Your browser does not support JavaScript!
 03 Feb 2019    08:00 WIB
8 Hal yang Harus Dilakukan Saat Menderita Perut Sensitif
Beberapa gejala umum dari perut sensitif atau dikenal sebagai Irritable Bowel Syndrome (IBS) adalah nyeri perut dan ketidaknyamanan. Irritable Bowel Syndrome juga dapat menyebabkan perubahan pola buang air besar Anda. Anda dapat mengalami perut kram, sering buang gas, perut kembung, konstipasi, atau diare. Gejala-gejala yang timbul dapat sangat menganggu. Berikut adalah jenis makanan yang dapat Anda konsumsi saat Anda menderita Irritable Bowel Syndrome. 1.  Makanan berseratSaat Anda menderita IBS, maka Anda harus menambahkan serat untuk menenangkan sistem pencernaan Anda. Anda dapat tambahkan oat, kacang, kacang polong dan seeds untuk menambah serat di diet Anda. beberapa studi juga telah membuktikan dengan menambahkan serat larut lemak dapat membantu meringankan gejala pencernaan yang Anda rasakan. 2.  Minum banyak airSaat Anda merasa adanya gangguan IBS, Anda harus meminum banyak air putih. Air putih dapat mengganti cairan yang hilang saat Anda mengalami diare. Dan jika Anda mengalami konstipasi, air putih akan membantu melunakkan kotoran. 3.  Hindari minuman karbonasi dan minuman manisCobalah untuk menjauhi minuman berkarbonasi seperti soda dan bir karena akan menambah gas didalam perut Anda. Minuman manis yang mengandung fruktosa didalamnya juga dapat menimbulkan gas didalam perut. 4.  Hindari kafein dan alkoholHal ini mungkin sulit untuk dilakukan tetapi cobalah jauhi kafein dan alkohol saat Anda terkena IBS. Kedua jenis minuman ini dapat menstimulasi sistem pencernaan dan memperberat gejala yang sudah ada. 5.  Fokus pada makanan yang memicu gejala AndaHal ini berlaku jika makanan adalah penyebab gangguan pencernaan Anda. makanan yang menyebabkan IBS akan sangat berbeda pada tiap-tiap orang, sehingga sangat penting untuk mencari tahu jenis makanan spesifik yang menyebabkan gejala-gejala pencernaan Anda. kebanyakan IBS dipicu oleh makanan yang pedas, makanan berlemak, brokoli, kubis, kulit apel dan lainnya. melakukan pembatasan konsumsi produk susu juga sangat baik jika Anda mengalami gejala IBS. 6.  Menetapkan jadwal makanMelewatkan makan siang dapat menyebabkan gangguan IBS dan mendatangkan masalah untuk Anda. Sistem pencernaan akan terisi dengan udara sehingga menyebabkan kembung dan sering buang gas. Pastikan Anda sudah sarapan dalam 4 jam sejak Anda bangun pagi dan juga jaga agar jarak antara 2 waktu makan tidak terlalu jauh. 7.  Diet seimbangTidak perlu dijelaskan lagi, agar sistem pencernaan Anda berjalan dengan baik maka Anda perlu menyediakan nutrisi yang baik. Lengkapi diet Anda dengan sayuran hijau dan buah-buahan segar. 8.  Jaga porsi makan yang normalJangan makan dalam porsi yang terlalu sedikit atau terlalu banyak karena dapat menyebabkan stress pencernaan. Lebih baik makan dengan porsi kecil tetapi sering. Ingin mengetahui tentang Irritable bowel syndrome, Anda bisa membaca lebih lanjut disiniSumber: magforwomen
 16 Sep 2017    08:00 WIB
Jenis Makanan Yang Harus Dihindari Jika Anda menderita Sindrom Perut Sensitif
Pola makan yang sehat secara umum mencakup berbagai jenis nutrisi dan makanan rendah lemak. Tetapi jika Anda mengenali gejala asam lambung yang naik saat Anda memakan makanan tertentu, bahkan saat Anda memakan makanan yang sehat, maka kemungkinan Anda menderita sindrom perut sensitif atau irritable bowel syndrome. Tetapi dengan menghindari makanan yang bisa memicu perut sensitif maka Anda akan menyadari jika perut Anda akan semakin membaik begitu juga gejala kram dan perut kembung akan semakin berkurang.Serat tidak larut Makanan yang mengandung serat seperti gandum, biji-bijian, sayur-sayuran dan buah-buahan sangat baik untuk kesehatan Anda. tetapi terlalu banyak serat dapat memicu munculnya diare. Makan terlalu banyak serat yang tidak larut air dapat semakin meningkatkan aktivitas buang air besar. Lebih baik Anda memfokuskan diri pada makanan yang mengandung serat yang larut air seperti yang ada di sayuran dan buah-buahan. Tetapi ingat juga serat tidak larut air dapat meredakan konstipasi, dan juga bisa membuat Anda merasa kembung. Padi-padianJika gandum mengandung serat tidak larut air yang bisa menyebabkan munculnya sindrom perut sensitif, maka beberapa