Your browser does not support JavaScript!
 18 May 2017    15:00 WIB
Benarkah Pengobatan HIV Tersembunyi Dalam Saus Soy?
Tahukah anda apa itu saus soy? Bila anda merupakan seorang penggemar sushi, maka anda pasti pernah melihat dan bahkan mengkonsumsinya. Saus soy merupakan saus yang seringkali digunakan saat anda memakan sushi. Baru-baru ini, para ahli telah menemukan bahwa sebuah molekul penguat rasa di dalam saus soy yang mungkin dapat digunakan sebagai pengobatan infeksi HIV. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati bagaimana sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap berbagai bahan kimia di dalam makanan. Para peneliti kemudian menemukan bahwa sebuah molekul, yaitu EFdA mungkin dapat digunakan untuk mengobati infeksi HIV. EFdA dapat digunakan untuk mengobati infeksi HIV, karena molekul ini memiliki cara kerja yang mirip dengan semua obat HIV lainnya, yaitu membantu mencegah replikasi HIV. Hal ini merupakan suatu penemuan baru yang menggembirakan karena banyak penderita HIV yang telah mengalami resistensi terhadap obat-obatan HIV yang banyak digunakan sehingga diperlukan penggantian obat. Akan tetapi, para peneliti menemukan bahwa EFdA ini lebih jarang menyebabkan resistensi, karena lebih cepat teraktivasi dan proses metabolismenya di dalam hati dan ginjal juga tidak secepat obat HIV lainnya.Para peneliti juga menemukan bahwa molekul ini (EFdA) dapat bekerja lebih baik hingga 10 kali lipat bagi infeksi HIV yang belum mengalami resistensi terhadap obat HIV (tenofovir) dan 70 kali lipat pada  infeksi HIV yang telah mengalami resistensi terhadap tenofovir.Sumber: foxnews