Your browser does not support JavaScript!
 06 Jul 2018    11:00 WIB
Facial Juga Bisa Kasih Efek Buruk Loh!
Mendengar kata facial tentu sudah tidak asing lagi ditelinga Anda. Facial dapat membantu membersihkan kotoran dari kulit, membersihkan pori-pori dan mengangkat kulit mati. Seperti yang kita ketahui mengangkat sel kulit mati tidak cukup hanya dengan mencuci wajah saja. Namun ternyata facial juga dapat memberikan efek yang tidak baik untuk kulit Anda.   Apa saja sih efeknya?   Kemerahan dan Iritasi Efek samping yang paling umum dari facial adalah wajah yang kemerahan akibat terjadinya pengelupasan kulit. Facial yang terlalu sering dapat menyebabkan pengelupasan kulit berlebihan. Jerawat Ternyata facial juga dapat menyebabkan kulit malah jadi berjerawat. Hal ini bisa disebabkan karena mesin uap dan alat-alat yang disterilkan secara tidak benar sehingga dapat meyebabkan bakteri berkembang biak. Untuk menghindari risiko ini, Anda dapat meminta agar beautician yang melakukan perawatan membersihkan alat-alat untuk perawatan facial. Jaringan parut Ketika beautician menggunakan jari atau alat untuk mengeluarkan kotoran dari pori-pori Anda, ada risiko merusak lapisan luar kulit Anda. Bila terlalu kuat pengangkatan kotoran dapat menyebabkan luka dan berdarah. Terlebih bila yang melakukannya kurang terampil. Untuk melindungi diri Anda dan mengurangi kesempatan Anda terinfeksi, pastikan bahwa beautician yang melakukan perawatan pada Anda mengenakan sarung tangan. Kulit kering Proses pengelupasan kulit dapat mengangkat lapisan kulit Anda yang paling atas. Oleh karena itu facial tidak boleh terlalu sering dan tidak boleh terkena sinar matahari setelah dilakukan facial karena akan membuat kulit Anda semakin kering. Untuk Anda yang memang senang melakukan facial, Anda bisa menghindari beberapa efek samping dari facial dengan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai kebutuhan facial yang sesuai dengan kulit Anda dan lakukan di tempat perawatan yang bersertifikat. Baca juga: Wajah Kering Mengganggu Rasa Percaya Diri? Sumber: livestrong
 02 Jul 2018    16:00 WIB
5 Cara Mencegah Munculnya Komedo
Munculnya komedo merupakan hal yang dapat mengganggu penampilan. Komedo merupakan tumpukan lemak yang mengeras di kulit karena kelebihan minyak dan kemudian terperangkap di pori-pori dan menyumbat pori-pori. Komedo dapat berbentuk bintik-bintik putih atau hitam yang sangat mengganggu. Kulit menjadi kusam dan bersisik. Komedo disebabkan oleh beberapa faktor seperti kelembaban udara, polusi dan gaya hidup tidak sehat. Berikut adalah tips untuk mencegah timbulnya komedo yang mengganggu: 1.  Bersihkan wajah AndaKomedo terbentuk karena akumulasi kotoran pada wajah sehingga jangan malas untuk membersihkan wajah dari kotoran, debu dan make-up ketika malam hari. Cucilah wajah minimal dua kali sehari, tapi jangan terlalu sering karena sebum atau minyak alami di kulit bisa hilang yang membuat wajah jadi kering dan malah jadi berjerawat. Cucilah wajah Anda dengan pencuci wajah berbasis bahan-bahan alami untuk menghilangkan sel-sel mati dan bakteri dari wajah. 