jenis padi-padian dapat menyebabkan masalah lain. Beberapa jenis padi-padian seperti barley mengandung gluten yang merupakan jenis protein yang dapat merusak saluran cerna dan memperburuk gejala dari perut sensitif. Sementara ada beberapa orang yang juga menderita alergi gluten, dikenal dengan nama penyakit celiac, dan paling tidak setengah dari penderita perut sensitif juga mengalami intoleransi gluten. Untungnya saat ini sudah tersedia produk bebas gluten di pasaran. Jika Anda gemar memakan pizza, pasta, cake atau kue, Anda bisa gunakan bahan-bahan bebas gluten supaya terhindar dari gejala perut sensitif. SusuSusu bisa menimbulkan masalah, kerena:1.  Susu mengandung lemak yang dapat menyebabkan diare. Anda bisa menggantinya dengan susu rendah lemak atau susu bebas lemak untuk meminimalisir gejala 2.  Banyak penderita perut sensitif juga mengalami intoleransi laktosa, yang artinya mereka tidak bisa mencerna laktosa didalam susu. Jika Anda ingin menikmati yoghurt, Anda bisa menggantinya dengan susu kedelai dan keju.Pastikan juga Anda membicarakan dengan dokter Anda dengan suplemen kalsium jika Anda memutuskan untuk menghindari produk susu secara keseluruhan. Makanan yang digorengKentang goreng dan makanan lain yang digoreng sudah menjadi kebiasaan orang-orang saat ini. Makanan yang digoreng tidak hanya lebih cepat untuk dimasak, tetapi juga memiliki rasa yang lezat. Tetapi Anda harus ingat jika makanan yang digoreng mengandung lemak yang sangat tinggi yang bisa memicu gejala perut sensitif. Kacang-kacanganKacang: semakin banyak Anda makan, semakin banyak Anda menginginkannya lagi. Kacang secara umum meerupakan sumber protein dan serat yang baik, tetapi kacang juga bisa menyebabkan munculnya gejala perut sensitif. Selain itu makanan yang mengandung kacang-kacangan juga akan meningkatkan gas didalam perut, perut kembung dan kram. Jadi jika Anda adalah salah seorang penderita perut sensitif maka sebaiknya Anda hindari makanan yang mengandung kacang-kacangan. KopiKebanyakan orang memulai harinya dengan meminum segelas kopi di pagi hari. Tetapi kopi juga dapat memberikan efek stimulasi pada organ pencernaan yang dapat meningkatkan terjadinya diare. Jadi jika Anda adalah salah satu penderita perut sensitif maka kopi dan minuman lain yang mengandung kafein seperti soda dan teh adalah jenis minuman yang harus Anda hindari.Sumber: healthline
 06 May 2017    08:00 WIB
Ingin Tahu Apa yang Membuat Anda Sakit Perut?
Setiap orang pasti pernah mengalami nyeri perut di sepanjang hidupnya. Sebagian besar nyeri perut biasanya hanya merupakan gangguan ringan yang dapat segera diatasi. Akan tetapi, karena nyeri perut juga dapat merupakan pertanda dari suatu penyakit berbahaya, maka Anda pun perlu tahu apa saja tanda-tanda bahaya tersebut dan kapan Anda perlu menghubungi dokter Anda.   Baca juga: Penyebab Nyeri Perut di Saat Tidak Menstruasi Maupun Hamil   Di bawah ini, Anda dapat melihat beberapa hal yang biasanya menyebabkan Anda mengalami nyeri perut, mulai dari gangguan kesehatan ringan hingga berat seperti: Gangguan pencernaan Sembelit Infeksi virus Nyeri menstruasi Irritable bowel syndrome (IBS) Keracunan makanan Alergi makanan Banyaknya gas di dalam saluran pencernaan Intoleransi laktosa Ulkus lambung atau usus Penyakit radang panggul Hernia Batu ginjal Batu empedu Endometriosis Penyakit Crohn Infeksi saluran kemih Refluks asam lambung (GERD) Radang usus buntu Segera hubungi dokter Anda bila Anda mengalami nyeri perut berat atau nyeri perut berulang atau bila disertai dengan beberapa gejala berikut ini: Demam Diare terus-menerus atau menetap Mengalami tanda-tanda dehidrasi Tidak dapat buang air besar, terutama bila Anda juga muntah Nyeri saat buang air kecil Frekuensi buang air kecil meningkat Perut teraba keras Nyeri disebabkan oleh adanya luka pada perut Nyeri perut berlangsung selama lebih dari beberapa jam Muntah darah Ada darah pada tinja Tinja berwarna hitam dan lengket Sulit bernapas Nyeri perut saat hamil Berbagai hal di atas ini dapat merupakan pertanda bahwa nyeri perut yang Anda alami merupakan gejala dari suatu gangguan organ dalam yang lebih berat sehingga membutuhkan penanganan segera. Pengobatan nyeri perut biasanya tergantung pada penyebabnya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: webmd