Your browser does not support JavaScript!
 19 Aug 2018    18:00 WIB
Pentingnya Melakukan Pemeriksaan Pra Nikah
Sering orang bertanya apakah perlu melakukan pemeriksaan sebelum menjelang pernikahan. Pemeriksaan Pra Nikah atau sering disebut Medical Check Up Premarital.   Berikut adalah pembahasan mengenai MCU premarital. Manfaat pemeriksaan MCU premarital? Pemeriksaan ini berguna untuk mengetahui kesehatan, terutama untuk mendeteksi adanya penyakit menular masing-masing pasangan dan keadaan yang dapat diturunkan serta mempengaruhi kesehatan janin. Dengan melakukan pemeriksaan premarital, Anda dapat melakukan tindakan pencegahan terhadap masalah kesehatan terkait kesuburan dan kebugaran serta penyakit yang diturunkan. Pemeriksaan apa saja yang biasa dilakukan? Pemeriksaan darah lengkap Untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing pasangan secara umum. Merupakan deteksi awal adanya kemungkinan penyakit keturunan seperti Thalassemia adalah penyakit keturunan yang tidak dapat disembuhkan dan membutuhkan biaya perawatan yang besar. Golongan darah + rhesus  Untuk mengetahui kecocokan golongan darah antara ibu dan golongan darah calon janin, yang apabila terjadi ketidakcocokan, secara alami si ibu akan menghasilkan antibodi yang menyerang darah janinnya, sehingga janin dapat mengalami kerusakan otak, jantung dan akibat fatal lainnya. Glukosa darah puasa Berguna untuk mendeteksi adanya penyakit kencing manis yang cenderung dapat diturunkan kepada janin dapat menimbulkan masalah selama persalinan. Selain itu penyakit kencing manis merupakan salah satu faktor yang mempegaruhi kesuburan Urin lengkap  Berguna untuk mengetahui adanya infeksi pada saluran kemih. HBsAg, Anti HCV Berguna untuk mengetahui adanya infeksi Hepatitis B dan Hepatitis C yang dapat ditularkan kepada pasangan melalui kotak fisik dan kepada bayi yang akan dikandung VDRL  Salah satu pemeriksaan untuk mendeteksi adanya penyakit menular seksual dan dapat mengakibatkan cacat dan kematina pada janin Pemeriksaan tambahan untuk pria (sperma analisa) Untuk mengetahui kualitas sperma (penentu kesuburan pria) Pemeriksaan tambahan untuk wanita (USG Ginekologi) Untuk mendeteksi adanya kelainan/ gangguan pada organ reprodusi wanita Kapan saat yang tepat untuk melakukan pemeriksaan MCU Premarital? Tidak ada batasan waktu yang pasti, namun pemeriksaan sebaiknya dilakukan enam bulan atau lebih sebelum pernikahan. Karena setiap pasangan punya waktu yang cukup untuk melakukan konsultasi dan memutuskan penanganan yang tepat terhadap penyakit yang diderita dan masalah yang ditemukan. 