2.  ScrubScrub bekerja untuk menghilangkan sel kulit mati dan menumbuhkan sel kulit yang baru. Sel kulit mati dapat memperburuk keadaan komedo jika tidak segera diangkat. Anda bisa menscrub wajah di bagian dahi, hidung dan dagu. Ketiga daerah tersebut merupakan tempat tumbuhnya komedo. Dengan mengangkat sel-sel kulit mati di wajah akan memungkinkan kulit bernafas sehingga kulit akan lebih bercahaya. 3.  Menggunakan masker untuk pengelupasan secara teraturSaat ini tersedia masker yang bekerja untuk mengelupaskan kulit wajah. Dengan pengelupasan ini akan mencegah timbulnya komedo. Masker ini juga memberikan nutrisi untuk kulit wajah. Pastikan Anda menggunakan masker yang sesuai dengan tipe kulit Anda 4.  DietPencegahan komedo dimulai dengan pola makan Anda. pastikan diet Anda mencakup sayuran hijau, protein, sereal dan buah-buahan. Supplemen diet juga penting untuk perbaikan kulit. 5.  Minum air putihAir putih akan membuang toksin dari dalam tubuh dan menjaga kulit tetap lembab. Minumlah paling sedikit 8-10 gelas perhari agar kelembaban kulit tetap terjaga dan tubuh tetap sehat.Dengan perawatan kulit dari luar dan dalam yang Anda lakukan dengan teratur, Anda dapat mencegah terjadinya komedo dan juga masalah kulit lainnya. Jika komedo tetap ada setelah Anda melakukan tips diatas, sebaiknya Anda menghubungi dokter kulit secepatmya. Baca juga: Perawatan Kulit Untuk Mencegah Penuaan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: magforwomen
 08 Jun 2018    11:00 WIB
Mengenal Penyebab dan Pengobatan Jerawat Batu (Acne Vulgaris)
Apa itu jerawat batu/acne vulgaris?Acne Vulgaris adalah suatu kelainan kulit yang ditandai dengan erupsi komedo yang terbuka (blackhead), komedo yang tertutup (whitehead) dan jerawat, diikuti dengan daerah kulit kemerahan yang bersisik. Jaringan parut dengan berbagai macam intensitas dapat muncul, tergantung seberapa parah kelainan tersebut. Biasanya hal ini terjadi selama masa remaja (tetapi dapat terjadi pada semua usia), umumnya berlanjut sampai masa dewasa. Ini merupakan bentuk akne yang paling umum, dan dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, seperti kulit yang berminyak, perubahan hormonal, produk kosmetik, kulit mati yang tidak lepas dengan semestinya. Tidak ada pengobatan yang permanen, dengan perawatan yang ditujukan untuk mengurangi efek atau insidensi penimbulannya, dengan cara menghilangkan bakteri, mengendalikan pembentukan minyak pada kulit atau dengan meningkatkan pergantian sel kulit. Akne yang ringan biasanya membaik seiring dengan waktu dan tanpa intervensi apapun, tetapi kebanyakan kasus yang parah dapat menimbulkan kerusakan dan membutuhkan saran dari seorang ahli dermatologi. Bertentangan dengan kepercayaan yang beredar, akne tidaklah menular, juga tidak disebabkan oleh bakteri, dan dapat disembuhkan. Apa gejala acne vulganis?Tanda dan gejala Akne Vulgaris yang mungkin timbul:•  Benjolan atau gumpalan berisi nanah•  Kulit berwarna merah dan bersisik•  Menunjukkan gejala-gejala