan seks. "Mereka yang sudah memiliki kepercayaan diri yang baik juga mengatakan berhubungan seks agar diri mereka merasa lebih baik lagi," kata Dr. Gina Ogden, PhD, LMFT, seorang ahli terapi seks, keluarga, dan perkawinan yang melakukan penelitian itu. Tentu saja bukan berarti Anda harus banyak berhubungan seks untuk meningkatkan kepercayaan diri. Rasa percaya diri adalah tentang diri Anda sendiri, bukan orang lain. Tetapi jika Anda sudah merasa diri Anda lebih baik, kehidupan seks yang hebat dapat membantu perasaan Anda lebih baik lagi. Meningkatkan keintiman Berhubungan seks dan orgasme dapat meningkatkan kadar hormon oksitosin yang juga disebut sebagai hormon cinta sehingga dapat membangun tingkat kepercayaan seseorang pada pasangannya. Dalam sebuah penelitian terhadap 59 wanita, para peneliti memeriksa tingkat oksitosin mereka sebelum dan sesudah memeluk pasangan mereka. Hasilnya tingkat oksitosin mereka meningkat sesudah melakukan kontak fisik dengan pasangan mereka. Tingkat oksitosin yang lebih tinggi juga terkait dengan perasaan murah hati terhadap pasangan Anda. Membantu mengurangi rasa sakit Oksitosin juga diketahui dapat membantu meningkatkan hormon endorfin tubuh sehingga membantu menghilangkan rasa sakit, seperti misalnya sakit kepala, nyeri artritis, atau gejala PMS. Dalam studi yang melibatkan 48 orang yang diminta menghirup uap oksitosin dan kemudian jari mereka ditusuk dengan jarum kecil, para peserta tidak terlalu merasakan sakit. Ini berarti oksitosin telah menghilangkan lebih dari setengah rasa sakit pada jari mereka yang ditusuk sehingga lebih toleran terhadap rasa sakit. Mengurangi risiko terkena kanker prostat Sebuah penelitian menunjukan bahwa sering ejakulasi dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat pada pria. Studi yang telah diterbitkan dalam jurnal American Medical Association ini menemukan bahwa pria yang berejakulasi sebanyak 21 kali atau lebih dalam sebulan memilki kemungkinan lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan mereka yang hanya berejakulasi sebanyak 4-7 kali sebulan. Namun, para peneliti juga menyatakan ejakulasi bukan satu-satunya faktor terpenting, karena masih banyak hal yang memengaruhi kemungkinan seseorang terkena kanker prostat, seperti misalnya gaya hidup yang tidak sehat. Meningkatkan kualitas tidur Oksitosin yang dilepaskan selama orgasme juga dapat membantu menjaga kualitas tidur seseorang. Akibatnya, kualitas tidur yang baik bermanfaat meningkatkan kesehatan seperti misalnya menjaga berat badan yang ideal dan memiliki tekanan darah yang stabil. Memperkuat otot panggul Aktivitas seksual mampu meningkatkan kekuatan otot panggul khususnya bagi wanita. Semakin kuat otot panggul wanita, kenikmatan berhubungan seks juga meningkat. Karena itu tak ada salahnya pula para wanita membiasakan berlatih senam Kegel yang mampu memperkuat otot panggul. Baca juga: Tekanan Darah Tinggi dan Gangguan Fungsi Seksual Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber : DuniaFitnes.com
 24 Sep 2019    18:00 WIB
Mengapa Saya Mudah Terangsang? Bisa Jadi Ini Alasannya
Apakah Anda pernah merasakan sangat bergairah sehingga sangat ingin melakukan hubungan intim atau melakukan masturbasi terlalu sering sampai Anda pun merasa kelelahan. Kemudian  Anda mungkin bertanya-tanya apakah ada sesuatu yang salah dengan diri Anda. Apakah itu hal yang tidak normal? Mengapa saya mudah sekali merasa terangsang? Merasa terangsang sebenarnya adalah hal yang wajar dialami oleh semua orang. Tapi bila terlalu sering dirasakan hal ini bisa sangat mengganggu.   Sebenarnya untuk hal ini ada alasannya. Berikut adalah alasan mengapa seseorang mudah terangsang: 1.      Hormon Ah ya, hormon lagi hormon lagi yang "melakukannya". Dan mereka akan terus melakukannya sampai Anda berusia sekitar 50 tahun dan biasanya akan mulai menurun keinginan tersebut. . Hormon adalah faktor utama yang berkontribusi terhadap dorongan seksual Anda. Ketika Anda melalui masa pubertas, merasa cemas, marah maka keinginan untuk melakukan seksual akan meningkat.   