Your browser does not support JavaScript!
 27 May 2018    08:00 WIB
Mengapa Mr. P Selalu Ereksi Saat Bangun Tidur???
Bagi para pria, ereksi saat bangun tidur bukanlah suatu hal yang baru. Bila keadaan kesehatan mereka cukup baik, maka mereka pasti akan mengalami hal ini. Akan tetapi, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa ereksi bisa terjadi walaupun tidak ada stimulasi seksual apapun?   Ereksi di pagi hari atau yang juga dikenal dengan nama nocturnal penile tumescence (NPT) merupakan ereksi spontan yang terjadi saat seorang pria tidur atau terbangun. Keadaan ini akan dialami oleh setiap pria yang tidak mengalami disfungsi ereksi. NPT biasanya terjadi sebanyak 3-5 kali selama tidur.   Yang unik adalah NPT ini sebenarnya sudah mulai terjadi saat seorang pria masih berada di dalam kandungan ibunya, yang akan terus berlangsung hingga seumur hidup. Seperti halnya pria, para wanita pun mengalami ereksi klitoris dan pembengkakan vagina saat mereka tidur. Bahkan, beberapa hewan mamalia juga mengalami NPT.   Hingga saat ini para ahli masih belum mengetahui apa penyebab pasti dari terjadinya NPT. Walaupun demikian, mereka memiliki beberapa dugaan penyebab. Karena NPT dan ereksi klitoris berhubungan dengan fase tidur REM (rapid eye movement), maka para ahli menduga bahwa NPT dan ereksi klitoris terjadi akibat penurunan aktivitas sel-sel noradrenergik (sel saraf yang berfungsi untuk melepaskan noradrenalin). Karena sel-sel ini berfungsi untuk menghambat ereksi penis, maka penurunan aktivitasnya diduga dapat memicu terjadinya ereksi.   Teori lainnya adalah bahwa terjadinya NPT dipicu oleh pelepasan nitrit oksida. Nitrit oksida dilepaskan oleh sel-sel yang berada di dalam dinding pembuluh darah, yang akan membuat otot-otot halus menjadi rileks dan pembuluh darah melebar. Karena pelebaran pembuluh darah ini, maka aliran darah yang masuk ke dalam penis pun akan meningkat, sehingga ereksi pun terjadi. Pelepasan nitrit oksida ini diduga berlangsung pada fase tidur REM karena meningkatnya aktivitas otak di daerah pons.   Baca juga: Para Pria Dengan Alat Kelamin Teraneh di Dunia   Akan tetapi, mengapa hal ini (ereksi saat tidur dan terbangun) perlu terjadi? Para ahli menduga hal ini justru berguna bagi kesehatan penis para pria. Ereksi akan membuat jaringan erektil (corpora cavernosa) membengkak, yang akan meningkatkan pasokan oksigen jaringan tersebut. Proses oksigenasi ini berfungsi untuk menjaga kelangsungan hidup jaringan erektil tersebut dan membantu mencegah terjadinya fibrosis cavernosa, suatu keadaan yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi.   Teori lainnya adalah bahwa ereksi spontan ini diperlukan untuk mencegah seorang pria mengompol saat tidur. Sebenarnya ada 2 jenis ereksi, yaitu ereksi psikogenik dan ereksi refleks. Ereksi psikogenik terjadi saat seorang pria mengalami stimulasi seksual, baik yang berasal dari pikirannya sendiri atau stimulasi dari luar.   Sementara itu, ereksi refleks merupakan proses yang tidak disadari, yang terjadi tanpa adanya pikiran tentang seks dan diduga dapat dipicu oleh penuhnya kandung kemih. Hal ini dikarenakan saraf yang berfungsi untuk mengatur ereksi juga dapat terstimulasi oleh penuhnya kandung kemih. Dan karena seorang pria akan sulit buang air kecil saat penisnya mengeras, maka banyak ahli menduga ereksi spontan ini bertujuan untuk mencegah seorang pria mengompol saat tidur. Walaupun demikian, banyak ahli yang meragukan teori yang satu ini karena tubuh memiliki banyak cara lainnya untuk mencegah seorang pria dari mengompol saat tidur daripada dengan berereksi, lagipula keinginan untuk buang air kecil di malam hari juga dialami oleh para wanita.   Oleh karena itu, tampaknya NPT ini memang berfungsi untuk menjaga kesehatan penis para pria. Jadi, daripada merasa terganggu, bersyukurlah bahwa Anda mengalaminya. Hal ini merupakan pertanda bahwa penis Anda masih berada dalam kondisi prima.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.     Sumber: iflscience