Blackhead Apakah pengobatan yang bisa dilakukan untuk acne vulgaris?Penanganan dan pengobatan Akne Vulgaris dapat berbeda tergantung pada kondisi pasien dan penyakit yang dideritanya. Pilihan pengobatan adalah:•  Antibiotik•  Cairan Pemutih Oles•  Dermabrasi•  Fototerapi•  Pengelupasan Dengan Bahan Kimia•  Retinoid•  Terapi Fotodinamis•  Terapi Hormon•  Terapi Laser Fraksional Pencegahan yang bisa dilakukan agar tidak terkena acne vulgarisAcne Vulgaris dapat dicegah bila Anda:•  Berhenti merokok•  Hindari faktor pemicu yang dapat menyebabkan kambuhnya kondisi medis ini•  Hindari lingkungan yang lembab•  Hindari paparan sinar ultraviolet terlalu lama•  Hindari penggunaan Kortikosteroid•  Hindari penggunaan kosmetik pada daerah kulit yang terkena•  Membasuh wajah secara rutin jika anda memiliki kulit berminyak•  Mencuci rambut secara rutin jika anda memiliki rambut berminyak•  Mengelola stres anda dengan baik Ingin mengetahui tentang acne vulgaris lebih lagi? Silahkan baca disiniSumber: cek gejala penyakit
 08 Oct 2017    12:00 WIB
Manfaat Lidah Buaya Untuk Wajah
Lidah buaya benar-benar merupakan tanaman yang ajaib. Tumbuh di iklim kering seperti Afrika dan India, tanaman yang satu ini mampu mengatasi beberapa masalah kulit seperti termasuk kulit kering dan jerawat parah. Berikut adalah manfaat lidah buaya untuk wajah Anda: Melembabkan Lidah buaya mempunyai kemampuan melembabkan yang sangat baik sehingga sering digunakan sebagai bahan dasar dari berbagai jenis krim kulit yang digunakan sehari-hari. Hal ini sangat baik untuk digunakan di wajah terutama untuk wanita yang sering menggunakan riasan wajah, karena lidah buaya mampu membersihkan dan melembutkan kulit Anda. Efek pelembab yang terdapat pada lidah buaya bermanfaat untuk wanita dan pria Mengobati jerawat Sifat antimikroba yang dimiliki lidah buaya juga merupakan pilihan yang baik untuk pengobatan jerawat. Tidak hanya lidah buaya membantu untuk mencegah jerawat, tetapi juga sifat anti-inflamasi yang dimiliki oleh lidah buaya mampu mengurangi peradangan kulit akibat jerawat. Melawan penuaan pada kulit Mengoleskan gel lidah buaya pada wajah Anda dengan teratur akan membantu mengurangi garis dan kerutan yang timbul seiring bertambahnya usia dan hilangnya elastisitas pada kulit. Hal ini disebabkan karena lidah buaya mengandung vitamin C dan E, yang keduanya dikenal penting bagi kesehatan kulit dan juga membantu membuat kulit terawat secara alami, membuat kulit Anda menjadi lebih lembut, kenyal dan terhidrasi. Mengobati luka bakar Sifat penyembuhan dari lidah buaya dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan yang disebabkan oleh sengatan matahari. Selain itu berfungsi untuk mengembalikan kelembaban alami kulit Anda dan juga bertindak sebagai pelindung terhadap kerusakan kulit yang lebih lanjut. Baca juga: Manfaat Kulit Apel Bagi Kesehatan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: newhealthguide
 25 Aug 2016    18:00 WIB
Kulit Cerah Sampai Menenangkan Kulit Stres, Ini Manfaat Mengapa Anda Harus Sering Maskeran!!!