Apabila Anda merasa sangat bergairah sebelum masa menstruasi maka hal ini disebabkan hormon estrogen dan testosteron yang meningkat selama masa subur. Untuk pasangan resmi yang sudah menikah dan ingin memiliki anak maka sangat dianjurkan untuk melakukan hubungan intim karena memperbesar kemungkinan untuk hamil. Untuk pria maka gairah yang meningkat karena pengaruh hormon testosteron. 2.      Makanan afrodisiak Ada beberapa makanan yang mampu meningkatkan gairah seksual, makanan ini disebut makanan afrodisiak. Berikut adalah makanannya: Tiram: Makanan ini mengandung seng tinggi yang akan meningkatkan hormon testosteron sehingga dapat meningkatkan gairah pria. Asparagus: Asparagus mengandung asam folat. Asam folat membantu meningkatkan produksi histamin sehingga meningkatkan kemampuan untuk mengalami orgasme. Semangka: Kandungan citrulline dan lycopene dikatakan memiliki efek seperti viagra. 3.      Reaksi kimia dalam tubuh Penyebab gairah meningkat tidak harus selalu karena hormon. Tapi saat Anda bertemu dengan orang yang menarik, maka akan ada reaksi kimia dalam tubuh Anda yang mempengaruhi keinginan untuk bercinta. Dimana aroma losion atau parfum tertentu dapat mendorong gairah seksual Anda.  4.      Sebuah cinta yang baru Saat Anda memiliki pasangan baru, sering kali muncul perasaan cinta yang baru dan bukan hanya itu ternyata selain timbul rasa cinta maka bisa juga menyebabkan energi seksual memuncak, sehingga bukan mustahil muncul keinginan melakukan hubungan intim. 5.      Barang-barang yang merangsang Apabila di kamar, Anda memiliki barang-barang yang dapat merangsang Anda seperti video atau majalah porno maka sangat mungkin bila Anda akan mudah mengalami terangsang. Terlebih bila Anda ada di kamar sendiri, maka bukan tidak mungkin dorongan seksual akan meningkat tajam.   Sekarang Anda sudah tahu alasan mengapa dorongan seksual bisa sangat meningkat dalam tubuh Anda. Apabila Anda merasa terganggu dengan hal tersebut maka hindarilah hal-hal diatas.   Baca juga: 5 Penyebab Hilangnya Gairah Seksual Pada Wanita   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur  Tanya dokter sekarang     Sumber: lovepanky
 14 Aug 2019    18:00 WIB
10 Tips Mengatasi Nyeri Saat Berhubungan Seks
Merasa nyeri saat berhubungan seks dengan pasangan dapat membuat siapa saja merasa khawatir, apalagi bila ia tidak pernah mengalami hal ini sebelumnya. Walaupun demikian, penyebab dari timbulnya nyeri saat berhubungan seks seringkali hanya bersifat sementara dan dapat diobati. Bahkan, menurut the American Congress of Obstetricians and Gynecologists, sekitar 75% wanita pasti pernah mengalami nyeri saat berhubungan seks pada suatu masa dalam kehidupannya. Dengan mengatasi penyebab timbulnya nyeri ini, maka hubungan seks Anda bersama pasangan pun akan kembali terasa menyenangkan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa penyebab timbulnya nyeri saat berhubungan seks dan bagaimana cara mengatasinya.   1.      Adanya Iritasi Pada Vagina Hal ini mungkin disebabkan oleh berbagai produk pembersih kewanitaan. Berbagai produk pembersih seperti sabun mandi, minyak urut, dan bahkan tisu toilet juga dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada daerah kewanitaan Anda. Hal ini dikarenakan berbagai produk pembersih tersebut mengandung pewarna, pewangi, and berbagai zat kimia lainnya yang dapat memicu terjadinya vaginitis, peradangan pada kulit di sekitar vagina. Untuk mempercepat proses penyembuhan, jangan gunakan pembersih apapun pada daerah kewanitaan Anda selama 1-2 hari hingga iritasi mereda. Setelah itu, gantilah berbagai produk pembersih Anda dengan berbagai produk lain yang tidak mengandung zat kimia.   2.      Vagina Terasa Gatal atau Nyeri Serta Adanya Cairan Abnormal yang Keluar dari Vagina Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya infeksi. Keluarnya cairan abnormal dari dalam vagina Anda dapat merupakan pertanda bahwa telah terjadi infeksi pada daerah vagina Anda, yang menyebabkan Anda merasa nyeri saat berhubungan seks dengan pasangan. Untuk mengatasinya, dianjurkan agar Anda segera memeriksakan diri ke dokter untuk memperoleh pengobatan yang tepat sedini mungkin.   3.      