 28 Oct 2015    09:00 WIB
Sebelum Nikah, Coba Bicarakan Hal Ini Dengan Pasangan
Jatuh cinta adalah sebuah perasaan yang indah, namun untuk bertahan membutuhkan sebuah perjuangan Setiap pasangan memerlukan kemampuan berkomunikasi untuk dapat terus mempertahankan hubungan. Terlebih lagi untuk Anda yang ingin menjalani hubungan yang lebih serius yaitu pernikahan. Agar pernikahan Anda selalu langgeng atau beberapa hal yang harus Anda bicarakan dengan pasangan. Terkadang banyak pasangan yang merasa enggan untuk membicarakan hal yang sifatnya terlalu pribadi. Padahal ini penting untuk langgengnya hubungan pernikahan Anda dengan pasangan. Berikut adalah lima topik yang harus diskusikan dengan pasangan sebelum mengikat janji sehidup semati: 1.      Uang Bagaimana cara Anda berdua dalam mengelola keuangan? Siapa yang akan membayar tagihan?  Siapa yang akan mengelola keuangan? Apakah memiliki tabungan bersama? Apakah memegang uang masing-masing? Bagaimana rencana pengeluaran? Apakah akan hidup sederhana atau lebih royal? Aset apa saja yang dimiliki? Berapa gaji yang di dapat? Apakah ada pekerjaan tambahan? Uang adalah topik besar yang harus dibicarakan antar pasangan. Jangan sampai Anda berdua mengabaikan hal ini dan kemudian menyesal. Karena banyak pasangan yang bercerai karena masalah yang satu ini. 2.      Anak Berapa banyak anak yang ingin Anda berdua miliki? Bagaimana cara merawat mereka? Siapa yang mengurus mereka nantinya? Apakah Anda dan pasangan bergantian dalam menjaga anak? Seperti apa gaya Anda sebagai orang tua nantinya? Pendidikan apa yang akan ditempuh anak? Bagaimana cara menjaga kedisplinan anak? Apa yang akan Anda berdua lakukan bila banyak hal yang diinginkan pada anak namun tidak tercapai? Anak juga merupakan hal yang penting untuk dibahas, karena salah satu tujuan utama dari pernikahan adalah memiliki penerus dalam keluarga. Anak adalah anugerah, namun bisa menjadi masalah untuk hubungan pernikahan bila tidak berjalan dengan baik. 3.      Kerja dan Karir Apakah Anda berdua akan bekerja? Jam kerja seperti apa? Apakah tidak apa-apa bila hanya Anda atau pasangan yanng bekerja? Apabila Anda atau pasangan ditawarkan kesempatan berkarir di lokasi yang jauh dari keluarga, apakah Anda akan mengikutinya? Seperti apa tingkat ambisi Anda dalam mencapai puncak karir, sama atau berbeda/ Apakah ada masalah apabila ambisi tersebut berbeda? Apabila sama, apakah akan menyebabkan persaingan di antara Anda berdua dan bagaimana Anda mengatasi hal ini? Kerja dan karir adalah bagian penting dan besar dalam hidup Anda, karena hampir kebanyakan orang menghabiskan waktunya di tempat kerja, sehingga sangat penting bagi Anda berdua memahami hal ini dan hasilnya nanti untuk kehidupan Anda bersama di masa depan. 4.      Seks dan Keintiman Apakah Anda atau pasangan pernah berhubungan seks sebelumnya? Apakah seks merupakan hal yang sangat penting atau tidak? Apakah Anda atau pasangan memiliki masalah dalam fantasi seksual? Perlukan Anda dan pasangan memamerkan hubungan Anda berdua ke publik? Meski hubungan seks adalah salah satu masalah yang sering tabu untuk dibicarakan. Namun hal ini merupakan hal yang sangat penting. Dalam berhubungan seks maka Anda dan pasangan dapat menyampaikan perasaan dan menunjukkan cinta kasih yang dimiliki. Sehingga Anda dan pasangan bisa mengatakan apa yang diinginkan dan tidak diinginkan mengenai hubungan seks. Sehingga antar dan pasangan akan ada kejujuran dan tidak ada rasa keterpaksaan. 5.      Kebiasaan buruk Apakah Anda merokok, peminum alkohol ataukah sering berjudi? Bila iya, apakah hal ini menjadi masalah untuk Anda dan pasangan? Apakah Anda atau pasangan memiliki gangguan kesehatan mental atau penyakit keturunan? Kebiasaan buruk lain apa yang sering dilakukan? Jangan menganggap remeh mengenai kebiasaan buruk karena terkadang sulit untuk merubah kebiasaan yang sudah sejak lama dilakukan oleh seseorang. Ketika Anda memberikan begitu banyak pertanyaan pada pasangan. Usahakan untuk melakukan di tempat dan suasana yang memadai. Karena dalam hal ini dibutuhkan kejujuran dan kemampuan untuk menerima kenyataan dari setiap jawaban yang ada, meski hal ini pahit. Semua pembicaraan yang Anda lakukan ini bukan untuk memicu pertengkaran namun untuk mendapatkan jawaban dan solusi yang terbaik untuk Anda dan pasangan. Baca juga: Ingin Menikah? Baca dulu Hal-hal berikut! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: yourtango