Wanita atau pria, tanpa terkecuali sangat ingin memiliki kulit wajah yang cerah, berseri-seri dan selalu tampil fresh. Namun tidak semua orang memiliki jenis kulit seperti itu.Ada yang memiliki kulit kering, kulit berminyak dan kulit sensitif. Masalah kulit yang terakhir memang agak sulit penanganannya.Namun jangan khawatir, meski masalah kulit ada banyak, tapi cara mengatasinya pun ada banyak. Salah satunya adalah dengan melakukan maskeran.Agar Anda menjadi rajin untuk maskeran, berikut ini akan dibahas apa saja manfaat dari maskeran. Berikut ini manfaat dari maskeran: 1.      Mencerahkan kulitTidak bisa dibohongi, kulit yang cerah masih menjadi favorit kebanyakan orang. Bila Anda memang menginginkannya maka segera ambil masker yang mengandung vitamin C. Kemampuan vitamin C untuk mencerahkan kulit tidak perlu diragukan lagi selain itu membantu menyamarkan garis-garis halus, kantung mata, dan kulit kusam. Vitamin C bekerja sebagai antioksidan dan memicu kerja kolagen agar kulit menjadi lebih kenyal dan bebas dari masalah penuaan dini. 2.      Menyeimbangkan kulit kombinasiPerawatan kulit kombinasi memang gampang-gampang sulit. Dimana kulit tersebut perpaduan antara kulit kering dan kulit berminyak di T Zone. Oleh karena itu cara mengatasinya juga dengan menggunakan masker kombinasi Untuk kulit kering, gunakan masker dengan kadar air yang tinggi dan bahan-bahan yang melembabkan kulit. Untuk bagian kulit berminyak yaitu di daerah T-zone, pilihlah masker yang mengandung asam salisilat, tanah liat, atau arang. 3.      Menenangkan kulit stresYang mengalami stres akibat rutinitas sehari-hari bukan hanya pikiran Anda saja, namun juga kulit Anda. aktifitas yang terlalu berlebihan, penggunaan kosmetik yang berlebihan juga dapat menyebabkan kulit menjadi stres. Gejala kulit stres adalah kulit terlihat kasar, kering, dan kusam. Cara mengatasinya gunakan maskeran tinggi antioksidan dan asam hyaluronic. Dijamin kulit Anda akan merasa rileks 4.      Mengatasi kulit sensitif atau kulit kemerahanKulit sensitif memang bikin pusing, kulit terlihat merah seperti udang rebus bisa saja mengganggu penampilan. Untuk membanu mengatasi masalah ini Anda dapat menggunakan masker yang berbahan dasar seperti chamomile dan aloe vera.Jangan pernah merasa ragu untuk menggunakan masker. Mungkin maskeran bisa menghabiskan waktu. Namun apa salahnya bila setelah maskeran Anda bisa mendapatkan kulit yang diimpikan... Baca juga: 5 Masker Bahan Alami Untuk Mengatasi Rambut Kering Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: goodhousekeeping
 25 Aug 2016    12:00 WIB
Berjerawat? Hindari Makanan Berikut Ini…
Anda tentunya telah sering mendengar bahwa ada beberapa jenis makanan yang dapat memicu timbulnya jerawat. Beberapa makanan tersebut adalah cokelat, junk food, susu dan produknya, serta karbohidrat sederhana. Menurut sebuah penelitian, susu sapi dapat memicu terjadinya atau memperburuk jerawat yang telah ada pada sejumlah orang. Hal ini dikarenakan oleh adanya hormon yang digunakan untuk mendukung pertumbuhan sapi. Hormon yang ditemukan pada berbagai susu dan produknya akan memicu peningkatkan kadar hormon pria, androgen. Peningkatan kadar hormon androgen akan menyebabkan kelenjar minyak pada kulit menghasilkan lebih banyak minyak, yang pada akhirnya memicu timbulnya jerawat. Selain susu, berbagai jenis makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi tampaknya juga dapat memicu timbulnya jerawat pada sejumlah orang. Beberapa contoh makanan yang memiliki indeks glikemik yang tinggi adalah roti putih, kentang, minuman manis, dan berbagai jenis cemilan.   