Vagina Anda Kram Kram vagina atau biasa dikenal dengan nama vaginismus dapat membuat penetrasi penis ke dalam vagina menjadi sangat menyakitkan bagi sang wanita atau bahkan tidak mungkin sama sekali karena vagina Anda tertutup rapat. Vaginismus ditandai dengan nyeri dan kontraksi tidak disadari dari otot-otot vagina. Hingga saat para ahli masih tidak mengetahui apa yang menyebabkan terjadinya vaginismus ini, akan tetapi mereka menduga bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh adanya trauma masa lalu, seperti pernah mengalami kekerasan seksual. Untuk mengatasinya, pastikan Anda memberitahu dokter Anda bahwa Anda menderita vaginismus karena bila tidak dokter Anda mungkin hanya akan menganggapnya sebagai gangguan cemas atau akibat stress.   Baca juga: 5 Kesalahan Wanita Saat Berhubungan Seksual   4.      Vagina Kering Vagina yang kering dapat disebabkan oleh stress, berbagai jenis obat-obatan, atau berbagai jenis hormon. Vagina kering merupakan salah satu penyebab paling sering dari timbulnya rasa nyeri pada para wanita saat berhubungan seks. Banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya kekeringan pada vagina seperti stress, gangguan cemas, atau mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti antihistamin, yang dapat menyebabkan membran mukosa menjadi kering. Selain itu, vagina yang kering juga dapat disebabkan oleh penurunan kadar hormon estrogen setelah melahirkan, selama menyusui, atau saat seorang wanita memasuki masa perimenopause dan menopause. Untuk mengatasinya, gunakanlah pelumas berbahan dasar silikon hingga kadar stress Anda berkurang atau hingga kadar hormon estrogen Anda kembali normal. Akan tetapi bila disebabkan oleh menopause, maka penurunan kadar hormon akan bersifat menetap.   5.      Nyeri di Satu Sisi Tubuh Saat Penetrasi Penis Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya kista pada indung telur Anda. Nyeri tajam yang timbul mendadak saat pasangan Anda melakukan penetrasi penis dapat disebabkan karena penisnya secara tidak sengaja menyentuh kista pada indung telur Anda. Untuk mengatasinya, dianjurkan agar Anda segera berkonsultasi dengan seorang dokter, terutama bila Anda telah memasuki masa menopause, karena adanya kista dapat merupakan suatu pertanda adanya gangguan lain yang lebih serius. Akan tetapi, untuk wanita muda, kista indung telur biasanya bukanlah suatu pertanda adanya gangguan lain yang lebih serius. Sebagian besar kista biasanya bersifat jinak dan berhubungan dengan siklus menstruasi Anda, serta cenderung dapat menghilang dengan sendirinya.   6.      Adanya Suatu Benjolan Pada Liang Vagina Hal ini dapat disebabkan oleh adanya suatu mioma (tumor jinak rahim). Gejala yang biasanya ditemukan adalah adanya nyeri tajam yang terletak lebih tinggi di dalam vagina. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 menemukan bahwa para wanita yang memiliki mioma memiliki resiko 3 kali lipat lebih tinggi untuk mengalami nyeri saat berhubungan seksual dibandingkan dengan wanita yang tidak memiliki mioma. Gejala lain dari mioma adalah timbulnya perdarahan di antara masa menstruasi, banyaknya volume darah yang keluar saat menstruasi, dan perut bagian bawah terasa penuh. Kadangkala, mioma akan mengecil atau menghilang dengan sendirinya dan bila mereka tidak menimbulkan komplikasi apapun, maka para dokter biasanya tidak akan melakukan tindakan apapun. Akan tetapi, bila mioma menimbulkan gangguan pada kesehatan atau kehidupan seks Anda, maka dokter dapat mengangkat mioma Anda melalui tindakan pembedahan.   7.      Nyeri Saat Berhubungan Seks Dengan Posisi Apapun Bila berhubungan seks dengan posisi apapun membuat Anda selalu mengernyit kesakitan, maka hal ini dapat disebabkan oleh adanya endometriosis. Nyeri yang ditimbulkan dapat berupa nyeri tumpul atau nyeri hebat di berbagai bagian vagina. Endometriosis terjadi bila jaringan endometrium tumbuh di luar rahim dan tumbuh di dekat berbagai bagian tubuh lain, seperti indung telur dan saluran telur Anda. Jaringan ini akan bersifat seperti lem pada berbagai organ tubuh lainnya sehingga membuat organ tersebut tidak dapat bergerak sebagaimana mestinya. Hal inilah yang akan membuat Anda merasa nyeri saat berhubungan seks. Bila Anda memang menderita endometriosis, maka dokter dapat memberikan obat-obatan untuk menghambat pertumbuhan jaringan tersebut sehingga Anda pun tidak merasa terlalu nyeri atau melakukan tindakan pembedahan untuk mengangkat berbagai jaringan tersebut dari organ tubuh Anda.   