Baca juga: 8 Kesalahan Pengobatan Jerawat   Mengapa karbohidrat sederhana dapat memicu timbulnya jerawat? Hal ini dikarenakan tubuh akan menghasilkan lebih banyak insulin saat seseorang mengkonsumsi karbohidrat sederhana. Tingginya kadar insulin akan memulai serangkaian proses di dalam tubuh yang pada akhirnya akan menyebabkan peningkatan kadar hormon androgen, yang akan meningkatkan produksi minyak di dalam kelenjar minyak kulit dan menyumbat pori-pori kulit. Akan tetapi, karena kulit setiap orang berbeda-beda, maka berbeda pula makanan yang dapat memicu terjadinya jerawat bagi setiap orang. Oleh karena itu, ada baiknya bila Anda memperhatikan makanan apa saja yang biasanya membuat jerawat di wajah Anda muncul dan menghindarinya.   Baca juga: 5 Pengobatan Alami Untuk Jerawat Batu (Rosasea) Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 23 Aug 2016    11:00 WIB
9 Hal yang Dapat Membuat Keriput Muncul
Keriput merupakan bagian alami dari proses penuaan dan kehidupan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa beberapa penyebab timbulnya keriput tidak berhubungan dengan proses penuaan? Beberapa perawatan kecantikan dan kebiasaan serta gaya hidup Anda juga dapat mempengaruhi proses pembentukan keriput ini. Di bawah ini terdapat berbagai hal yang dapat memicu terbentuknya keriput.   1.      Merokok Merokok merupakan salah satu hal yang paling sering menyebabkan terbentuknya keriput. Oleh karena itu, hindarilah rokok maka Anda pun dapat terhindar dari keriput.   2.      Makanan yang Dikonsumsi Apa yang Anda makan dapat mempengaruhi keadaan kulit Anda. Mengkonsumsi terlalu banyak gula dan makanan dengan indeks glikemik yang tinggi tidak hanya dapat membuat Anda menjadi lebih gemuk tetapi juga dapat membuat Anda tampak lebih tua. Melalui suatu proses yaitu glikasi, maka molekul gula akan bertempelan dengan berbagai protein di dalam kulit Anda, termasuk kolagen, yang akan membuat jaringan kolagen menjadi kaku dan berbentuk abnormal. Hal ini akan menyebabkan kulit kehilangan elastisitasnya, yang akan memicu terbentuknya keriput. Gula dan berbagai karbohidrat sederhana lainnya akan memicu terjadinya proses peradangan di dalam seluruh tubuh yang akan menyebabkan peningkatan kadar insulin. Proses peradangan ini akan memicu terbentuknya berbagai jenis enzim yang akan memecah kolagen dan elastin, yang tentu saja akan membuat kulit menjadi kendur dan terbentuk keriput. Oleh karena itu, hindarilah konsumsi gula dan karbohidrat sederhana.   3.      Mengkonsumsi Minuman Beralkohol Semua jenis minuman beralkohol akan membuat kulit mengalami dehidrasi. Hal ini berarti kulit Anda tidak akan tampak sekencang dan sesegar biasanya di pagi hari setelah Anda mengkonsumsi minuman beralkohol. Seiring dengan berlalunya waktu, kulit Anda akan kehilangan elastisitasnya dan terbentuknya keriput karena kurangnya jumlah air di dalam kulit. Selain itu, minuman beralkohol juga berdampak besar pada kadar vitamin A, yang mana merupakan salah satu antioksidan yang sangat penting bagi kesehatan kulit dan tubuh manusia. Vitamin A juga memiliki peranan yang sangat penting pada proses regenerasi sel baru dan produksi kolagen. Jadi, saat kadar kolagen Anda menurun, maka elastisitas kulit Anda pun akan ikut menurun dan membuat kulit Anda tampak lebih kendor dan berkeriput.   4.      Mengunyah Permen Karet Mengunyah permen karet dapat menyebabkan terbentuknya suatu keriput tertentu pada bagian bawah mulut. Selain itu, mengunyah permen karet juga dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan pada mulut.   5.      