Baca juga: Apa itu Vasektomi?   8.      Penetrasi Penis yang Dalam Kadangkala Terasa Sangat Menyakitkan Hal ini mungkin dikarenakan rahim Anda membengkok ke belakang. Jika Anda hanya mengalami nyeri saat penis pasangan Anda masuk cukup dalam, maka hal ini mungkin dikarenakan rahim Anda membengkok ke belakang, ke arah panggul. Beberapa orang wanita memang terlahir dengan rahim yang berbentuk demikian. Karena letak rahim yang tidak biasanya ini, maka hal ini pun meningkatkan resiko "terbenturnya" rahim saat Anda berhubungan seks. Akan tetapi, bentuk rahim seperti ini tidak akan mempengaruhi kesehatan atau kesempatan Anda untuk hamil. Untuk mencegah timbulnya nyeri saat berhubungan seks, maka pastikan pasangan Anda tidak memasukkan penisnya terlalu dalam atau berhubungan seks hanya dengan posisi wanita di atas, di mana Anda dapat mengendalikan seberapa dalam penis yang masuk.   9.      Adanya Iritasi Pada Daerah Perineum Iritasi pada daerah perineum dapat disebabkan oleh proses melahirkan. Perineum merupakan suatu area kulit yang terletak di antara vulva (vagina) dan anus (dubur). Saat melahirkan, dokter kadangkala akan memotong area perineum yang sensitif ini untuk memudahkan kepala bayi keluar (episiotomi) sehingga mencegah terjadinya robekan tidak teratur pada perineum yang mungkin dapat mencapai anus. Area perineum merupakan area yang sensitif karena mengandung banyak saraf. Sebagian besar wanita yang pernah mengalami episiotomi akan sembuh dengan sempurna, akan tetapi beberapa orang wanita tetap akan mengalami nyeri saat berhubungan seks, bahkan setelah dokter kandungannya mengijinkannya untuk kembali berhubungan seks dengan sang suami. Jika demikian, maka jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter Anda. Dokter Anda mungkin akan melakukan perbaikan episiotomi melalui tindakan pembedahan.   10.  Terlalu Sering Berhubungan Seks Seperti halnya olahraga berlebihan dapat menyebabkan terjadinya cedera, berhubungan seks secara berlebihan juga dapat membuat jaringan vagina mengalami iritasi akibat gesekan berulang saat berhubungan seks. Untuk mengatasinya, pastikan daerah kemaluan Anda tetap kering dan gunakanlah pakaian longgar selama 1-2 hari. Istirahatlah dari hubungan seksual selama 1-2 hari.   Sumber: foxnews Tags: seks, 1hot
 09 Aug 2019    16:00 WIB
Kenali Infeksi HPV Pada Pria
Infeksi HPV (human papilloma virus) lebih sering diketahui masyarakat sebagai salah satu penyebab terjadinya kanker serviks. Akan tetapi, HPV ternyata juga menginfeksi pria. Infeksi HPV pada pria dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kemaluan pada pria. Selain itu, HPV juga dapat menyebabkan terbentuknya kutil pada kemaluan baik pada pria atau wanita.  Kadang-kadang infeksi HPV pada pria tidak menimbulkan gejala apapun dan akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan.   Resiko Infeksi HPV Pada Pria Berbagai hal yang dapat terjadi akibat infeksi HPV pada pria adalah: Meningkatkan resiko kanker kemaluan, seperti kanker anus atau kanker penis. Kedua jenis kanker ini jarang terjadi pada pria, terutama bila pria tersebut memiliki daya tahan tubuh yang baik Kutil pada kemaluan   Gejala Infeksi HPV Pada Pria Infeksi HPV yang beresiko tinggi menyebabkan kanker biasanya tidak bergejala, baik pada pria maupun wanita. Gejala pertama yang biasanya terjadi adalah timbulnya kutil pada kemaluan. Hal ini biasanya disebabkan oleh HPV yang beresiko kanker rendah. HPV jenis ini biasanya menyebabkan timbulnya kutil dan bukan kanker.   Apakah Saya Beresiko Terkena Kanker ? Untuk mendiagnosa kutil pada kemaluan biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Tidak ada pemeriksaan rutin pada pria untuk mengidentifikasi HPV beresiko kanker tinggi. Akan tetapi, dokter biasanya sangat menganjurkan agar pria homoseksual dan biseksual yang beresiko tinggi menderita kanker anus maupun penis untuk melakukan pemeriksaan pap smear anal.   Pengobatan Bagi Infeksi HPV Tidak ada pengobatan khusus yang dapat diberikan bagi penderita yang tidak mengalami gejala apapun. Untuk mengobati kutil pada kemaluan, dokter biasanya memberikan salep atau melakukan tindakan pembedahan untuk mengangkat kutil. Dokter biasanya tidak menyarankan terapi dini bagi penderita kutil pada kemaluan, karena kutil biasanya dapat hilang dengan sendirinya. Selain itu, kutil biasanya membutuhkan jangka waktu tertentu untuk timbul seluruhnya, sehingga pada penderita yang melakukan pengobatan dini mungkin memerlukan pengobatan ulangan untuk mengatasi kutil yang tumbuh setelah pengobatan pertama selesai. Kanker anus dapat diobati dengan kombinasi kemoterapi dan radiasi atau dengan tindakan pembedahan. Pengobatan khusus pada kanker anus ini tergantung pada stadium kanker, ukuran kanker, dan seberapa jauh kanker telah menyebar. Vaksin HPV (gardasil) biasanya diberikan pada pria berusia 9-26 tahun untuk mencegah terjadinya kutil kemaluan yang disebabkan oleh HPV 6 dan 11. Selain itu, gardasil juga merupakan salah satu pencegahan kanker anus.   Infeksi HPV dan Seks Bila anda atau pasangan anda menderita infeksi HPV, maka baik anda berdua kemungkinan besar telah terinfeksi HPV. Infeksi HPV lebih mudah diatasi pada pria daripada wanita yang biasanya memerlukan waktu 2 tahun atau kurang. HPV yang menyebabkan kanker serviks biasanya tidak menimbulkan gangguan kesehata bagi pasangan anda. Jika pasangan anda terinfeksi HPV bukan berarti pasangan anda telah berhubungan seksual dengan orang lain, karena virus ini dapat berada di dalam tubuh anda tanpa menimbulkan gejala apapun.   Pencegahan Penyebaran HPV Tidak berhubungan seksual merupakan salah satu cara pencegahan infeksi HPV yang terbaik. Resiko penyebaran HPV rendah bila anda hanya berhubungan seksual dengan satu orang dan orang tersebut hanya berhubungan seksual dengan anda. Penggunaan kondom juga dapat mencegah penyebaran HPV, walaupun tidak 100% karena HPV menyebar melalui kontak kulit. HPV masih dapat menular melalui kulit yang tidak tertutup oleh kondom.  
 20 Jul 2019    18:00 WIB
Apa Kata Pinggul Anda Tentang Kehidupan Seksual Anda?
Sebuah penelitian menemukan bahwa lebar pinggul berhubungan dengan perilaku seksual seorang wanita.  Pada penelitian ini, para peneliti mengamati 148 orang wanita yang berusia antara 18-26 tahun di Inggris. Para peneliti mengukur lebar pinggul setiap peserta. Para peserta kemudian diberikan pertanyaan seputar riwayat kehidupan seksual mereka, kapan pertama kali berhubungan seksual (hingga penetrasi penis), berapa banyak pasangan seksual yang dimiliki, dan apakah mereka memiliki pasangan saat ini.  Selain itu, para peneliti juga mengukur perbandingan antara lebar pinggul dengan lebar pinggang setiap peserta, yang berdasarkan pada penelitian sebelumnya diduga berhubungan dengan seberapa menariknya seorang wanita. Para peneliti kemudian menemukan bahwa lebar pinggul berhubungan dengan jumlah pasangan seksual dan perilaku seksual seorang wanita. Semakin lebar ukuran pinggul seorang wanita, maka semakin sering mereka berhubungan seksual dengan orang yang berbeda-beda.  Para peneliti menemukan bahwa wanita yang sering berganti-ganti pasangan seksual memiliki pinggul yang lebih lebar daripada wanita yang hanya memiliki satu pasangan seksual tetap. Akan tetapi, tidak ditemukan hubungan antara perbandingan lebar pinggul dan lebar pinggang dengan perilaku seksual seorang wanita. Para peneliti menduga bahwa hubungan antara lebar pinggul dan perilaku seksual seorang wanita juga dipengaruhi oleh seberapa banyak komplikasi yang akan mereka alami saat melahirkan karena lebar pinggul mereka tersebut. Wanita yang memiliki pinggul yang lebih lebar memiliki resiko komplikasi persalinan yang lebih rendah dibandingkan dengan wanita yang memiliki lebar pinggul yang lebih sempit. Akan tetapi, hasil penelitian ini tidak menyimpulkan bahwa wanita yang memiliki pinggul lebar pasti sering berganti-ganti pasangan seksual, penelitian ini hanya menemukan bahwa seorang wanita yang memiliki banyak pasangan seksual lebih banyak terdiri dari wanita berpinggul lebar.   Sumber: womenshealthmag
 13 Jul 2019    18:00 WIB
Perbedaan Orgasme Pada Pria Dan Wanita?