Tidak Membersihkan Riasan Saat Anda tidur tanpa membersihkan riasan di wajah Anda, maka Anda secara tidak langsung mengundang keriput untuk datang. Riasan dan berbagai kotoran yang menempel dan menumpuk pada wajah Anda akan masuk ke dalam pori-pori kulit Anda dan merusak jaringan kolagen serta elastin. Proses ini akan mempercepat proses penuaan dan membentuk garis halus serta keriput pada kulit wajah. Oleh karena itu, pastikan Anda memberishkan dan menggunakan pelembab pada kulit wajah Anda setiap malam sebelum tidur.   6.      Memencet Jerawat Memencet jerawat dapat menyebabkan kerusakan pada kulit, iritasi kulit, bekas luka, dan bahkan keriput pada kulit wajah. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak memencet jerawat Anda.   7.      Mengerutkan Wajah Saat Memakai Riasan Menggunakan riasan sambil mengerutkan alis mata atau membukan mulut dapat membuat terbentuknya keriput pada wajah Anda. Jangan tarik dan renggangkan mata Anda saat menggunakan eyeliner. Goyangkanlah wajah Anda saat menggunakan riasan.   8.      Tidak Menggunakan Tabir Surya Paparan sinar matahari, walaupun hanya beberapa menit saja, juga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada lapisan kolagen kulit Anda yang dapat menyebabkan terbentuknya garis halus dan keriput. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu menggunakan tabir surya setiap hari, baik saat panas maupun hujan, sehingga kulit Anda tidak mengalami kerusakan. Gunakanlah tabir surya dengan SPF 30 dan yang mengandung seng oksida atau titanium oksida.   9.      Posisi Tidur Jika Anda tidur tengkurap atau menyamping, maka dapat terbentuk keriput pada sisi wajah yang bersentuhan dengan bantal. Akan lebih baik bila Anda menggunakan sarung bantal berbahan sutra. Bila tidak memungkinkan, maka pastikan Anda tertidur dalam posisi terlentang.   Baca juga:  Cara Unik Untuk Mencegah Pembentukan Keriput Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: womenshealthmag
 20 Aug 2016    11:00 WIB
Atasi Jerawat Anda Dengan Pil KB
Selain mencegah kehamilan, pil KB ternyata juga dapat membantu para wanita mengatasi masalah kulitnya, yaitu jerawat. Penggunaan pil KB untuk mengatasi jerawat hanya dianjurkan jika jerawat anda tidak berespon terhadap berbagai pengobatan lainnya. Jerawat terbentuk dari gabungan antara sebum dan sel kulit mati di dalam folikel rambut. Bakteri pun turut berperan dengan memicu terjadinya infeksi dan peradangan. Pil KB dapat mengatasi jerawat dengan cara mengurangi sebum, yaitu suatu zat berminyak yang berfungsi sebagai pelumas pada rambut dan kulit anda. Akan tetapi, karena pil KB ini hanya dapat mengatasi salah satu penyebab jerawat, yaitu sebum yang berlebihan, maka akan lebih baik bila anda juga menggunakan obat anti jerawat lainnya, seperti salep anti jerawat yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat.Anda mungkin harus mengkonsumsi pil KB selama beberapa bulan sebelum merasakan efeknya pada kulit anda. Kulit anda pun dapat menjadi lebih buruk dulu sebelum akhirnya membaik.Efek SampingPil KB biasanya aman dan efektif bagi sebagian besar orang. Akan tetapi, pada beberapa orang lainnya, pil KB dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti:•    Nyeri kepala•    Perubahan siklus menstruasi•    Payudara mengencang•    Meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan pembentukan bekuan darah, walaupun hanya sedikit Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum menggunakan pil KB untuk mengatasi jerawat anda. Jangan menggunakan pil yang mengandung kombinasi estrogen dan progestin bila anda:•    Berusia 35 tahun atau lebih dan merokok•    Memiliki riwayat penyakit jantung•    Memiliki riwayat kanker payudara, kanker rahim, atau kanker hati•    Pernah mengalami pembentukan bekuan darah pada kaki atau paru-paru Baca juga: Oatmeal Bukan Hanya Untuk Dimakan, Namun Juga Untuk Jerawat Dan....... Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: webmd