Pada pria Pada pria, lebih mudah terlihat saat mengalami orgasme biasanya akan diikuti dengan pengeluaran sperma. Saat mengalami orgasme pria akan mengalami rasa euforia dan kepuasan. Faktor lain yang membedakan orgasme seorang pria dari wanita adalah bahwa, laki-laki biasanya membutuhkan masa pemulihan yang signifikan antara dua kali orgasme. Hal ini dikarenakan ketika seorang pria mengalami orgasme satu tubuh melepaskan serangkaian hormon seperti oksitosin serotonin dan prolaktin yang memberikan sensasi relaksasi, yang membuat mereka merasa mengantuk. Pada wanita Untuk melihat orgasme pada wanita jauh lebih rumit. Meskipun wanita tidak ejakulasi seperti laki-laki, namun mereka mengalami sensasi. Ketika seorang wanita mengalami orgasme akan terjadi klitoris yang menegang seperti penis dan menjadi lebih sensitif. Wanita akan  merasakan perasaan seperti kesemutan yang kuat dan perasaan yang menyenangkan dalam tubuhnya Sensasi tersebut menimbulkan serangkaian kontraksi yang inten dalam vagina dan rahim mereka, membuat mereka sangat sensitif terhadap sentuhan. Akhirnya ketika mereka mengalami orgasme akan terjadi pengeluaran berbagai hormon yang meningkatkan rasa senang. Menariknya seorang wanita mampu mengalami orgasme berkali-kali dalam satu sesi seks. Baca juga: 7 Alasan Mengapa Wanita Berpura-pura Mencapai Orgasme Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: thehealthsite
 10 Jul 2019    16:00 WIB
Apa Sebenarnya Dampak Menopause Pada Tubuh ?
Pada sejumlah wanita, terjadinya menopause hanya ditandai oleh sesekali mengalami hot flush dan mudah lelah. Akan tetapi, pada sejumlah wanita lainnya, gejala menopause yang timbul bisa sangat banyak, baik gejala fisik maupun psikologis, yang membuat mereka sangat menderita. Namun, karena banyak gejala menopause seperti bau mulut, kulit gatal, dan bahkan irritable bowel syndrome tidak memiliki hubungan langsung dengan hormon; maka banyak wanita tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya sedang mengalami gejala menopause. Kabar baiknya adalah perubahan gaya hidup sederhana sekalipun dapat membantu mengurangi sebagian besar gejala menopause, kecuali gejala yang paling berat. Di bawah ini Anda apa sebenarnya dampak menopause pada tubuh Anda dan gejala apa saja yang ditimbulkannya.   Otak Depresi, Gangguan Cemas, Perubahan Mood Estrogen berfungsi untuk membantu meningkatkan kadar serotonin dan dopamin, yang berfungsi untuk mengatur mood. Kadar estrogen yang rendah dapat menyebabkan mood seseorang menjadi buruk dan mempengaruhi kemampuannya untuk menghadapi situasi penuh tekanan, lebih mudah gelisah, mulut kering, napas cepat, denyut jantung cepat, dan sesak napas. Pusing Pusing mungkin disebabkan oleh serangan cemas atau panik (napas cepat dan denyut jantung cepat dapat mengurangi aliran darah dan oksigen ke dalam otak). Gangguan Tidur Gangguan tidur mungkin terjadi akibat berkeringat pada malam hari, tetapi juga dapat disebabkan oleh penurunan kadar hormon estrogen. Estrogen juga berfungsi untuk mengatur kadar magnesium di dalam tubuh. Magnesium berfungsi untuk membantu melemaskan otot yang akan membuat seseorang tertidur. Rendahnya kadar hormon estrogen akan membuat otot-otot leher menjadi kendur dan membuat wanita menjadi mendengkur. Brain Fog Sering lupa, sulit berkonsentrasi, dan tidak mampu menemukan kata-kata yang tepat dapat berhubungan dengan penurunan kadar hormon estrogen. Hal ini dikarenakan tidak hanya estrogen tidak hanya dapat membantu otak menjalankan fungsinya, tetapi juga turut mengatur aliran darah yang masuk ke dalam otak. Gejala ini biasanya hanya berlangsung sementara dan kemampuan berpikir biasanya akan kembali normal setelah menopause. Fatigue/Mudah Lelah Hormon membantu mengatur bagaimana sel-sel tubuh Anda menggunakan energi, jadi saat kadarnya turun, maka kadar energi Anda pun akan ikut turun. Banyak wanita yang baru memasuki masa menopause mengeluhkan badan terus terasa lemas, mudah lelah, dan apatis; walaupun sudah cukup tidur setiap harinya. Akan tetapi, karena gejala yang satu ini juga dapat merupakan gejala dari gangguan tiroid atau kekurangan zat besi, maka ada baiknya bila Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter. Rambut Penurunan kadar hormon estrogen akan menyebabkan penurunan kolagen, protein alami di dalam rambut; sehingga rambut pun akan menjadi rapuh dan mudah rontok. Kecepatan rambut rontok pun akan meningkat, baik pada rambut di kepala maupun pada bagian tubuh lain. Hal ini dikarenakan folikel rambut membutuhkan estrogen untuk proses pertumbuhan rambut. Mulut Hormon estrogen juga penting untuk melumasi membran mukosa seperti mulut. Kadar estrogen yang rendah akan membuat mulut menjadi kering, sehingga bakteri pun lebih mudah berkembang biak dan menyebabkan kerusakan gigi serta gusi berdarah. Hal ini juga dapat merusak tonjolan lidah yang berfungsi sebagai indra perasa, menyebabkan bau mulut, rasa seperti terbakar pada lidah, atau rasa tidak enak pada lidah. Jantung Kekurangan estrogen juga akan menyebabkan stimulasi berlebihan pada saraf dan sistem sirkulasi, yang akan membuat jantung berdenyut lebih cepat dan tidak teratur. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter untuk menyingkirkan kemungkinan adanya gangguan jantung. Paru-paru Karena hormon dan sistem kekebalan tubuh memiliki hubungan yang erat, maka penurunan kadar hormon estrogen dapat membuat gejala alergi semakin memburuk atau Anda mungkin akan mulai mengalami alergi untuk pertama kalinya, terutama asma dan dermatitis. Payudara Kadar hormon yang tidak seimbang dapat menyebabkan hormon progesteron menjadi dominan untuk sesaat. Hal ini dapat memicu terjadinya retensi cairan, yang akan membuat payudara menjadi kencang. Suhu Tubuh Seiring dengan menurunnya kadar hormon estrogen, maka kelenjar hipotalamus (pengatur suhu di dalam tubuh) dapat "ditipu" dan menyangka bahwa tubuh Anda sedang kepanasan, sehingga ia pun akan memicu pembentukan keringat dan hot flushes untuk menurunkan suhu tubuh. Pada hot flushes, Anda mungkin akan merasa panas atau kulit tampak merah secara mendadak. Hot flushes biasanya dimulai pada wajah, leher, atau dada dan kemudian menyebar. Keringat pun akan mulai keluar. Denyut jantung Anda mungkin akan meningkat atau Anda mungkin akan merasa berdebar-debar.   Baca juga: Menopause Pada Pria   Perut/Pencernaan Peningkatan Berat Badan Anda mungkin akan mengalami kesulitan untuk menjaga berat badan tetap ideal karena tubuh Anda akan "berjuang" untuk menyimpan lebih lemak terutama di daerah perut karena lemak berfungsi untuk memproduksi estrogen. Selain itu, karena kadar hormon testosteron juga menurun, maka laju metabolisme tubuh Anda juga akan ikut menurun. Jadi, seorang wanita harus mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsinya bila mereka tidak ingin menjaga berat badannya tetap ideal saat memasuki masa menopause. Perut Kembung Estrogen sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara jumlah air dan empedu di dalam tubuh Anda. Jadi, saat kadarnya menurun, tubuh Anda pun akan cenderung menyimpan lebih banyak air, yang akan membuat Anda merasa kembung. Selain itu, karena tubuh Anda akan memproduksi lebih sedikit empedu, maka Anda pun tidak dapat mencerna lemak dengan baik, yang akan menyebabkan Anda lebih sering buang gas. Berbagai perubahan yang terjadi di dalam usus akan membuat makanan lebih lama tinggal di dalam usus, yang mengakibatkan lebih banyak gas yang terbentuk. Perut kembung saat memasuki masa menopause lebih sering dialami oleh wanita yang juga mengalami hal ini saat mereka masih menstruasi dulu (menunjukkan bahwa usus Anda sensitif terhadap perubahan kadar hormonal). Irritable Bowel Syndrome Otot-otot usus memiliki reseptor estrogen, jadi penurunan kadar hormon estrogen dapat menurunkan tonus otot, melambatkan pergerakan usus, dan memicu terjadinya diare, mual, atau sembelit. Kram Perut Kadar hormon yang sangat fluktuatif dapat menyebabkan terjadinya nyeri perut bawah seperti saat menstruasi.   Kulit/Kuku Tubuh membutuhkan estrogen untuk memproduksi kolagen (protein yang berfungsi untuk menjaga kulit tetap kenyal) dan untuk lubrikasi. Jadi, penurunan kadar hormon estrogen akan membuat kulit menjadi kering, bersisik, dan gatal. Kulit kering dapat membuat Anda merasa seperti ada sesuatu yang berjalan di atas kulit Anda. Kulit juga akan menjadi lebih tipis. Kehilangan kolagen biasanya paling cepat pada awal masa menopause. Kurangnya lubrikasi alami juga akan membuat kuku lebih mudah pecah-pecah.   Otot/Sendi Nyeri dan Kelemahan Otot Estrogen memiliki efek menenangkan bagi tubuh. Jadi penurunan kadar estrogen, akan membuat efek hormon kortisol, hormon stress, menjadi dominan, yang akan membuat otot menjadi kencang dan lelah. Karena semua otot memiliki reseptor estrogen, maka penurunan kadar hormon estrogen akan memicu terjadinya nyeri otot dan mempengaruhi tonus otot. Nyeri Sendi Estrogen juga akan mempengaruhi persendian Anda. Kadar hormon estrogen yang rendah saat menopause dapat menyebabkan rasa nyeri sendi semakin menjadi atau memicu terjadinya nyeri sendi untuk pertama kalinya, yang dikenal dengan nama artritis menopause.   Rahim/Kandung Kemih Perdarahan Hebat Gangguan keseimbangan kadar hormonal dapat menyebabkan perubahan volume darah (darah menstruasi yang keluar dapat menjadi lebih banyak atau lebih sedikit daripada biasanya dan mungkin akan ditemukan bekuan darah) dan frekuensi menstruasi (siklus menstruasi menjadi lebih panjang, lebih pendek, atau tidak teratur). Pada keadaan normal, estrogen akan membuat dinding rahim menebal dan karena tidak ada sel telur yang dikeluarkan (sel telur akan melepaskan hormon progesterone yang berfungsi untuk mengurangi efek penebalan ini), maka dinding rahim yang menebal ini akan menyebabkan volume darah menstruasi menjadi lebih banyak daripada biasanya. Inkontinensia Berkurangnya kolagen karena penurunan kadar hormon estrogen akan menyebabkan jaringan di sekitar kandung kemih menjadi lebih tipis dan tidak terlalu elastis. Jaringan di sekitar otot-otot panggul juga akan melemah, yang akan menyebabkan air kemih "bocor" saat Anda batuk, tertawa, bersin, atau membuat Anda menjadi lebih sering buang air kecil, atau sering mengalami infeksi saluran kemih.   Seks Penurunan Gairah Seksual Penurunan kadar hormon estrogen akan membuat sensitivitas di daerah vagina berkurang dan juga akan mempengaruhi kemampuan seorang wanita untuk mencapai orgasme. Kadar hormon progesteron yang menurun juga akan menyebabkan gairah seksual menurun, karena progesteron berfungsi untuk menstimulasi produksi hormon testosteron, yang merupakan hal penting bagi gairah seksual. Vagina Kering Membran mukosa pada dinding vagina akan menjadi kering; yang akan membuat vagina terasa gatal, panas, atau terasa seperti terbakar, dan mungkin terasa nyeri saat berhubungan intim.   Pemeriksaan Apa yang Dapat Dilakukan Untuk Mendeteksi Menopause? Walaupun tidak ada pemeriksaan yang dapat menentukan apakah Anda memang sudah memasuki masa menopause atau belum, akan tetapi ada beberapa pemeriksaan darah yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah Anda sudah menuju masa menopause atau belum. Pemeriksaan darah yang dimaksud adalah pemeriksaan kadar FSH (follicle stimulating hormone). Hormon ini diproduksi oleh tubuh untuk menstimulasi indung telur untuk memproduksi sel telur. Karena indung telur tidak lagi bekerja sebagaimana mestinya saat seorang wanita mulai memasuki masa menopause, maka tubuh Anda meningkatkan produksi FSH di dalamnya untuk membuat indung telur kembali "bekerja" dengan baik. Karena kadar FSH sangat fluktuatif dari bulan ke satu ke bulan berikutnya, maka pemeriksaan kadar FSH biasanya dilakukan 2 kali dengan jarak 6 minggu. Bila dari 2 pemeriksaan yang dilakukan kadar FSH lebih dari 25 (kadar normal FSH adalah 4.7-21.5), maka hal ini menunjukkan bahwa Anda telah mulai memasuki masa menopause. Beberapa orang dokter mungkin juga akan menganjurkan Anda untuk memeriksa kadar hormon estrogen. Kadar hormon estrogen normal adalah antaa 30-400. Kadar hormon estrogen yang kurang dari 30 menunjukkan bahwa Anda telah mulai memasuki masa menopause. Pemeriksaan lainnya yang dapat membantu mendeteksi menopause adalah mengukur kadar Anti-Mullerian Hormone (AMH), yang dapat memberikan perkiraan berapa jumlah sel telur yang masih tersisa. Selain itu, dokter Anda mungkin juga akan menganjurkan Anda untuk melakukan pemeriksaan fungsi tiroid karena gangguan pada kelenjar tiroid juga dapat menyebabkan terjadinya berbagai gejala yang mirip dengan gejala menopause seperti berdebar-debar, perubahan mood, dan badan lesu. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: dailymail